• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

Lampiran 8 Skenario Video Pembiasan

“PEMBIASAN”

Bagian 1

*Muncul narator yang sedang menulis “FISIKA BY CHRISTINA” dengan musik

pembuka.*

Video: * di ruang laboratorium fisika *

Narator: [Kali ini kita akan mengulas mengenai peristiwa pembiasan melalui fenomena yang terjadi di sekitar kita.]

Narator: [Kalian pasti pernahkan bermain dengan sinar laser? Tapi kalian pernah tidak mengarahkan sinar laser tersebut ke dalam air dan memperhatikan apa yang terjadi. Nah jika belum, yuk kita lihat apa yang terjadi ketika sinar laser diarahkan ke dalam air.]

*Muncul video pengenalan alat dan bahan yang digunakan dan fenomena sinar laser yang diarahkan dari atas ke ke arah kotak akuarium berisi air.*

*Muncul slide bertuliskan “Hal aneh apa yang kalian lihat?”, “Waaaa....sinar laser

membelok ketika masuk kedalam air”, dan “Benar, sinar laser yang masuk

kedalam air membelok.”*

Narator: [Temen-temen tau ngga kenapasinar laser membelok ketika masuk kedalam air? Pertama-tama kita lihat apa saja yang ada dalam peristiwa tersebut.]

*Muncul potret peristiwa sinar laser dan penggambaran cahaya dari laser*

Narator : [Di sini ada sinar dari sumber cahaya yaitu laser mengenai permukaan air yang kemudian diteruskan masuk ke dalam air.Pada dasarnya apabila di dalam gelas tidak ada air, maka posisi dari sinar yang masuk ke dalam gelas akan lurus sama seperti arah sinar laser.Disini kita gambarkan dengan garis putus-putus. Namun seperti yang kita lihat dalam videodi sana terlihat bahwa sinar yang masuk ke dalam air membelok. Dalam peristiwa ini sinar yang kita lihat akan kita sebut dengan sinar datang dan sinar bias.]

*Muncul slide penjelasan (dengan dubing tentang penjelasan): “Dimana sinar datang adalah sinar dari sumber cahaya menuju bidang batas. Kita tahu bahwa sinar merambat di suatu medium. Sinar datang ini merambat pada medium 1 yaitu medium udara. Kemudian yang disebut dengan sinar bias adalah sinar yang masuk melalui bidang batas. Sinar bias merambat di medium 2 yaitu medium air. Di antara medium 1 dan medium 2 terdapat bidang batas. Dimana bidang batas merupakan bidang yang membatasi medium 1 dengan medium 2.”*

Narator: [Mari kita menggambar konsep-konsep yang ada di dalam peristiwa sinar laser dari udara ke dalam air.]

*Menggambarkan dan menjelaskan konsep-konsep yang ada dalam peristiwa sinar laser dari udara ke air.*

Penjelasan narator ketika menggambarkan konsep-konsep:

[Ketika laser dinyalakan, maka sinar datang yang merambat di medium 1 yaitu udara menuju ke bidang batas. Kemudian ketika di dalam gelas tidak ada air, maka sinar ini akan searah dengan sinar yang datang. Kita gambar dengan garis putus-putus. Pada titik dimana sinar datang mengenai bidang batas kita buat garis tegak lurus terhadap bidang batas. Garis ini kita sebut dengan garis normal. Dari kejadian ini terbentuk 2 sudut. Sudut yang terbentuk yaitu sudut antara sinar datang dengan garis normal yang disebut dengan sudut datang (i) serta sudut yang terbentuk antara sinar bias dengan garis normal yang disebut sudut bias (r). Karena di dalam gelas terdapat air maka, sinar yang datang setelah melewati bidang batas membelok ke arah garis normal di medium 2 yaitu medium air. Jadi sinar bias di sini bergerak mendekati garis normal, sehingga terlihat di sini itu sudut yang terbentukantara sinar datang dengan garis normal yaitu sudut datang lebih besar dari sudut yang terbentuk antara sinar bias dengan garis normal yaitu sudut bias atau kita dapat menulisnya i > r.]

*Muncul slide bertuliskan “apa yang terjadi ketika sinar laser dari bawah kotak

diarahkan kedalam air.]

*Muncul video fenomena sinar laser yang diarahkan ke dalam kotak berisi airnamun dari bawah kotak.*

*Muncul side bertuliskan “Hal aneh apa yang kalian lihat?”, „Sinar laser membelok!!! Sama seperti ketika laser diarahkan dari atas kotak”, dan “Iya... benar, sama”*

Narator: [Mari sekarang kita gambar konsep-konsep yang ada dalam peristiwa sinar laser dari air ke udara.]

*Menggambarkan dan menjelaskan konsep-konsep yang ada dalam peristiwa sinar laser dari air ke udara.*

Penjelasan narator ketika menggambarkan konsep-konsep :

[Sama seperti tadi, ketika sinar laser dinyalakan, sinar datang yang merambat di medium 1 yaitu air akan menuju bidang batas. Pada titik temu antara sinar datang dengan bidang batas kita tarik kembali garis yang tegak lurus bidang batas yaitu garis normal. Ketika kita melihat kotak ini berisi penuh air, maka sinar yang ada di dalam kotak ini, maka sinar yang ada di dalam kotak ini

akan memiliki arah yang sama dengan arah sinar datang. Namun di sini hanya berisi setengah air saja, sehinga yang terjadi adalah sinar yang masuk dari bidang batas atau sinar yang keluar dari air akan menjauhi garis normal. Jadi, sinar bias ini yang merambat di medium 2 yaitu udara membelok menjauhi garis normal dan terlihat pula bawa sudut datang yang kita simbolkan dengan huruf i lebih kecil dari sudut bias yang simbolkan dengan huruf r atau. Atau dapat kita tulis i < r.]

Bagian 2

*Muncul slide bertuliskan bagian 2*

*Video penjelasan mengenaisifat-sifat sinar bias (dengan dubing tentang penjelasan).*

Penjelasannya:

Adapun sifat-sifat dari sinar bias, yaitu

1. Sinar datang dari medium kurang rapat ke medium lebih rapat dibiaskan mendekati garis normal. Dalam peristiwa ini sudut bias (r) akan lebih kecil daripada sudut datang (i).

2. Sinar datang tegak lurus bidang batas, maka akan diteruskan. Jika sinar datang tegak urus pada permukaan bidang batas(sudut datang sama dengan 90 derajat terhadap bidang datar), bagian sinar yang datang akan diteruskan tanpa berubah arah. Sinar yang datang menuju bidang batas akan mengalami pembelokan ke bawah.

3. Sinar datang dari medium lebih rapat ke medium kurang rapat dibiaskan menjauhi garis normal. Dalam peristiwa ini sudut bias (r) akan lebih besar daripada sudut datang (i).

*Video penjelasan mengenai indeks bias medium (dengan diiringi musik)*

Penjelasannya: “Peristiwa membeloknya sinar diakibatkan oleh kecepatan

rambat cahaya yang dipengaruhi oleh kerapatan mediumnya. Di dalam medium yang kurang rapat, kecepatan rambat cahaya lebih besar dibandingkan pada medium yang lebih rapat. Perbandingan cepat rambat cahaya dari dua medium tersebut selanjutnya kita sebut sebagai indeks bias. Ada 2 macam indeks bias yaitu indeks bias mutlak dan indeks bias relatif. Indeks bias mutlak adalah perbandingan cepat rambat cahaya di ruang hampa dengancepat rambat cahaya di medium tersebut. Secara matematis

dimana n: indeks bias mutlak medium

,

c: cepat rambat cahaya di ruang hampa (3 x 10m/s),v: cepat rambat cahaya di suatu medium. Indeks bias relatif (n1,2 ) merupakan perbandingan indeks bias suatu medium (n1) dengan

Narator: [Setelah kita mengetahui fenomena dan konsep-konsep yang ada di dalam video. Mari sekarang kita meneliti teori apa yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.]

*Menunjukkan kembali gambar konsep-konsep yang ada dalam peristiwa sinar laser dari udara ke air.*

Narator: [Mari kita lihat kembali gambar yang telah kita buat. Di sini sinar datang, sinar bias, dan garis normal terletak pada satu bidang datar dan ketiganya berpotongan pada satu titik. Hal ini berlaku pada semua keadaan. Dapat dilihat ketika sinar datang dari medium udara ke air sama seperti ketika sinar datang dari medium air ke udara. Bidang datar yang kita maksud disini adalah bidang dimana sinar- sinar tersebut kita gambarkan. Karena kita menggambarnya di papan tulis, maka yang kita disebut dengan bidang datar adalah papan tulis. Nah ketika kita menggambar sinar-sinar tersebut diatas kertas, maka yang kita sebut sebagai bidang datar adalah kertas.]

*Slide bertuliskan ”Peristiwa pembiasan dijelaskan dengan teori Hukum Snellius.

Nama Hukum ini diambil dari nama seorang fisikawan berkebangsaan Belanda yaitu Willeboard Snellius (menampilkan foto Willeboard Snellius). Pernyataan atas keadaan pembiasan tersebut sekarang kita kenal sebagai Hukum I Snellius atau Hukum I Pembiasan.”

*Muncul slide pernyataan (dengan diiringi musik): “Hukum I Snellius adalah

“Sinar datang, sinar bias, garis normal berada pada satu bidang datar.”*

*Menampilkan video penjelasan keterkaitan antara peristiwa pembiasan dengan Hukum II Snellius (dengan dubing penjelasan)*

Narator: [*menampilkan gambar peristiwa sinar laser dari udara ke air* Dari kenyataan yang terjadi pada fenomena sinar laser di atas tampak bahwa sinar datang dari medium 1 yaitu udara menuju medium 2 yaitu air, sinar bias bergerak membelok mendekati garis normal. *menampilkan gambar peristiwa sinar laser dari air keudara* Sedangkan ketika sinar datang dari medium 1 yaitu air menuju medium 2 yaitu udara, sinar bias bergerak membelok menjauhi garis normal. Peristiwa pembiasan kemudian dijelaskan Snellius dengan teori yang sekarang kita kenal dengan Hukum II Snellius. Pernyataan Hukum II Snellius adalah “Sinar datang dari medium kurang rapat menuju ke medium lebih rapat dibiaskan mendekati garis normal. Sebaliknya, sinar datang dari medium lebih rapat ke medium kurang

rapat dibiaskan menjauhi garis normal.”

Bagian 2

Narator: [Setelah ini kita akan meneliti sebenarnya apa sih yang yang membuat sinar tersebut membelok ketika masuk ke dalam air.]

*Video mengenai penjelasan terjadinya peristiwa pembiasan (dengan gambar dan slide show)*

*Menampilkan gambar diagram yang dialami cahaya: pemantulan & pembiasan*

Penjelasan: Seperti yang telah dipelajari dalam subab cahaya bahwa cahaya dipantulkan dan juga dibiaskan (ditransmisikan). Dibiaskan itu istilahnya ditransmisikan artinya sinar tersebut dapat diteruskan atau dibelokkan. Di sini cahaya dari sinar laser mengalami proses pembiasan. Pembiasan cahaya terjadi apabila cahaya melewati batas dua medium yang berbeda kerapatannya (misalnya udara dengan air), ditandai dengan pembelokan cahaya pada bidang batas tersebut. Cahaya dapat membelok karena pada fenomena sinar laser ini cahaya yang memiliki cepat rambat merambat dari medium udara menuju air atau sebaliknya dari air ke udara. Dimana kecepatan merambat dipengaruhi oleh indeks bias medium. Sedangkan indeks bias medium berkaitan dengan kerapatan mediumnya.Kerapatan medium merupakan perbandingan masssa medium dengan volume medium tersebut. nama lainnya adalah massa jenis.

*Menampilkan video penjelasan (dengan potret dan gambar diagram peristiwa pembiasan pada sinar laser dari udara ke air)*

Penjelasan: Lihat gambar, cahaya datang dengan sudut i dan dibiaskan dengan sudut r. Cepat rambat cahaya di medium 1 adalah v1 dan di medium

2 menjadiv2. Di sini terdapat hubungan antara cepat rambat cahaya dengan

indeks bias medium. Ketika cahaya bergerak ke suatu medium yang kerapatan mediumnya lebih rapat contohnya fenomena saat cahaya merambat dari udara ke air, maka itu artinya cahaya masuk dari medium yang indeks bias mediumnya kecil ke medium yang indeks biasnya lebih besar. Dan karena itu cepat rambat cahaya semakin berkurang, oleh sebab itu besar sudut bias yang terbentuk lebih kecil dari sudut datang (r < i), maka terlihat pada gambar, sinar bias bergerak dibelokkan mendekati garis normal.

*Menampilkan video penjelasan (dengan potret dan gambar diagram peristiwa pembiasan pada sinar laser dari air ke udara)*

Berlaku untuk kebalikannya, ketika cahaya bergerak ke suatu medium yang kerapatan mediumnya kurang rapat contohnya fenomena saat cahaya merambat dari air ke udara, maka itu artinya cahaya masuk dari medium yang indeks biasnya besar ke medium yang indeks biasnya lebih kecil. Dan karena itu cepat rambat cahaya semakin bertambah, oleh sebab itu besar sudut bias yang terbentuk lebih besar dari sudut datang (r > i), maka terlihat pada gambar sinar bias bergerak dibelokkan menjauhi garis normal.

*Menampilkan video penjelasan (dengan diiringi musik)*

Penjelasan: Snellius menjelaskan peristiwa tersebut dengan rumusan teori yang memberikan hubungan antara sudut datang dengan sudut bias pada cahaya yang melalui batas antara 2 medium yang berbeda kerapatan mediumnya.

Rumusan Hukum II Snellius yaitu perbandingan antara sinus sudut datang (i) dengan sinus sudut bias (r) selalu konstan.

Secara matematis dirumuskan menjadi dimana sehinga atau n1 sin i = n2 sin r

*Menampilkan kesimpulan mengenai point-point apa saja yang telah dipelajari bersama melalui slide show (dengan dubing dan diiringi musik)*

1. Jadi pembiasan cahaya adalah suatu peristiwa dimana cahaya diteruskan atau dibelokkan ketika merambat melalui dua medium yang berbeda kerapatannya.

2. Sinar datang adalah sinar dari sumber cahaya menuju bidang batas yang merambat di medium 1.

3. sinar bias adalah sinar yang masuk melalui bidang batas yang merambat di medium 2.

4. Bidang batas adalah bidang yang membatasi medium 1 dengan medium 2. 5. Garis normal adalah garis yang tegak lurus bidang batas. Garis ini ditarik

dari titik temu sinar datang dengan bidang batas.

6. Sudut datang (i) adalah sudut yang terbentuk antara sinar datang dengan garis normal.

7. Sudut bias (r) adalah sudut yang terbentuk antara sinar bias dengan garis normal.

8. Indeks bias mutlak medium (n) adalah perbandingan cepat rambat cahaya di ruang hampa (c = 3 x 108) dengancepat rambat cahaya di medium tersebut (v).

9. Indeks bias relatif (n1,2 ) merupakan perbandingan indeks bias suatu medium

(n1) dengan indeks bias medium lain (n2).

*Closing*

Narator : [Terimakasih sudah menyaksikan video ini. Semoga melalui video ini kaian dapat memahami lebih dalam mengenai peristiwa pembiasan.]

Dokumen terkait