Pasal 7 Pekerjaan Perkerasan Jalan
5.3.0 SPESIFIKASI TEKNIS BAHAN DAN PERALATAN
5.2.3 Sistem Pengolahan Limbah
Lingkup pekerjaan pengolahan air limbah adalah pengadaan dan pemasangan tangki
dan pelatan sebagai berikut :
1. Perpipaan.
2. Tanki pengolah limbah Sewage Treatment Plant
5.3.0 SPESIFIKASI TEKNIS BAHAN DAN PERALATAN
5.3.1 Pipa dan Fitting ( sesuai BAB III “ PERPIPAAN “)
5.3.2 Sistem Air Bersih
1. Tangki Air Bawah
Tangki air berfungsi untuk menyediakan air selama jangka waktu pemakaian
sebesar pemakaian rata-rata sehari.
Tangki air harus dibuat dengan konstruksi higeinis sebagai berikut :
a. Membuat penyekat sehingga terjadi aliran air.
b. Menghilangkan sudut tajam.
c. Mencegah air tanah masuk ke dalam tangki.
d. Membuat permukaan dinding licin dan bersih.
e. Membuat manhole dengan konstruksi water tight.
Tangki air harus dibuat minimum menjadi dua bagian untuk memungkinkan
pengurasan dan perbaikan.
Untuk memperkecil volume air mati setebal 750 mm pada pipa isap pompa , maka
harus dibuat suction pit sedalam 750 mm untuk setiap tangki air.
Tangki air dipisahkan menjadi 2 buah tangki yaitu :
1) Row Water yaitu Tanki yang menampung air yang disuplai dari PDAM atau
sumber lain.
2) Clean Water yaitu tanki yang menampung dari Raw Water dan sudah melalui
filter yang siap digunakan untuk kebutuhan air bersih.
Tangki air harus mempunyai perlengkapan sebagai berikut :
a. Manhole.
b. Tangga monyet.
c. Pipa vent penghubung maupun vent ke udara luar.
d. Level indikator.
e. Pipa peluap.
f. Sleeve untuk masuk, pipa isap, pipa penguras dan kabel.
2. Sand Filter
a. Sand filter berfungsi untuk menurunkan kekeruhan air sampai 25 micrron.
b. Back wash harus dilakukan setiap hari selama 5 sampai 10 menit pada saat
beban pemakaian air surut.
c. Sand filter yang dipergunakan adalah dari jenis pressure type, multi media,
manual back wash.
d. Laju aliran maksimum adalah 9 m3/jam
e. Bahan tangki dibuat dari wound polyester, sedangkan screen dari bronze atau
stainless steel.
f. Sand filter antara lain terdiri dari :
1) tangki termasuk screen
2) filter media
3) valves
4) interconnecting piping
5) controls
6) life indicator.
3. Pompa Booster
a. Pompa Booster harus mampu memasok kebutuhan air kepada pemakai setiap
variasi laju aliran pada setiap saat secara otomatis.
b. Pompa Transfer harus mempunyai paling sedikit 3 pompa. Sedangkan laju
aliran masing-masing pompa berdasarkan standard pabrik perakit.
___________________________________________________________________________________________________________
c. Peralatan kendali untuk laju aliran sampai dengan 350 liter / menit boleh
mempergunakan flow monitor control system.
d. Setiap Pompa Booster terdiri dari peralatan sebagai berikut :
1) End suction self priming lengkap dengan motornya
2) pressure tank.
3) inlet and outlet valves.
4) check valve against water hamer.
5) inlet strainer.
6) power and control panel.
7) flow regulator.
8) pressure switch/flow monitor switch.
9) pressure gauge.
10) hydraulic connections.
11) electrical connections.
12) base frame.
5.3.3 Sistem Air Limbah
1. Perpipaan
a. Perpipaan yang dimaksud adalah perpipaan air limbah saniter, air limbah
dapur dan air hujan.
b. Jenis pipa yang digunakan dapat dilihat dalam “spesifkasi perpipaan“.
c. Perpipaan air hujan mulai dari atap atau canopy dan apabila belum ada
sampai saluran kota.
d. Perpipaan air limbah saniter mulai dari alat saniter, antara lain kloset, urinal,
lavatory dan floor dain, sampai pipa utama air kotor yang menuju ke pengolah
limbah ( STP).
2. Sumur Periksa
a. Sumur periksa harus dipasang pada setiap perubahan arah maupun setiap
jarak maksimum 20 meter pada pipa air limbah utama dalam tanah.
b. Sumur periksa harus dibuat konstruksi beton.
c. Dasar sumur bagian dalam berukuran minimal 600 x 600 mm serta harus
dibuat beralur sesuai dengan fungsi saluran yaitu, lurus, cabang dan belokan.
3. Manhole
a. Manhole terdiri dari rangka dan tutup dibuat dari besi tuang serta dilapis
dengan cat bitumen.
b. Rangka dan tutup berbentuk perangkap, sehingga setelah diisi gease akan
terbentuk penahan bau.
c. Diameter lubang untuk lewat orang sebesar minimum 600 mm, sedangkan
untuk lewat peralatan harus sesuai dengan besara peralatan tersebut.
d. Finishing permukaan manhole harus disesuaikan peruntukan lokasi.
4. Tangki Pengolahan Limbah
Tangki pengolah limbah sebelum dibuang ke saluran kota/ ke sungai
menggunakan biofiltrasi.
a. Tangki dengan kapasitas 127 m3/ hari.
b. Spesifikasi pengolah air limbah (lihat bab VI).
c. Pekerjaan pengolahan Air Limbah.
5. Floor Drain ( dan pipa air hujan termasuk pekerjaan sipil ).
a. Floor drain yang digunakan di sini harus jenis Bucket trap, water prooved
type, dengan 50 mm water seal
b. Floor drain terdiri dari :
1) Chromium plate bronze cover and ring.
2) PVC neck
3) Bitumen coated cast iron body screw outlet connection and with flange
for water proving
___________________________________________________________________________________________________________
c. Floor drain harus mempunyai ukuran :
Outlet diameter Cover diameter
2” 4”
3” 6”
4” 8”
6. Floor Clean Out
a. Floor clean out yang digunakan di sini adalah surface opening water proved
type.
b. Floor clean out terdiri dari :
1) Chromium plate bronze cover and ring heave duty type.
2) PVC neck
3) Bitumen coated cast iron body screw outlet connection and with flange
for water proving.
c. Cover and ring harus dengan sambungan ulir dilengkapi perapat karat
sehingga mudah dibuka dan ditutup.
7. Roof Drain (termasuk pekerjaan sipil)
a. Roof drain yang dipergunakan di sini harus dibuat dari cast iron dengan
konstruksi.
b. Luas yang dilewati air dari tutup roof drain ialah sebesar 2 kali luas
penamang pipa buangan.
c. Roof drain harus terdiri dari 3 bagian :
1) Bitumen coated cast iron body dengan water prooved flange.
2) Bitumen coated neck for adjustable fixing.
5.3.4 Data Peralatan
1. Pompa Transfer Air Bersih (TP 201 – 203 )
Kapasitas : 225 liter/menit
Tekanan : 58 meter
Putaran : 2900 rpm
Input Daya : 6,4 kw/380Volt/ 3phase 50 hz
Tipe : End suction Centrifugal
Jumlah : 3 unit
Operasional : 2 operasi 1 cadangan
2. Pompa Transfer Air Flush
Kapasitas : 260 liter/menit
Tekanan : 58 meter
Putaran : 2900 rpm
Input Daya : 7,45 kw/380Volt/ 3phase 50 hz
Tipe : Suction Centrifugal
Jumlah : 4 unit
Operasional : 3 Operasi 1 Cadangan.
3. Pompa Booster Air Bersih
Kapasitas : 100 liter/menit
Tekanan : 15 meter
Putaran : 2900 rpm
Input Daya : 1,1 kw/380Volt/ 3phase 50 hz
Tipe : Booster package
Jumlah : 2 unit
___________________________________________________________________________________________________________
4. Booster Air Flush
Kapasitas : 180 liter/menit
Tekanan : 15 meter
Putaran : 2900 rpm
Input Daya : 1,5 kw/380Volt/ 3phase / 50 hz
Tipe : Booster package
Jumlah : 2 unit
Operasional : Paralel Alternate.
5. Pompa Submersible Air Kotor
Kapasitas : 225 liter/menit
Tekanan : 20 meter
Putaran : 2900 rpm
Input Daya : 2,2 kw/3 80Volt/ 3phase 50 hz
Jumlah : 2 unit
Operasional : Paralel Alternate.
Dalam dokumen
Rencana Kerja Dan Syarat-syarat (Rks)
(Halaman 186-192)