• Tidak ada hasil yang ditemukan

188

Gambar 6. 23 Desain Bukaan dan Pantulan

sumber : (Irmansyah, 2009)

Material berfungsi sebagai pemantul yang menyebarkan cahaya dari luar bangunan ke dalam. Tingkat refleksi material tersebut di tingkatkan sampai dengan tingkat rekleksi 80%. Material plafon dan dinding menggunakan cat glossy warna putih (terang), sedangkan lighthelves menggunakan material almunium di cat glossy.

Gambar 6. 24 Desain Konsep Material sumber : (Irmansyah, 2009)

Desain bukaan dan pemantulan untuk memasukkan cahaya lebih besar dilakukan dengan meberikan bukaan dan pemantulan yang di intergrasikan dengan kegiatan dan desain interiornya. Posisi pemantulan diposisikan ditas pandangan mata penghuni yaitu di atas ketinggian 2,1 m dengan

Gaambmbar 6. 23 Dessainn Bukaan dann PPaantulan

sumber : (Irmmansyah, 202009)9) M

M

Mataerial berfungsii sesebabagagai pemmantntul yaang g memenyebararkakan n ccahaya dari luarr bangunan keke e

da

daalam. Tinnnggkat refleksi material terrsesebubutt didi tingkattkkan n sasamppaiaiddengan tingkat rekleksi80%. MaMaatteriaaal

plafonnn daanan ddinindidingng mmenenggggununakakan cat glossy warna putitihh (t(tereranang)g), sesedadangngkakaan lililiggghthelveveess

m me

m nggunakakak nnmamateteriririalalalaaalmlmlmunium di cat glololosssss y.

Gambar 6. 244DDDessaaain Konsep Material

189 tujuan menghindari silau dari hasil pantulan. Material furniture kayu untuk meja TV, meja lampu tidur tidak mengguanggu pemantulan oleh lightshelves, dinding dan plafond.

Gambar 6. 25 Desain Pemilihan furniture sumber : (Irmansyah, 2009)

Desain pemilihan furniture menggunakan warna – warna terang dan permukaan halus sehingga mampu memantulkan cahaya secara maksimal serta menggunakan prabot yang flesibel seperti kasur yang bisa dilipat atau dibalik.

Ga

Gambar 6. 25 Deesaain Pemilihan fufurnniture

sumber : (Irmmansyah, 200009))

Deeesain pemilihaann fufurnrniture meengnggug naakaan wwarnrna – warnrna a teterang dan pererrmukaan halallususs

s se

sehingga mmmampu memantulkan ccahahayaya a sesecaarra mmaaksisimaall ssertrtaa menggunakan prabotott yang flesesesibeeel

190

DAFTAR PUSTAKA

x 40Z0, A. (2005). Rusunami Kelurahan Lebak Siliwangi Bandung. ITB. bandung: ITB.

x anonim. (2008). EFEKTIVITAS DAN KUALITAS PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN.

rusunawa .

x ATMAJA, M. K. (2001). DESAIN ULANG RUMAH SUSUN PEKUNDEN. UNDIP (p. 1).

SEMARANG: undip.

x Ching, D. (2010). Form, Space, and Order. USA: Wiley.

x Daniel E. William W. Orr and Donald Waston, FAIA. (2007). Sustainable Desaign. USA:

John wiley & Sons, Inc.

x Mangunwijaya, Y. (1980). Pasal - Pasal Pengantar Fisika Bangunan. Jakarta: Gramedia

Jakarta.

x Mattulada, P. D. (1994). In Lingkungan Hidup Manusia (p. 18). Jakarta: Pustakaa Sinar

Harapan.

x Mediastika, C. E. (2012). Hemat Energi & Lestari Lingkungan melalui Bangunan.

Yogyakarta: Penerbit Andi.

x Permukiman, K. C. (2010, Desember). Buletin Cipta Karya. Rusunama, untuk mengurangi,

bukan menambah kekumuhan , p. 9.

x Perumahan, D. P. (2013, September Sabtu). rusunawa. Retrieved from bit.ly/rusunawa. x Pujiastuti, L. (1997/1998). Kualitas udara dalam ruang. DIKTI.

x Suparno. (2008). Menggambar Teknik Bangunan. Jakarta: Departemen Pendidikan

Nasional.

x UMUM, M. P. (2007). PEDOMAN TEKNIS PEMBANGUNAN RUMAH SUSUN SEDERHANA

BERTINGKAT TINGGI. INDONESIA: MENTERI PEKERJAAN UMUM.

x Wiseso, B. R. (Januari 2000). Munuju Desain Yang Sadar Lingkungan dengan Konsep

Sustainable Architecture. In KILAS (p. 6). Jurnal Asitektur UI.

x Wong, W. (1977). Beberapa Asas Merancang Trimatra. Bandung: ITB.

x X. Loncour, A. D. (Oktober 2004). Ventilated Double Facades. Belgian Building Researh

Institute , 8.

x Yudohusodo, I. S. (1991). Rumah Untuk Seluruh Rakyat. Jakarta: INKOPPOL, Unit

Percetakan Bharakerta.

x 40Z0, A. (2005). Rusunununaaami Kelurahan Lebak SiliwangiiBaBaBandung. ITB. bandung: ITB. x anonim. (200008)8)8). EFEKTIVITAS DAN KUALITAS PEMBAANGNGNGUNAN RUMAH SUSUN.

rusunawawawa .

x ATMAMAMAJA, M. K. (2(2(20000001)1)1)... DESAAAIINN UUULALLANGNGNG RRRUMUMUMAHAHH SSSUSUSUSUNUNUN PEKUNDEEEN.NN UNDIPP (p. 1). S

S

SEMARANGNGNG: undip.pp x

x

x Ching,g,, DDD. (2(2(20101010).Foormrmrm, SpS ace, and Ordder. USA: Wiley.y

x DaDaanininielelel EE. Willllliaiaiam WW. Orr and Donaldd Waston, FAIA. (2020070 ).) SuSS staiinananablblble e e DeDeDesaign. USA:

Jo

Jo

Johnhnhn wileyeyey&& Sons, Incc.

x

x

x Manguununwijaya, Y. (19800).) Pasal - Paasaal Pengantaarr FFisika Bangunan.n Jakararartatata::: GrGrGamaa ediaiaia

Jakakaartrta.a x

x

x Maaattulada, PP.. D.D. (1994). In LiLngngkunggann Hidupup MManusia (p. 118)8). JJakarta: PPPustaaakakakaaaa Sinaaar

H Ha

Harapan.

x MMeM diastika, C. E. (2012)2). . HeHemmat Energigi && LLeestari Lingkungan melalului Bangngunang nn.

Y Yo

Yogygyakakarartata::PePenenerbrbititAAnddii.

x Permmukukimimananan,,K.K.K CCC..(2(2(201010100,0,DDDese emmmbebb r). Buleeetitintin Ciptptptaaa KaKaKaryryyaa.a. RusuRuRususunananamama, untuk mengurun rrananangigigi,

bukan menambah kekumuhan , p. 9.9

x Perumahan, D. P. (2013, September Sabtu).rusunawa. Retrieved from bit.ly/rusuuunnnawawawa. x

x

x PuPuPujijijiasastututiti,i,LLL.(((191919979797/1/1/19999998)8)8).. KuKuKualalalitititasasasudara dalalamamamrrruauauangngng.. DIDIDIKTKTKTI.I.I. x

x SuSS parno. (2000080808).).). MengMM ngnggagaambar TekTTekeknininik k k BBangggununnanann. JJJakakakartaarartata:: Departemennn PPPenennddidikan

Na Na

N isisionononalalal.

x UMUM, M. P. (2007). PEDOMAN N N TTEKNIS PPEEME BANGUNAN RUMAH SUSUN SEDERHANA

BERTINGKAT TINGGI. INDONEESE IA: MENTERRRI PEKERJAAN UMUM.

x Wiseso, B. R. (Januari 2000). MMuM nuju Desssaain Yang Sadar Lingkungan dengan Konsep Sustainable Architecture. In KILASS(((p.p 6). Juuurnal Asitektur UI.

x Wong, W. (1977). Beberapa Asas Merrranncccang Trimatra. Bandung: ITB.

191

x Lang, Jon. 1987. Creating Architectural Theory : The Role of the Behavioral Sciences in

Environmental Design. Van Nostrand Reinhold Company: New York.

x Lang, Jon. 1994. Urban Design : The American Experience. Van Nostrand Reinhold

Company: New York.

x Neufert, Ernst, Terjemahan Ir. Sjamsu Amril. 1989. Data Arsitektur Jilid 1. Penerbit x Erlangga: Jakarta.

x Neufert, Ernst, Terjemahan Ir. Sjamsu Amril. 1989. Data Arsitektur Jilid 2. Penerbit

Erlangga: Jakarta.

x Patterson, Terry L. 2002. Architect’s Studio Handbook. McGraw-Hill : New York. x Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Yogyakarta Tahun 2010-2029.

x Tangoro, Dwi. 1999. Utilitas Bangunan. Penerbit Universitas Indonesia : Jakarta.

x White, Edward T., Terjemahan Aris k Onggodiputro. 1985. Perancangan Tapak. Penerbit

Intermatra : Bandung.

x White, Edward T., Terjemahan Sri Rahayu. 1986. Tata Atur: Pengantar Merancang

Arsitektur. Penerbit ITB : Bandung.

x Erlangga: Jakarta.

x Neufert, Ernst, TeTeerjrjrjeemahan Ir. Sjamsu Amril. 1989. DaDaData Arsitektur Jilid 2. Penerbit Erlangga: Jaaakakakarta.

x Pattersososon, Terry L. 2002. Archittteeect’t’’sss StStStudddioioioHHHananandbbbook.ooookk McGraw-Hill : NNNewewew York. x ReReRenncana Tata RuaaangngngWWWiililayaa ah KKKota Yogyakarrttata TTTahahahununun2220101010-0-0-202 29.

x Tangoro,,DDDwiwiwi...1999. UtilitasssBBBanananggugunanan.n.PPenenererbibibitt tUnUnUniviiversitas Indonenenesisisia aa: Jakarta.

x Whhhititite,ee EEEdwdwdward T.T.., , TTeTerjemahan Aris k Onggodiputro. 199858585. . PeP rancccanangaangagannn Tapak. PPPenerbit

In In

Intetetermrmrmaaatra : BBBaandungg.

x WWhite, EW EEddward T., TeTerjrjemahan Sri RRahayu. 1986.6. Tata Atur: PePePengannntatatarr r MeMM rancananang

Dokumen terkait