• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II KAJIAN PUSTAKA

7. Standar Kebutuhan Ruang Perpustakaan Sekolah

Ruang yang tergolong sebagai ruang umum di dalam buku pedoman

perpustakaan disebut Ruang Perpustakaan. Bila keadaannya lengkap

dan besar, ruang perpustakaan memerlukan:

- Ruang masuk

- Ruang peminjaan/pengembalian pustaka

- Ruang baca

- Ruang penyimpanan koleksi (buku, majalah serja bahan informasi

lainnya)

- Ruang referensi (disimpan pula bahan bukan cetakan, seperti micro

film, peta, film, foto, slide, dsb)

Untuk perencanaan yang sempurna, ruangan-ruangan yang dibutuhkan

untuk kegiatan-kegiatan tersebut dapat dikelompokkan berdasarkan

pertimbangan teknis, umpamanya dari segi kegaduhan, segi

penerangan, segi suhu atau segi keamanan terhadap bahaya api.

Ruangan di perpustakaan dapat dibedakan sebagai ruangan yang:

- Tingkat kegaduhan tinggi. Umpamanya kegaduhan tidak dapat

dihindarkan di ruangan masuk, dan ruangan

peminjaman/pengembalian pustaka.

- Tingkat kegaduhan menengah. Hal ini terdapat di ruangan baca dan

ruangan penyimpanan buku, majalah serta bahan informasi lainnya.

- Tingkat kegaduhan terendah (tenang). Ketenangan ini, sebaiknya

dipelihara di ruangan belajar dan ruangan referensi.

Berdasarkan uraian diatas, maka dapat digambarkan arus dan urutan

kegiatan-kegiatan yang umumnya dilakukan di sebuah perpustakaan

seperti pada gambar 31.

Gambar 31. Arus kegiatan perpustakaan dari segi pengelolaan (Sumber: Somintardja,1977)

INTERN

Dari gambar diatas, arus dan urutan kegiatan ini disusunlah

kemungkinan-kemungkinan tata atur denahnya.

a. Ruang kerja, perabotan dan perlengkapannya

1) Ruang kerja dan gudang tidak diperuntukkan bagi pengunjung

perpustakaan melainkan untuk petugas perpustakaan.

2) Kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam ruang kerja meliputi

pengadaan koleksi, katalogisasi serta pembuatan kartu katalog,

menyiapkan bahan informasi untuk dipergunakan pemakai dan

juga pemeliharaannya (yaitu penjilidan, memperbaiki yang

rusak, dsb).

3) Perabotan dan perlengkapan yang mutlak dimiliki oleh

perpustakaan di ruang kerja:

a) Meja kerja

b) Kursi kerja

c) Rak

d) Kereta pustaka

e) Lemari kartu kardeks

f) Kotak kartu

g) Kartu katalog

h) komputer

b. Ruang perpustakaan

Ruang perpustakaan merupakan ruang dimana koleksi bahan

informasi disimpan serta disajikan kepada pengunjung

perpustakaan.

1) Sistem Layanan

Sistem layanan sebuah perpustakaan dan perawatan koleksi

a) Sistem Pola Terbuka yaitu sistem yang menggunakan

penyimpanan buku secara tumpukan terbuka dilengkapi

dengan ruang baca.

b) Sistem akses tertutup yaitu dimana si pembaca tidak dapat

mengambil sendiri melainkan harus melalui petugas dan

buku dicari melalui katalog yang tersedia.

Pada dasarnya, urutan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh

perpustakaan sekolah dapat dipisahkan ruangannya menurut skala

kegiatan itu sendiri. Urutan kegiatan dalam perpustakaan sekolah

berdasarkan kepentingan pengunjung.

a. Ruang masuk

Untuk mempersilahkan para pengunjung menitipkan tas.

Perabotan yang dibutuhkan dalam ruang masuk ialah: papan

pengumuman, rak penitipan tas.

b. Ruang penyimpan dan pengembalian pustaka (ruang sirkulasi)

Yang dimaksud dengan ruang peminjaman atau ruang sirkulasi ialah

ruang dimana pengunjung mengembalikan dan meminjam pustaka.

Yang penting untuk diperhatikan mengenai ruang ini ialah:

1) Banyak orang akan lalu lalang dan berkumpul

2) Akan terdengar kegaduhan

3) Sebagai gerbang masuk-keluar

Perabotan yang dibutuhkan di ruang sirkulasi adalah: meja sirkulasi,

c. Ruang baca

Dalam ruang ini, para pengunjung dapat bercakap-cakap, membaca

majalah, koran serta pustaka lainnya. Ruang ini tidak diperuntukkan

bagi mereka yang ingin mempelajari pustaka-pustaka (membaca

dengan tenang serta menulis). Perabotan yang dibutuhkan dalam

ruang baca ialah meja, kursi, rak Koran, rak buku-buku, lemari.

d. Ruang belajar

Ruang ini dikhususkan bagi mereka yang ingin mempelajari pustaka

(membaca, membuat catatan). Hal yang terpenting yang perlu

diperhatikan ialah segi akustik (tenang, tahan kegaduhan), dan

penerangan cahayanya. Peraboran yang dibutuhkan dalam ruang

berlajar ialah meja belajar dan kursi.

e. Ruang penyimpanan koleksi

Ialah ruang dimana bagian terbesar dari koleksi perpustakaan

itu disimpan. Ruang ini merupakan inti dari perpustakaan yang

bersangkutan. Ditinjau dari segi fungsi serta kegiatan, maka ruang

ini erat hubungannya dengan ruang baca. Oleh karena itu beberapa

perabotan dapat ditempatkan atau di ruang baca atau diruang

penyimpanan ini. Perabotan yang dibutuhkan dalam ruang

penyimpanan ialah lemari katalog, rak buku, rak buku baru, rak

majalah, rak Koran, lemari brosur.

f. Ruang referensi

Ruang referensi adalah ruang dimana tersimpan pustaka-

pustaka yang tidak boleh dipinjam ke luar ruangan. Umpamanya

utama ruang ini adalah memberi kesempatan kepada para

pengunjung untuk mempelajari, membaca serta mengutip

keterangan-keterangan yang terkandung di dalam pustaka

referensi. Perabotan yang dibutuhkan dalam ruang referensi adalah

meja dan kursi belajar, rak buku, rak buku dengan kaca.

Berbagai jenis perlengkapan perlu dipertimbangkan agar

penyusunan tata ruang perpustakaan dapat dilakukan dengan baik

dan fungsional. Dalam kaitannya dengan ruangan perpustakaan

yang didesain sesuai fungsinya, maka tabel berikut ini akan

memperlihatkan rincian sebagian standar ruangan perpustakaan

yang diperlukan.

Tabel 13. Standar Luas Ruangan Perpustakaan Sekolah (Sumber: SNI, 2009)

No Tingkatan Pendidikan Luas

1 SD/MI 56 m2

2 SMP/MTS 126 m2

3 SMK/ MAK 168 m2

Tabel 14. Standar Luas area ruang di Perpustakaan dengan sistem terbuka

No Ruangan Standar

1 Area Koleksi dan pengguna 70% dari ruang yang tersedia

2 Area staf 20% dari ruang yang tersedia

3 Area lain-lain 10% dari ruang yang tersedia

Penataan perpustakaan sangat dibutuhkan untuk

mengoptimalkan semua kegiatan di perpustakaan baik aspek

layanan maupun untk kegiatan penyiapan semua sarana dan

prasarana pendukung layanan perpustakaan. Perpustakaan pada

umumnya minimal memiliki 4empat macam ruangan, diantaranya:

1 rak (1 sisi, 5 susun, lebar 100 cm) dapat memuat 115-165

buku eksemplar buku dan jarak antar rak 100-110 cm. jadi

dapat dihitung berapa kebutuhan luas ruang yang diperlukan

untuk menempatkan rak dan dapat disesuaikan dengan bahan

pustaka yang dimiliki. Hal inipun perlu dipertimbangkan untuk

tahun-tahun yang akan datang. Atau berdasarkan buku standar

gedung dan perabot perpustakaan sekolah yang dibuat oleh

Perpusnas bahwa rumus menentukan luas ruangan adalah

b) Ruang baca

Dari beberapa pedoman bahwa untuk siswa diperkirakan

memerlukan tempat 1 yang dapat secara keseluruhan

diambil sekitar 20-30% populasi siswa.

c) Ruang pengolahan bahan pustaka dan ruang staf

Untuk melakukan aktivitas pengadaan dan pengolahan buku,

luas ruangan tergantung berapa jumlah pengelola

perpustakaan. Diperkirakan setiap petugas memerlukan 2,5 . d) Ruang sirkulasi

Ruangan ini diperlukan untuk melayani siswa dalam

peminjaman dan pengembalian buku, ruang yang diperlukan

minimal cukup untuk meletakkan meja sirkulasi dan

Dokumen terkait