3.3 Requirment Analysis
3.3.4 Skenario Use Case
Skenario : Menambah transaksi servis.
Kondisi awal : -
Kondisi akhir : Data tersimpan dalam database.
Actor : Operator (staff administrator bengkel).
Berikut iini adalah definisi use case untuk menambah transaksi servis yang akan disajikan dalam tabel 3.3.
Aktor Sistem
1. Menekan tombol daftar service
2. Menampilkan form konsumen 3. Mengisi data konsumen
4. Menekan tombol lanjut
5. Menampilkan form kendaraan 6. Mengisi data kendaraan
7. Menekan tombol lanjut
8. Menampilkan form sukucadang
9. Memilih suku cadang yang digunakan 10. Menekan tombol lanjut
11. Menampilkan form keluhan, jasa, kilometer dan detil biaya total service
12. Mengisi data keluhan, kilometer masuk , jasa , dan diskon
13. Menekan tombol pesan
14. Menyimpan dalam database 15. Menampilkan nota transaksi Tabel 3. 3 Menambah Transaksi
Skenario
Skenario : Menyimpan data konsumen.
Kondsi awal : -
Kondisi Akhir : Data konsumen akan ditampilkan dalam tabel konsumen.
Actor : Operator (staff administrator bengkel).
Berikut ini adalah definisi use case untuk menyimpan data konsumen yang akan disajikan dalam tabel 3.4.
Aktor Sistem
1. Memilih tombol daftar service
2. Menampilkan form isian data konsumen
3. Mengubah data data konsumen 4. Menekan tombol simpan
5. Sistem akan menyimpan data konsumen
6. Sistem akan menampilkan data konsumen dalam tabel
Tabel 3. 4 Menyimpan Data Konsumen
Skenario
Skenario : Mengedit data konsumen.
Kondsi awal : -
Kondisi Akhir : Data konsumen akan ditampilkan dalam tabel konsumen.
Actor : Operator (staff administrator bengkel).
Berikut ini adalah definisi use case untuk mengubah data konsumen yang akan disajikan dalam tabel 3.5.
Aktor Sistem 1. Memilih tombol daftar service
2. Menampilkan form isian data konsumen
3. Mengubah data data konsumen 4. Menekan tombol update
5. Sistem akan mengupdate data konsumen
6.Sistem akan menampilkan data konsumen dalam tabel
Tabel 3. 5 Mengedit Data Konsumen
Skenario
Skenario : Menyimpan data motor.
Kondsi awal : Form data konsumen telah terisi.
Kondisi Akhir : Data motor akan ditampilkan dalam tabel motor.
Actor : Operator (staff administrator bengkel).
Berikut ini adalah definisi use case untuk menyimpan data motor yang akan disajikan dalam tabel 3.6
Aktor Sistem
1. Menekan tombol lanjut pada form konsumen
2. Menampilkan form data kendaraan 4. Mengisi data kendaraan secara lengkap
5. Menekan tombol simpan
6. Sistem akan menyimpan data motor dengan kode konsumen yang telah diisikan
7. Sistem akan menampilkan data kendaraan dalam tabel
Tabel 3. 6 Menyimpan Data Motor
Skenario
Skenario : Mengubah data motor.
Kondsi awal : Form data konsumen telah terisi.
Kondisi Akhir : Data motor baru akan ditampilkan dalam tabel motor.
Actor : Operator (staff administrator bengkel).
Berikut ini adalah definisi use case untuk mengubah data motor yang akan disajikan dalam tabel 3.7.
Aktor Sistem
1. Menekan tombol lanjut pada form konsumen
2. Menampilkan form data kendaraan 3. Mengubah data kendaraan secara lengkap
4. Menekan tombol update
5. Sistem akan mengupdate data motor
6. Sistem akan menampilkan data kendaraan baru dalam tabel Tabel 3. 7 Mengedit Data Motor
Skenario
Skenario : Menambah data suku cadang.
Kondisi awal : Dalam menu ubah data (data suku cadang).
Kondisi akhir : Data stok suku cadang baru ditampilkan dalam tabel suku cadang.
Actor : Operator (staff administrator bengkel).
Berikut ini adalah definisi use case untuk menambah data suku cadang yang akan disajikan dalam tabel 3.8.
Aktor Sistem
1. Sistem menampilkan form suku cadang
2. Mengisi data suku cadang secara lengkap 3. Menekan tombol simpan
5. Data suku cadang baru akan tersimpan
6. Data suku cadang ditampilkan dalam tabel suku cadang
Tabel 3. 8 Menambah Data Suku Cadang
Skenario
Skenario : Merubah data suku cadang.
Kondisi awal : Dalam menu ubah data (data suku cadang).
Kondisi akhir : Data update suku cadang ditampilkan dalam tabel suku cadang.
Actor : Operator (staff administrator bengkel).
Berikut ini adalah definisi use case untuk merubah data suku cadang yang akan disajikan dalam tabel 3.9.
Aktor Sistem
1. Sistem menampilkan form suku cadang
2. Memilih data suku cadang yang akan diupdate
3. Mengubah data suku cadang secara lengkap
4. Menekan tombol update
5. Data suku cadang akan terupdate 6. Data suku cadang ditampilkan dalam tabel suku cadang
Tabel 3. 9 Update Data Suku Cadang
Skenario
Skenario : Menambah data Jenis suku cadang.
Kondisi awal : Dalam menu ubah data (data jenis suku cadang).
Kondisi akhir : Data jenis suku cadang baru ditampilkan dalam tabel jenis suku cadang.
Actor : Operator (staff administrator bengkel).
berikut ini adalah definisi use case untuk menambah data jenis suku cadang yang akan disajikan dalam tabel 3.10.
Aktor Sistem
1. Sistem menampilkan form jenis suku cadang
2. Mengisi data jenis suku cadang secara lengkap
3. Menekan tombol simpan
4. Data jenis suku cadang baru akan tersimpan
5. Data jenis suku cadang ditampilkan dalam tabel suku cadang Tabel 3. 10 Menambah Data Jenis Suku Cadang
Skenario
Skenario : Merubah data jenis suku cadang.
Kondisi awal : Dalam menu ubah data (data jenis suku cadang).
Kondisi akhir : Data update jenis suku cadang ditampilkan dalam tabel jenis suku cadang.
Actor : Operator (staff administrator bengkel).
berikut ini adalah definisi use case untuk merubah data jenis suku cadang yang akan disajikan dalam tabel 3.11.
Aktor Sistem
1. Sistem menampilkan form jenis suku cadang
2. Memilih data jenis suku cadang yang akan diupdate
3. Mengubah data jenis suku cadang secara lengkap
4. Menekan tombol update
5. Data jenis suku cadang akan terupdate
6. Data jenis suku cadang ditampilkan dalam tabel jenis suku cadang
Tabel 3. 11 Mengupdate Data Jenis Suku Cadang
Skenario
Skenario : Menambah data jenis motor
Kondisi awal : Dalam menu ubah data (data jenis motor)
Kondisi akhir : Data jenis motor baru ditampilkan dalam tabel jenis motor Actor : Operator (staff administrator bengkel)
berikut ini adalah definisi use case untuk menambah data jenis motor yang akan disajikan dalam tabel 3.12.
Aktor Sistem
1. Sistem menampilkan form jenis motor
2. Mengisi data jenis motor secara lengkap 3. Menekan tombol simpan
4. Data jenis motor baru akan tersimpan
5. Data jenis motor ditampilkan dalam tabel jenis motor
6. Menekan tombol tambak sk motor
7. Menampilkan form sk motor 8. Menambahkan data sk motor
9. Data sk motor tersimpan
10. Data sk motor ditampilkan dalam tabel sk motor
Tabel 3. 12 Menambah Data Jenis Motor
Skenario
Skenario : Merubah data jenis motor.
Kondisi awal : Dalam menu ubah data (data jenis motor).
Kondisi akhir : Data update jenis motor ditampilkan dalam tabel jenis suku cadang.
Actor : Operator (staff administrator bengkel).
berikut ini adalah definisi use case untuk merubah data jenis motor yang akan disajikan dalam tabel 3.13.
Aktor Sistem
4. Menekan tombol update
5. Data jenis motor akan terupdate 6. Data jenis motor ditampilkan dalam tabel jenis motor
Tabel 3. 13 Mengupdate Data Jenis Motor
Skenario
Skenario : Menambah data merek.
Kondisi awal : Dalam menu ubah data (data merek).
Kondisi akhir : Data merek baru ditampilkan dalam tabel merek.
Actor : Operator (staff administrator bengkel).
berikut ini adalah definisi use case untuk menambah data merek yang akan disajikan dalam tabel 3.14.
Aktor Sistem
1. Sistem menampilkan form merek 2. Mengisi data merek secara lengkap
3. Menekan tombol simpan
4. Data merek baru akan tersimpan
5. Data merek ditampilkan dalam tabel merek
Tabel 3. 14 Menambah Data Merek
Skenario
Skenario : Merubah data merek.
Kondisi awal : Dalam menu ubah data (data merek).
Kondisi akhir : Data update merek ditampilkan dalam tabel merek.
Actor : Operator (staff administrator bengkel).
berikut ini adalah definisi use case untuk merubah data merek yang akan disajikan dalam tabel 3.15.
Aktor Sistem
1. Sistem menampilkan form merek 2. Memilih data merek yang akan diupdate
3. Mengubah data merek secara lengkap 4. Menekan tombol update
5. Data merek akan terupdate
6. Data merek ditampilkan dalam tabel merek
Tabel 3. 15 Mengupdate Data Merek
Skenario
Skenario : Menambah data jenis jasa.
Kondisi awal : Dalam menu ubah data (data jenis jasa).
Kondisi akhir : Data jenis jasa baru ditampilkan dalam tabel jenis jasa.
Actor : Operator (staff administrator bengkel).
berikut ini adalah definisi use case untuk menambah data jenis jasa yang akan disajikan dalam tabel 3.16.
Aktor Sistem
1. Sistem menampilkan form jenis jasa
2. Mengisi data jenis jasa secara lengkap 3. Menekan tombol simpan
4. Data jenis jasa baru akan tersimpan 5. Data jenis jasa ditampilkan dalam
tabel jenis jasa Tabel 3. 16 Menambah Data Jenis Jasa
Skenario
Skenario : Merubah data jenis jasa.
Kondisi awal : Dalam menu ubah data (data jenis jasa).
Kondisi akhir : Data update jenis jasa ditampilkan dalam tabel jenis jasa.
Actor : Operator (staff administrator bengkel).
berikut ini adalah definisi use case untuk merubah data jenis jasa yang akan disajikan dalam tabel 3.17.
Aktor Sistem
1. Sistem menampilkan form jenis jasa
2. Memilih data jenis jasa yang akan diupdate 3. Mengubah data jenis jasa secara lengkap 4. Menekan tombol update
5. Data jenis jasa akan terupdate 6. Data jenis jasa ditampilkan dalam tabel jenis jasa
Tabel 3. 17 Mengupdate Data Jenis Jasa
Skenario
Skenario : Mengubah data pesanan servis.
Kondisi awal : Sudah melakukan transaksi servis.
Kondisi akhir : Data pesanan servis akan ditampilkan dalam nota servis.
Actor : Operator (staff administrator bengkel).
berikut ini adalah definisi use case untuk merubah data pesanan servis yang akan disajikan dalam tabel 3.18.
Aktor Sistem
1. Menekan ubah data pesanan
2. Menampilkan form isian nomor nota
3. Mengisi nomor nota yang sudah didapat dalam transaksi servis pertama
4. Menekan tombol cari
5. Menampilkan data suku cadang pesanan
6. Menambah atau mengurangi suku cadang yang digunakan
7. Menekan tombol lanjut
8. Menampilkan form keluhan, kilometer, dan jasa
9. Menambah atau mengurangi data keluhan kilometer dan jasa
10. Menghitung biaya total sukucadang, jasa dan total biaya servis
11. Menekan tombol pesan
12. Menampilkan jasper nota baru untuk pesanan servis (nota) Tabel 3. 18 Mengubah Data Pesanan Servis
Skenario
Skenario : Mengecek penjualan suku cadang.
Kondisi awal : Sudah dalam menu database.
Kondisi akhir : Menampilkan total penjualan suku cadang dalam tabel.
Actor : Operator (staff administrator bengkel).
berikut ini adalah definisi use case untuk mengecek penjualan suku cadang yang akan disajikan dalam tabel 3.19.
Aktor Sistem 1. Aktor menekan tab cek data penjualan
2. Sistem menampilkan form cek data penjualan
3. Actor memilih bulan dan tahun pada form cek data penjualan
4. Actor menekan tombol cari
5. sistem menampilkan data sesuai dengan bulan dan tahun yang di inginkan dalam tabel
Tabel 3. 19 Cek Data Penjualan
Skenario
Skenario : Mencetak nota servis.
Kondisi awal : Sudah mengisi form tambah transaksi servis.
Kondisi akhir : Menampilkan nota servis dalam jasper.
Actor : Operator (staff administrator bengkel).
berikut ini adalah definisi use case untuk mencetak nota servis yang akan disajikan dalam tabel 3.20.
Aktor Sistem
1. Aktor menekan tombol Pesan pada form transaksi servis
2. Sistem akan menampilkan jasper report untuk form nota servis
Tabel 3. 20 Mencetak Nota Servis
Skenario
Skenario : Melihat record servis.
Kondisi awal : -
Kondisi akhir : Menampilkan record transaksi servis.
Actor : Operator (staff administrator bengkel).
berikut ini adalah definisi use case untuk melibah record servis yang akan disajikan dalam tabel 3.21.
Aktor Sistem 1. Aktor menekan tombol Histori servis
2. Menampilkan table data transaksi 3. Mencari data atau memilih langsung data
yang ditampilkan dalam tabel 4. Menekan tombol detail
5. Menampilkan Detail data yang dipilih kedalam form
Tabel 3. 21 Melihat Record Servis