3. AKUNTABILITAS KINERJA
3.2.5. SK5 - Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Lingkup Pusat Pendidikan
IK 11. Kerjasama Pendidikan Kelautan dan Perikanan yang Disepakati
Dasar Hukum IK ini adalah PerMen-KP 65/2016 tentang pedoman kerjasama dan penyusunan perjanjian di lingkungan KKP. Jejaring adalah jalinan asosiasi/forum/ organisasi lainnya yang memiliki kesamaan profesi/kepakaran yang diIKti oleh Politeknik KP Jembrana. Kemitraan adalah hubungan dengan badan/ perorangan untuk melakukan aktivitas bersama
dan/atau memiliki perjanjian kerja sama. Kerja sama Pendidikan KP adalah penyelenggaraan kerja sama antara Politeknik KP Jembrana dengan pihak mitra dengan durasi pelaksaan tertentu dan ditandatangani oleh kedua belah pihak.
Cara perhitungan IK adalah hitung jejaring yang dijalin serta yang difasilitasi oleh BRSDM, Pusdik KP dan Pemda maupun pihak swasta dengan Politeknik KP Jembrana. Hal ini dapat diihat pada Tabel 17.
Tabel 17. Capaian IK Kerjasama Pendidikan Kelautan dan Perikanan yang Disepakati
Sasaran
Kegiatan Indikator Kinerja
Target
Dari Tabel 17.dapat dilihat bahwa capaian IK ini masih belum ada target dan capaiannya pada triwulan II, begitu pula perbandingan dengan pada triwulan I. IK ini baru akan tercapai pada akhir tahun (triwulan IV).
Hal yang perlu dilakukan adalah segera menindaklanjuti dokumen β dokumen perjanjian kerjasama dan melakukan pemantauan dan pengawalan kegiatan kerjasama dalam merealisasikan output capaian tahunannya.
Kegiatan penunjang keberhasilan pencapaian kinerja IK ini adalah adanya hubungan yang baik antara Politeknik KP Jembrana dengan pihak lain yang melakukan kerjasama sehingga kerjasama pendidikan KP yang dilakukan dapat terlaksana, selain itu perlu pendampingan dari pusat terutama
untuk tata kelola kerjasama yang baik. Hal lain yang mendukung IK ini adalah adanya dukungan administrasi yang baik dari pusat terkait dengan penandatanganan dokumen kerjasama, sehingga kerjasama dapat berjalan dengan baik sesuai dengan peraturan yang berlaku.
IK 12. Nilai Hasil Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Pendidikan KP (Nilai)
IK ini merupakan penerapan standar pendidikan dalam rangka tersedianya data kuantitatif dan kualitatif berbagai informasi yang akurat tentang kinerja di Politeknik KP Jembrana serta tersedianya rekomendasi dan bahan untuk penyusunan kebijakan dan pengambilan keputusan guna perbaikan program. Cara perhitungan IK ini dapat dilihat pada Gambar 4 dan Tabel 18.
Gambar 4.Cara Perhitungan IK 12
Tabel 18. Nilai Hasil Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Pendidikan KP Sasaran
Kegiatan Indikator Kinerja
Target Tahun 2021
Target TW II
Realisasi TW 1I
Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Lingkup Pusat Pendidikan KP
12 Nilai Hasil Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Pendidikan KP (Nilai)
81 - -
Dari Tabel 18.dapat dilihat bahwa capaian IK ini masih belum ada target dan capaiannya pada triwulan II, begitu pula perbandingan dengan target tahun 2020 pada triwulan II. IK ini baru akan tercapai pada akhir tahun (triwulan IV). Target IK ini meningkat dari tahun 2020 ke 2021 sebesar 1 poin.
Faktor yang memengaruhi dalam pencapaian target ini adalah dengan menerapkan budaya pengendalian intern (internal control culture) yang handal agar tercapai keyakinan yang memadai atas tercapainya tujuan organisasi melalui kegiatan yang efisien dan efektif; keandalan pelaporan keuangan. pengamanan aset negara. dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan di lingkungan Politeknik KP Jembrana. Selain itu juga dengan memberikan informasi pelaksanaan penyelenggaraan kegiatan lingkup KKP meliputi pengendlian rutin, pengendalian berkala dan pengendalian dengan pendekatan Manajemen Risiko. Hal lain yang harus diperhatikan adalah mengidentifikasi hambatan yang ada dalam penyelenggaraan dan memberikan rencana pemecahan masalah di setiap kegiatan.
IK 13. Persentase penyelesaian temuan LHP BPK Politeknik KP Jembrana
IK ini merupakan nilai temuan atas laporan keuangan yang ditampilkan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas LK Unit Kerja merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan yang didasarkan pada empat kriteria yakni kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan (adequate disclosures), kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern.
Temuan dimaksud adalah temuan yang bersifat Tuntutan Ganti Rugi (TGR), yang menurut ketentuan batas waktu penyelesaian selama 60 hari.
Cara menghitung IK ini adalah dengan membandingkan prosentasi temuan pada LHP BPK yang diselesaikan dibandingkan dengan temuan LHP BPK pada Laporan keuangan Politeknik KP Jembrana dengan rumus sebagai berIKt:
100% = π½π’πππβ π‘πππ’ππ πΏπ»π π΅ππΎ π¦πππ πππ ππππ πππππ
π½π’πππβ π‘πππ’ππ ππππ πΏπ»π π΅ππΎ ππ πΏπΎ π₯ 100%
Capain IK ini dapat dilihat pada Tabel 19.
Tabel 19. Persentase Penyelesaian Temuan LHP BPK Politeknik KP Jembrana
Sasaran
Kegiatan Indikator Kinerja
Target Penyelesaian temuan LHP BPK Politeknik KP Jembrana dibandingkan target triwulanannya belum tercapai, begitu juga jika dibandingkan dengan target tahunan, IK ini belum tercapai. Jika capaian pada triwulan II ini dibandingkan dengan capaian diperiode yang sama di tahun sebelumnya IK juga
belum terealisasi. Hal ini terjadi karena IK ini ditargetkan tercapai pada akhir tahun (triwulan IV).
Hal yang perlu dilakukan adalah menindaklanjuti temuan LHP BPK terkait laporan keuangan tahun anggaran 2020, serta melakukan pemantauan serta pengawalan dalam merealisasikan output capaian tahunannya.
Faktor yang mempengaruhi keberhasilan pencapaian IK ini adalah respon cepat Politeknik KP Jembrana dalam hal penindak lanjutan terhadap LHP BPK. Hal tersebut didukung oleh tim yang handal dan SDM yang bekerja dengan baik sehingga mampu menyelesaikan tugas dan tindak lanjut dengan lebih efisien.
IK 14. Indeks Profesionalitas ASN Politeknik KP Jembrana IK ini merupakan pengukuran dalam penentuan kualifikasi, kompetensi, kinerja dan disiplin dari ASN.
Landasan Hukum Permen PAN RB Nomor 38 Tahun 2018 tentang Pengukuran Indeks Profesionalitas Aparatur Sipil Negara. Cara penghitungan IK ini adalah sebagai berIKt:
1. Kualifikasi adalah peningkatan kualifikasi melalui tugas dan izin belajar, ada pada Bagian Perencanaan dan Pengembangan. Data Tingkat Pendidikan, dapat diambil dari Data Dasar pada Aplikasi SIMPEG Online KKP;
2. Kompetensi: Pengembangan SDM, ada pada Bagian Perencanaan dan Pengembangan. Data Kompetensi, dapat diambil pada Data Dasar dan Data Riwayat pada aplikasi SIMPEG Online KKP.
3. Kinerja: IK nya berupa Nilai SKP Pegawai KKP, ada pada Bagian MKRB. Data SKP, dapat diambil dari Data pada Aplikasi e-SKP KKP
4. Disiplin: Persentase Jumlah Penyelesaian Kasus-kasus Kepegawaian dibanding dengan kasus-kasus kepegawaian yang dilaporkan, ada pada Bagian Perencanaan dan Pengembangan. Data Hukuman Disiplin, dapat diambil dari Data Riwayat Hukdis pada Aplikasi SIMPEG Online KKP.
Capain IK ini dapat dilihat pada Tabel 20.
Tabel 20. Indeks Profesionalitas ASN Politeknik KP Jembrana Politeknik KP Jembrana
Sasaran
Kegiatan Indikator Kinerja
Target Indeks Profesionalitas ASN Politeknik KP Jembrana terhadap target triwulan II telah tercapai sebesar 71,95. Hal yang perlu diperhatikan dalam mengejar pencapaian target tahunannya adalah mempertahankan kinerja ASN yang baik dan meningkatkan kinerja ASN yang masih kurang dengan mengIKtsertakan pegawai untuk mengIKti bimtek, diklat maupun kegiatan yang dapat meningkatkan kinerja ASN di lingkup Politeknik KP Jembrana.
Pemantauan kinerja ASN berdasarkan 4 (empat) sumber data IK yang telah disebutkan sebelumnya merupakan salah satu faktor yang mendukung pencapaian target IK.
Namun demikian, distribusi ASN, khususnya dosen menjadi salah satu faktor pembatas keberhasilan dikarenakan jabatan
tambahan yang diberikan sangat banyak sehingga membuat beban kerja sebagai dosen menjadi terbengkalai. Selain itu, pencapaian target IK ini memiliki kendala lain mengingat beberapa pelaporan seperti SKP online membutuhkan koneksi internet, pengiriman dokumen penunjang seperti presensi harus menunggu pengesahan dari pusat sebelum dikirimkan ke Politeknik KP Jembrana. Sedangkan kegiatan penunjang keberhasilan pencapaian kinerja IK ini adalah kinerja ASN lingkup Politeknik KP Jembrana baik pada jabatan struktural maupun fungsional.
IK 15. Nilai Rekonsiliasi Kinerja Politeknik KP Jembrana
IK ini merupakan indikator yang menunjukkan keselarasan antara dokumen Laporan Kinerja (LKj), Target Kierja dan Cara Pencapaian Kinerja dari masing-masing indikator yang diperjanjikan dalam PK Politeknik KP Jembrana.
Cara perhitungan IK ini adalah dengan:
1. Penghitungan Nilai Rekonsiliasi Data Kinerja dilakukan pada 3 (tiga) aspek yaitu:
β’ Aspek Kepatuhan (A-I): Aspek kepatuhan dilakukan dengan melakukan penilaian pada ketersediaan dokumen yang dibutuhkan yang meliputi: PK, Manual IK, Rincian Target IK, Renaksi, LKJ/LCK TW I s.d II dan data dukung LKJ/LCK TW II. Hal ini dapat dilihat pada Gambar 5.
Gambar 5. Aspek Kepatuhan
β’ Aspek Kesesuaian (A-II): Aspek kesesuaian dilakukan dengan melihat rata-rata nilai kesesuaian dokumen pada kriteria kesesuaian target, kesesuaian realisasi dan kesesuaian informasi data. Hal ini dapat dilihat pada Gambar 6.
Gambar 6. Aspek Kesesuaian
Aspek Ketercapaian (A-II): Aspek ketercapaian dilakukan dengan melihat rata-rata nilai pencapaian IK + IK pada TW I, TW II dan TW II tahun 2021 pada aplikasi kinerjaku. Hal ini dapat dilihat pada Gambar 7.
Gambar 7. Aspek Ketercapaian
2. Nilai Rekon Kinerja adalah skoring kertas kerja rekon yang merupakan tahap akhir dari penilaian rekonsiliasi data kinerja dapat dilihat pada Gambar 8.
Gambar 8.Nilai Rekon Kinerja
Capaian IK ini dapat dilihat pada Tabel 21.
Tabel 21. Nilai Rekonsiliasi Kinerja Politeknik KP Jembrana Sasaran
Kegiatan Indikator Kinerja
Target Tahun 2021
Target TW II
Realisasi TW 1I
Tata Kelola Pemerintahan yang Baik
15 Nilai Rekonsiliasi Kinerja Politeknik KP Jembrana (Nilai)
80 - -
Sasaran
Kegiatan Indikator Kinerja
Target Tahun 2021
Target TW II
Realisasi TW 1I
Lingkup Pusat Pendidikan KP
Berdasarkan Tabel 21 diketahui bahwa capaian IK Nilai Rekonsiliasi Kinerja Politeknik KP Jembrana pada triwulan II masih belum terdapat target dan capaian dan IK ini merupakan IK baru di tahun 2021.
Faktor pendukung keberhasilan tercapainya IK Nilai Rekonsiliasi Kinerja Politeknik KP Jembrana adalah manajemen yang baik terhadap keselarasan antara dokumen Laporan Kinerja (LKj), Target Kinerja dan Cara Pencapaian Kinerja dari masing-masing indikator yang diperjanjikan dalam PK di Politeknik KP Jembrana.
IK 16. Unit Kerja yang Menerapkan Sistem Manajemen Pengetahuan yang Terstandar Politeknik KP Jembrana (%)
Sistem Manajemen Pengetahuan adalah suatu rangkaian yang memanfaatkan teknologi informasi yang digunakan oleh instansi pemerintah ataupun swasta untuk mengidentifikasi, menciptakan, menjelaskan, dan mendistribusikan pengetahuan untuk digunakan kembali, diketahui dan dipelajari. Tingkat penerapan MP, dihitung dari 3 variabel, yaitu: (i) Sharing dokumen, (bobot 20%) (ii) keIKtsertaan level 2, koordinator, sub koordinator s.d staf (minimal 2 org/sub koordinator) (bobot 10%), (II) keaktifan level 2, koordinator, sub koordinator s.d staf (minimal 2 org/sub koordinator) dalam Sistem Informasi MP yang terpilih (bobot 70%). Cara penghitungan IK ini adalah:
1. Tingkat sharing dokumen
Persentase dokumen mandatory yang dibagikan melalui (SI-MP) dibandingkan total dokumen yang harus dibagikan. Dokumen yang harus dibagikan diantaranya Renstra 2020 - 2024, Manual IK level 2, Perjanjian Kinerja level 2, Laporan Kinerja, Renaksi atas PK tahunan level 2 (dan disesuaikan bentuk dokumennya per triwulan).
2. Tingkat keIKtsertaaan
Persentase pejabat level 2, koordinator, sub koordinator s.d staf (minimal 2 org/sub koordinator) dalam unit kerja Balai Besar Riset Budidaya Laut Dan Penyuluhan Perikanan yang tergabung dalam SI-MP dibanding total jumlah target Pejabat level 2, koordinator, sub koordinator s.d staf (minimal 2 org/sub koordinator) di Balai Besar Riset Budidaya Laut Dan Penyuluhan Perikanan (jumlah target total 21).
3. Tingkat keaktifan
β’ Persentase pejabat level 2, koordinator, sub koordinator s.d staf (minimal 2 org/sub koordinator) Balai Besar Riset Budidaya Laut Dan Penyuluhan Perikanan yang aktif mendistribusikan informasi/berita ke SI-MP (minimal 3 kali posting setiap triwulan) dibading total pejabat level 2 s.d 4 Balai Besar Riset Budidaya Laut Dan Penyuluhan Perikanan; dan
β’ Upload dokumentasi kegiatan/informasi dilengkapi dengan foto atau video atau notulensi hasil rapat yang bersifat boleh dipublikasikan atau bahan paparan rapat terkait, dengan kriteria informasi narasi yang memenuhi unsur Apa, Dimana, Kapan, Siapa, Kenapa dan Bagaimana. (5W1H = What, Where, When, Who, Why dan How).
Capaian IK ini dapat dilihat pada Tabel 22.
Tabel 22.Unit Kerja yang Menerapkan Sistem Manajemen Pengetahuan yang Terstandar Politeknik KP Jembrana
Sasaran
Kegiatan Indikator Kinerja
Target Tahun 2021
Target TW II
Realisasi TW 1I
Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Lingkup Pusat Pendidikan KP
16 Unit Kerja yang Menerapkan
Sistem Manajemen Pengetahuan yang Terstandar
Politeknik KP Jembrana (%)
84 84 96,11
Berdasarkan Tabel 22 diketahui bahwa capaian IK Persentase unit kerja Politeknik KP Jembrana yang menerapkan sistem manajemen pengetahuan yang terstandar terhadap target triwulan II maupun terhadap target tahunan telah tercapai yaitu dari target 84, berhasil tercapai 96,11%.
Jika dibandingkan dengan capaian pada triwulan II di tahun sebelumnya IK ini hanya tercapai sebesar 20%. Sehingga ada peningkatan yang signifikan dalam capaian IK ini.
Untuk mendukung ketercapaian IK ini, masing-masing koordinator maupun subkoordinator harus turut aktif berkontribusi pada aplikasi bitrix 24 yang digunakan sebagai perhitungan pencapaian IK ini.
IK 17. Persentase Rekomendasi Hasil pengawasan yang Dimanfaatkan untuk Perbaikan Kinerja Politeknik KP Jembrana (%)
IK ini merupakan jumlah rekomendasi hasil pengawasan Itjen (Audit, Rviu, dan Evaluasi) yang terbit pada periode 1 Oktober 2020 s.d 30 September 2021 atau triwulan IIV Tahun 2020 s.d triwulan II tahun 2021 yang telah ditindaklanjuti secara tuntas (status tindaklanjut adalah TUNTAS) oleh seluruh mitra kerja yang menjadi obyek pengawasan.
IK ini dihitung dengan cara menghitung rekomendasi hasil pengawasan Itjen (Audit, Reviu, dan Evaluasi) yang sudah ditindaklanjuti secara tuntas (tindaklanjut adalah TUNTAS) sebanyak 65% dari seluruh rekomendasi yang diberikan selama periode pengukuran menggunakan rumus di bawah ini:
% π πππππππππ π = π½π’πππβ π πππππππππ π π»ππ ππ ππππππ€ππ ππ πΌπ‘πππ
π½π’πππβ π πππππππππ π π¦πππ ππ’ππβ π·ππ‘ππππππππππ’π‘π π πππππ ππ’ππ‘ππ π₯100%
Capaian IK ini dapat dilihat pada Tabel 23.
Tabel 23. Persentase Rekomendasi Hasil pengawasan yang Dimanfaatkan untuk Perbaikan Kinerja Politeknik KP Jembrana (%)
Sasaran
Kegiatan Indikator Kinerja
Target
Sasaran
Kegiatan Indikator Kinerja
Target Tahun 2021
Target TW II
Realisasi TW 1I
Kinerja Politeknik KP Jembrana (%)
Berdasarkan Tabel 23 diketahui bahwa capaian IK persentase rekomendasi hasil pengawasan yang dimanfaatkan untuk perbaikan kinerja Politeknik KP Jembrana terhadap target tahunan telah tercapai, yaitu sebesar 100% dari target 15% di triwulan II tahun 2021. IK ini merupakan IK baru di tahun 2021. Hal ini menunjukkan performa kinerja Politeknik KP Jembrana yang baik.
Faktor yang memengaruhi keberhasilan IK ini adalah pelaksanaan rekomendasi dari hasil pengawasan yang baik dari Itjen baik berua audit, reviu maupun evaluasi sehingga dipastikan pada akhir tahun 2021 di triwulan 4, target dapat terpenuhi.
IK 18. Nilai lndikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Politeknik KP Jembrana
IK ini merupakan indikator yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan untuk mengukur kinerja pelaksanaan anggaran belanja Kementerian Negara/Lembaga atas kesesuaian terhadap perencanaan efektifitas pelaksanaan anggaran, efisiensi pelaksanaan anggaran, dan kepatuhan terhadap regulasi dengan memperhitungkan 13 indikator kinerja pelaksanaan anggaran. Cara penghitungan IK ini mengacu pada Nilai Kinerja Pelaksanaan Anggaran Politeknik KP Jembrana yang terhitung/terlaporkan pada Aplikasi OM-SPAN
Capaian IK ini dapat dilihat pada Tabel 24.
Tabel 24. Nilai lndikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Politeknik KP Jembrana
Sasaran
Kegiatan Indikator Kinerja
Target
18 Nilai lndikator Kinerja
Berdasarkan Tabel 24 diketahui bahwa capaian IK Nilai Kinerja Pelaksanaan Anggaran Politeknik KP Jembrana di triwulan II sudah memenuhi bahkan melebihi targetnya sebesar 8 dari target capaian 80. Capaian IK Nilai Kinerja Pelaksanaan Anggaran Politeknik KP Jembrana jika dibandingkan dengan capaian pada triwulan yang sama pada tahun 2020, IK ini belum ada target maupun capaian.
Ketercapaian pengelolaan anggaran di Politeknik KP Jembrana dikarenakan satker ini sudah memenuhi perencanaan efektifitas pelaksanaan anggaran, efisiensi pelaksanaan anggaran, dan kepatuhan terhadap regulasi dengan memperhitungkan 13 indikator kinerja pelaksanaan anggaran yang terdiri dari: Revisi DIPA, Deviasi Halaman II, Pagu Minus, Data Kontrak, Penyelesaian Tagihan, Uang Persediaan, Pengembalian SPM, Renkas/RPD Harian, Realisasi Anggaran, Retur SP2D, Penyampaian LPJ, Dispensasi dan Konfirmasi Capaian Output.
Faktor pendukung tercapainya IK Nilai Kinerja Pelaksanaan Anggaran Politeknik KP Jembrana adalah
selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Tim Perencana Keuangan, Tim Pengelola Keuangan termasuk operator dan stakeholder dalam hal ini adalah KPPN Pratama.
IK 19. Nilai Kinerja Anggaran (NKA) Politeknik KP Jembrana IK ini merupakan pengukuran dan evaluasi kinerja angaran yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian Negara/Lembaga atas pelaksanaan RKA-KL melalui aplikasi SMART DJA. Capaian evaluasi kinerja meliputi Aspek Implementasi, Aspek Manfaat, dan Aspek Konteks. Cara penghitungan IK ini mengacu pada Nilai Kinerja Anggaran Politeknik KP Jembrana melalui Aplikasi SMART DJA.
Capaian IK ini dapat dilihat pada Tabel 25.
Tabel 25.Nilai Kinerja Anggaran (NKA) Politeknik KP Jembrana Sasaran
Kegiatan Indikator Kinerja
Target
Berdasarkan Tabel 25 diketahui bahwa IK Nilai Kinerja Anggaran Politeknik KP Jembrana pada triwulan II belum ada target maupun capaiannya karena IK ini akan ditargetkan tercapai di triwulan II. IK ini merupakan IK baru di tahun 2021.
Faktor pendukung tercapainya IK Nilai Kinerja Anggaran Politeknik KP Jembrana ini adalah pemahaman yang mumpuni terhadap PMK Nomor 214/PMK.02/2017 tentang Pengukuran dan Evaluasi Kinerja Anggaran atas Pelaksanaan
Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga bagi kepala satker selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), tim perencana, pengelola keuangan serta operator. Disamping itu faktor pendukung lain adalah koordinasi yang baik pihak-pihak terkait dalam pencapaian IK ini.
IK 20. Persentase Layanan Dukungan Manajemen Internal Politeknik KP Jembrana (%)
Layanan Dukungan Manajemen Internal meliputi antara lain layanan umum, layanan hukum, layanan organisasi dan tata kelola internal, layanan kehumasan dan protokoler, layanan data dan informasi, pengelolaan keuangan dan kinerja internal, dan layanan perkantoran. Dokumen layanan dukungan manejemen dihasilkan dari kegiatan penyusunan kebijakan teknis, perencanaan, kerjasama, pemantauan, evaluasi, pelaporan, pengelolaan data, keuangan, pengelolaan aset, kepegawaian, dll. Cara perhitungan IK ini adalah dengan menghitung:
1. Jumlah target dokumen hasil layanan dukungan manajemen internal (buah) adalah jumlah dokumen hasil layanan yang direncanakan berdasarkan kegiatan dukungan manajemen yang dilaksanakan pada tahun berjalan;
2. Jumlah realisasi dokumen hasil layanan dukungan manajemen internal (buah) adalah jumlah dokumen hasil layanan yang telah disusun dan diketahui pimpinan (di ttd) sebagai hasil pelaksanaan kegiatan dukungan manajemen pada tahun berjalan; dan
3. Dokumen hasil layanan dapat berupa laporan, matrik, screen shoot aplikasi yang bukan merupakan bukti capaian IK lain. IK ini merupakan pengukuran dan evaluasi kinerja
angaran yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian Negara/Lembaga atas pelaksanaan RKA-KL melalui aplikasi SMART DJA. Capaian evaluasi kinerja meliputi Aspek Implementasi, Aspek Manfaat, dan Aspek Konteks. Cara penghitungan IK ini mengacu pada Nilai Kinerja Anggaran Politeknik KP Jembrana melalui Aplikasi SMART DJA.
% πΏππ¦ππππ π·π’ππ’ππππ ππΌ = β π πππππ ππ π π·πππ’πππ π»ππ ππ πΏππ¦ππππ
β ππππππ‘ π·πππ’πππ π»ππ ππ πΏππ¦ππππ π₯100%
Capaian IK ini dapat dilihat pada Tabel 26.
Tabel 26.β Persentase Layanan Dukungan Manajemen Internal Politeknik KP Jembrana Persentase Layanan Dukungan Manajemen Internal Politeknik KP Jembrana pada triwulan II masih belum terdapat target dan capaian, begitu juga jika dibandingkan dengan target tahunannya sebesar 100. Hal ini dikarenakan IK ini baru akan tercapai di akhir tahun (triwulan IIV). Dibandingkan dengan capaian di tahun sebelumnya, IK ini belum bisa dibandingkan karena baru menjadi Indikator Kinerja Utama pada tahun 2021 ini.
Faktor pendukung keberhasilan tercapainya IK Persentase Layanan Dukungan Manajemen Politeknik KP
Jembrana adalah manajemen arsip yang baik bagi pemangku jabatan khususnya manajemen internal Politeknik KP Jembrana terhadap hasil-hasil yang dikerjakan berupa dokumentasi baik berupa dokumen, laporan, surat maupun dokumen-dokumen lain yang bisa dijadikan data dukung tercapainya IK ini khususnya dalam pelayanan kegiatan riset.
3.3. Akuntabilitas Keuangan
Pagu anggaran Politeknik KP Jembrana berdasarkan DIPA Satker Politeknik KP Jembrana tahun 2021 nomor SP DIPA- 032.22.2.440023/2021 Tanggal 23 November 2020 dan dilakukan revisi ke I pada Tanggal 29 Maret 2021 dengan nilai akhir pagu senilai Rp15.719.494.000,00. Dalam pelaksanaannya, dimana data penyerapan anggaran sampai dengan Tanggal 30 Juni 2021 terealisasi sebesar Rp.
4.629.690.439,00 atau 29,45 %. Hal ini dapat dilihat pada Tabel 27.
Tabel 27.β Pagu dan realisasi anggaran Politeknik KP Jembrana per 30 Juni Tahun 2021.
Kode Kegiatan Pagu
9.580.248.000 1.348.152.314 14,07
2376 Pendidikan Kelautan
dan Perikanan 9.580.248.000 1.348.152.314 14,07
2376.QDD Fasilitasi dan
Pembinaan Kelompok Masyarakat
110.440.000 1.000.000 0,91
2376.QDD.001 Kelompok Masyarakat Yang Mendapatkan Penerapan Ilmu Pengetahuan Atau Teknologi Pendidikan Tinggi
110.440.000 1.000.000 0,91
2376.RAA.001 Sarana Pendidikan KP 1.383.252.000 289.135.000 20,90 2376.RBJ.001 Prasarana Pendidikan
Tinggi KP 3.969.781.000 374.160.584 9,43
Kode Kegiatan Pagu
(Rp) Realisasi
(Rp) Realisasi (%) 2376.SAC Pendidikan Vokasi
Bidang Pertanian dan Perikanan
4.032.275.000 602.356.730 14,94
2376.SAC.001 Peserta Pendidikan Vokasi Kelautan dan Perikanan Yang Kompeten
4.032.275.000 602.356.730 14,94
2376.SDA Penelitian dan Pengembangan Produk
84.500.000 81.500.000 96,45
2376.SDA.001 Kajian Pendidikan
Tinggi KP 84.500.000 81.500.000 96,45
032.12.WA Program Dukungan
Manajemen 6.139.246.000 3.281.538.125 53,45
2378 Dukungan
6.139.246.000 3.281.538.125 53,45
2378.EAA Layanan Perkantoran 6.104.723.000 3.271.039.125 53,58 2378.EAA.021 Layanan Perkantoran
Pendidikan Kelautan dan Perikanan
6.104.723.000 3.271.039.125 53,58
2378.EAC Layanan Umum 34.523.000 10.499.000 30,41
2378.EAC.021 Layanan Umum Pendidikan Kelautan dan Perikanan
34.523.000 10.499.000 30,41
TOTAL ANGGARAN 15.719.494.000 4.629.690.439 29,45
Berdasarkan data yang diperoleh dari aplikasi e-Monev Bappenas, progres pelaksanaan kegiatan Politeknik KP Jembrana sampai dengan realisasi anggaran per 30 Juni 2021 mencapai 47,35%. Gambar 9 menunjukkan deviasi yang cukup besar antara persentase realisasi anggaran dan progres pelaksanaan program/kegiatan. Hal tersebut menunjukkan tren positif dalam pencapaian output dan efisiensi anggaran Politeknik KP Jembrana sampai dengan akhir triwulan II.
Gambar 9.Realisasi anggaran dan progres pelaksanaan kegiatan Politeknik KP Jembrana (Sumber: Aplikasi e-Monev
Bappenas, 2 Juli 2021)