Persyaratan dan kriteria pada struktur bangunan, antara lain : a. Strenght, kekuatan dalam memikul beban bangunan .
b. Stability, bangunan berdiri stabil dansetiap bagian dari strukturnya saling mendukung.
c. Servis Ability , struktur melayani kegiatan dalam bangunan. d. Safety , keamanan struktur terhadap beban terencana.
158
e. Durability , keawetan bahan yang digunakan sebagai struktur.
( sumber : LTP Yohan Agung Setyawan )
Selain itu faktor-faktor yang digunakan sebagai pertimbangan pemilihan sistem struktur pada proyekk museum antara lain:
a. Lingkungan b. Fungsi Bangunan c. Jenis Kegiatan d. Kondisi Site
e. Ketinggian Bangunan
Pembagian struktur dibagi atas 3 bagian : a. Struktur Rangka
b. Struktur Masif
c. Struktur Dinding Sejajar
Pembagian kontruksi dibagi atas 3 bagian : a. Sub Structure
Sub Structure merupakan struktur yang berhubungan langsung dengan tanah dan bertugas menerima seluruh beban pada bangunan dan menyalurkannya ke tanah. Sub Structure yang digunkan harus mempertimbangkan jenis tanah , ketinggian lantai , dan kemiringan tanah.
159 Sistem Struktur Rangka-Pondasi Setempat
Sistem struktur yang digunakan dalam bangunan Museum dan Pusat Pelatihan Meditasi Buddha adalah sistem struktur rangka karena cocok digunakan untuk bangunan museum yang mempermudah dalam dalam penataan layout ruangan, terutama ruang pamer , dan juga pada pusat pelatihan meditasi yang dapat digunakan untuk penataan layout ruang meditasi. Selain itu karena penyaluran beban pada struktur rangka melalui kolom dan balok, pondasi yang dapat digunakan adalah pondasi setempat.
Beberapa jenis pondasi yang dapat digunakan , antara lain : a.1 Pondasi Sumuran
Pondasi sumuran merupakan jenis pondasi dalam, cara pelakasanaanya yaitu dicor beton ditempat dengan menggunakan komponen beton dann batu belah sebagai pengisinya. Pondasi sumuran dapat dilihat pada gambar 3.31 dan mempunyai kelebihan dan kekurangan yang ditunjukan tabel 3.24 :
Pondasi Sumuran Kelebihan
Tidak diperlukan alat berat
Biayanya lebih murah untuk tempat-tempat tertentu
Cocok untuk tanah yang labil, dengan sigma tanah <1,5 kg /cm2 .
Kelemahan
Pemakaian bahan boros
Sulit dilakukan
Tabel 3. 24 Kelebihan dan Kekurangan Pondasi Sumuran Sumber : https:// civil-injinering.blogspot.co.id
160 pengontrolan hasil cor beton di tempat yang dalam
Tidak tahan terhadap gaya horizontal
a.2 Pondasi Foot Plat
Pondasi footplat digunakan untuk tanah dengan daya dukung 1,5 – 2 kg / m2 . Perbandingan campuran beton 1 PC: 3 PS : 5 KR atau 1 PC: 2PS : 3KR, sedangkan untuk beton kedap air 1 PC: 1½PS : 3KR. Pondasi footplat dapat dilihat pada gambar 3.32, dan mempunyai kelebihan dan kekurangan yang ditunjukan tabel 3.25 :
Pondasi Sumuran Kelebihan
Lebih murah
Tanah yang digali sedikit karena berada di titik yang terdapat kolom strukturnya
Untuk bangunan bertingkat , lebih kuat dibandigkan dengan pondasi batu belah Kelemahan
Persiapan lebih lama
karena harus
mempersiapkan bekisting terlebih dahulu
Waktu pengerjaan lebih lama karena harus menunggu beton kering
Tidak semua tukang dapat mengerjakannya
Diperlukan pemahaman terhadap ilmu struktur
Pekerjaan rangka besi harus dibuat dari awal dan harus selesai setelah dilakukan galian tanah.
Tabel 3. 25 Kelebihan dan Kekurangan Pondasi Foot Plat Sumber : www.proyeksipil.blogspot.co.id
Gambar 3. 31 Pondasi Sumuran Sumber:https://
civil-injinering.blogspot.co.id
Gambar 3. 32 Pondasi Foot PLat Sumber:https://
161
a.3 Pondasi Batu Kali
Pondasi batu kali dibagi menjadi dua macam , yaitu pondasi setempat dan menerus. Pondasi setempat diletakkan disudut bangunan dan berfungsi sebagai elemen menerima beban kolom pada bangunan lantai satu. Sedangkan pondasi menerus adalah elemen yang menerima beban dari dinding yang kemudian diteruskan menyebar ke tanah. Pondasi ini dipakai pada bangunan yang memiliki kualitas tanah yang baik dengan ukuran kedalamannya ± 60-80 cm. Bahan pondasi terdiri dari batu kali atau belah ,semen PC dan pasir. Pondasi batu kali ditunjukan dengan gambar 3.33, dan mempunyai kelebihan dan kekurangan yang ditunjukan tabel 3.26 :
Pondasi Batu Kali Kelebihan
Pelakasanaan mudah
Waktu pengerjaan pondasi relatif
Biaya pelaksanaan murah jika menggunakan batu kali
Material batu pecah mudah didapat khususnya daerah Jawa
Kelemahan
Pondasi tidak terlalu kuat untuk digunakan pada bangunan yang bertingkat lebih dari 1
Jika akan digunakan untuk membuat bangunan bertingkat dibutuhkan bahan batu kali yang banyak sehingga membuat biaya bahan lebih mahal.
Tabel 3. 26 Kelebihan dan Kekurangan Pondasi Batu Kali Sumber : https://proyeksipil.blogspot.co.id
Gambar 3. 33 Pondasi Batu Kali Sumber:
162
Jika menggunakan batu pecah biaya lebih mahal
a.4 Pondasi Lajur Beton
Pondasi lajur beton merupakan pondasi dangkal yang berfungsi menggantikan pondasi batu belah dan batu kali. Pondasi ini seluruhnya terbuat dari beton bertulang, dan digunakan bila luas penampang pondasi setempat terlalu besar maka dengan cara memanjangkan lajur itu agar tidak terlalu melebar . Pondasi lajur beton ditunjukan dengan gambar 3.34, dan mempunyai kelebihan dan kekurangan yang ditunjukan tabel 3.27 :
Pondasi Lajur Beton Kelebihan
Biaya lebih murah
Galian tanah lebih sedikit karena hanya berada dititik kolom strutur
Lebih uat untuk bangunan bertingkat , baik untuk penopang bebn vrtikal maupun gaya horizontal serti gempa, angin, ledakan. Kelemahan
Persiapan lebih lama
Waktu pengerjaan lebih lama karena harus menunggu beton erring
Tidak semua tukang bisa mengerjakannya.
Diperlukan pemahaman terhadap ilmu struktur
Pkerjaan rangka besi dibuat dari awal dan harus selesai setelah dilakukan galian tanah.
Tabel 3. 27 Kelebihan dan Kekurangan Pondasi Lajur Beton Sumber : https://proyeksipil.blogspot.co.id
Gambar 3. 34 Pondasi Lajur Beton
Sumber:
163
a.6 Pondasi Umpak
Pondasi umpak digunakan untuk bangunan yang memiliki karakteristik jenis rumah panggung , bahan terbuat dari kayu maupun beton bertulang. Pondasi umpak ditunjukkan dengan gambar 3.35, dan mempunyai kelebihan dan kekurangan yang ditunjukan tabel 3.28 :
Pondasi Umpak Kelebihan
Pembuatan pondasi mudah dikerjakan
Membutuhkan waktu pengerjaan relatif singkat
Lebih cocok digunakan untuk rumah panggung Kelemahan
Hanya dapat digunakan untuk 1 lantai
b. Middle Structure
Middle Structure atau struktur tengah meliputi dinding, lantai, serta plafond. Karena struktur tengah berhubungan langsung dengan pengguna, maka factor yang perlu diperhatikan antara lai kenyamananan pengguna, serta aspek visualnya ( menyangkut eksterior maupun interior bangunan museum ).
Beberapa jenis struktur tengah yang dapat digunakan , antara lain:
Tabel 3. 28 Kelebihan dan Kekurangan Pondasi Umpak Sumber : https:// wm-site.com
Gambar 3. 35 Pondasi Umpak Sumber:http://wm-site.com
164
b.1 Struktur Plat Lantai
Struktur Plat Lantai ditunjukkan dengan gambar 3.36, dan mempunyai kelebihan dan kekurangan yang ditunjukan tabel 3.29 :
Plat Lantai
Kelebihan
Plat lantai beton bertulang mampu mendukung beban besar
Merupakan isolasi suara yang baik
Bahan material tidak mudah terbajar dan kedap air
Perawatan cukup mudah dan dapat berumur panjang
Kelemahan
Plat lantai beton brtulang memiliki beban yang berat
Memerlukan perencanaan dan perhitungan yang baik dalam perencanaan konstruksi.
Membutuhan bekisting
b.2 Struktur Kolom Beton Bertulang
Struktur kolom beton betulang ditunjukkan dengan gambar 3.37, dan mempunyai kelebihan dan kekurangan yang ditunjukan tabel 3.30 :
Plat Lantai
Kelebihan
Dari segi bahan material bangunan tergolong tahan terhadap api yang tinggi.
Beton betulang maupun Tabel 3. 30 Kelebihan dan Kekurangan Kolom Beton Bertulang Sumber http://sma-muhamadiyah.blogspot.co.id
Tabel 3. 29 Kelebihan dan Kekurangan Plat Lantai Sumber : https:// wm-site.com
Gambar 3. 36 Plat Lantai Beton Bertulang
Sumber:
165 beton komposit mempunyai kekauan yang tinggi.
Biaya perawatan yang rendah.
Bahan Material yang mudah didapatkan.
Kelemahan
Untuk pembuatan bekisting kolom dan pengeringan membutuhkan waktu yang lama.
Beton bertulang maupun beton komposit memiliki kekuatan tarik cukup rendah
Membutuhkan dan penumpu sementara selama konstruksi
Rasio kekuatan terhadap berat yang rendah.
b.1 Alternatif Pemilihan Enclosure Bangunan pada Middle Structure
Pemilihan alternative Enclosure bangunan pada Middle Structure ditunjukan tabel 3.31 :
LANTAI
Keramik
Lantai keramik digunakan sebagai salah satu pada ruang-ruang public seperti ruang pamer,lobby, ruang konservasi, ruang pengelolaa, ruang asrama, dapur, kamar mandi, dan ditunjukan pada gambar 3.38:
Kelebihan
Bahan material dapat tahan lama.
Motif dan warna beragam
Tahan api
Tahan zat kimia
Tahan goresan
Tahan benturan
Perawatan mudah
Tabel 3. 31 Alternatif Pemilihan Enclosure Bangunan pada Middle Structure
Sumber: Analisis Pribadi ,2017 Gambar 3. 37 Kolom Beton Bertulang
Sumber:
166 Kekurangan
Dapat menyerap dingin
Kurang yaman diinjak jika kondisi basah, karena termasuk jenis material keras dan licin.
Mudah pecah saat pemasangan dan saat pengangkutan.
Lantai Geranit
Digunakan sebagai pilihan pada ruang pengelolaan, lobby / hall, dan ditunjukan pada gambar 3.39:
Kelebihan
Motif dan warna bervariasi
Tahan Api
Mapu menahan beban berat
Tahan goresan Kekurangan
Mahal
Bila terkena cairan berwarna tidak mudah hilang
Mudah berlumut jika terus menerus terkena sinar matahari Lantai Beton Expoxy
Digunakan sebagai pilihan lantai pada ruang publik seperti ruang pamer,lobby, ruangkonservasi-preservasi, gudang, ruang MEE, dan ditunjukan pada gambar 3.40:
Kelebihan
Ramah Lingkungan
Tahan lama
Hemat
Cocok digunakan didalam maupun diluar ruangan
Kekurangan
Sebelum pelaksananan permukaan harus bersih dari debu dan kotoran lain.
Permukaan beton minimal beton K-300
Lantai Parket Kayu
Digunakan sebagai pilihan penutup lantai pada ruangan meditasi indoor , ruang ibadah, kamar sangha, dan ditunjukan pada gambar 3.41:
Kelebihan
Bahan material dapat menyerap panas
Gambar 3. 38 Lantai Keramik Sumber:
http://sma-muhamadiyah.blogspot.co.id
Gambar 3. 39 Lantai Granit Sumber:www.alibaba.com
Gambar 3. 40 Lantai Beton Expoxy
167
Menampilkan kesan alami pada lantai
Memilki tekstur ringan dan halus
Pemasangan cukup mudah Kekurangan
Perawatan cukup sulit
Rentan terhadap serangan rayap
Pada ruangan yang memiliki kelembaban tinggi akan mudah membusuk
Paving & Grass Block
Digunakan pada area parkir, taman dan lantai outdoor ditunjukan 3.42
Kelebihan
Pemasangan mudah
Tidak mudah rusak oleh cuaca
Cepat menyerap air
Tidak mudah rusak oleh beban kendaraan
Kekurangan
Pemasangan tidak benar ,maka pemasangan pola cepat berubah
Jika satu lepas , bagian yang lain juga mudah lepas
DINDING
Dinding Batu Bata
Digunakan sebagai pilihan penutup dinding interior maupun eksterior pada bangunan Museum dan Pusat pelatihan Meditasi Budha pada lantai 1, dan ditunjukan pada gambar 3.43:
Kelebihan
Pemasangan mudah
Batu bata dapat menyesuaikan suhu yang ada didalam maupun
Gambar 3. 41 Lantai Parket Kayu
Sumber:
blogrumahminimalis.web.id
Gambar 3. 42 Paving & Grass Block
Sumber: http://
168 luar ruangan.
Pengangkutan lebih mudah karena ukuran kecil
Cocok untuk digunakan pada pekerjaan yang sempit
Tahan terhadap api
Kedap terhadap suara Kekurangan
Pemasangan kurang rapi harus dilapisi dengan plasteran.
Waktu pemasangan cukup lama , karena ukuran batu bata kecil
Tidak cocok digunakan untuk bangunan 2 lantai keatas karena akan memberikan berat yang lebih besar terhadap struktur bangunan.
Batu bata harus direndam terlebih dahulu supaya merekat dengan spesi saat akan dipasang.
Dinding Batu Bata Ringan (Hebel)
Digunakan sebagai pilihan penutup dinding interior maupun eksterior pada bangunan Museum dan Pusat pelatihan Meditasi Budha pada lantai 2, dan ditunjukan pada gambar 3.44:
Kelebihan
Biaya pelaksanaan lebih murah karena Pemasangan dibutuhan waktu yang lebih cepat
Cocok digunakan untk bangunan bertingkat 2 lantai keatas, karena memiliki beban yang lebih ringan
Tidak memerlukan air yang banyakuntuk merekatkan antar batu bata ringan
Pengangkutan keproyek lebih mudah
Kedap terhadap suara
Tidak membutuhkan plesteran yang tebal
kekurangan
Membutuhkan perekat khusus untuk merekatkan tiap batu bata ringan yaitu semen instan.
Harga material lebih mahal dibandingkan batu bata biasa
Material bahan tidak mudah ditemukan karena hanya dijual ditoko besar.
Gambar 3. 43 Dinding Batu Bata
Sumber:
hthttp://www.behac.com
Gambar 3. 44 Dinding Hebel Sumber:
169 Dinding partisi
Digunakan sebagai pilihan penutup dinding interior khususnya fasilitas pameran dan ruang pengelola, dan ditunjukan pada gambar 3.45:
Kelebihan
Konstrusi dinding partisi lebih praktis dan ringan.
Bahan dinding partisi bagus dan murah.
Cocok digunakan untuk penyekat ruangan.
Perawatan mudah
Pemasangan cepat Kekurangan
Mudah rusak
Tidak tahan api
Tidak tahan air
Tidak bisa digunakan untuk dinding eksterior
Tidak dirancang untuk memikul beban yang berat
Kaca Tempered
Digunakan sebagai pilihan pengisi eksterior (curtain wall) atau interior (partisi) pada ruang-ruang, , dan ditunjukan pada gambar 3.46:
Kelebihan
Tahan terhadap perubahan suhu
Aman dipakai
Kuat Kekurangan
Tidak dapat diolah lagi
Lebih mahal dibandingkan kaca biasa
GRC (Glassfibre Reiforced Cement)
Digunakan sebagai pilihan penutup dinding eksterior maupun interior, dan ditunjukan pada gambar 3.47:
Kelebihan
Mudah diapliasikan
Biaya pemasangan murah
Tahan cuaca
Tahan api
Anti rayap
Tidak mengandung asbestos
Banyak variasi
Gambar 3. 45 Dinding Partisi
Sumber: http://t-masteropik.blogspot.
Gambar 3. 46 Kaca Tempered Sumber: http://podomoro-upvc.blogspot.co.id
170
Mudah diaplikasikan Kekurangan
Tidak tahan benturan
Mudah retak saat pemotongan
PELAPIS DINDING
ACP
Digunakan sebagai pilihan penutup dinding eksterior, , dan ditunjukan pada gambar 3.48:
Kelebihan
Tahan Lama
Mudah dibentuk
Tahan api
Memiliki nilai estetis yang tinggi
Kekurangan
Membutuhkan tenaga ahli
Kekuatan terhadap angin kurang
Cat Tembok
Digunakan sebagai pilihan penutup dinding eksterior maupun interior, dan ditunjukan pada gambar 3.49:
Kelebihan
Harga cukup murah
Dapat digunakan untuk bagian interior maupun eksterior
Dapat digunakan pada dinding yang bertekstur kasar Kekurangan
Waktu pengerjaan lama
Tidak tahan lama
Terbatas pada satu warna saja
Gambar 3. 47 GRC Ornamen Sumber:
http://ornamengrcku.blogspot. .co.id/
Gambar 3. 48 ACP (Alumunium Composit Panel)
Sumber:
http://carimatrial.blogspot.co.id
Gambar 3. 49 Cat Tembok Sumber: http://indoprice.net
171 Batu Alam
Digunakan sebagai pilihan penutup dinding eksterior maupun interior, dan ditunjukan pada gambar 3.50:
Kelebihan
Memberikan kesan yang alami dan kokoh
Dapat digunakan untuk bagian interior maupun eksterior
Tekstur bagus dan warna khas
Memiliki ukuran yang bervariasi
Kekurangan
Harga cukup mahal
Proses pemasangan diperlukan ketelitian dan kerapian
Wallpaper
Digunakan sebagai pilihan penutup dinding maupun interior, dan ditunjukan pada gambar 3.51:
Kelebihan
Memiliki motif yang bervariasi
Tahan lama
Pemasangan sederhana
Waktu pemasangan singkat Kekurangan
Tidak cocok untuk ruangan yang memiliki kelembaban tinggi
Harga cukup mahal
PENUTUP PLAFOND
Plafond Gypsum
Digunakan sebagai pilihan penutup plafond pada ruag pamer, ruang pengelola, kamar asrama, perpustakaan, toilet, ruang meditasi, ruang kurator, dan ditunjukan pada gambar 3.52:
Kelebihan
Pengerjaan plafond lebih cepat
Mudah diperbaiki atau diganti
Bahan relatif ringan Kekurangan
Gambar 3. 50 Batu Alam
Sumber: http://www.batualamgunung sewu Gambar 3. 51 Wallpaper Dinding Sumber: http://retrowallpaperkediri.blog spot.co.id
172
Tidak tahan air
Plafond Akustik Tile
Digunakan sebagai pilihan penutup plafond pada ruang yang membutuhkan perlakuan akustik sperti ruang audiovisual, auditoriumruang meditasi , aula, dan ditunjukan pada gambar 3.53: Kelebihan
Pengerjaan plafond lebih cepat
Bahan plafond dapat meredam suara
Mudah diperbaiki atau diganti
Bahan relatif ringan
Dapat dilapisi gypsum, baja,serat mineral, alumunium, dan galvanis Kekurangan
Cepat rusak jika terkena air
Bahan material cukup sulit ditemukan
Palfond Alumunium Composit Panel
Digunakan sebagai pilihan penutup plafond pada ruang pameran , lobby, dan ditunjukan pada gambar 3.54:
Kelebihan
Menampilan kesan mewah dan berkualitas Tahan air Tahan api Relatif ringan Kekurangan Biaya Mahal
Pemasangan cukup sulit
Penggantian material cukup sulit harus dilakukan oleh
Gambar 3. 52 Plafond Gypsum Board Sumber:
https://rikaarba.wordpress.co m
Gambar 3. 53 Plafond Akustik Tile Sumber: https://www.tokopedia.com Gambar 3. 54 Plafond Alumunium Sumber: http://jadhomes.com
173 tenaga ahli
Plafond GRC
Digunakan sebagai pilihan penutup plafond pada ruang pameran , lobby, dan ditunjukan pada gambar 3.55:
Kelebihan
Tahan air
Tahan Api
Material mudah didapat Kekurangan
Pemasangan bising
c. Upper Structure
Upper Structure atau struktur atas meliputi atap,merupakan bagian paling atas dari suatu bangunan yang melindungi gedung dan penghuninya secara fisik maupun metafisik.
Beberapa jenis struktur atas yang dapat digunakan , antara lain: c.1 Struktur Atap
Struktur atap ditunjukan dengan tabel 3.32 :
Struktur Atap
Jenis
Material Kelebihan Kekurangan Gambar
Kuda-kuda Baja Konven sional Lebar bentang yaitu ± 10 m – 30 m Tahan api Pembuatan konstruksi rangka kuda-kuda Mudah korosi Sambungan kurang uat jika terdapat las pada setiap sambungan baja
Table 3.32Struktur Atap Sumber : Aalisis Pribadi, 2017
Gambar 3. 55 Plafond GRC
Sumber:
https://grcbangunpersada.w ordpress
174 cukup cepat karena sudah dibuat jauh-jauh hari. Mampu menahan beban penutup atap yang berat. Kuda-kuda Kayu Mudah dikerjakan dengan alat sederhana Bobot bahan relatif ringan Memiliki kekuatan yang cukup tinggi terhadap gaya tarik, tekan, maupun lendutan Bahan kayu mudah dibetuk , dipotong, dan digunakan secara fleksibel Tidak tahan api mudah terbakar Rentan terserang rayap Tidak tahan air, mudah membusuk yang tidak terkena pengudaraan Dapat mengalami proses mengembang dan menyusut bil terjadi perubahan cuaca Lebar bentang kayu terbatas tidak lebih dari 4 m Atap
Limas Bentuk atap limasan cocok untuk ilim tropis di Indonesia Penanungan dan perlindungan dari matahari dan hujan merata di tiap sisi bangunan Terkesan megah dengan bentukan yang tiggi Penggunaan konstruksi kuda-kuda cukup rumit dan banyak Tidak efektif jika diaplikasikan pada bangunan yang berbentang pendek Membutuhkan penutup atap yang banyak Gambar 3. 56 uda-kuda Baja WF Sumber: https://konstrukasibajab ogor Gambar 3. 57 Kuda-kuda Kayu Sumber: http://tampil-sederhana.blogspot.co.id
Gambar 3. 58 Atap Limas Sumber:
http://ahluldesigners.blogs pot.co.id
175 Atap Datar Mempermuda h dalam pengembang an ke arah vertikal Bentuk bangunan lebih sederhana Tidak terlalu tinggi Ruang dibawahnya menjadi panas Mudah rusak Mudah bocor Terdapat genangan air bila sedang musim penghujan Atap
Joglo Bentuk atap limasan cocok untuk ilim tropis di Indonesia Penanungan dan perlindungan dari matahari dan hujan merata di tiap sisi bangunan Terkesan megah dengan bentukan yang tiggi Biaya mahal
c.2 Alternatif Pemilihan Enclosure Bangunan pada Upper Structure Pemilihan Enclosure ditunjukan dengan tabel 3.33 :
Enclosure
Jenis
Material Kelebihan Kekurangan Gambar
Genteng Beton Memiliki banyak pilihan warna Tidak mudah pecah Biaya mahal Beban material berat dpat berpengaruh terhadap
Tabel 3.33 Alternatif Pemilihan Enclosure Bangunan pada Upper Structure
Sumber : Analisis Pribadi, 2017
Gambar 3. 59 Atap Datar Sumber: http://bea-indonesia.org
Gambar 3. 60 Atap Joglo Sumber:
http://ideruang.blogspot.co. id
176 Kuat untuk diinjak Memiliki ukuran yang sama karena diproses pabrikasi beban atap Genteng
Keramik Ukuran sama karena diproses pabrikasi Suhu ruangan dibawah dapat menjadi sejuk Cukup kuat Tidak mudah pecah Memiliki banyak variasi Daya serap air rendah sehingga tidak menambah beban atap Tidak mudah korosi pada cuaca yang cukup ekstrim Biaya mahal Perawatan susah Pada daerah tertentu bahan material sulit didapatkan Genteng onduvill a fleksibel kedap air berventilasi ringan overlapping yang aman memiliki banyak pilihan Bahan kurang menyerap panas
Gambar 3. 61 Genteng Beton
Sumber: https://antoniusbudi9.word press Gambar 3. 62 Genteng Keramik Sumber: https://sites.google.com Gambar 3. 63 Genteng Onduvilla Sumber: https://sites.google.com
177
3.2.2 Studi Sistem Utilitas a. Sistem Pencahayaan
a.1 Sistem Pencahayaan Alami
Pencahayaan alami merupakan pencahayaan yang berasal dari cahaya matahari, sistem pencahayaan alami ditunjukan dengan gambar 3.64 . Pencahayaan alami digunakan pada ruangan pada waktu siang hari, dan pencahayaan alami tergantung pda waktu ,cuaca, serta pemanfaatan secara maksimal pada bangunan dengan memperhatikan:
Letak lubang pencahayaan
Besar lubang pencahayaan
Efek cahaya yang masuk kedalam ruangan
Jumlah lubang pencahayaan
Gambar 3. 64 Sistem Pencahayaan Alami Sumber: http://www.kajianpustaka.com
178
a.2 Sistem Pencahayaan Buatan
Pencahayaan buatan merupakan sistem pencahayaan yang digunakan untuk penenerangan pada ruangan pada waktu malam hari,selain juga digunakan saat membutuhkan pencahayaan lebih. Pencahayaan buatan tidak tergantung waktu dan pencahayaan dapat diatur sesuai dengan suasana yang diinginkan. Jenis-jenis pencahayaan buatan ditunjukan dengan gambar3.65 :
Fungsi pencahayaan buatan , antara lain :
Sebagai pengarah sirkulasi.
Menciptakan suasana tertentu pada suatu ruangan.
Sebagai penerangan bagi pengunjung maupun pengelola.
Menambah nilai estetika pada sesuatu atau benda yang diekspos.
Gambar 3. 65 Jenis-jenis pencahayaan buatan Sumber: http://www.kajianpustaka.com
179
Pencahayaan buatan menurut Heinz Frick:
General Lighting ( Pencahayaan Umum )
Pencahayaan umum berfungsi sebagai pencahayaan utama bersifat merata menerangi seluruh ruang. Pencahayaan ini digunakan untuk ruang pengelola, ruang ibadah , serta ruang meditasi. Pencahayaan ini ditunjukan dengan gambar 3.66 :
Local Lighting ( Pencahayaan Setempat )
Pencahayaan setempat berfungsi sebagai penerangan setempat. Pada projek Museum dan Pusat Pelatihan Meditasi , pencahayaan setempat digunakan untuk ruang reparasi, dan laboratorium. Pencahayan ini ditunjukan dengan gambar 3.67:
Gambar 3. 66 General Lighting Sumber: https://www.ccohs.ca
180 Accent Lighting ( Pencahayaan Aksen )
Pencahayaan aksen berfungsi sebagai penerangan pada ruangan atau obyek tertentu untuk memberikan nilai estetis. Pencahayaan ini digunakan untuk pada ruang pamer yaitu untuk menerangi benda-benda koleksi. Pencahayan ini ditunjukan dengan gambar 3.68:
Gambar 3. 67 Local Lighting Sumber: https://www.ccohs.ca
Gambar 3. 68 Accent Lighting Sumber: https://www.pinterest.com
181 Ambient Lighting ( Pencahayaan Gabungan )
Pencahayaan gabungan ini berfungsi sebagai memberi kesan pada ruangan. Pencahayaan in merupakan gabungan dari berbagai model gabungan model pencahayaan. Pencahayan ini ditunjukan dengan gambar 3.69 :
Jenis-jenis Armature Lampu dan Penerapannya :
Down Light