• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

3) Soal Posttest

Soal posttest dalam penelitian ini divalidasi melalui lembar validasi. Kemudian soal dikonsultasikan ke validator untuk menghasilkan soal yang baik dan sesuai dengan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Pakar yang terlibat dalam validasi soal ini ada 2 orang yaitu dosen Tadris Matematika IAIN Raden Fatah Palembang dan guru matematika di SMA „Aisyiyah 1 Palembang.

Berdasarkan hasil validasi pakar tersebut terlihat bahwa setiap aspek validasi soal posttest terhadap kemampuan pemecahan

masalah matematika siswa dinyatakan valid dengan rata-rata skor yang didapat adalah 4,00. Maka soal posttest dinyatakan valid.

b. Deskripsi Pembelajaran pada Kelas Eksperimen 1. Pertemuan Pertama di Kelas Eksperimen

Untuk tahap pelaksanaan yaitu pada pertemuan pertama yang dilaksanakan pada hari kamis tanggal 08 mei 2014 yang berlangsung padak pukul 09.55 sampai 11.15 WIB. Peneliti menyampaikan pokok-pokok materi perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku, selanjutnya dimulai proses pembelajaran dengan tahap-tahap sebagai berikut :

Tahap Pertama : Orientasi

Peneliti mengkondisikan siswa pada posisi siap untuk mengikuti pembelajaran. Kemudian peneliti menjelaskan tentang model Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB) dan cara pelaksanaanya. Kemudian peneliti menyampaikan tujuan pembelajaran dan indikator yang harus dicapai siswa yaitu siswa dapat mengidentifikasikan pengertian perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku dan siswa dapat mementukan nilai perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku. Setelah itu peneliti memotivasi siswa dengan mengemukakan bahwa materi yang akan dipelajari sangat bermanfaat.

Kegiatan selanjutnya, peneliti membentuk kelompok yang masing-masing kelompok berjumlah 6 - 7 orang siswa dan terbentuklah 6 kelompok, dimana pada saat pembentukan kelompok tersebut peneliti mengkoordinasi siswa untuk tertib namun sebagian siswa ada yang sulit diatur, sehingga sedikit menimbulkan kegaduhan dikelas, tetapi peneliti segera mengatasinya sehingga kegaduhan itu tidak berlangsung lama. Kemudian peneliti memotivasi siswa agar mengingat kembali tentang teorema Pythagoras, untuk materi yang akan kita pelajari yaitu perbandingan trigonometri.

Gambar 8. Para siswa setelah dibagi dalam beberapa kelompok pada kelas eksperimen

Tahap Kedua : Pelacakan

Peneliti mengimbau agar semua kelompok membuka buku panduan mereka pada pokok bahasan perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku. Kemudian peneliti memberikan pertanyaan mengenai pengertian dari perbandingan trigonometri,

kemudian dari kelompok 4 yang diwakili oleh salah satu siswa perbandingan trigonometri adalah perbandingan antara panjang sisi segitiga siku-siku. Kemudian peneliti memberi kembali memberi pertanyaan mengenai ada berapa sisi pada segitiga siku- siku dan apa saja sisi-sisinya, kemudian ada beberapa kelompok yang mengacungkan tangannya untuk menjawab, peneliti mempersilakan kepada kelompok 1 yang diwakili oleh salah satu siswa untuk menjawabnya yaitu ada 3 sisi, yaitu sisi depan sudut, sisi samping sudut, dan sisi miring. Peneliti mengajak interaksi pada kelompok lainnya untuk menanggapi apakah jawaban dari kelompok 1 benar ?. Kemudian peneliti melanjutkan tahap ketiga dari proses pembelajaran yang berlangsung.

Tahap Ketiga : Konfrontasi

Peneliti memberikan permasalahan yang berupa soal pertanyaan yaitu sebutkan dan jelaskan apa saja perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku?, setelah pertanyaan dibacakan semua kelompok membaca buku panduanya, kemudian selang beberapa detik, ada salah satu siswa dari kelompok 3 yang diwakili oleh salah satu siswa menjawab perbandingan trigonometri ada sin, cos, tangen terus cosec, secan, sama cotangen. Kemudian peneliti meminta siswa tersebut menjelaskan mengenai apa perbandingan yang membentuk nilai sin, cos, dan tan?, dan salah satu siswa menjawab kalau sin nilai perbandingan

dari sisi depan dengan sisi miring, cos nilai perbandingan dari sisi samping dengan sisi miring, nah kalu tangen nilai perbandingan dari sisi depan dengan sisi samping. Kemudian ada siswa yang bertanya dari kelompok 5 yang diwakili oleh salah satu siswa yang menanyakan bagaimana nilai perbandingan dari cosec, secan dan cotangen, peneliti memberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan dari temannya. Karena tidak ada satu siswa yang bisa menjawabnya, akhirnya peneliti menjawab bahwa untuk nilai cosec itu kebalikan dari perbandingan nilai sin yaitu sisi miring dengan sisi depan, kemudian sec itu kebalikan dari perbandingan nilai cos, dan cotangent itu kebalikan dari perbandingan nilai tan.

Tahap Keempat : Inkuiri

Setelah selesai memberikan persoalan kepada siswa, peneliti membagikan Lembar Kerja Siswa (LKS) kepada masing- masing kelompok, kemudian meminta siswa mengerjakan soal- soal yang ada di LKS secara berkelompok. Peneliti memberi kesempatan bagi kelompok yang ingin bertanya tentang proses pengerjaan LKS apa ada yang belum jelas atau belum dipahami. Pada saat berjalanannya proses pengerjaan soal-soal ada siswa dari kelompok 2 yang diwakili oleh salah satu siswa menanyakan tentang soal nomor 2. Bagaimana cara mencari nilai sisi yang belum diketahui ?, kemudian peneliti memberi kesempatan

kepada semua kelompok siapa yang bisa menjawab pertanyaan tersebut. Kemudian dari kelompok 4 yang diwakili oleh slah satu siswa menjawab, dengan menggunakan rumus Pythagoras.. Kegiatan selanjutnya adalah peneliti mengarahkan pertanyaan dari kelompok 4 tadi dengan memberitahukan pada kelompok lainnya bahwa untuk jawaban soal berikutnya berhubungan dengan soal yang ditanyakan oleh salah satu siswa dari kelompok 4 tadi. Selama proses pengerjaan soal-soal di LKS, peneliti bertindak sebagai fasilitator pada saat siswa menanyakan dan memberikan argumentasi yang menyakinkan dari tanggapan kelompok lainnya. Dengan waktu yang telah ditentukan siswa harus selesai mengerjakan semua soal dengan tepat waktu.

Gambar 9. Siswa sedang mengerjakan LKS pada kelas eksperimen

Tahap Kelima : Akomodasi

Kegiatan selanjutnya, peneliti memberikan kesempatan bagi kelompok yang dapat menyimpulkan dan menemukan hal-

hal apa saja yang ditemukan dan dipahami tentang materi yang telah dipelajari tadi. Kemudian dari kelompok 4 yang diwakili oleh salah satu siswa menjelaskan pengertian dari perbandingan trigonometri, kemudian menyebutkan perbandingan trigonometri, lalu menjelaskan cara untuk mencari nilai sisi yang belum diketahui pada segitiga siku-siku, dan menyebutkan rumus teorema Pythagoras. Pada tahapan ini peneliti mengarahkan siswa untuk mampu mengungkapkan kembali pembahasan yang dianggap penting. Oleh karena itu, peneliti yang sebagai moderator mengajak setiap kelompok memperhatikan jawaban yang sudah mereka kerjakan apakah sudah benar atau salah.

Tahap Keenam : Transfer

Setelah selesai semua, peneliti meminta perwakilan siswa dari masing-masing kelompok untuk mengumpulkan LKS tersebut. Kemudian peneliti memberikan 2 soal untuk dikerjakan di rumah. Selanjutnya peneliti memberitahukan kepada seluruh siswa untuk mempelajari terlebih dahulu di rumah mengenai materi yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya yaitu tentang perbandingan trigonometri pada sudut istimewa.

Setelah proses pembelajaran berlangsung dan setiap kelompok sudah mengerjakan dan menyelesaikan soal-soal latihan yang ada di LKS. Diperoleh rata-rata hasil belajar siswa pada pertemuan pertama adalah 86.00.

Dokumen terkait