Kompetensi Dasar
8.5. Mengidentifikasi penggunaan Outlining Object pada corel drawII. Mengatur Tata warna
I.a. Mengatur menggunakan Color Pallete
1. Klik obyek yang diinginkan dengan menggunakan ... pada toolbox 2. Klik kanan pada salah satu warna pada bagian ...
I.b. Mengatur menggunakan Outline Flyout
1. Klik obyek yang diinginkan dengan menggunakan ... pada toolbox 2. Klik ikon ... pada Outline flyout
III. Mengatur Menggunakan Outline Style 1. Klik obyek yang diinginkan
dengan menggunakan ... pada toolbox
2. Bukalah kotak dialog ...
dengan menekan tombol F12 3. Pilih salah satu bentuk garis pada
bagian ...
4. Klik Ok
IV. Mengatur Bentuk ujung Outline 1. Klik obyek yang diinginkan
dengan menggunakan ... pada toolbox
2. Bukalah kotak dialog ...
dengan menekan tombol F12
3. Tentukan model ujung awal dan ujung akhir pada bagian ...
V. Mengatur menggunakan Corners dan Line Outline
1. Klik obyek yang diinginkan dengan menggunakan ... pada toolbox 2. Bukalah kotak dialog ... dengan
menekan tombol F12
3. Pada bagian ... dan ... pilih salah satu bentuk
VI. Mengatur menggunakan Fitur Calligraphy
1. Klik obyek yang diinginkan dengan menggunakan ... pada toolbox 2. Bukalah kotak dialog ... dengan menekan tombol F12
3. Tentukan angka pada kotak ... untuk menentukan tingkat ketebalan garis vertikal dan horisontal. Ukuran antara 0 hingga 100.
4. Isilah/pilih angka pada kotak ... untuk derajat kemiringan sudut pandang.
5. Kliklah Ok
Menentukan Fill Object
I. Menggunakan Uniform Fill
Uniform Fill secara langsung
a. Object terpilih harus dalam keadaan tertutup
b. Pilih obyek yang diinginkan dengan menggunakan ... pada toolbox c. Gunakan warna Default CMYK Pallete (yang ada disebelah kanan)
I.2. Uniform Fill menggunakan flyout
a. Pilih obyek tertutup dengan ... pada toolbox b. Klik ...
c. Klik ... atau tekan tombol Shift + F11 d. Pada kotak Uniform Fill pilih warna.
fasilitas pemilihan warna tersedia pada sub menu :
Models
Mixers
Palletes
Kotak drop down
SOFTWARE COREL 12
Kompetensi Dasar
8.6 Menerapkan fungsi transforming pada corel drawI.3. Uniform Fill menggunakan Default CMYK Pallete
a. Pilih obyek tertutup dengan ... pada toolbox b. Pilih salah satu warna yang ada pada CMYK Pallete II. Menggunakan Fountain Fill
Menggunakan Fountain Fill
1. Pilih Obyek atau kurva yang kita inginkan dengan menggunakan ….. pada toolbox 2. Pada ………… kliklah ikon ……… atau tekan tombol F11
3. Pilihlah jenis variasi yang diinginkan 4. Tekan tombol Ok
III. Menggunakan Pattern Fill
1. Pilih Obyek atau kurva yang kita inginkan dengan menggunakan ….. pada toolbox 2. Pada ………… kliklah ikon ………
3. Pada kotak dialog …….. pilih pola yang diinginkan Ada 3 macam pola yang tersedia :
2-color
Full color
Bitmap
Linier Square
Conical Radial
IV. Menggunakan Texture Fill
1. Pilih Obyek atau kurva yang kita inginkan dengan menggunakan ….. pada toolbox 2. Bukalah ………… pilihlah ………
3. Pada kotak dialog …….. pilih pola tekstur yang diinginkan
V. Menggunakan Postscript Fill
1. Pilih Obyek atau kurva yang kita inginkan dengan menggunakan ….. pada toolbox 2. Bukalah ………… pilihlah ………
3. Tentukan model postscript yang diinginkan 4. Gantilah nilai dan parameter yang sesuai
PENGGUNAAN RULER, GRID DAN GUIDELINE
I. Menggunakan Ruler
Ruler dapat diatur melalui Page Ruler atau dengan cara mendrag drawing page.
II. Menggunakan Grid
1. Klik menu ………. Kemudian pilih ………. Pada menu bar 2. Pada bagian Document pilih …….. lalu aktifkan pilihan Grid 3. Kita dapat melakukan salah satu langkah berikut :
a. Menentukan tingkat kerapatan grid : i. Masukkan nilai pada bagian ……
ii. Untuk kerapatan horizontal masukkan angka pada bagian ……….
iii. Untuk kerapatan vertical masukkan angka pada bagian ………….
b. Menentukan tampilan grid sebagai garis atau titik-titik i. Pilih option ……. Untuk grid berupa garis
ii. Pilih option ……. Untuk grid berupa titik-titik
c. Menempatkan titik-titik suatu obyek pada titik potong grid pada saat suatu obyek digeser atau dibuat pada titik tersebut beri tanda pada ……….
4. Kliklah Ok
III. Menggunakan guideline
1. Klik menu tool kemudian pilih ……….
2. Pada kotak dialog option aktifkan menu …….. lalu ………. Diakhiri dengan menu …..
3. Kita dapat melakukan salah satu langkah berikut : a. Pilih satuan pada kotak pilihan satuan
b. Ketiklah angka untuk menentukan posisi garis
c. Kliklah tombol ……. Untuk menambah guideline baru d. Kliklah tombol ………. Untuk menghapus guideline
4. Klik tombol ………… untuk memindahkan guideline pada posisi tertentu
IV. Membuat guideline diagonal
1. Kliklah menu tool, kemudian ………… pada menu bar
2. Pada kotak dialog option klik menu ………..lalu ……… diakhiri memilih menu …….
3. Lakukan salah satu pilihan :
a. Pilih bentuk koordinat pada kolom …….
Ada dua pilihan yaitu ……… dan ………….
b. Isikan angka-angka koordinat X dan Y untuk pilihan …………..
Isikan angka-angka X1,X2,Y1 dan Y2 untuk pilihan ………
c. Klik tombol ……… untuk menambah guideline d. Klik tombol ………. Untuk menghapus guideline
e. Klik tombol ……… untuk memindahkan guideline ke posisi lain 4. Klik Ok
MENAMBAHKAN EFEK PADA OBYEK
I. Menggunakan Powerclip
Komponen yang dibutuhkan adalah :
a. Content yaitu obyek yang mengisi container b. Container yaitu tempat untuk menampilkan content
1. Siapkan dua obyek dalam daerah kerja yang satu sebagai ……… yang lain sebagai ……..
2. Pilih Obyek yang akan dijadikan sebagai obyek content dengan menggunakan ………
3. Klik menu …….. lalu menu ………kemudian menu ……. Pada menubar 4. Klik obyek yang akan digunakan sebagai container
Cara mengedit tampilan Powerclip
1. Klik obyek powerclip yang sudah ada
2. Klik menu …….. kemudian ……. Dilanjutkan menu……… pada menu bar 3. Edit obyek content hingga menghasilkan bentuk dan posisi yang sesuai
4. Jika telah selesai klik menu ……. Lalu ……. Kemudian ……… pada menubar
SOFTWARE COREL 12
Kompetensi Dasar
8.7. Mengelola gambar dengan menggunakan Special Effect pada Corel drawCara memisahkan obyek-obyek yang telah diberi efek powerclip : 1. Pilih obyek yang telah diberikan efek powerclip
2. Klik menu ….. lalu menu ….. kemudian menu ……. Pada menubar
II. Menggunakan Efek Lensa
II.1. Efek Lensa Brighten
1. Sediakan dua obyek
Satu untuk obyek lensa
Yang lain sebagai obyek yang akan dikenai lensa 2. Pilih obyek yang digunakan sebagai lensa dengan …….
Pada toolbox
3. Klik menu …… kemudian menu …….. pada menu bar atau tekan tombol Alt + F3 sehingga muncul Lens Docker 4. Pada kotak ………… pilih Brighten
5. Aturlah tingkat prosentase intensitas cahaya yang diperlukan 6. Klik Apply
II.2. Efek Lensa Color Add 1. Sediakan dua obyek
Satu untuk obyek lensa
Yang lain sebagai obyek yang akan dikenai lensa
2. Pilih obyek yang digunakan sebagai lensa dengan …….
Pada toolbox
3. Klik menu …… kemudian menu …….. pada menu bar atau tekan tombol Alt + F3 sehingga muncul Lens Docker
4. Pada kotak ………… pilih Color Add
5. Aturlah tingkat prosentase intensitas cahaya yang diperlukan
6. Klik Apply
II.3. Efek Lensa Color Limit 1. Sediakan dua obyek
Satu untuk obyek lensa
Yang lain sebagai obyek yang akan dikenai lensa 2. Pilih obyek yang digunakan sebagai lensa dengan …….
Pada toolbox
3. Klik menu …… kemudian menu …….. pada menu bar atau tekan tombol Alt + F3 sehingga muncul Lens Docker 4. Pada kotak ………… pilih Color Limit
5. Aturlah tingkat prosentase intensitas cahaya yang diperlukan
6. Klik Apply
II.4. Efek Lensa Custom Color Map 1. Sediakan dua obyek
Satu untuk obyek lensa
Yang lain sebagai obyek yang akan dikenai lensa
2. Pilih obyek yang digunakan sebagai lensa dengan …….
Pada toolbox
3. Klik menu …… kemudian menu …….. pada menu bar atau tekan tombol Alt + F3 sehingga muncul Lens Docker
4. Pada kotak ………… pilih Custom Color Map
5. Aturlah tingkat prosentase intensitas cahaya yang diperlukan
6. Klik Apply
II.5. Efek Lensa Fish Eye
1. Sediakan dua obyek
Satu untuk obyek lensa
Yang lain sebagai obyek yang akan dikenai lensa
2. Pilih obyek yang digunakan sebagai lensa dengan …….
Pada toolbox
3. Klik menu …… kemudian menu …….. pada menu bar atau tekan tombol Alt + F3 sehingga muncul Lens Docker
4. Pada kotak ………… pilih Fish Eye
5. Aturlah tingkat prosentase intensitas cahaya yang diperlukan
6. Klik Apply
II.6. Efek Lensa Heat Map
1. Sediakan dua obyek
Satu untuk obyek lensa
Yang lain sebagai obyek yang akan dikenai lensa
2. Pilih obyek yang digunakan sebagai lensa dengan …….
Pada toolbox
3. Klik menu …… kemudian menu …….. pada menu bar atau tekan tombol Alt + F3 sehingga muncul Lens Docker
4. Pada kotak ………… pilih Heat Map
5. Aturlah tingkat prosentase intensitas cahaya yang diperlukan
6. Klik Apply
II.7. Efek Lensa Invert
1. Sediakan dua obyek
Satu untuk obyek lensa
Yang lain sebagai obyek yang akan dikenai lensa
2. Pilih obyek yang digunakan sebagai lensa dengan
……. Pada toolbox
3. Klik menu …… kemudian menu …….. pada menu bar atau tekan tombol Alt + F3 sehingga muncul Lens Docker
4. Pada kotak ………… pilih Invert
5. Aturlah tingkat prosentase intensitas cahaya yang diperlukan
6. Klik Apply
II.8. Efek Lensa Magnify 1. Sediakan dua obyek
Satu untuk obyek lensa
Yang lain sebagai obyek yang akan dikenai lensa
2. Pilih obyek yang digunakan sebagai lensa dengan
……. Pada toolbox
3. Klik menu …… kemudian menu …….. pada menu bar atau tekan tombol Alt + F3 sehingga muncul Lens Docker
4. Pada kotak ………… pilih Magnify
5. Aturlah tingkat prosentase intensitas cahaya yang diperlukan
6. Klik Apply
II.9. Efek Lensa Tinted Grayscale 1. Sediakan dua obyek
Satu untuk obyek lensa
Yang lain sebagai obyek yang akan dikenai lensa
2. Pilih obyek yang digunakan sebagai lensa dengan …….
Pada toolbox
3. Klik menu …… kemudian menu …….. pada menu bar atau tekan tombol Alt + F3 sehingga muncul Lens Docker
4. Pada kotak ………… pilih Tinted Grayscale
5. Aturlah tingkat prosentase intensitas cahaya yang diperlukan
6. Klik Apply
II.10. Efek Lensa Transperency 1. Sediakan dua obyek
Satu untuk obyek lensa
Yang lain sebagai obyek yang akan dikenai lensa
2. Pilih obyek yang digunakan sebagai lensa dengan …….
Pada toolbox
3. Klik menu …… kemudian menu …….. pada menu bar atau tekan tombol Alt + F3 sehingga muncul Lens Docker
4. Pada kotak ………… pilih Transparency
5. Aturlah tingkat prosentase intensitas cahaya yang diperlukan
6. Klik Apply
II.11. Efek Lensa Wireframe
1. Sediakan dua obyek
Satu untuk obyek lensa
Yang lain sebagai obyek yang akan dikenai lensa
2. Pilih obyek yang digunakan sebagai lensa dengan …….
Pada toolbox
3. Klik menu …… kemudian menu …….. pada menu bar atau tekan tombol Alt + F3 sehingga muncul Lens Docker
4. Pada kotak ………… pilih Wireframe
5. Aturlah tingkat prosentase intensitas cahaya yang diperlukan
6. Klik Apply
MEMBUAT DAN MENGGUNAKAN INTERACTIVE FILL
I. Menggunakan Interactive Fill Tool
1. Pilih obyek dengan menggunakan ………. Pada toolbox 2. Pada menu ………klik ikon …………
3. Klik dan drag mouse dari warna asal ke warna tujuan, akan terbentuk gradasi warna 4. Pilih warna yang diinginkan dengan menggunakan fasilitas ………..
II. Menggunakan Interactive Mesh Tool
1. Pilih obyek dengan menggunakan ………. Pada toolbox 2. Pada menu ………klik ikon …………
3. Klik dua kali pada suatu titik obyek untuk membuat sebuah intersection baru
4. Untuk menambah warna fill, klik salah satu intersection tersebut, lalu pilih warna gradasi yang diinginkan pada bagian …………
III. Mengolah Obyek dengan Blend III.1. Penggunaan Fitur Blend
1. Buatlah dua buah obyek, satu sebagai asal yang lain sebagai obyek tujuan 2. Klik ikon ……… pada menu ……….
3. Kliklah dan drag mouse dari obyek asal ke obyek tujuan.
III.2. Mengatur kerapatan jumlah obyek pada Fitur Blend
1. Kliklah salah satu obyek yang telah diberi efek Blend dengan pick tool
2. Pada ……… tentukan jumlah obyek Blending yang akan digunakan pada pilihan dibagian …………
3. Pilih orientasi obyek yang akan digunakan yaitu
………. Atau …………