• Tidak ada hasil yang ditemukan

STANDAR SARANA DAN PRASARANA

Dalam dokumen permen tahun2009 nomor13 lampiran (Halaman 37-45)

88. Sekolah/madrasah memiliki lahan yang memenuhi ketentuan luas minimal.

A. Memiliki luas lahan 76%  100% atau lebih dari ketentuan luas lahan minimal

B. Memiliki luas lahan 51%  75% dari ketentuan luas lahan minimal

C. Memiliki luas lahan 26%  50% dari ketentuan luas lahan minimal

D. Memiliki luas lahan 1%  25% dari ketentuan luas lahan minimal

E. Tidak memiliki lahan sendiri

89. Sekolah/madrasah berada di lokasi yang aman, terhindar dari potensi bahaya yang mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa, serta memiliki akses untuk penyelamatan dalam keadaan darurat.

A. Lokasi aman, terhindar dari potensi bahaya, serta memiliki akses untuk penyelamatan dalam keadaan darurat

B. Lokasi aman, terhindar dari potensi bahaya, tetapi tidak memiliki akses darurat

C. Lokasi aman, tetapi masih memiliki peluang potensi bahaya dan tidak memiliki akses darurat

D. Lokasi tidak aman, sehingga masih memiliki peluang potensi bahaya dan tidak memiliki akses darurat

E. Berada di lokasi yang tidak layak untuk belajar

90. Sekolah/madrasah berada di lokasi yang nyaman, terhindar dari gangguan pencemaran air, kebisingan, dan pencemaran udara serta memiliki sarana untuk meningkatkan kenyamanan.

A.

Berada di lokasi yang nyaman, terhindar dari gangguan pencemaran udara, dan pencemaran air, serta gangguan kebisingan secara alamiah

B. Berada di lokasi yang nyaman, terlindung fasilitas peredam gangguan pencemaran udara, dan pencemaran air, serta gangguan kebisingan

C. Berada di lokasi yang nyaman, terlindung fasilitas peredam gangguan pencemaran udara/air, tetapi masih terganggu kebisingan

D. Berada di lokasi yang nyaman, tetapi berpeluang untuk terpapar pencemaran udara/air dan kebisingan

91. Fasilitas pembelajaran berada di lokasi yang sesuai dengan peruntukannya, memiliki status hak atas tanah dan ijin pemanfaatan dari pemegang hak atas tanah.

A. Berada di lokasi yang sesuai dengan peruntukannya, memiliki status hak atas tanah dan ijin pemanfaatan dari pemegang hak atas tanah

B.

Berada di lokasi yang sesuai dengan peruntukannya dan memiliki status hak atas tanah, tetapi tidak memiliki ijin pemanfaatan dari pemegang hak atas tanah

C.

Berada di lokasi yang sesuai dengan peruntukannya, tetapi tidak memiliki status hak atas tanah dan tidak memiliki ijin pemanfaatan dari pemegang hak atas tanah

D.

Tidak berada di lokasi yang sesuai dengan peruntukannya, tetapi memiliki status hak atas tanah dan memiliki ijin pemanfaatan dari pemegang hak atas tanah

E. Tidak berada di lokasi sesuai dengan peruntukannya

92. Luas lantai yang digunakan Program Keahlian memenuhi ketentuan luas minimal.

A. Memiliki luas lantai 76% minimal  100% atau lebih dari ketentuan luas

B. Memiliki luas lantai 51%  75% dari ketentuan luas minimal

C. Memiliki luas lantai 26%  50% dari ketentuan luas minimal

D. Memiliki luas lantai 1%  25% dari ketentuan luas minimal

E. Tidak memiliki gedung sendiri

93. Bangunan sekolah/madrasah memiliki struktur yang stabil dan kokoh serta dilengkapi dengan sistem pencegahan bahaya kebakaran dan petir.

A. Memiliki struktur yang stabil dan kokoh serta dilengkapi dengan sistem pencegahan bahaya kebakaran dan petir

B. Memiliki struktur yang stabil dan kokoh tetapi tidak dilengkapi dengan sistem pencegahan bahaya kebakaran

C. Memiliki struktur yang stabil tetapi tidak kokoh dan tidak dilengkapi dengan sistem pencegahan bahaya kebakaran

D. Memiliki struktur yang tidak stabil dan tidak kokoh tetapi dilengkapi dengan sistem pencegahan bahaya kebakaran

E. Tidak memiliki struktur yang stabil dan kokoh serta tidak dilengkapi dengan sistem pencegahan bahaya kebakaran dan petir

94. Sekolah/Madrasah memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan yang dapat memenuhi kebutuhan: (1) air bersih, (2) saluran air kotor dan/atau air limbah, (3) tempat sampah, dan (4) saluran air hujan.

A. Memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan yang dapat memenuhi keempat kebutuhan di atas.

B. Memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan yang dapat memenuhi 3 dari 4 kebutuhan

C. Memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan yang dapat memenuhi 2 dari 4 kebutuhan

D. Memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan yang dapat memenuhi 1 dari 4 kebutuhan

E. Tidak memiliki sanitasi di dalam dan di luar yang dapat memenuhi keempat kebutuhan di atas

95. Program keahlian memiliki buku teks pelajaran yang telah ditetapkan dengan Permendiknas.

A. Memiliki buku teks pelajaran dengan ratio 1 buku teks/mata pelajaran/siswa

B. Memiliki buku teks pelajaran dengan ratio 1 buku teks/mata pelajaran untuk 2  5 siswa

C. Memiliki buku teks pelajaran dengan ratio 1 buku teks/mata pelajaran untuk 6  10 siswa

D. Memiliki buku teks pelajaran dengan ratio 1 buku teks/mata pelajaran untuk 11 siswa atau lebih

E. Tidak memiliki buku teks

96. Program keahlian memanfaatkan buku teks pelajaran yang telah ditetapkan dengan Permendiknas.

A. Sebanyak 13 atau lebih mata pelajaran menggunakan buku teks pelajaran yang ditetapkan dengan Permendiknas

B. Sebanyak 9  12 mata pelajaran menggunakan buku teks pelajaran yang ditetapkan dengan Permendiknas

C. Sebanyak 5  8 mata pelajaran menggunakan buku teks pelajaran yang ditetapkan dengan Permendiknas

D. Sebanyak 1  4 mata pelajaran menggunakan buku teks pelajaran yang ditetapkan dengan Permendiknas

E. Tidak ada mata pelajaran menggunakan buku teks mata pelajaran yang ditetapkan dengan Permendiknas

97. Bangunan sekolah/madrasah memiliki ventilasi udara dan pencahayaan yang memadai.

A. Memiliki ventilasi udara dan pencahayaan memadai

B. Memiliki ventilasi udara memadai tetapi pencahayaan yang kurang memadai

C. Memiliki ventilasi udara kurang memadai tetapi pencahayaan memadai

D. Memiliki ventilasi udara dan pencahayaan kurang memadai

E. Tidak memiliki ventilasi udara dan pencahayaan

98. Bangunan sekolah/madarasah memiliki instalasi listrik dengan daya minimum 1300 Watt untuk administrasi sekolah dan ruang teori, serta daya tambahan untuk laboratorium dan bengkel sesuai kebutuhan.

A. Memiliki instalasi listrik dengan keterkecukupan daya lebih 100%

B. Memiliki instalasi listrik dengan keterkecukupan daya 76%  100%

C. Memiliki instalasi listrik dengan keterkecukupan daya 51%  75%

D. Memiliki instalasi listrik dengan keterkecukupan daya 25%  50%

E. Tidak memiliki instalasi listrik.

99. Sekolah/Madrasah memiliki izin mendirikan bangunan dan izin penggunaan bangunan sesuai dengan peruntukannya.

A. Memiliki izin mendirikan bangunan dan izin penggunaan bangunan sesuai dengan peruntukannya sebelum bangunan berdiri

B. Memiliki izin mendirikan bangunan, dan memiliki izin penggunaan bangunan sesuai dengan peruntukannya setelah bangunan berdiri

C. Memiliki izin mendirikan dan memiliki izin penggunaan bangunan sementara

D. Memiliki izin mendirikan tetapi tidak memiliki izin penggunaan bangunan

E. Tidak memiliki izin mendirikan bangunan dan izin penggunaan bangunan

100. Sekolah/Madrasah melakukan pemeliharaan terhadap bangunan secara berkala.

A. Melakukan pemeliharaan ringan dan berat terhadap bangunan secara berkala sesuai ketentuan

B. Melakukan pemeliharaan ringan dan berat terhadap bangunan, tetapi melebihi waktu yang sesuai ketentuan

C. Melakukan pemeliharaan ringan tetapi melebihi waktu yang sesuai ketentuan, dan tidak pernah melakukan pemeliharaan berat

D. Melakukan pemeliharaan terhadap bangunan, jika sudah ada bagian bangunan yang rusak berat

E. Tidak pernah melakukan pemeliharaan

101. Program keahlian memiliki ruang pembelajaran umum (RPU) sesuai dengan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.

A. Memiliki seluruh jenis RPU yang dipersyaratkan oleh setiap program keahlian

B. Memiliki ruang kelas, perpustakaan, lab bahasa, lab komputer, dan satu RPU yang lain

C. Memiliki ruang kelas, perpustakaan, lab komputer, dan lab bahasa

D. Memiliki ruang kelas, perpustakaan, dan lab komputer

E. Tidak memiliki RPU

102. Program keahlian memiliki RPU dengan ukuran minimum sesuai dengan yang disyaratkan pada Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.

A. Sebanyak 76%  100% RPU memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratan dalam standar

B. Sebanyak 51%  75% RPU memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratan dalam standar

C. Sebanyak 26%  50% RPU memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratan dalam standar

D. Sebanyak 1%  25% RPU memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratan dalam standar

E. Tidak ada RPU memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratan dalam standar

103. Program keahlian memiliki RPU dengan sarana sebagaimana tercantum pada Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.

A. Sebanyak 76%  100% RPU mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan dalam standar

B. Sebanyak 51%  75% RPU mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan dalam standar

C. Sebanyak 25%  49 % RPU mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan dalam standar

D. Sebanyak 1%  25% RPU mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan dalam standar

E. Tidak ada satupun RPU mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan dalam standar

104. Sekolah/Madrasah memiliki ruang penunjang (RP) sesuai dengan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.

A. Memiliki 76%  100% RP sesuai dengan persyaratan dalam standar

B. Memiliki 51%  75% RP sesuai dengan persyaratan dalam standar

C. Memiliki 25%  50% RP sesuai dengan persyaratan dalam standar

D. Memiliki 1%  25% RP sesuai dengan persyaratan dalam standar

E. Tidak memiliki RP

105. Sekolah/Madrasah memiliki RP dengan ukuran minimum sesuai dengan yang disyaratkan pada Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.

A. Sebanyak 76%  100% RP memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratan dalam standar

B. Sebanyak 51%  75% RP memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratan dalam standar

C. Sebanyak 26%  50% RP memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratan dalam standar

D. Sebanyak 1%  25% RP memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratan dalam standar

E. Tidak ada RP memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratan dalam standar

106. Sekolah/Madrasah memiliki RP dengan sarana sebagaimana tercantum pada Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.

A. Sebanyak 76%  100% RP mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan dalam standar

B. Sebanyak 51%  75% RP mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan dalam standar

C. Sebanyak 26%  50% RP mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan dalam standar

D. Sebanyak 1%  25% RP mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan dalam standar

E. Tidak ada satupun RP mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan dalam standar

107. Program keahlian memiliki ruang pembelajaran khusus (RPK) sesuai dengan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.

A. Memiliki 76%  100% RPK sesuai dengan persyaratan dalam standar

B. Memiliki 51%  75% RPK sesuai dengan persyaratan dalam standar

C. Memiliki 26%  50% RPK sesuai dengan persyaratan dalam standar

D. Memiliki 1%  25% RPK sesuai dengan persyaratan dalam standar

E. Tidak memiliki RPK

108. Program keahlian memiliki RPK dengan ukuran minimum sesuai dengan yang disyaratkan pada Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.

A. Sebanyak 76%  100% RPK memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratan dalam standar

B. Sebanyak 51%  75% RPK memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratan dalam standar

C. Sebanyak 26%  50% RPK memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratan dalam standar

D. Sebanyak 1%  25% RPK memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratan dalam standar

E. Tidak ada RPK memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratan dalam standar

109. Program keahlian memiliki RPK dengan sarana sebagaimana tercantum pada Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.

A. Sebanyak 76%  100% RPK mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan dalam standar

B. Sebanyak 51%  75% RPK mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan dalam standar

C. Sebanyak 26%  50% RPK mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan dalam standar

D. Sebanyak 1%  25% RPK mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan dalam standar

E. Tidak ada satupun RPK mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan persyaratan dalam standar

110. Sekolah/Madrasah memiliki business center sebagai wahana kewirausahaan.

A. Business center memiliki fasilitas usaha sendiri, sistem usaha sendiri, SDM yang melayani, dan menghasilkan profit

B. Business center memiliki fasilitas usaha sendiri, sistem usaha sendiri, SDM yang melayani dan belum menghasilkan profit

C.

Business center memiliki fasilitas usaha sendiri, sistem usaha sendiri, belum ada SDM yang melayani dan belum menghasilkan profit

D.

Business center memiliki fasilitas usaha sendiri, belum terbentuk sistem usaha sendiri, belum ada SDM yang melayani dan belum menghasilkan profit

E. Tidak memiliki business center

111. Program keahlian memiliki business center yang dapat menghasilkan barang dan atau jasa yang tersebar luas secara nasional.

A. Memiliki business center yang menghasilkan barang dan atau jasa tersebar luas lintas Kabupaten/Kota

B.

Memiliki business center yang menghasilkan barang dan atau jasa tersebar dalam lingkungan masyarakat umum sekitar

sekolah/madrasah

C. Memiliki business center yang menghasilkan barang dan atau jasa tersebar dalam lingkungan sekolah/madrasah

D. Memiliki business center yang menghasilkan barang dan atau jasa tersebar dalam lingkungan program keahlian

E. Tidak memiliki business center

112. Sekolah/Madrasah memiliki Bursa Kerja Khusus (BKK) dengan berbagai kegiatan.

penyaluran lulusannya ke dunia kerja yang relevan

B. Memiliki BKK yang melakukan seleksi dan penyaluran lulusannya ke dunia kerja yang relevan

C. Memiliki BKK yang menginformasikan adanya lowongan kerja ke sekolah/madrasah dan lulusannya

D. Memiliki BKK namum tidak melakukan kegiatan bagi sekolah/madrasah maupun lulusannya

E. Tidak memiliki BKK di sekolah/madrasah

Dalam dokumen permen tahun2009 nomor13 lampiran (Halaman 37-45)

Dokumen terkait