STANDAR , INDIKATOR DAN TARGET 1. Standar Kopetensi Lulusan
4. Standar Penilaian
No Komponen Diskripsi Indikator StandarTarget
2015 2016 2017 2018 1 Prinsip
Penilaian Dosen harus mampu melakukan penilaiam menggunakan prinsip penilaian yang mencakup prinsip edukatif, otentik, objektif, akuntabel, dan transparan yang dilakukan secara terintegrasi.
a Dosen memberikan koreksi atas hasil ujian yang memotivasi mahasiswa agar mampu memperbaiki.
b Penilaian berorientasi pada proses belajar yang berkesinambungan yang menyangkut, sikap pengetahuan dan ketrampilan yang diwujudkan dengan nilai tugas, teset formatif, quis dan penugasan lainnya selama proses pembelajaran berlangsung.
c Penilaian dengan standar yang jelas yang disepakati antara dosen dan mahasiswa.
d Penilaian menggunkan indicator, bobot dan kriteria yang jelas, disepakati pada awal kuliah, dan dipahami oleh mahasiswa.
e Prosedur dan Hasil penilai dapat diakses oleh semua pemangku kepentingan.
2 Teknik dan
Instrumen a Teknik penilaian harus mencakup kajian atas hasil
observasi, partisipasi, unjuk kerja, tes tertulis, tes lisan, dan angket.
b Instrumen penilaian harus mencakup penilaian proses dalam bentuk rubrik dan/atau penilaian hasil dalam bentuk portofolio atau karya desain.
c Penilaian sikap dapat menggunakan teknik penilaian observasi.
d Penilaian penguasaan pengetahuan, keterampilan umum, dan keterampilan khusus dilakukan dengan memilih satu atau kombinasi dari berbagi teknik dan instrumen penilaian.
e Hasil akhir penilaian harus merupakan integrasi antara berbagai teknik dan instrumen penilaian yang digunakan.
3 Mekanisme dan Prosedur Penilaian
a Mekanisme penilaian harus didasarkan pada tahapan yang terdiri atas menyusun, menyampaikan, menyepakati tahap, teknik, instrumen, kriteria, indikator, dan bobot penilaian antara penilai dan yang dinilai
b Melaksanakan proses penilaian sesuai dengan tahap, teknik, instrumen, kriteria, indikator, dan bobot penilaian c Memberikan umpan balik dan kesempatan untuk
mempertanyakan hasil penilaian kepada mahasiswa;
d Mendokumentasikan penilaian proses dan hasil belajar mahasiswa secara akuntabel dan transparan.
e Prosedur penilaian mencakup tahap perencanaan, kegiatan pemberian tugas atau soal, observasi kinerja, pengembalian hasil observasi, dan pemberian nilai akhir.
f Prosedur penilaian pada tahap perencanaan dapat dilakukan melalui penilaian bertahap dan/atau penilaian ulang.
4 Pelaksanaan
Penilaian a Pelaksanaan penilaian harus dilakukan sesuai dengan rencana pembelajaran.
b Pelaksanaan penilaian harus dilakukan oleh: dosen pengampu atau tim dosen pengampu; dosen pengampu atau tim dosen pengampu dengan mengikutsertakan mahasiswa; dan/atau dosen pengampu atau tim dosen pengampu dengan mengikutsertakan pemangku kepentingan yang relevan.
c Pelaksanaan penilaian untuk program doctor harus menyertakan tim penilai eksternal dari perguruan tinggi yang berbeda.
d Pelaksanaan penilaian harus dilakukan sesuai dengan rencana pembelajaran.
e Pelaksanaan penilaian harus dilakukan oleh: dosen pengampu atau tim dosen pengampu; dosen pengampu atau tim dosen pengampu dengan mengikutsertakan mahasiswa; dan/atau dosen pengampu atau tim dosen pengampu dengan mengikutsertakan pemangku kepentingan yang relevan.
f Pelaksanaan penilaian untuk program doctor harus menyertakan tim penilai eksternal dari perguruan tinggi yang berbeda.
5 Pelaporan
Penilaian a Pelaporan penilaian berupa kualifikasi keberhasilan
mahasiswa dalam menempuh suatu mata kuliah yang dinyatakan dalam kisaran: a.huruf A setara dengan angka
4 (empat) berkategori sangat baik; b.huruf B setara dengan angka 3 (tiga) berkategori baik; c.huruf C setara dengan angka 2 (dua) berkategori cukup; d.huruf D setara dengan angka 1 (satu) berkategori kurang; atau e.huruf E setara dengan angka 0 (nol) berkategori sangat kurang.
b Perguruan tinggi dapat menggunakan huruf antara dan angka antara untuk nilai pada kisaran 0 (nol) sampai 4 (empat).
c Hasil penilaian harus diumumkan kepada mahasiswa setelah satu tahap pembelajaran sesuai dengan rencana pembelajaran.
d Hasil penilaian capaian pembelajaran lulusan di tiap semester harus dinyatakan dengan indeks prestasi semester (IPS).
e Hasil penilaian capaian pembelajaran lulusan pada akhir program studi harus dinyatakan dengan indeks prestasi kumulatif (IPK).
f Mahasiswa berprestasi akademik tinggi adalah mahasiswa yang mempunyai indeks prestasi semester (IPS) lebih besar dari 3,50 (tiga koma lima nol) dan memenuhi etika akademik.
g Mahasiswa program diploma dan program sarjana dinyatakan lulus apabila telah menempuh seluruh beban belajar yang ditetapkan dan memiliki capaian pembelajaran lulusan yang ditargetkan oleh program studi dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) lebih besar atau sama dengan 2,50 (dua koma lima nol).
h Kelulusan mahasiswa dari program diploma dan program sarjana dinyatakan dengan predikat memuaskan, sangat memuaskan, atau pujian, dengan kriteria: mahasiswa dinyatakan lulus dengan predikat memuaskan apabila mencapai indeks prestasi kumulatif (IPK) 2,76 (dua koma tujuh enam) sampai dengan 3,00 (tiga koma nol); mahasiswa dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan apabila mencapai indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,01 (tiga koma nol satu) sampai dengan 3,50 (tiga koma lima nol); atau mahasiswa dinyatakan lulus dengan predikat pujian apabila mencapai indeks prestasi kumulatif (IPK) lebih dari 3,50 (tiga koma nol).
i Mahasiswa program magister dinyatakan lulus apabila telah menempuh seluruh beban belajar yang ditetapkan dan memiliki capaian pembelajaran lulusan yang ditargetkan oleh program studi dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) lebih besar atau sama dengan 3,00 (tiga koma nol).
j Kelulusan mahasiswa dari program magister dinyatakan dengan predikat memuaskan, sangat memuaskan, dan pujian dengan kriteria: mahasiswa dinyatakan lulus dengan predikat memuaskan apabila mencapai indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,00 (tiga koma nol) sampai dengan 3,50 (tiga koma lima nol); mahasiswa dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan apabila mencapai indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,51(tiga koma lima satu) sampai dengan 3,75 (tiga koma tujuh lima);
atau mahasiswa dinyatakan lulus dengan predikat pujian
apabila mencapai indeks prestasi kumulatif (IPK) lebih dari 3,75 (tiga koma tujuh lima).
k Mahasiswa yang dinyatakan lulus berhak memperoleh ijazah, gelar atau sebutan, dan surat keterangan pendamping ijazah sesuai dengan peraturan perundangan.
Referensi
1. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi
2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
3. Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2009 tentang Dosen
4. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi
5. Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia;
6. Permendikbud Nomor 49 Tahun 2014, Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi
7. Permendikbud Nomor 50 Tahun 2014, Tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi
8. Panduan Pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi Perguruan Tinggi 2014. Direktorat Akademik, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
9. Rencana Strategis IAILM SURYALAYA 10. Standar Isi Pendidikan Tinggi BSNP, 2010 11. Statuta IAILM SURYALAYA