1. Visi dan Misi Unimed Visi Unimed
“Menjadi universitas yang unggul di bidang pendidikan, rekayasa industri dan
budaya”.
Misi Unimed
Pernyataan Misi Universitas Negeri Medan adalah sebagai berikut:
a. Menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta kerjasama dengan berbagai instansi dalam dan luar negeri. b. Mengembangkan Unimed menjadi teaching and research institution yang
unggul.
c. Mengembangkan rekayasa industri dan teknologi yang kreatif. d. Mengembangkan budaya ilmiah dan budaya etnik, kewirausahaan. e. Membina iklim organisasi dan suasana akademik yang sehat.
2. Rasional
Dalam rangka mewujudkan visi, misi dan tujuan Universitas Negeri Medan, maka Universitas Negeri Medan harus merancang, menyusun, merumuskan standar yang mengatur tentang Dosen dan Tenaga Kependidikan yang unggul. Standar Dosen dan Tenaga Kependidikan juga dimaksudkan untuk memuaskan pemangku kepentingan dan meningkatkan daya saing Universitas Negeri Medan. Disusunnya standar dosen dan tenaga kependidikan diperlukan guna mendukung pencapaian standar isi pembelajaran, standar proses pembelajaran, standar penilaian pembelajaran, serta terkait dengan standar sarana dan prasarana pembelajaran, standar pengelolaan pembelajaran, dan standar pembiayaan pembelajaran. Proses pembelajaran akan lebih berkualitas jika dosen dan tenaga
8
kependidikan memenuhi kualifikasi dan kompetensi yang ditetapkan. Oleh sebab itu, dosen harus didorong dan difasilitasi untuk meningkatkan kualifikasi dan kompetensinya, serta menghasilkan karya ilmiah berskala nasional atau internasional.
3. Pihak Yang Bertanggungjawab
a. Ketua Senat Universitas Negeri Medan.
b. Pimpinan Universitas, Fakultas/ Pascasarjana, Jurusan, Program Studi dan Dosen yang sesuai dengan tugas, kewenangan, dan bidang keahliannya. c. Biro Akademik dan Kemahasiswaan.
d. Biro Umum dan Keuangan.
e. Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP).
4. Definisi Istilah
a. Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi melalui Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat.
b. Dosen Tetap adalah dosen yang bekerja penuh waktu yang berstatus sebagai tenaga pendidik tetap pada satuan pendidikan tinggi tertentu. c. Dosen Tidak Tetap adalah dosen yang bekerja paruh waktu yang berstatus
sebagai tenaga pendidik tidak tetap pada satuan pendidikan tinggi tertentu. d. Nomor Induk Dosen Khusus yang selanjutnya disingkat dengan NIDK adalah
nomor induk yang diterbitkan oleh Kementerian untuk dosen/instruktur yang bekerja paruh waktu atau dosen yang bekerja penuh waktu tetapi satuan administrasi pangkalnya di instansi lain dan diangkat perguruan tinggi berdasarkan perjanjian kerja.
e. Nomor Urut Pendidik yang selanjutnya disingkat dengan NUP adalah nomor urut yang diterbitkan oleh Kementerian untuk Dosen, Instruktur, dan Tutor
9
yang tidak memenuhi syarat diberikan NIDN atau NIDK.
f. Kualifikasi akademik adalah ijazah jenjang pendidikan akademik yang harus dimiliki oleh guru atau dosen sesuai dengan jenis, jenjang, dan satuan pendidikan formal di tempat penugasan.
g. Kompetensi adalah seperangkat pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang harus dimiliki, dihayati, dan dikuasai oleh guru atau dosen dalam melaksanakan tugas keprofesionalan.
h. Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, yang selanjutnya disingkat KKNI, adalah kerangka penjenjangan kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensinkerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor.
i. Sertifikasi adalah proses pemberian sertifikat pendidik untuk dosen.
j. Sertifikat pendidik adalah bukti formal sebagai pengakuan yang diberikan kepada guru dan dosen sebagai tenaga profesional.
k. Tenaga Kependidikan adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan antara lain, pustakawan, tenaga administrasi, laboran, teknisi, dan pranata teknik informasi.
l. Jabatan Akademik Dosen adalah kedudukan yang menunjukkan tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak seseorang Dosen dalam suatu satuan pendidikan tinggi yang dalam pelaksanaannya didasarkan pada keahlian tertentu serta bersifat mandiri.
m. Kompetensi adalah kemampuan yang disyaratkan bagi Dosen untuk dapat melakukan kegiatan di bidang pendidikan, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat yang menyangkut aspek pengetahuan, keterampilan dan atau keahlian, serta sikap kerja tertentu yang relevan dengan tugas dan syarat jabatan.
10
n. Satuan Kredit Semester (SKS) adalah takaran waktu belajar yang dibebankan pada mahasiswa perminggu persemester dalam proses pembelajaran memalui berbagai bentuk pembelajaran atau besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha mahasiswa dalam mengikuti kulikuler di suatu prodi.
5. Pernyataan Isi Standar
a. Dosen harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk menyelenggarakan pendidikan dalam rangka pemenuhan capaian pembelajaran.
b. Dosen harus melaksanakan tridharma perguruan tinggi dan memenuhi beban kerja dosen.
c. Tenaga kependidikan harus memiliki kualifikasi akademik sesuai dengan tugas dan fungsinya.
d. Tenaga kependidikan fungsional tertentu harus memiliki sertifikat kompetensi sesuai dengan bidang tugas dan keahliannya.
e. Pengembangan dosen dan tenaga kependidikan harus mengacu pada kebutuhan penyelenggaraan kurikulum.
f. Komposisi dosen dan tenaga kependidikan harus sesuai kebutuhan kurikulum dalam hal kualifikasi, keahlian, pengalaman, bakat, umur, status, pangkat, jabatan atau kompetensi.
g. Rekruitmen dan promosi dosen dan tenaga kependidikan harus berdasarkan azas kebutuhan, kemanfaatan, dan kelayakan yang meliputi aspek kepribadian, pendidikan, penelitian & pengabdian masyarakat.
h. Pengembangan dosen dan tenaga kependidikan harus diidentifikasi secara sistematis sesuai dengan kebutuhan kurikulum, kebutuhan lembaga, dan potensi individu.
i. Monitoring dan evaluasi (Monev) kinerja dosen dan tenaga kependidikan dilakukan setiap tahun.
11
Besar.
k. Dosen didorong dan difasilitasi berpendidikan S-3.
l. Dosen didorong dan difasilitasi untuk mengajukan jabatan fungsional Lektor Kepala.
m. Dosen didorong dan difasilitasi menulis artikel pada jurnal internasional bereputasi minimal Q-3.
n. Dosen didorong dan difasilitasi untuk melaksanakan penelitian dengan dana nasional dan internasional.
o. Dosen didorong dan difasilitasi untuk aktif menjadi keynotes speaker pada kegiatan ilmiah nasional dan internasional.
p. Dosen didorong dan difasilitasi untuk aktif menjadi visiting lecturer pada kampus luar negeri.
q. Dosen didorong dan difasilitasi untuk memperoleh HaKI.
r. Dosen didorong dan difasilitasi untuk memperoleh produk PATEN. s. Tenaga Kependidikan didorong untuk berpendidikan minimal Sarjana. t. Tenaga Kependidikan didorong dan difasilitasi untuk mengikuti diklat
peningkatan kompetensi.
u. Tenaga Kependidikan ditugaskan sesuai bidang keahliannya.
v. Tenaga Kependidikan didorong dan difasilitasi untuk menguasai TIK.
6. Strategi Pencapaian Standar
a. Pengembangan kualitas dan kuantitas dosen dan tenaga kependidikan. b. Peningkatan standar rekrutmen dosen dan tenaga kependidikan.
c. Peningkatan program pertukaran dosen (magang) secara nasional maupun internasional.
d. Peningkatan program penyegaran dosen dan tenaga kependidikan setiap tahun.
12
f. Peningkatan kualitas dosen melalui program Doktor di dalam dan luar negeri.
g. Peningkatan standar rekrutmen Dosen dan Tenaga Kependidikan.
h. Peningkatan kemampuan dosen dalam publikasi ilmiah pada jurnal bereputasi internasional.
i. Peningkatan keterlibatan dosen dalam kegiatan ilmiah internasional. j. Peningkatan aktivitas dosen dalam menghasilkan karya inovatif. k. Peningkatan kualitas Tenaga Kependidikan.
7. Indikator Pencapaian Standar
a. Persentase dosen yang berkualifikasi Guru Besar ≥ 40%. b. Persentase dosen yang berpendidikan Doktor ≥ 65%. c. Persentase dosen dengan jabatan Lektor Kepala ≥ 50%.
d. Persentase dosen yang menulis artikel pada jurnal internasional bereputasi minimal Q-3 ≥ 25%.
e. Persentase Prodi yang gagasannya (ide) digunakan secara nasional ≥ 10%. f. Persentase dosen yang melaksanakan penelitian dengan dana nasional ≥
25%.
g. Persentase dosen yang melaksanakan penelitian dengan dana internasional ≥ 5%.
h. Persentase dosen yang menjadi keynotes speaker pada kegiatan ilmiah nasional ≥ 10%.
i. Persentase dosen yang menjadi keynotes speaker pada kegiatan ilmiah internasional ≥ 5%.
j. Persentase dosen yang menjadi visiting lecturer pada kampus luar negeri ≥ 5%.
k. Persentase dosen yang memiliki HaKI ≥ 50%.
l. Persentase dosen yang memiliki produk PATEN ≥ 10%.
13
n. Persentase tenaga kependidikan yang mengikuti diklat peningkatan kompetensi ≥ 40%.
o. Persentase tenaga kependidikan yang ditugaskan sesuai dengan bidang keahlian ≥ 75%.
p. Persentase tenaga kependidikan memiliki kualifikasi akademik sesuai dengan tugas dan fungsinya ≥ 60%.
q. Persentase tenaga kependidikan fungsional tertentu yang memiliki sertifikat kompetensi sesuai dengan bidang tugas dan keahliannya ≥ 15%.
r. Persentase tenaga kependidikan yang menguasai TIK ≥ 90%.
8. Dokumen Terkait
a. Pedoman Akademik Universitas Negeri Medan. b. Pedoman Beban Kerja Dosen.
c. Manual standar dan formulir yang terkait dengan dosen dan tenaga kependidikan Universitas Negeri Medan.
9. Referensi
a. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.
b. Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
c. Permenristekdikti nomor 55 tahun 2017. d. Statuta Universitas Negeri Medan 2016. e. Renstra Universitas Negeri Medan 2016. f. Pedoman Akademik Universitas Negeri Medan.