• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

F. Sistematika Pembahasan

Untuk memudahkan dalam memahami apa yang akan dibahas dalam penulisan penelitian ini, maka penulis menguraikan secara sistematika sebagai berikut:

I Pendahuluan yang menguraikan tentang latar belakang, rumusan masalah , tujuan penelitian serta manfaat peneliti.

II Tinjauan pustaka yang menguraikan landasan teori, kerangka pikir dan hipotesis.

III Metode penelitian yang terdiri dari lokasi waktu penelitian jenis dan sumber data, metode analisis, dan sistematika penulisan.

IV Gambaran umum mengenai objek penelitian, khususnya objek penelitian yang dilakukan dengan judul skripsi atau permasalahan yang diteliti.

V Dalam bab ini penulis memberikan kesimpulan berdasarkan uraian-uraian hasil penelitian dan memberikan kesimpulan dan saran yang mungkin berguna bagi perusahaan

BAB. IV

GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

A. Sejarah PT. Pegadaian

Sejarah Pegadaian dimulai pada saat Pemerintah Penjajahan Belanda (VOC) mendirikan BANK VAN LEENING, yaitu lembaga keuangan yang memberikan kredit dengan sistem gadai. Lembaga ini pertama kali didirikan Batavia pada tanggal 20 Agustus 1746.

Ketika Inggris mengambil alih kekuasaan Indonesia dari tangan Belanda (1811-1816) Bank Van Leening milik pemerintah dibubarkan, dan masyarakat diberi keleluasaan untuk mendirikan usaha pegadaian asal mendapat lisensi dari Pemerintah Daerah setempat (liecentie stelsel).Namun metode tersebut berdampak buruk, pemegang lisensi menjalankan praktik rentenir atau lintah darat yang dirasakan kurang menguntungkan pemerintah berkuasa (Inggris). Oleh karena itu, metode liecentie stelsel diganti menjadi pacth stelsel yaitu pendirian pegadaian diberikan kepada umum yang mampu membayarkan pajak yang tinggi kepada pemerintah.

Pada saat Belanda berkuasa kembali, pola atau metode pacth stelsel tetap dipertahankan dan menimbulkan dampak yang sama dimana pemegang hak ternyata banyak melakukan penyelewengan dalam menjalankan bisnisnya.

48 Selanjutnya pemerintah Hindia Belanda menerapkan apa yang disebut dengan „cultuur stelsel‟ dimana dalam kajian tentang pegadaian, saran yang dikemukakan adalah sebaiknya kegiatan pegadaian ditangani sendiri oleh pemerintah agar dapat memberikan perlindungan dan manfaat yang lebih besar

32

bagi masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan Staatsblad (Stbl)No. 131 tanggal 12 Maret 1901 yang mengatur bahwa usaha Pegadaian merupakan monopoli Pemerintah dan tanggal 1 April 1901 didirikan Pegadaian Negara pertama di Sukabumi (Jawa Barat), selanjutnya setiap tanggal 1 April diperingati sebagai hari ulang tahun Pegadaian.

Pada masa pendudukan Jepang, gedung Kantor Pusat Jawatan Pegadaian yang terletak di Jalan Kramat Raya 162 dijadikan tempat tawanan perang dan Kantor Pusat Jawatan Pegadaian dipindahkan ke Jalan Kramat Raya 132. Tidak banyak perubahan yang terjadi pada masa pemerintahan Jepang, baik dari sisi kebijakan maupun Struktur Organisasi Jawatan Pegadaian. Jawatan Pegadaian dalam Bahasa Jepang disebut „Sitji Eigeikyuku‟, Pimpinan Jawatan Pegadaian dipegang oleh orang Jepang yang bernama Ohno-San dengan wakilnya orang pribumi yang bernama M. Saubari.

Pada masa awal pemerintahan Republik Indonesia, Kantor Jawatan Pegadaian sempat pindah ke Karang Anyar (Kebumen) karena situasi perang yang kian terus memanas. Agresi militer Belanda yang kedua memaksa Kantor Jawatan Pegadaian dipindah lagi ke Magelang. Selanjutnya, pasca perang kemerdekaan Kantor Jawatan Pegadaian kembali lagi ke Jakarta dan Pegadaian kembali dikelola oleh Pemerintah Republik Indonesia. Dalam masa ini Pegadaian sudah beberapa kali berubah status, 49 yaitu sebagai Perusahaan Negara (PN) sejak 1 Januari 1961, kemudian berdasarkan PP.No.7/1969 menjadi Perusahaan Jawatan (PERJAN), selanjutnya berdasarkan PP.No.10/1990 (yang diperbarui dengan PP.No.103/2000) berubah lagi menjadi Perusahaan Umum (PERUM). Hingga

pada tahun 2011, berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 51 tahun 2011 tanggal 13 Desember 2011, bentuk badan hukum Pegadaian berubah menjadi Perusahaan Perseroan (PERSERO).

Kini usia Pegadaian telah lebih dari seratus tahun, manfaaat Pegadaian semakin dirasakan oleh masyarakat, meskipun Perusahaan membawa misi public service obligation, ternyata Perusahaan masih mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam bentuk pajak dan bagi keuntungan kepada Pemerintah, disaat mayoritas Lembaga keuangan lainnya berada dalam situasi yang tidak memungkinkan.

B. Kantor pusat dan Kantor Wilayah

Kantor Pusat Pegadaian terletak di Jalan Kramat Raya No.126 Jakarta, yang mempunyai beberapa Kantor wilayah salah satunya Kantor Wilayah VII Makassar yang terletak di Jl. H. A. Mappanyukki No. 49 Makassar.

C. Visi Misi dan Kelebihan kekurangan Perusahaan

Guna memberikan inspirasi dan membangkitkan semangat seluruh karyawan perusahaan maka Pegadaian merumuskan visi ke depan yaitu : Pada tahun 2013 pegadaian menjadi “champion” dalam pembiayaan mikro dan kecil berbasis gadai 50 dan fiducia bagi masyarakat menengah ke bawah.Sejalan dengan tujuan Pegadaian, maka disusunlah rumusan misi sebagai berikut :

1. Membantu Program Pemerintah meningkatkan kesejahteraan rakyat khususnya golongan menengah ke bawah dengan memberikan solusi

keuangan yang terbaik melalui penyaluran pinjaman skala mikro, kecil dan menengah atas dasar hukum gadai dan fidusia.

2. Memberikan manfaat kepada pemangku kepentingan dan melaksanakan tata kelola perusahaan yang baik secara konsisten.

3. Melaksanakan usaha lain dalam rangka optimalisasi sumber daya.

Pegadaian sebagai lembaga perkreditan milik pemerintah tentunya mempunyai kelebihan maupun kekurangan dibanding dengan bank. Adapun kelebihan- kelebihan tersebut antara lain :

1. Persyaratan ringan dan mudah;

2. Prosedurnya sederhana;

3. Tidak perlu membuka rekening seperti tabungan ,deposito,ataupun giro;

4. Suatu saat uang dibutuhkan ,saat itu juga uang dapat diperoleh;

5. Keanakaragaman barang yang dapat dijadikan jaminan;

6. Angsuran ringan karena tidak ditentukan besarnya ,sehingga dapat diangsur sesui kemampuan;

7. Memperoleh tenggang waktu pelunasan 2 minggu setelah jatuh tempo tanpa dibebankan bunga (masa tunggu lelang).

Adapun kelemahan dari Pegadaian yaitu sebagai berikut:

1. Sewa modal Pegadaian relatif lebih tinggi dari tingkat suku bunga perbankan;

2. Harus ada jaminan berupa barang bergerak yang mempunyai nilai;

3. Barang bergerak yang digadaikan harus diserahkan ke pegadaian, sehingga barang tersebut tidak dapat dimanfaatkan selama digadaikan;

4. Jumlah kredit gadai yang dapat diberikan masih terbatas.

D. Struktur Organisasi Perusahaan

Struktur organisasi merupakan pembagian fungsi dalam suatu organisasi.

Pembagian tersebut akan memisahkan secara formal masing-masing komponen yang ada sesuai dengan tugas dan tanggung jawab serta menunjukka hubungan komponen yang satu dengan yang lainnya dalam rangka mencapai tujuan perusahaan yang telah ditetapkan. Dengan adanya struktur organisasi yang baik, diharapkan suatu sistem kerja dapat berjalan dengan lancar sehingga memberikan stabilitas dan kontinyunitas usaha yang baik pula yang memungkinkan organisasi tersebut tetap berlangsung walaupun anggotanya silih berganti.

Kantor wilayah mempunyai banyak tugas melakukan kegiatan perusahaan di Daerah serta memantau tugas-tugas kantor cabang sesuai dengan kewenangan yang dilimpahkan direksi. Kantor wilayah dipimpin oleh seorang pimpinan wilayah utama yang diangkat dan bertanggung jawab kepada direksi melalui direktur utama. Dalam pelaksanaan fungsi shari-hari pimpinan wilayah dibantu oleh :

1. Wakil Pimpinan Wilayah Utama 2. Inspektorat Wilayah Utama

3. Manajer Operasi dan Pengembangan 4. Manajer

5. Manajer Sumber Daya Manusia

6. Manajer Logistik

7. Fungsional Humas dan Hukum 8. Fungsional Teknologi Informasi 9. Fungsional Ahli Taksiran 10. Pembinaan Usaha Kecil

Berikut adalah struktur organisasi dari PT. Pegadaian Wilayah Utama Kota Makassar.

Gambar 2.1

E. Proses Penyaluran Kredit PT. Pegadaian Sul-Sel

Syarat-syarat permintaan Kredit Gadai KCA(Kredit Cepat Aman), antara lain :

a. Foto copy atau kartu pengenal lain seperti SIM atau Paspor b. Barang Jaminan yang memenuhi persyaratan

c. Surat kuasa dari pemilik barang, jika dikuasakan d. Mengisi Formulir Permintaan Kredit (FKP)

e. Menandatangani perjanjian Surat Bukti Kredit (SBK) f. Pencairan dana ke nasabah

Gambar 2.2

Flow Chart Pengajuan Kredit Cepat Aman (KCA) pada PT.

Pegadaian

Sumber Data: PT Pegadaian

Prosedur Pelunasan Kredit Cepat Aman (KCA) pada PT. Pegadaian Cabang Makassar

Mekanisme atau prosedur pelunasan gadai pada Kredit Cepat Aman (KCA) berbeda pada saat awal nasabah datang dan mengajukan permohonan kredit pada PT. Pegadaian. Adapun alur atau Flow chart dari pelunasan gadai Kredit pada Kredit Cepat Aman (KCA), sebagai berikut :

Nasabah

Gambar 2.3

BAB V

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

5.1. Investasi Emas Pegadaian Dengan Cara Program Logam Mulia

Pegadaian sekarang tengah menawarkan program investasi emas pegadaian yang disebut dengan program logam mulia (Murabahah Logam Mulia Investasi Abadi), program investasi emas MULIA tersebut merupakan fasilitas kepemilikan emas batangan pada berbagai kalangan masyarakat melalui penjualan emas fisik oleh pegadaian. Program investasi emas MULIA yang disediakan oleh pegadaian berupa investasi emas jangka panjang dengan membeli emas batangan yang 99,99% bersertifikat resmi. Pembelian emas dalam investasi emas pegadaian dengan cara program MULIA dapat dilakukan di kantor cabang pegadaian di daerah manapun di Indonesia.

Investasi emas di pegadaian bisa dilakukan dengan pembelian emas seberat 10 gram hingga 1 kilogram dengan ketetapan pembayaran uang muka minimal 25 % dari total harga emas. Banyak keuntugan yang akan didapatkan investor dengan program investasi emas logam MULIA di pegadaian. Selain nantinya dapat digunakan sebagai tambahan biaya pendidikan buah hati, logam MULIA yang anda beli dapat berfungsi sebagai cadangan modal, biaya pembelian tempat tinggal, dana naik haji, serta keperluan lainnya yang mendesak di masa depan. Program MULIA dapat dilaksanakan secara kredit dengan jangka waktu angsuran kredit selama tiga bulan, enam bulan, dan bahkan satu tahun. Disamping itu, logam mulia yang anda beli dari pegadaian nantinya akan sangat mudah dijual

kembali dan banyak diminati pembeli karena 99,99% akurasi kadar kemurniannya.

1. Cara Investasi Emas Pegadaian

Cara investasi emas pegadaian melalui program MULIA sangat mudah dan tidak begitu merepotkan bagi investor pemula. Sebagai tahap awal anda bisa mendatangi kantor cabang pegadaian di kota anda dengan membawa syarat utama yaitu fotocopy kartu anda penduduk (KTP) yang masih berlaku atau identitas resmi lainnya yang anda miliki. Setelah itu anda akan di haruskan untuk mengisi formulir aplikasi program investasi emas MULIA. Lalu, anda akan diminta untuk membayar uang uang muka pembelian emas minimal 25%

dari harga emas di pegadaian.Jangan lupa menandatangani akad program investasi MULIA dengan mengajukan permintaan ke pihak pegadaian dengan terlebih dahulu melengkapi semua persyaratan yang diperlukan.

5.2. Pegadaian MULIA (Murabahah Logam Mulia untuk Investasi Abadi) di PT Pegadaian (Persero)

Pegadaian memiliki beberapa produk atau jasa unggulan seperti pegadaian MULIA. Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Nomor 54/LB.1.002/2008 tentang pembiayaan Murabahah Logam Mulia untuk investasi abadi tanggal 25 september 2008, produk yang disebut mulia ini mulai dioperasionalkan pada tanggal 28 oktober 2008. Pembiayaan mulia adalah pembiayaan emas batangan kepada nasabah dengan pola angsuran untuk jangka waktu tertentu dengan prinsip syariah.

Emas batangan yang dibiayai oleh pembiayaan Mulia adalah emas batangan bersertifikat internasional (LBMA- London Bullion Market Assosiation) dengan jenis/varian unit 5 gram, unit 10 gram, unit 25 gram, unit 50 gram, unit 100 gram, unit 250 gram, dan unit 1.000 gram. Pembiayaan Murabahah ini mengenakan marjin atas setiap transaksi berdasarkan jangka waktu pembiayaan.

Marjin atas transaksi pembiayaan murabahah tersebut diatur dalam Surat Edaran Direksi Nomor 16/US.100/2009 perihal jangka waktu, uang muka dan marjin pembiayaan MULIA.

Jumlah nasabah Mulia pada tahun 2013 mencapai 86.876 nasabah naik 11,30% dibandingkan dengan jumlah nasabah pada tahun 2012 sebanyak 78.057 nasabah. Pertumbuhan omzet uang pinjaman nasabah MULIA tahun 2013 mencapai Rp 1,29 triliun naik 29,13 % dibandingkan dengan tahun 2012 sebesar Rp 998,77 miliar. Sedangkan pertumbuhan sewa modal nasabah MULIA tahun 2013 mencapai Rp.51,10 miliar naik 2,36 dibandingkan dengan tahun 2012 sebesar Rp.49,91 miliar.

Berikut tabel penjualan Logam Mulia pada PT. Pegadaian (Persero) dari bulan Januari - Desember 2011 sampai dengan bulan Januari – Desember 2013 :

Tabel 5.1

Daftar Pendapatan Logam MULIA dan Total Pendapatan Kantor Wilayah VI PT Pegadaian (Persero) Makassar

Periode Bulan Januari - Desember 2011

Bulan

Pendapatan Total Persentase Logam Mulia Pendapatan (%)

(Rp)

PT Pegadaian

(Rp) 4:5

1 2 3 4

Januari 132,761,000 57,419,036,000 0,0023

Februari 87,156,000 55,473,725,000 0,0016

Maret 120,560,000 53,242,035,000 0,0022

April 131,969,000 61,313,435,000 0,0021

Mei 122,107,000 64,692,872,000 0,0019

Juni 131,333,000 64,373,502,000 0,0020

Juli 96,553,000 61,046,305,000 0,0015

Agustus 141,511,000 64,450,186,000 0,0021

September 344,106,000 71,549,366,000 0,0049

Oktober 281,975,000 68,723,702,000 0,0041

November 211,504,000 65,262,157,000 0,0032

Desember 499,590,000 75,511,354,000 0,0067

Total 2,301,125,000 763,057,578,000 0,0030 Sumber data PT Pegadaian

Tabel diatas mennjukkan sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap total pendapatan PT. Pegadaian dari bulan januari sampai desember 2011. Dapat dilihat pada bulan januari 2011 sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp.132,761,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan januari sebesar Rp.57,419,036,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0023%. Pada bulan februari sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 87,156,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan februari yaitu sebesar Rp. 55,473,725,000,

dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0016%.

Bulan maret sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 120.560,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan maret yaitu sebesar Rp. 53,242,035,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0022%. Pada bulan april sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 131,969,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan april yaitu sebesar Rp. 61,313,435,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0021%. Pada bulan mei sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 122,107,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan mei sebesar Rp. 64,692,872,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0019%. Bulan juni sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 131,333,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan juni yaitu sebesar Rp. 64,373,502,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0020%. Bulan juli sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 96,553,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan juli yaitu sebesar Rp. 61,046,305, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0015%. Pada bulan agustus sumbangsih

pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp.

141,511,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan agustus yaitu sebesar Rp. 64,450,186,000 , dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0021%.

Bulan september sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 344,106,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan september yaitu sebesar Rp. 71,549,366,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0049%. Pada bulan oktober sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 281,975,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan oktober yaitu sebesar Rp.

68,723,702,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0041%. Pada bulan november sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 211,504,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan november yaitu sebesar Rp. 65,262,157,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0032%.

Bulan desember sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 499,590,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan desember yaitu sebesar Rp. 75,511,354,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0067%. Dari tabel diatas menunjukkan sumbangsih total pendapatan

logam mulia terhadap PT Pegadaian pada tahun 2011 dengan pendapatan logam mulia sebesar Rp. 2,301,125,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada tahun 2011 yaitu sebesar Rp. 763,057,578,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian pada tahun 2011 sebesar 0,0030%.

Tabel 5.2

Daftar Pendapatan Logam MULIA dan Total Pendapatan Kantor Wilayah VI PT Pegadaian (Persero) Makassar

Periode Bulan Januari - Desember 2012

Bulan

Pendapatan Total Persentase Logam Mulia Pendapatan (%)

(Rp)

PT Pegadaian

(Rp) 4:5

1 2 3 4

Januari 331,446,000 73,863,501,000 0,0045

Februari 107,020,000 71,617,477,000 0,0015

Maret 305,348,000 70,908,121,000 0,0043

April 184,181,000 81,478,145,000 0,0023

Mei 373,009,000 74,145,707,000 0,0050

Juni 274,572,000 74,820,240,000 0,0037

Juli 344,301,000 74,074,997,000 0,0047

Agustus 157,008,000 73,561,444,000 0,0021

September 135,932,000 72,607,444,000 0,0019

Oktober 227,529,000 69,188,006,000 0,0032

November 56,142,000 69,736,929,000 0,0009

Desember 650,892,000 76,017,377,000 0.0086

Total 3,147,380,000 882,703 ,388,000 0,0036

Sumber Olah Data PT Pegadaian

Tabel diatas mennjukkan sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap total pendapatan PT. Pegadaian dari bulan januari sampai desember 2012. Dapat dilihat pada bulan januari 2012 sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 331,446,000 dengan total pendapatan PT

Pegadaian pada bulan januari sebesar Rp. 73,863,501,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0045%. Pada bulan februari sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 107,020,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan februari yaitu sebesar Rp. 71,617,477,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0015%.

Bulan maret sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 305,348,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan maret yaitu sebesar Rp. 70,908,121,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0043%. Pada bulan april sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 184,181,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan april yaitu sebesar Rp. 81,478,145,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0023%. Pada bulan mei sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 373,009,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan mei sebesar Rp. 74,145,707,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0050%. Bulan juni sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 274,572,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan juni yaitu sebesar Rp. 74,820,240,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia

terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0037%. Bulan juli sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 344,301,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan juli yaitu sebesar Rp. 74,074,997,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0047%. Pada bulan agustus sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp.

157,008,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan agustus yaitu sebesar Rp. 73,561,444,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0021%.

Bulan september sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 135,932,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan september yaitu sebesar Rp. 72,607,444,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0019%. Pada bulan oktober sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 227,529,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan oktober yaitu sebesar Rp.

69,188,006,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0032%. Pada bulan november sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 56,142,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan november yaitu sebesar Rp. 69,736,929,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0009%.

Bulan desember sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 650,892,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan desember yaitu sebesar Rp. 76,017,377,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0086%. Dari tabel diatas menunjukkan sumbangsih total pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian pada tahun 2012 dengan pendapatan logam mulia sebesar Rp. 3,147,380,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada tahun 2012 yaitu sebesar Rp. 882,703,338,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian pada tahun 2012 sebesar 0,0036%. Dilihat dari tahun 2011 ke tahun 2012 pendapatan logam mulia pada PT Pegadaian meningkat dari tahun 2011 pendapatan logam mulia PT Pegadaian sebesar Rp. 2,301,125,000 dan mengalami peningkatan sebesar Rp. 846,255,000 atau meningkat sebesar 1,4% pada tahun 2012 dengan total pendapatan sebesar Rp. 882,703,388,000.

Pendapatan logam mulia terhadap total pendapatan PT Pegadaian pada tahun 2012 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Turunnya harga emas dapat berdampak pada pendapatan PT Pegadaian. Menurut Humas Kanwil PT Pegadaain Makassar Andi Aksan mengatakan bahwa sejak turunnya harga emas pada awal 2011, jumlah nasabah yang ingin membeli emas atau berinvestasi di Pegadaian meningkat dan sebaliknya jumlah penyaluran kredit gadai menurun.

Tabel 5.3

Daftar Pendapatan Logam MULIA dan Total Pendapatan Kantor Wilayah VI PT Pegadaian (Persero) Makassar

Periode Bulan Januari - Desember 2013

Bulan

Pendapatan Total Persentase

Logam Mulia Pendapatan (%)

(Rp) PT Pegadaian (Rp) 4:5

1 2 3 4

Januari 361,344,000 76,237,509,000 0,0048

Februari 511,349,000 70,816,425,000 0,0072

Maret 451,400,000 79,848,258,000 0,0057

April 444,261,000 76,695,578,000 0,0058

Mei 446,896,000 78,492,048,000 0,0057

Juni 399,004,000 72,695,793,000 0,0054

Juli 377,472,000 72,669,835,000 0,0051

Agustus 287,367,000 39,139,086,000 0,0073

September 229,244,000 79,575,071,000 0,0029

Oktober 208,572,000 64,753,567,000 0,0032

November 177,086,000 77,234,905,000 0,0023

Desember 142,512,000 77,497,905,000 0,0018

Total 4,036,507,000 865,690,726,000 0,0047

Sumber Olah Data PT Pegadaian

Tabel diatas mennjukkan sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap total pendapatan PT. Pegadaian dari bulan januari sampai desember 2013. Dapat dilihat pada bulan januari 2013 sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 361,344,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan januari sebesar Rp. 76,273,509,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0048%. Pada bulan februari sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 511,349,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan februari yaitu sebesar Rp. 70,816,425,000,

dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0072%.

Bulan maret sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 451,400,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan maret yaitu sebesar Rp. 79,848,258,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0057%. Pada bulan april sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 444,261,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan april yaitu sebesar Rp. 76,695,578,000, dari total

Bulan maret sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 451,400,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan maret yaitu sebesar Rp. 79,848,258,000, dari total pendapatan PT Pegadaian diperoleh presentase pendapatan logam mulia terhadap PT Pegadaian sebesar 0,0057%. Pada bulan april sumbangsih pendapatan logam mulia terhadap pendapatan PT Pegadaian sebesar Rp. 444,261,000 dengan total pendapatan PT Pegadaian pada bulan april yaitu sebesar Rp. 76,695,578,000, dari total

Dokumen terkait