• Tidak ada hasil yang ditemukan

STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN

Dalam dokumen Instrumen Akreditasi SDLB (Halaman 46-52)

137. Guru menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian yang ada dalam silabus mata pelajaran kepada orang tua siswa pada semester berjalan.  A. 76% - 100% guru merancang penilaian dan menyampaikan

kepada orang tua siswa.

 B. 51% - 75% guru merancang penilaian dan menyampaikan kepada orang tua siswa.

 C. 26% - 50% guru merancang penilaian dan menyampaikan kepada orang tua siswa.

 D. 1% - 25% guru merancang penilaian dan menyampaikan kepada orang tua siswa.

 E. Tidak ada guru yang merancang penilaian.

138. Silabus mata pelajaran dilengkapi dengan indikator pencapaian kompetensi dasar (KD) dan teknik penilaian.

 A. 76% - 100% silabus mata pelajaran dilengkapi indikator pencapaian KD dan teknik penilaian.

 B. 51% - 75% silabus mata pelajaran dilengkapi indikator pencapaian KD dan teknik penilaian.

 C. 26% - 50% silabus mata pelajaran dilengkapi indikator pencapaian KD dan teknik penilaian.

 D. 1% - 25% silabus mata pelajaran dilengkapi indikator pencapaian KD dan teknik penilaian.

 E. Tidak ada silabus yang dilengkapi indikator pencapaian KD dan teknik penilaian.

139. Guru mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian sesuai dengan bentuk dan teknik penilaian.

 A. 76% - 100% guru mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian.

 B. 51% - 75% guru mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian.

 C. 26% - 50% guru mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian.

140. Guru menggunakan teknik penilaian berupa tes, pengamatan, penugasan, dan/atau bentuk lain dalam menilai siswa.

 A. 76% - 100% guru menggunakan berbagai teknik penilaian.  B. 51% - 75% guru menggunakan berbagai teknik penilaian.  C. 26% - 50% guru menggunakan berbagai teknik penilaian.  D. 1% - 25% guru menggunakan berbagai teknik penilaian.

 E. Tidak ada guru yang melaksanakan penilaian.

141. Guru mengolah hasil penilaian untuk mengetahui kemajuan hasil belajar dan kesulitan belajar siswa.

 A. 76% - 100% guru mengolah hasil penilaian.  B. 51% - 75% guru mengolah hasil penilaian.  C. 26% - 50% guru mengolah hasil penilaian.  D. 1% - 25% guru mengolah hasil penilaian.

 E. Tidak ada guru yang mengolah hasil penilaian.

142. Guru mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan siswa disertai balikan/komentar yang mendidik.

 A. 76% - 100% guru mengembalikan hasil pekerjaan siswa.  B. 51% - 75% guru mengembalikan hasil pekerjaan siswa.  C. 26% - 50% guru mengembalikan hasil pekerjaan siswa.  D. 1% - 25% guru mengembalikan hasil pekerjaan siswa.

 E. Tidak ada guru yang mengembalikan hasil pekerjaan siswa 143. Guru memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran.

 A. 76% - 100% guru memanfaatkan hasil penilaian.  B. 51% - 75% guru memanfaatkan hasil penilaian.  C. 26% - 50% guru memanfaatkan hasil penilaian.  D. 1% - 25% guru memanfaatkan hasil penilaian.

144. Guru melaporkan hasil penilaian mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada kepala sekolah dalam bentuk laporan prestasi belajar siswa.

 A. 76% - 100% guru melaporkan hasil penilaian.  B. 51% - 75% guru melaporkan hasil penilaian.  C. 26% - 50% guru melaporkan hasil penilaian.  D. 1% - 25% guru melaporkan hasil penilaian.

 E. Tidak ada guru yang melaporkan hasil penilaian.

145. Guru melaporkan hasil penilaian akhlak siswa kepada guru pendidikan agama atau wali kelas sebagai informasi untuk menentukan nilai akhir semester.

 A. 86% - 100% guru melaporkan hasil penilaian akhlak siswa.  B. 71% - 85% guru melaporkan hasil penilaian akhlak siswa.  C. 56% - 70% guru melaporkan hasil penilaian akhlak siswa.  D. 41% - 55% guru melaporkan hasil penilaian akhlak siswa.

 E. Kurang dari 41% guru melaporkan hasil penilaian akhlak siswa. 146. Guru melaporkan hasil penilaian kepribadian siswa kepada guru

pendidikan kewarganegaraan atau wali kelas sebagai informasi untuk menentukan nilai akhir semester.

 A. 86% - 100% guru melaporkan hasil penilaian kepribadian siswa.  B. 71% - 85% guru melaporkan hasil penilaian kepribadian siswa.  C. 56% - 70% guru melaporkan hasil penilaian kepribadian siswa.  D. 41% - 55% guru melaporkan hasil penilaian kepribadian siswa.  E. Kurang dari 41% guru melaporkan hasil penilaian kepribadian

siswa.

147. Sekolah menentukan KKM setiap mata pelajaran melalui rapat dewan guru dengan memperhatikan unsur: (1) karakteristik dan kemampuan siswa, (2) karakteristik mata pelajaran, dan (3) kondisi sekolah.

 A. Memperhatikan unsur karakteristik dan kemampuan siswa, karakteristik mata pelajaran, serta kondisi sekolah melalui rapat dewan guru.

 B. Memperhatikan unsur karakteristik dan kemampuan siswa serta karakteristik mata pelajaran melalui rapat dewan guru.

 C. Memperhatikan unsur karakteristik dan kemampuan siswa serta karakteristik mata pelajaran tidak melalui rapat dewan guru.  D. Memperhatikan unsur karakteristik dan kemampuan siswa tidak

melalui rapat dewan guru.

 E. Tidak ada mata pelajaran yang ditentukan KKM-nya melalui rapat dewan guru.

148. Sekolah menetapkan kriteria ketuntasan minimal (KKM) setiap mata pelajaran.

 A. 4 atau lebih mata pelajaran dengan KKM 75,00 atau lebih.  B. 3 mata pelajaran dengan KKM 75,00 atau lebih.

 C. 2 mata pelajaran dengan KKM 75,00 atau lebih.  D. 1 mata pelajaran dengan KKM 75,00 atau lebih.

 E. Tidak ada mata pelajaran dengan KKM 75,00 atau lebih. 149. Sekolah mengkoordinasikan ulangan tengah semester, ulangan akhir

semester, dan ulangan kenaikan kelas.

 A. Mengkoordinasikan ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas.

 B. Mengkoordinasikan ulangan akhir semester dan ulangan kenaikan kelas.

 C. Mengkoordinasikan ulangan tengah semester dan ulangan kenaikan kelas.

 D. Hanya mengkoordinasikan ulangan kenaikan kelas.  E. Tidak pernah mengkoordinasikan ulangan-ulangan.

150. Sekolah menentukan kriteria kenaikan kelas melalui rapat.  A. Melalui rapat dewan guru.

 B. Melalui rapat dengan perwakilan guru-guru mata pelajaran.  C. Melalui rapat dengan wali kelas saja.

 D. Melalui rapat kepala sekolah dan wakil kepala sekolah.  E. Hanya ditetapkan oleh kepala sekolah.

151. Sekolah menentukan nilai akhir kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kewarganegaraan dan kepribadian, estetika, serta pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan.

 A. Melalui rapat dewan guru dengan mempertimbangkan hasil penilaian guru.

 B. Melalui rapat dewan guru tanpa mempertimbangkan hasil penilaian guru.

 C. Tanpa melalui rapat dewan guru tetapi mempertimbangkan hasil penilaian guru.

 D. Ditentukan bersama wali kelas saja.  E. Hanya ditetapkan oleh kepala sekolah.

152. Sekolah menyampaikan hasil penilaian setiap akhir semester kepada orangtua/wali siswa dalam bentuk buku laporan hasil belajar siswa.  A. Diawali dengan penjelasan umum kepala sekolah dilanjutkan

penjelasan wali kelas dengan masing-masing orangtua/wali siswa dan siswa yang bersangkutan.

 B. Diawali dengan penjelasan umum kepala sekolah dilanjutkan penjelasan wali kelas dengan masing-masing orang tua/wali siswa tanpa siswa yang bersangkutan.

 C. Diawali dengan penjelasan umum kepala sekolah tetapi langsung dari wali kelas ke masing-masing orangtua/wali siswa dengan siswa yang bersangkutan.

 D. Tanpa diawali dengan penjelasan umum kepala sekolah tetapi langsung dari wali kelas ke masing-masing orangtua/wali siswa tanpa siswa yang bersangkutan.

153. Sekolah melaporkan pencapaian hasil belajar tingkat satuan pendidikan kepada Dinas Pendidikan atau instansi yang berwenang.

 A. Dilaporkan 1 bulan setelah akhir semester.  B. Dilaporkan 2 bulan setelah akhir semester.  C. Dilaporkan 3 bulan setelah akhir semester.  D. Dilaporkan 4 bulan setelah akhir semester.

 E. Dilaporkan lebih dari 4 bulan setelah akhir semester. 154. Sekolah menentukan kelulusan siswa sesuai kriteria kelulusan.

 A. Melalui rapat dewan guru.

 B. Melalui rapat dengan perwakilan guru-guru mata pelajaran.  C. Melalui rapat dengan wali kelas saja.

 D. Melalui rapat kepala sekolah dan wakil kepala sekolah.  E. Hanya ditetapkan oleh kepala sekolah.

155. Sekolah menyerahkan surat keterangan hasil ujian akhir setiap siswa yang mengikuti ujian nasional.

 A. Diserahkan 1 minggu setelah pengumuman hasil ujian.  B. Diserahkan 2 minggu setelah pengumuman hasil ujian.  C. Diserahkan 3 minggu setelah pengumuman hasil ujian.  D. Diserahkan 4 minggu setelah pengumuman hasil ujian.

 E. Diserahkan lebih dari 4 minggu setelah pengumuman hasil ujian. 156. Sekolah menyerahkan ijazah kepada setiap siswa yang telah lulus.

 A. Diserahkan 1 minggu setelah blangko ijazah diterima sekolah.  B. Diserahkan 2 minggu setelah blangko ijazah diterima sekolah.  C. Diserahkan 3 minggu setelah blangko ijazah diterima sekolah.  D. Diserahkan 4 minggu setelah blangko ijazah diterima sekolah.  E. Diserahkan lebih dari 4 minggu setelah blangko ijazah diterima

157. Sekolah memiliki prestasi hasil ujian akhir yang ditunjukkan dengan persentase tingkat kelulusan tahun terakhir.

 A. Tingkat kelulusan pada tahun terakhir 91% - 100%.  B. Tingkat kelulusan pada tahun terakhir 81% - 90%.  C. Tingkat kelulusan pada tahun terakhir 71% - 80%.  D. Tingkat kelulusan pada tahun terakhir 61% - 70% .  E. Tingkat kelulusan pada tahun terakhir kurang dari 61%. 158. Sekolah menentukan kelulusan siswa melalui rapat dewan guru sesuai

dengan kriteria yang berlaku.

 A. Menggunakan 3 kriteria melalui rapat dewan guru  B. Menggunakan 2 kriteria melalui rapat dewan guru  C. Menggunakan 1 kriteria melalui rapat dewan guru  D. Menggunakan kriteria lain melalui rapat dewan guru

Dalam dokumen Instrumen Akreditasi SDLB (Halaman 46-52)

Dokumen terkait