137. Guru menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian yang ada dalam silabus mata pelajaran kepada orang tua siswa pada semester berjalan. A. 76% - 100% guru merancang penilaian dan menyampaikan
kepada orang tua siswa.
B. 51% - 75% guru merancang penilaian dan menyampaikan kepada orang tua siswa.
C. 26% - 50% guru merancang penilaian dan menyampaikan kepada orang tua siswa.
D. 1% - 25% guru merancang penilaian dan menyampaikan kepada orang tua siswa.
E. Tidak ada guru yang merancang penilaian.
138. Silabus mata pelajaran dilengkapi dengan indikator pencapaian kompetensi dasar (KD) dan teknik penilaian.
A. 76% - 100% silabus mata pelajaran dilengkapi indikator pencapaian KD dan teknik penilaian.
B. 51% - 75% silabus mata pelajaran dilengkapi indikator pencapaian KD dan teknik penilaian.
C. 26% - 50% silabus mata pelajaran dilengkapi indikator pencapaian KD dan teknik penilaian.
D. 1% - 25% silabus mata pelajaran dilengkapi indikator pencapaian KD dan teknik penilaian.
E. Tidak ada silabus yang dilengkapi indikator pencapaian KD dan teknik penilaian.
139. Guru mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian sesuai dengan bentuk dan teknik penilaian.
A. 76% - 100% guru mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian.
B. 51% - 75% guru mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian.
C. 26% - 50% guru mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian.
140. Guru menggunakan teknik penilaian berupa tes, pengamatan, penugasan, dan/atau bentuk lain dalam menilai siswa.
A. 76% - 100% guru menggunakan berbagai teknik penilaian. B. 51% - 75% guru menggunakan berbagai teknik penilaian. C. 26% - 50% guru menggunakan berbagai teknik penilaian. D. 1% - 25% guru menggunakan berbagai teknik penilaian.
E. Tidak ada guru yang melaksanakan penilaian.
141. Guru mengolah hasil penilaian untuk mengetahui kemajuan hasil belajar dan kesulitan belajar siswa.
A. 76% - 100% guru mengolah hasil penilaian. B. 51% - 75% guru mengolah hasil penilaian. C. 26% - 50% guru mengolah hasil penilaian. D. 1% - 25% guru mengolah hasil penilaian.
E. Tidak ada guru yang mengolah hasil penilaian.
142. Guru mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan siswa disertai balikan/komentar yang mendidik.
A. 76% - 100% guru mengembalikan hasil pekerjaan siswa. B. 51% - 75% guru mengembalikan hasil pekerjaan siswa. C. 26% - 50% guru mengembalikan hasil pekerjaan siswa. D. 1% - 25% guru mengembalikan hasil pekerjaan siswa.
E. Tidak ada guru yang mengembalikan hasil pekerjaan siswa 143. Guru memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran.
A. 76% - 100% guru memanfaatkan hasil penilaian. B. 51% - 75% guru memanfaatkan hasil penilaian. C. 26% - 50% guru memanfaatkan hasil penilaian. D. 1% - 25% guru memanfaatkan hasil penilaian.
144. Guru melaporkan hasil penilaian mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada kepala sekolah dalam bentuk laporan prestasi belajar siswa.
A. 76% - 100% guru melaporkan hasil penilaian. B. 51% - 75% guru melaporkan hasil penilaian. C. 26% - 50% guru melaporkan hasil penilaian. D. 1% - 25% guru melaporkan hasil penilaian.
E. Tidak ada guru yang melaporkan hasil penilaian.
145. Guru melaporkan hasil penilaian akhlak siswa kepada guru pendidikan agama atau wali kelas sebagai informasi untuk menentukan nilai akhir semester.
A. 86% - 100% guru melaporkan hasil penilaian akhlak siswa. B. 71% - 85% guru melaporkan hasil penilaian akhlak siswa. C. 56% - 70% guru melaporkan hasil penilaian akhlak siswa. D. 41% - 55% guru melaporkan hasil penilaian akhlak siswa.
E. Kurang dari 41% guru melaporkan hasil penilaian akhlak siswa. 146. Guru melaporkan hasil penilaian kepribadian siswa kepada guru
pendidikan kewarganegaraan atau wali kelas sebagai informasi untuk menentukan nilai akhir semester.
A. 86% - 100% guru melaporkan hasil penilaian kepribadian siswa. B. 71% - 85% guru melaporkan hasil penilaian kepribadian siswa. C. 56% - 70% guru melaporkan hasil penilaian kepribadian siswa. D. 41% - 55% guru melaporkan hasil penilaian kepribadian siswa. E. Kurang dari 41% guru melaporkan hasil penilaian kepribadian
siswa.
147. Sekolah menentukan KKM setiap mata pelajaran melalui rapat dewan guru dengan memperhatikan unsur: (1) karakteristik dan kemampuan siswa, (2) karakteristik mata pelajaran, dan (3) kondisi sekolah.
A. Memperhatikan unsur karakteristik dan kemampuan siswa, karakteristik mata pelajaran, serta kondisi sekolah melalui rapat dewan guru.
B. Memperhatikan unsur karakteristik dan kemampuan siswa serta karakteristik mata pelajaran melalui rapat dewan guru.
C. Memperhatikan unsur karakteristik dan kemampuan siswa serta karakteristik mata pelajaran tidak melalui rapat dewan guru. D. Memperhatikan unsur karakteristik dan kemampuan siswa tidak
melalui rapat dewan guru.
E. Tidak ada mata pelajaran yang ditentukan KKM-nya melalui rapat dewan guru.
148. Sekolah menetapkan kriteria ketuntasan minimal (KKM) setiap mata pelajaran.
A. 4 atau lebih mata pelajaran dengan KKM 75,00 atau lebih. B. 3 mata pelajaran dengan KKM 75,00 atau lebih.
C. 2 mata pelajaran dengan KKM 75,00 atau lebih. D. 1 mata pelajaran dengan KKM 75,00 atau lebih.
E. Tidak ada mata pelajaran dengan KKM 75,00 atau lebih. 149. Sekolah mengkoordinasikan ulangan tengah semester, ulangan akhir
semester, dan ulangan kenaikan kelas.
A. Mengkoordinasikan ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas.
B. Mengkoordinasikan ulangan akhir semester dan ulangan kenaikan kelas.
C. Mengkoordinasikan ulangan tengah semester dan ulangan kenaikan kelas.
D. Hanya mengkoordinasikan ulangan kenaikan kelas. E. Tidak pernah mengkoordinasikan ulangan-ulangan.
150. Sekolah menentukan kriteria kenaikan kelas melalui rapat. A. Melalui rapat dewan guru.
B. Melalui rapat dengan perwakilan guru-guru mata pelajaran. C. Melalui rapat dengan wali kelas saja.
D. Melalui rapat kepala sekolah dan wakil kepala sekolah. E. Hanya ditetapkan oleh kepala sekolah.
151. Sekolah menentukan nilai akhir kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kewarganegaraan dan kepribadian, estetika, serta pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan.
A. Melalui rapat dewan guru dengan mempertimbangkan hasil penilaian guru.
B. Melalui rapat dewan guru tanpa mempertimbangkan hasil penilaian guru.
C. Tanpa melalui rapat dewan guru tetapi mempertimbangkan hasil penilaian guru.
D. Ditentukan bersama wali kelas saja. E. Hanya ditetapkan oleh kepala sekolah.
152. Sekolah menyampaikan hasil penilaian setiap akhir semester kepada orangtua/wali siswa dalam bentuk buku laporan hasil belajar siswa. A. Diawali dengan penjelasan umum kepala sekolah dilanjutkan
penjelasan wali kelas dengan masing-masing orangtua/wali siswa dan siswa yang bersangkutan.
B. Diawali dengan penjelasan umum kepala sekolah dilanjutkan penjelasan wali kelas dengan masing-masing orang tua/wali siswa tanpa siswa yang bersangkutan.
C. Diawali dengan penjelasan umum kepala sekolah tetapi langsung dari wali kelas ke masing-masing orangtua/wali siswa dengan siswa yang bersangkutan.
D. Tanpa diawali dengan penjelasan umum kepala sekolah tetapi langsung dari wali kelas ke masing-masing orangtua/wali siswa tanpa siswa yang bersangkutan.
153. Sekolah melaporkan pencapaian hasil belajar tingkat satuan pendidikan kepada Dinas Pendidikan atau instansi yang berwenang.
A. Dilaporkan 1 bulan setelah akhir semester. B. Dilaporkan 2 bulan setelah akhir semester. C. Dilaporkan 3 bulan setelah akhir semester. D. Dilaporkan 4 bulan setelah akhir semester.
E. Dilaporkan lebih dari 4 bulan setelah akhir semester. 154. Sekolah menentukan kelulusan siswa sesuai kriteria kelulusan.
A. Melalui rapat dewan guru.
B. Melalui rapat dengan perwakilan guru-guru mata pelajaran. C. Melalui rapat dengan wali kelas saja.
D. Melalui rapat kepala sekolah dan wakil kepala sekolah. E. Hanya ditetapkan oleh kepala sekolah.
155. Sekolah menyerahkan surat keterangan hasil ujian akhir setiap siswa yang mengikuti ujian nasional.
A. Diserahkan 1 minggu setelah pengumuman hasil ujian. B. Diserahkan 2 minggu setelah pengumuman hasil ujian. C. Diserahkan 3 minggu setelah pengumuman hasil ujian. D. Diserahkan 4 minggu setelah pengumuman hasil ujian.
E. Diserahkan lebih dari 4 minggu setelah pengumuman hasil ujian. 156. Sekolah menyerahkan ijazah kepada setiap siswa yang telah lulus.
A. Diserahkan 1 minggu setelah blangko ijazah diterima sekolah. B. Diserahkan 2 minggu setelah blangko ijazah diterima sekolah. C. Diserahkan 3 minggu setelah blangko ijazah diterima sekolah. D. Diserahkan 4 minggu setelah blangko ijazah diterima sekolah. E. Diserahkan lebih dari 4 minggu setelah blangko ijazah diterima
157. Sekolah memiliki prestasi hasil ujian akhir yang ditunjukkan dengan persentase tingkat kelulusan tahun terakhir.
A. Tingkat kelulusan pada tahun terakhir 91% - 100%. B. Tingkat kelulusan pada tahun terakhir 81% - 90%. C. Tingkat kelulusan pada tahun terakhir 71% - 80%. D. Tingkat kelulusan pada tahun terakhir 61% - 70% . E. Tingkat kelulusan pada tahun terakhir kurang dari 61%. 158. Sekolah menentukan kelulusan siswa melalui rapat dewan guru sesuai
dengan kriteria yang berlaku.
A. Menggunakan 3 kriteria melalui rapat dewan guru B. Menggunakan 2 kriteria melalui rapat dewan guru C. Menggunakan 1 kriteria melalui rapat dewan guru D. Menggunakan kriteria lain melalui rapat dewan guru