• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV UTILITAS

5.4 Karyawan dan tingkat pendidikan

Jumlah tenaga kerja disesuaikan dengan kebutuhan agar pekerjaan dapat diselesaikan secara efektif. Diambil dari Tabel 21 Peter, M.S., K.D.,

Timmerhaus, and R.E. West., “Plant Design and Economics for Chemical Engineers”, Ed. 4th, 2003. Jumlah tenaga kerja yang direncanakan untuk pabrik Magnesium Klorida adalah:

Karyawan Shift

Tabel V.2 Perhitungan jumlah karyawan shift bagian produksi

No Nama

Operator/alat Jumlah Total Alat

1 Tangki 0,25 1 0,25

2 Gudang 0,25 1 0,25

3 Silo 0,25 1 0,25

4 Reaktor 0,5 1 0,5

5 RDVF 0,25 1 0,25

6 Evaporator 0,25 1 0,25

7 Spray Dryer 1 1 1

8 Mixer 0,5 1 0,5

9 Heater 0,25 1 0,25

10 Cooler 0,25 1 0,25

11 Condensor 0,25 1 0,25

12 Pompa 0,25 12 3

13 Blower 0,25 1 0,25

Total 7,25 =8

Tabel V.3 Perhitungan jumlah karyawan shift bagian utilitas

No. Alat Operator/alat Jumlah Total

1 Bak Air Bersih 0,25 1 0,25

2 Bak Air Rumah Tangga 0,25 1 0,25

3 Cooling Tower 0,25 1 0,25

4 Kation Exchanger 0,25 2 0,5

5 Anion Exchanger 0,25 2 0,5

6 Deaerator 0,25 1 0,25

7 Boiler 0,25 1 0,25

8 Tangki NaOH 0,25 1 0,25

9 Tangki NaCl 0,25 1 0,25

10 Tangki Kondensat 0,25 1 0,25

11 Pompa Utilitas 0,25 10 2,5

12 Tangki klorinasi 0,25 1 0,25

13 Flash Tank 0,25 1 0,25

14 Tangki Dowtherm 0,25 1 0,25

15 Furnace 0,25 1 0,25

16 Cooler Utilitas 0,25 1 0,25

17 Tangki silica 0,25 1 0,25

18 Kompresor udara 0,25 1 0,25

19 Tangki Bahan Bakar 0,25 1 0,25

20 Generator 0,25 1 0,25

TOTAL 7,75 = 8

Tabel V.4 Jumlah Tenaga Kerja QC, Control Room dan Laboratorium

Bidang Jumlah

Tenaga Kerja

Jumlah Regu

Jumlah Tenaga Kerja Total

Quality Control 2 4 8

Laboratorium 1 4 4

Control Room 1 4 4

Jumlah Tenaga Kerja 16

Tabel V.5 Jumlah karyawan shift

No. Bagian Jumlah

1. Satpam 16

2. Proses dan Utilitas 64 3. Quality Control 8

4. Laboratorium 4

5. Control Room 4

Jumlah Tenaga Kerja Total 96

Karyawan Non Shift

Tabel V.6 Jumlah karyawan non shift Jumlah Tenaga Kerja

No. Jabatan Jumlah Karyawan

A. Direktur Utama 1

1. Sekretaris Direktur Utama 1

2. Staff Direktur Utama 2

B. Direktur

1. Direktur Produksi & Teknik 1

2. Sekretaris Direktur Produksi & Teknik 1 3. Staff Direktur Produksi & Teknik 1 4. Direktur Umum & Administrasi 1 5. Sekretaris Direktur Umum & Administrasi 1 6. Staff Direktur Umum & Administrasi 1

C. Kepala Bagian (Kabag)

8. Kasi Penelitian dan Pengembangan 1

9. Kasi Humas 1

10. Kasi Keamanan 1

11. Kasi Logistik 1

12. Kasi Transportasi 1

13. Kasi Keuangan 1

Tabel V.6 Jumlah karyawan non shift (Lanjutan)

No. Jabatan Jumlah Karyawan

14. Kasi Gudang 1

15. Kasi Pembelian 1

16. Kasi Penjualan 1

17. Kasi Analisis Pasar 1

18. Kasi Perencanaan Pemasaran 1

19. Kasi Personalia 1

20. Kasi K3 1

21. Kasi Pelatihan Tenaga Kerja 1

E. Staff

8. Staff Kasi Penelitian dan Pengembangan 2

9. Staff Kasi Humas 2

10. Staff Kasi Keamanan 2

11. Staff Kasi Logistik 2

12. Staff Kasi Transportasi 1

13. Staff Kasi Keuangan 2

14. Staff Kasi Gudang 1

15. Staff Kasi Pembelian 2

16. Staff Kasi Penjualan 2

17. Staff Kasi Analisis Pasar 2

18. Staff Kasi Perencanaan Pemasaran 2

19. Staff Kasi Personalia 1

20 Staff Kasi K3 2

21 Staff Kasi Pelatihan Tenaga Kerja 1 F. Kesehatan, Driver, dan Laboran

Total Karyawan = Karyawan shift + Karyawan non shift

= 96 + 97

= 193 orang 5.5 Sistem penggajian karyawan

Sistem penggajian yang berlaku bagi para karyawan adalah sistem yang berupa gaji bulanan yang diberikan setiap awal bulan sekali dengan besarnya gaji didasarkan atas ketentuan sebagai berikut:

1. Jabatan atau Golongan 2. Tingkat Pendidikan 3. Pengalaman Kerja 4. Keahlian

Fasilitas dan jaminan sosial

Untuk meningkatkan kesejahteraan para karyawan maka perusahaan selain memberikan gaji bulanan juga memberikan fasilitas dan jaminan berikut:

a. Tunjangan istri/suami sebesar 25% dari gaji pokok b. Tunjangan anak sebesar 2 % dari gaji pokok

c. Cuti selama 12 hari tiap tahun dan mendapat uang cuti sebesar 1 bulan gaji.

Fasilitas dinas yang diberikan pada karyawan atau pimpinan perusahaaan sesuai dengan kemajuan dan keuntungan dari perusahaan.

a. Fasilitas air bersih

b. Fasilitas kesehatan bagi karyawan, istri atau suami dan anak

c. Memberikan pakaian kerja 2 buah lengkap dengan alat-alat untuk perlindungan terhadap keselamatan kerja sebanyak 1 kali dalam setahun d. Fasilitas transportasi berupa bus pegawai bagi karyawan yang rumahnya

jauh dari lokasi

e. Fasilitas peribadatan berupa masjid di lingkungan perusahaan

f. Memberikan uang bonus tiap tahun yang besarnya disesuaikan dengan keuntungan perusahaan dan memberikan uang tunjangan hari raya

g. Memberikan asuransi kepada karyawan berupa asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan, dan asuransi hari tua.

Gambar V.1 Struktur Organisasi

Direktur Utama

Direktur Direktur

Produksi dan Teknik Umum & Administrasi

Kepala Bagian Kepala Bagian

Produksi Teknik R & D Umum Administrasi Pemasaran HRD

Kepala Bagian Kepala Bagian Kepala Bagian Kepala Bagian Kepala Bagian

Seksi

Produksi Bengkel Laboratorium Humas Keuangan Analisis Pasar Personalia

Seksi Seksi Seksi Seksi Seksi Seksi

Seksi

Control Room Perawatan Litbang Keamanan Gudang Perencanaan K3

Seksi Seksi Seksi Seksi Seksi Seksi

Quality Control Logistik Pembelian Pelatihan TK

Seksi Seksi Seksi Seksi

Seksi Seksi Seksi

Utilitas Transportasi Penjualan

5.6 Evaluasi Ekonomi

Evaluasi ekonomi digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan apakah pabrik layak didirikan atau tidak. Selain dari itu untuk mengetahui apakah modal yang ditanamkan dapat kembali pada jangka waktu tertentu atau tidak, dengan demikian dapat diketahui apakah pabrik ini menarik atau tidak bagi investor.

Investasi pabrik

1. Fixed Capital Investment (FCI)

Fixed Capital Investment adalah investasi untuk mendirikan fasilitas produksi serta pembuatannya. Fixed Capital Investment yang diperlukan sebesar US$ 12.898.596 dan Rp. 225.822.589.450,-.

2. Working Capital

Working Capital adalah investasi yang diperlukan untuk menjalankan usaha / modal dari suatu pabrik selama waktu tertentu. Working Capital yang diperlukan sebesar Rp. 356.266.795.039,-.

Biaya Manufacturing 1. Manufacturing Cost

Manufacturing cost adalah biaya yang berhubungan secara langsung dengan proses produksi. Total manufacturing cost yang diperlukan sebesar Rp678.328.815.417,-.

2. General Expenses

General expenses adalah pengeluaran umum pabrik yang tidak berhubungan langsung dengan proses produksi, seperti biaya administrasi, laboratorium, dan riset. General expenses sebesar Rp 83.137.361.513,-.

Penjualan

Harga produk Magnesium Klorida adalah Rp 35.708,-.

Analisis kelayakan

1. Return on Investment (ROI)

Return on Investment adalah perkiraan keuntungan yang dapat diperoleh setiap tahun berdasarkan kecepatan pengembalian modal yang diinvestasikan. Dengan:

ROI sebelum pajak : 32,26%

ROI susudah pajak : 25,71%

2. Pay Out Time (POT)

Pay Out Time adalah waktu yang dibutuhkan (dalam tahun) untuk pengembalian modal tetap yang ditanamkan atas dasar keuntungan setiap tahun setelah ditambah dengan penyusutan. Dengan:

POT sebelum pajak : 2,36 tahun POT sesudah pajak : 2,8 tahun 3. Break Even Point (BEP)

Break Even Point adalah kondisi dimana perusahaan hanya mampu menjual (%) kapasitas produk yang dimaksud dan hasil penjualannya hanya mampu untuk membayar biaya pengeluaran total sehingga pabrik dikatakan tidak untung maupun tidak rugi. Break Even Point terjadi pada 42,01%

kapasitas.

4. Shut Down Point (SDP)

Shut Down Point adalah kondisi dimana hasil penjualan produk pada (%) kapasitas yang dimaksud hanya mampu untuk membayar Fixed Cost dan tidak mampu membayar pengeluaran yang lain sehingga lebih baik pabrik tutup. Shut Down Point terjadi pada 18,37%.

5. Discounted Cash Flow Rate (DCFR)

Discounted Cash Flow Rate merupakan besarnya perkiraan keuntungan yang diperoleh tiap tahun, didasarkan pada jumlah investasi yang tidak kembali setiap tahun selama umur ekonomis pabrik. Discounted Cash Flow Rate yang diperoleh sebesar 22,4%.

Tabel V.7 Kesimpulan Analisis Kelayakan

Analisis Hasil Tolak Ukur Sumber Pustaka ROI

DCFR 22,4% >bunga bank (5,25%) http://www.fxstreet.web.id

Gambar V.2 Grafik untuk menentukan Break Even Point (BEP)

Keterangan :

Sa = Penjualan (Sales)

Va = Biaya variabel (Variable Cost) Ra = Biaya mengambang (Regulated Cost) Fa = Biaya tetap (Fixed Cost)

SDP = Shut Down Point

BEP = Titik impas (Break Even Point)

0

BAB VI KESIMPULAN KESIMPULAN

1. Ditinjau dari teknik yang meliputi pengadaan alat-alat produksi, penerapan teknologi, bahan baku, proses produksi, hasil produksi dan tenaga kerja maka Pabrik Magnesium Klorida dengan kapasitas produksi 25.000 ton/tahun menarik untuk dikaji lebih lanjut.

2. Ditinjau dari segi ekonomi, pabrik Magnesium Klorida ini membutuhkan Fixed Capital Investment (FCI) US$12.898.596 dan Rp.

225.822.589.450,- dan Working Capital (WC) sebesar Rp.

356.266.795.039,-. Analisis ekonomi Pabrik Magnesium Klorida ini menunjukkan nilai ROI sebelum pajak sebesar 32,26% dan ROI sesudah pajak sebesar 25,71%; nilai POT sebelum pajak adalah 2,32 tahun dan POT sesudah pajak adalah 2,82 tahun, BEP sebesar 42,01% kapasitas produksi dan SDP sebesar 18,37% kapasitas produksi, dan DCF sebesar 22,4%.

Berdasarkan data evaluasi ekonomi tersebut, maka pabrik Magnesium Klorida layak untuk dikaji lebih lanjut.

DAFTAR PUSTAKA

Adams, W. H. 1958. Heat Transmission, 3rd edition. Auckland: McGraw-Hill International Book Company.

Anonim. 2017. "NIST Chemistry WebBook." www.webbook.nist.gov/chemistry.

—. 2019. PT. Krakatau Tirta Industri. https://www.krakatautirta.co.id/.

—. 2018. "PubChem." https://www.pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/.

—. 2018. www.alibaba.com. .

—. 2017. www.data.un.org.

Aries, Robert S., and Robert D. Newton. 1955. Chemical Engineering Cost Estimation. New York: McGraw-Hill Book Company.

Banier, Andre. 2015. Thermal Decomposition Of Magnesium Chloride.

International Publication WO 2015/150325. p-9

Beyecha, Ketema. 2016. Optimization and Characterization of Magnesium

Chloride Production from Magnesium Carbonate using HCl. Addis Ababa University

Blair, L. M. 1987. Process for Making N-butyl Methacrylate. United States Patent Office, London Patent 4698440 pp 1-6.

Brown, George Granger. 1987. Unit Operations. New York: John Wiley and Sons, Inc.

Brownell, Lloyd E., and Edwin H. Young. 1959. Process Equipment Design. New York: John Wiley & Sons, Inc,.

Fauconet, M. and Richard, N. 1996. Process for The Production of Alkyl (Meth)acrylate by Direct Esterification. United States Patent Office, London Patent 5510514 pp 1-12.

Fogler, H. Scott. 2004. Elements of Chemical Reaction Engineering, 3rd edition.

New Delhi: Prentice-Hall India.

Froment, Bischoff, and De Wilde. 2011. Chemical Reactor Analysis and Design, 3rd edition. Danvers: John Wiley & Sons, Inc.

Group, KLM Technology. 2011. "Layout and Spacing (Project Standards and Specifications)." In Project Engineering Standard, 1-17.

Hill Jr., Charles G., and Thatcher W. Root. 2014. Introduction to Chemical Engineering Kinetics and Reactor Design, 2nd edition. New Jersey: John Wiley & Sons, Inc.

Holman, J. P. 1989. Heat Transfer. Singapore: McGraw-Hill Book Company.

Kern, Donald Q. 1950. Process Heat Transfer. Singapore: McGraw-Hill Book Company.

Kirk, R. E., and D. F. Othmer. 1964. Encyclopedia of Chemical Technology. New York: Interscience Publisher Inc.

Levenspiel, Octave. 1999. Chemical Reaction Engineering. New York: John Wiley & Sons.

Ludwig, Ernest E. 2001. Applied Process Design for Chemical and Petrochemical Plants, Volume 3, 3rd edition. London: Gulf Professional Publishing.

McCabe, Warren L., Julian C. Smith, and Peter Harriot. 1993. Unit Operations of Chemical Engineering, 5th edition. Singapore: McGraw-Hill International Editions.

McKetta, John. 1985. Encyclopedia of Chemical Processing and Design, Vol. 30.

New York: Marcell Dekker Inc.

Mejdell. 1992. Method for Production of Magnesium Chloride.Oslo. United States Patent Office 5112584

Missen, Ronald W., Charles A. Mims, and Bradley A. Saville. 1999. Introduction to Chemical Reaction Engineering and Kinetics. New York: John Wiley &

Sons, Inc.

2002. "Peraturan Menteri Kesehatan No. 907/Menkes/SK/VII/2002 Tentang Syarat-Syarat dan Pengawasan Kualitas Air Minum."

Perry, Robert H., and Don W. Green. 1999. Perry's Chemical Engineers' Handbook 7th edition. New York: McGraw-Hill Companies, Inc.

Peters, Max S., and Klaus D. Timmerhaus. 1991. Plant Design and Economics for Chemical Engineers, 4th edition. Singapore: McGraw-Hill International Editions.

Pohanish, R. P. 2012. Toxic and Hazardous Chemical and Carsinogens. Oxford:

Elsevier Inc.

Powell, S. T. 1954. Water Conditioning for Industry. Tokyo: McGraw-Hill International Inc.

Rase, Howard F. 1977. Chemical Reactor Design for Process Plants, Volume 1:

Principles and Techniques. New York: John Wiley and Sons, Inc.

Rohm, and Haas. 2006. Industrial Grade Strongly Acidic for Catalysis and Separation Technologies. Philadelphia: Rohm and Haas Company.

Schweiltzer, P. A. 1979. Handbook of Separation Techniques for Chemical Engineer. New York: McGraw-Hill Book Company, Inc.

Sinnott, R. K. 2005. Coulson & Richardson's Chemical Engineering Design Vol.

6, 4th edition. London: Elsevier Butterworth-Heinemann.

Smith, Carlos A., and Armando B. Corripio. 1997. Principles and Practice of Automatic Process Control, 2nd Edition. New York: John Wiley & Sons, Inc,.

Smith, J. M., H. C. Van Ness, and M. M. Abbott. 2001. Introduction to Chemical Engineering Thermodynamics, 6th edition in SI Units. New York:

McGraw-Hill Companies, Inc.

Sularso, and Haruo Tahara. 2000. Pompa & Kompresor, Pemilihan Pemakaian dan Pemeliharaan. Jakarta: PT Pradnya Paramita.

Treyball, R. E. 1980. Mass Transfer Operations, 3rd edition. Tokyo: McGraw-Hill Kogakusha, Ltd.

Ulmann, 2007. “Ulmann’s Encyclopedia of Industrial Chemistry”. VCH Verlagsgesell Scahft, Wanheim, Germany.

Ulrich, G. D. 1984. A Guide to Chemical Engineering Process Design and Economics. New York: John Wiley and Sons, Inc.

Vogel,A.I.,1979, Buku Teks Analisis Anorganik Kualitatif Makro dan Semimikro Bagian 1 Edisi V, PT. Kalma Media Pustaka, Jakarta. Yaws, C. L. 1999.

Chemical Properties Handbook. New York: McGraw-Hill.

LAMPIRAN

Dokumen terkait