• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistem Pengelolaan Perencanaan (Planning )

Dalam dokumen PROGRAM STUDI DOKTOR PERBANKAN SYARIAH (Halaman 53-58)

TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN DAN PENJAMINAN

2.3 Sistem Pengelolaan Perencanaan (Planning )

Perencanaan Program Studi meliputi perencanaan jangka panjang 5 tahun dan jangka pendek 1 tahun.

Fungsi Manajemen

Jenis Perencanaan Bentuk Perencanaan

Perencanaan Perencanaan

Jangka Panjang dan Menengah

1. Rencana strategis (Renstra), disusun oleh Tim Penyusun yang melibatkan pimpinan Program Studi, dibahas di dalam forum lokakarya yang dihadiri para dosen. Hasilnya dibahas di dalam forum Rapat Senat Fakultas untuk memperoleh pengesahan25. 2. Rencana Operasional (Renop),

disusun sekaligus bersamaan dengan rencana strategis26

Perencanaan Jangka Pendek

a) Rencana Program Kerja tahunan, Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) tahunan, disusun oleh Ketua Program Studi yang dibantu oleh Sekretaris Program Studi dibawa ke dalam forum Rapat Kerja Fakultas Ekonomi dan Bisnis, yang dihadiri oleh pimpinan Fakultas, Ketua Program Studi, dan para Ketua/Kepala Unit-Unit yang ada di Fakultas27

b) Term of Reference TOR) atau Kerangka Acuan Kerja (KAK), yaitu proposal Kegiatan disusun oleh Ketua Program Studi yang dibantu oleh Sekretaris Program Studi dengan meminta masukan dari sejumlah dosen28

c) Rencana kegiatan pembelajaran, perencanaan juga dilaksanakan oleh Ketua Program Studi yang dibantu oleh Sekretaris Program Studi. Program Studi menyusun draft Rencana Penawaran Matakuliah per semester, penjadwalan, peninjauan isi mata kuliah, peninjauan SAP dan silabus, penilaian kinerja dosen,

25Lihat Renstra Prodi Doktor Perbankan Syariah 26Lihat Renop Doktor Perbankan Syariah 27Lihat RBA Prodi Doktor Perbankan Syariah 28Lihat TOR Prodi Doktor Perbankan Syariah

perencanaan sumber daya, penyusunan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, ujian mahasiswa, pembimbingan tugas akhir dan program jangka pendek lainnya. Kemudian dibahas dalam forum rapat koordinasi. Selain itu juga perencanaan peninjauan kurikulum, survey calon pengguna, pengkajian calon pengguna lulusan, pengkajian sumber daya, rencana kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Hasil dari rapat ini kemudian disahkan oleh Dekan29.

Pengorganisasiannm (Organizing)

Pengorganisasian Program Studi sesuai dengan tugas dan fungsi yang diamanatkan, baik dalam Undang-Undang, Peraturan Pemerintah ataupun pengertian- pengertian organisasi program studi normatif lain. Program Studi merupakan organisasi dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) menjalankan kurikulum yang telah ditetapkan. Berdasarkan tupoksi tersebut, dalam pengorganisasian program studi ini dapat mempekerjakan dosen, baik berasal dari dosen Program Doktor Perbankan Syariahmaupun dosen dari Program Studi lain. Adapun bentuk dari pengorganisasian pada prodi Doktor Perbankan Syariah ini dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel Bentuk Pengorganisasian Program Studi Doktor Perbankan Syariah

Fungsi Manajemen Bentuk Pengorganisasian

Pengorganisasian (Organizing)

1. Pembagian tugas pokok dan fungsi program studi antara Ketua Prodi dengan Sekretaris Prodi.

2. Koordinasi tupoksi dan program kerja antara Ketua Program Studi, Sekretaris Program Studi dan Staf Program Studi Doktor Perbankan Syariah.

3. Pembentukan tim kepanitiaan dalam kegiatan-kegiatan Program Studi Doktor Perbankan Syariah.

4. Pelaksanaan kegiatan selalu dilakukan secara team work yang melibatkan unsur dosen, karyawan, dan bahkan mahasiswa, dan berada di bawah kepemimpinan Program Studi.

5. Pendelegasian wewenang Ketua Program Studi kepada

Sekretaris Program Studi apabila Ketua berhalangan hadir atau mewakilkan kepada Sekretaris Program Studi untuk melaksanakan tugas tertentu.

6. Koordinasi dengan pimpinan fakultas dalam hal tupoksi dan setiap program kerja dan kegiatan Program Studi Doktor Perbankan Syariah

7. Koordinasi dengan bagian pendukung yaitu Bagian Tata Usaha, Bagian Akademik, Bagian Keuangan dan Bagian Umum dalam penyelenggaraan pelayanan administrasi dan kegiatan lainnya.

8. Mengikutsertakan dan mengoordinasi mahasiswa dalam kegiatan yang mendukung pengembangan Program Studi misalnya dalam penelitian dan promosi.

9. Koordinasi dengan Gugus Jaminan Mutu fakultas, perpustakaan pusat dan fakultas, Pusat Layanan Pendidikan (PLP) yang membawahi laboratorium, dsb, Lembaga Penjaminan Mutu Universitas, Lembaga Penelitian, Pusat Pengabdian Masyarakat dan lembaga lain di lingkungan universitas dan fakultas.

Pengembangan Staf

Penempatan staf dimulai dari perekrutan, seleksi hingga penempatan mengikuti peraturan yang berlaku dalam sistem kepegawaian di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, seperti UU Aparatur Sipil Negara Nomor 5 Tahun 201430. Program studi selalu terlibat dalam perekrutan, seleksi maupun penempatannya. Untuk penetapan Ketua Program Studi dilakukan dengan pemilihan oleh Senat Fakultas pada rapat senat dari dosen tetap. Hasil pemilihan diangkat sebagai Ketua Program Studi. Selanjutnya Dekan menetapkan Ketua Program Studi yang baru yang terpilih dalam rapat senat pemilihan Ketua Program Studi dan Sekretaris Program Studi.

Penugasan pengampu mata kuliah di Program Studi Doktor Perbankan Syariah dilakukan oleh Ketua Program Studi dibantu Sekretaris Program Studi dengan memberdayakan para dosen di Program Studi Doktor Perbankan Syariahmaupun di Program Studi lain di FEB melalui koordinasi dengan Ketua Program Studi terkait.

Adapun wujud dari pelaksanaan fungsi staffing di Program Studi Doktor Perbankan Syariah dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel Staffing Program Studi Doktor Perbankan Syariah

Fungsi Manajemen Bentuk Staffing

Penempatan Staf

(Staffing)

a. Pengelolaan fungsional dan operasional Program Studi dilakukan penempatan pegawai sesuai dengan tuntutan kebutuhan dan keahlian

b. Adanya organ pengelola Program Studi, yakni Ketua Program Studi, Sekretaris Program Studi, dan Dosen Tetap Program Studi sebanyak 8 Dosen.

c. Penunjukan dan penugasan dosen-dosen Program Studi untuk mengemban tugas khusus sesuai dengan kompetensinya, misalnya sebagai dosen penasehat akademik, dosen pengampu matakuliah, dosen pembimbing disertasi, dan dosen penguji disertasi

Pengawasan (Controlling)

Ketua Program Studi melakukan pengawasan rutin berupa monitoring dan evaluasi terhadap penyelenggaraan kurikulum. Pengawasan juga dilakukan oleh GJM (Gugus Jaminan Mutu) Fakultas dan alat kendali mutu seperti kuesioner, bahan ajar, jurnal mengajar, modul, hand out mata kuliah maupun pengawasan langsung di lapangan. Pengawasan melalui kuesioner dilakukan dengan mengedarkan kuesioner kepada mahasiswa ataupun dosen dengan tujuan tertentu, misalnya mengenai realisasi SAP, serta rekap kehadiran mengajar dosen. Pengawasan langsung di lapangan dilakukan pada kegiatan kelas, kegiatan diskusi ataupun kegiatan akademik lainnya. Daftar hadir mahasiswa dan dosen digunakan sebagai alat kontrol. Program Studi dalam operasi internal berkoordinasi dengan tiap pimpinan unit kerja agar penyelenggaraan program studi dapat berjalan dengan lancar. Pimpinan program studi melakukan perencanaan dengan mengalokasikan waktu untuk keperluan koordinasi. Operasi eksternal dapat dilakukan melalui institusi yang meliputi penggunaan dosen di luar program studi atau fakultas, penelitian, kerjasama dan jaringan dan kegiatan eksternal lainnya seperti pemberian kuliah umum atau dosen tamu, baik akademisi maupun praktisi perbankan syariah.

Tabel Pengawasan

Fungsi Manajemen Bentuk Controlling

Pengawasan

(Controlling)

a. Ketua Program Studi melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan belajar mengajar, seperti kehadiran dosen dan mahasiswa, pelaksanaan ujian- ujian, dan lain-lain.

b. Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja dosen secara periodik di setiap akhir semester dengan EDOM online dan manual31 maupun Beban Kerja Dosen (BKD)32.

c. Mengarahkan dan mengawasi pelaksanaan kegiatan akademik dosen dan mahasiswa, seperti penelitian,

31Lihat instrumen EDOM dan Penilaian Dosen oleh mahasiswa FEB manual 32Lihat Laporan BKD online www.uinjkt.ac.id

pengabdian masyarakat, perkuliahan di kelas, dan pembimbingan akademik mahasiswa

d. Melakukan review terhadap kurikulum, silabus dan SAP agar sesuai dengan perkembangan terkini33

Komponen Penilaian Kinerja Dosen oleh Mahasiswa meliputi: 1) Penguasaan materi yang diajarkan pada saat kuliah berlangsung 2) Relevansi contoh-contoh yang diberikan dengan materi kuliah

3) Dosen pada saat memberi kuliah dapat menjelaskan materi kuliah secara baik 4) Apakah Dosen memberikan tanggapan yang baik atas pertanyaan dari mahasiswa? 5) Apakah Dosen menyajikan materi kuliah secara berurutan sesuai SAP?

6) Bagaimana disiplin Dosen terhadap ketepatan waktu kuliah?

7) Apakah cara Dosen mengajar dapat meningkatkan minat belajar mahasiswa? 8) Apakah Dosen menguasai kelas secara baik?

9) Apakah Dosen mampu menggunakan waktu kuliah dengan efisien? 10)Apakah Dosen menggunakan bahan rujukan perkuliahan yang jelas?

11)Apakah Dosen mahir menggunakan alat bantu Teknologi Komputer dalam pembelajaran dengan baik?

12)Dosen masuk kuliah dalam satu semester secara penuh? 13)Apakah cara berpakaian dosen sudah baik?

Dalam dokumen PROGRAM STUDI DOKTOR PERBANKAN SYARIAH (Halaman 53-58)