BAB IV HASIL PENELITIAN
4.6 Status Gizi Bayi Usia 0-6 Bulan
Status gizi bayi usia 0-6 bulan diukur dengan membandingkan berat badan dan umur
bayi pada saat penelitian, membandingkan berat badan dan panjang badan bayi. Bayi yang
bergizi akan tumbuh sesuai dengan potensi genetisnya, namun sebaliknya bayi yang
4.6.1 Status Gizi Bayi Usia 0-6 Bulan Berdasarkan Indeks Berat Badan Menurut Umur
Berat badan adalah parameter antropometri yang sangat labil. Dalam keadaan normal,
dimana keadaan kesehatan baik dan keseimbangan antara konsumsi dan kebutuhan gizi
terjamin, maka berat badan berkembang mengikuti pertumbuhan usia. Hasil pengukuran
status gizi bayi berdasarkan indeks BB/U dapat dilihat pada tabel berikut
Tabel 4.16 Distribusi Status Gizi Pada Bayi Usia 0-6 Bulan Berdasarkan Indeks Berat Badan Menurut Umur di Desa Sungai Pauh Tahun 2016
Usia Bayi Status Gizi (BB/U)
Sangat Kurang Normal
n % n % 0 Bulan 0 ,0 4 22,2 1 Bulan 0 ,0 2 11,1 2 Bulan 0 ,0 3 16,7 3 Bulan 1 5,6 2 11,1 4 Bulan 1 5,6 3 16,7 5 Bulan 0 ,0 1 5,6 6 Bulan 0 ,0 1 5,6 Total 2 11,1 16 88,9
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 32 bayi yang diteliti diperoleh 2 bayi yang
berstatus gizi sangat kurang. Status gizi sangat kurang pada usia 0-6 bulan sebesar 11,1%
yaitu pada bayi usia 3 bulan dan bayi usia 4 bulan. Dari hasil penelitian tersebut
menunjukkan bahwa rata-rata bayi usia 0-6 bulan berstatus gizi baik berdasarkan indeks berat
badan menurut umur. Dalam standar WHO-2005 untuk pengkategorian status gizi
berdasarkan indeks BB/U yang nilai Z-Scorenya lebih dari +1 maka kategori status gizinya
langsung dilihat pada indeks BB/PB. Maka dari hasil penelitian ada 14 bayi yang nilai
Z-Scorenya lebih dari +1 maka kategori status gizinya dapat dilihat pada indeks BB/PB
4.6.2 Status Gizi Bayi Usia 0-6 Bulan Berdasarkan Indeks Panjang Badan Menurut Umur
Panjang badan merupakan hasil pertumbuhan secara kumulatif semenjak lahir. Pada
keadaan normal, panjang badan tumbuh seiring dengan pertumbuhan umu. Berdasarkan hasil
pengukuran panjang badan menurut umur, maka status gizi bayi dapat dikategorikan seperti
pada tabel berikut :
Tabel 4.17 Distribusi Status Gizi Pada Bayi Usia 0-6 Bulan Berdasarkan Indeks Panjang Badan Menurut Umur di Desa Sungai Pauh Tahun 2016
Usia Bayi Status Gizi (PB/U)
Pendek Normal Sangat Tinggi
n % n % n % 0 Bulan 3 9,4 3 9,4 1 3,1 1 Bulan 0 ,0 2 6,3 0 ,0 2 Bulan 2 6,3 4 12,5 2 6,3 3 Bulan 1 3,1 4 12,5 0 ,0 4 Bulan 0 ,0 3 9,4 1 3,1 5 Bulan 0 ,0 3 9,4 0 ,0 6 Bulan 1 3,1 2 6,3 0 ,0 Total 7 21,9 21 65,6 4 12,5
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari seluruh bayi yang diteliti diperoleh status
gizi pendek berdasarkan panjang badan menurut umur sebanyak 7 bayi. Status gizi pendek
pada usia 0-6 bulan yaitu sebanyak 21,9% dari 32 bayi. Dan terdapat pada bayi usia 0 bulan,
2 bulan, 3 bulan dan 6 bulan. Sebagian besar bayi (65,6%) tergolong memiliki panjang badan
yang normal dan 12,5% memiliki panjang badan sangat tinggi terdapat pada bayi usia 0
bulan, 2 bulan dan 4 bulan.
4.6.3 Status Gizi Bayi Usia 0-6 Bulan Berdasarkan Indeks Berat Badan Menurut Panjang Badan
Berat badan memiliki hubungan yang linear dengan panjang badan. Penentuan status
gizi berdasarkan indeks berat badan menurut panjang badan merupakan indikator yang baik
untuk menilai status gizi saat kini (sekarang). Hasil pengukuran status gizi berdasarkan
Tabel 4.18 Distribusi Status Gizi Bayi Usia 0-6 Bulan Berdasarkan Indeks Berat Badan Menurut Panjang Badan di Desa Sungai Pauh Tahun 2016
Usia Bayi Status Gizi (BB/PB)
Normal Resiko Gemuk Sangat Kurus
n % n % n % 0 Bulan 4 12,5 3 9,4 0 ,0 1 Bulan 2 6,3 0 ,0 0 ,0 2 Bulan 3 9,4 5 15,6 0 ,0 3 Bulan 2 6,3 2 6,3 1 3,1 4 Bulan 3 9,4 0 ,0 1 3,1 5 Bulan 1 3,1 2 6,3 0 ,0 6 Bulan 1 3,1 2 6,3 0 ,0 Total 16 50,0 14 43,8 2 6,3
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 32 bayi yang diteliti diperoleh persentase
status gizi tertinggi ditemukan 50% pada status gizi bayi normal. Bayi yang memiliki status
gizi resiko gemuk sebanyak 43,8%. Bayi yang memiliki status gizi sangat kurus sebanyak
6,3%, hanya 2 bayi pada usia 3 bulan dan 4 bulan yang memiliki status gizi sangat kurus.
Secara keseluruhan, bayi di Desa Sungai Pauh berstatus gizi normal berdasarkan indeks
BB/PB.
4.6.4 Status Gizi Bayi (BB/U) Berdasarkan Pemberian Pisang Awak
Gambaran hasil antara pemberian pisang awak dengan status gizi bayi (BB/U) dapat
dilihat pada tabel berikut :
Tabel 4.19 Distribusi Status Gizi (BB/U) Berdasarkan Pemberian Pisang Awak Pada Bayi Usia 0-6 Bulan di Desa Sungai Pauh Tahun 2016 :
Pemberian Pisang Awak
Status Gizi (BB/U) Total %
Sangat Kurang Normal Resiko Gemuk N % n % n % 0-6 Bulan Diberikan pisang awak 1 9,1 10 90,9 10 47,6 21 100 Tidak diberikan pisang awak 1 14,3 6 85,7 4 36,4 11 100
Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi sangat kurang pada bayi usia 0-6
bulan yang diberikan makan pisang awak yaitu sebesar 9,1%. Dari keseluruhan bayi usia 0-6
bulan rata-rata memiliki status gizi normal berdasarkat berat badan menurut umur yang
diberikan pisang awak (90,9%). Dalam pengkategorian berdasarkan indeks BB/U apabila
Z-Score > +1 tidak ada kategori, langsung gunakan BB/PB.
4.6.5 Status Gizi Bayi (PB/U) Berdasarkan Pemberian Pisang Awak
Gambaran hasil antara pemberian pisang awak dengan status gizi bayi (PB/U) dapat
dilihat pada tabel berikut :
Tabel 4.20 Distribusi Status Gizi (PB/U) Berdasarkan Pemberian Pisang Awakdi Desa Sungai Pauh Tahun 2016
Pemberian Pisang Awak
Status Gizi (PB/U) Total %
Pendek Normal Sangat tinggi
n % n % n % 0-6 bulan Diberikan pisang awak 4 19,0 15 71,4 2 9,5 21 100 Tidak diberikan pisang awak 3 27,3 6 54,5 2 18,2 11 100
Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi pendek pada bayi usia 0-6 bulan yang
diberikan makan pisang awak yaiu sebanyak 19%. Umumnya bayi yang diberikan makan
pisang awak memiliki status gizi normal berdasarkan indeks BB/U (71,4%).
4.6.6 Status Gizi Bayi (BB/PB) Berdasarkan Pemberian Pisang Awak
Gambaran hasil antara pemberian pisang awak dengan status gizi bayi (BB/PB) dapat
dilihat pada tabel berikut :
Tabel 4.21 Distribusi Status Gizi (BB/PB) Berdasarkan Pemberian Pisang Awak di Desa Sungai Pauh 2016
Pemberian Pisang Awak Status Gizi (BB/PB) Total %
Normal Resiko Gemuk
n % n %
0-6 Bulan
Diberikan pisang awak 11 52,4 10 47,6 21 100
Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi bayi dengan kategori resiko gemuk
pada bayi 0-6 bulan yang diberikan makan pisang awak yaitu sebesar 47,6%. Rata-rata bayi
usia 0-6 bulan yang diberikan pisang awak memiliki status gizi normal berdasarkan berat
badan menurut panjang badan (52,4%).