• Tidak ada hasil yang ditemukan

Strata Pelaksanaan UKS untuk Pembinaan

BAB III CARA MELAKSANAKAN TIGA PROGRAM

D. Strata Pelaksanaan UKS untuk Pembinaan

D. Strata Pelaksanaan UKS untuk Pembinaan Lingkungan Sekolah

Pelaksanaan program pembinaan lingkungan sekolah sehat yang paling baik (sempurna) adalah apabila sekolah tersebut sudah mencapai pelaksanaan pembinaan lingkungan sekolah yang paripurna dalam strata UKS.

Tahapan-tahapan pembinaan lingkungan sekolah sehat dalam strata UKS menurut jenjang pendidikan, yaitu:

Strata minimal:

Ada air bersih;

Ada tempat cuci tangan;

Ada WC/jamban yang berfungsi;

Ada tempat sampah;

Ada tempat saluran pembuangan air kotor yang berfungsi;

Ada halaman/pekarangan/lapangan;

Ada pojok UKS;

Ada poster bahaya rokok;

Ada poster bahaya penyalahgunaan narkoba;

Memiliki saluran air kotor;

Melakukan 3M Plus, 1 kali seminggu;

Memiliki kantin/warung sekolah;

Memliki Pagar, dan Memiliki ruang ibadah.

Strata standar:

Memenuhi strata minimal;

Adanya pengawasan kantin/warung sekolah secara rutin;

Memiliki pagar aman;

Ada penghijauan/perindangan;

Memiliki ruang konseling;

Memiliki ruang UKS dengan peralatan sederhana *) Lingkungan sekolah bebas jentik;

Melaksanakan pembinaan sekolah kawasan bebas asap rokok, bebas narkoba,dan miras;

Jarak papan tulis dengan bangku terdepan 2.5 m.

Strata optimal:

Memenuhi strata standar;

Ada tempat cuci tangan di beberapa tempat dengan air mengalir/kran dan dilengkapi sabun;

Ada tempat cuci peralatan masak/makan;

Petugas kantin/warung sekolah bersih dan sehat;

Ada tempat sampah di tiap kelas;

Ada tempat penampungan sampah akhir di sekolah;

Ada jamban/WC siswa dan guru yang memenuhi syarat kesehatan dan kebersihan;

Ada halaman yang cukup luas untuk upacara dan berolahraga;

Ada pagar yang aman dan indah;

Ada taman/kebun sekolah/toga;

Memiliki ruang UKS tersendiri dengan peralatan yang lengkap **)

Terciptanya sekolah kawasan bebas asap rokok, bebas narkoba dan miras.

Strata paripurna:

Memenuhi strata optimal;

Ada menu gizi seimbang di kantin/warung sekolah, dan petugas kantin/warung sekolah yang bersih;

Ada air bersih yang memenuhi syarat kesehatan;

Sampah langsung diangkut dan dibuang ke tempat pembuangan sampah di luar sekolah/umum;

Ratio WC : Siswa 1 : 20;

Saluran pembuangan air tertutup;

Ruang kelas memenuhi syarat kesehatan (ventilasi dan pencahayaan cukup)

Ada taman/kebun sekolah yang dimanfaatkan dan diberi tabel ( untuk sarana belajar ) dan pengolahan hasil kebun;

Ratio kepadatan siswa 1 : 1.5/1 : 75 m2, dan Memiliki ruang peralatan UKS yang ideal ***).

Keterangan:

*) Ruang UKS dengan peralatan sederhana:

Tempat tidur;

Timbangan berat badan, alat ukur tinggi badan, snellen chart, dan

Kotak P3 K dan obat-obat (betadin, oralit, parasetanol).

**) Ruang UKS dengan peralatan lengkap:

Tempat tidur;

Kotak P3 K dan obat-obatan (betadin, oralit, parasetamol);

Lemari obat, buku rujukan, KMS, Poster-poster, struktur organisasi, jadwal piket, tempat cuci tangan/wastafel, data angka kesakitan murid.

***) Ruang UKS dengan peralatan ideal Tempat tidur;

Timbangan berat badan, alat ukur tinggi badan, snellen chart;

Kotak P3 K dan obat (betadin, oralit, parasetamol, dll);

Lemari obat, buku rujukan, KMS, Poster-poster, struktur organisasi,jadwal piket, tempat cuci tangan/wastafel, data angka kesakitan murid;

Peralatan gigi, unit gigi, dan

Contoh-contoh model-model organ tubuh, rangka/torso, dll.

BAB IV

CARA MELAKSANAKAN MONITORING, EVALUASI DAN PELAPORAN

Agar usaha kesehatan sekolah berjalan sesuai dengan rencana, dapat berhasilguna dan berdayaguna maka perlu dilakukan pengendalian dan pengawasan. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui monitoring, evaluasi dan pelaporan yang dilakukan oleh Tim Pelaksana UKS.

A. Tujuan

Tujuan monitoring, evaluasi dan pelaporan dalam pelaksanaan program pembinaan dan pengembangan UKS adalah untuk mengetahui sampai sejauh mana manfaat maupun keberhasilan dari program yang telah dilaksanakan, serta untuk mengetahui kendala-kendala dan hambatan-hambatan, sekaligus untuk mengetahui penyimpangan-penyimpangan yang mungkin terjadi baik pada tahap perencanaan, pelaksanaan program dan pencapaian dari kegiatan yang dilaksanakan.

B. Hasil yang Diharapkan

Melalui kegiatan monitoring, evaluasi dan pelaporan diharapkan dapat memberikan gambaran dan informasi

yang berguna untuk menilai alternatif dalam membuat keputusan.

C. Ruang Lingkup

Ruang lingkup monitoring, evaluasi dan pelaporan meliputi semua aspek didalam perencanaan program, proses maupun hasil pelaksanaan kegiatan UKS di sekolah.

D. Sasaran

Sasaran monitoring, evaluasi dan pelaporan meliputi program-program Tim Pelaksana UKS.

E. Monitoring

Monitoring adalah suatu kegiatan yang dilakukan dalam rangka pengawasan, pengontrolan atau pengendalian terhadap suatu obyek kegiatan yang akan, sedang atau yang sudah dilaksanakan. Agar program UKS senantiasa sesuai dengan tuntutan/kebutuhan setiap waktu, maka umpan balik dari lapangan sangat diperlukan. Untuk itu perlu diadakan monitoring secara terus menerus, baik terhadap program maupun proses pengelolaan guna penyempurnaan lebih lanjut.

1. Tujuan monitoring

mengetahui kendala-kendala dan hambatan-hambatan, sekaligus untuk mengetahui penyimpangan-penyimpangan yang mungkin terjadi pada pelaksanaan program dan kegiatan.

2. Hasil yang diharapkan

Apabila ada program kegiatan yang kurang sesuai/menyimpang dapat dilakukan koreksi baik pada perencanaan maupun pada saat proses pelaksanaan kegiatan , sehingga pelaksanaan program dapat mengarah/sesuai dengan tujuan yang ditetapkan.

3. Sasaran

Sasaran monitoring adalah manajemen/organisasi serta berbagai program pembinaan dan pengembangan UKS yang dilakukan oleh Tim Pelaksana UKS termasuk guru, kepsek, peserta didik dan seluruh warga sekolah serta sarana prasarana yang mencakup pelaksanaan program UKS. Monitoring hendaknya dilakukan secara berkala untuk mengetahui apakah tujuan program sudah tercapai. Hal ini memungkinkan kita untuk menyesuaikan strategi bagi pelaksanaan program tahap berikutnya. Monitoring dilakukan oleh Tim Pelaksana UKS pada setiap jejang dan jenis pendidikan dan

pelaksanaan monitoring ini dilakukan dengan frekuensi sebagai berikut :

Kepala Sekolah selaku Ketua Tim Pelaksana UKS melakukan monitoring terhadap pelaksanaan Trias Program UKS secara terus menerus.

Penjaringan data dan informasi dilakukan dengan wawancara dan pengamatan yang selanjutnya dicatat pada instrumen monitoring dapat dilakukan oleh Guru Pembina UKS.

4. Instrumen Monitoring

Untuk memudahkan pelaksanaan monitoring oleh kepala sekolah maka sebaiknya digunakan instrumen monitoring sebagai berikut :

Instrumen Monitoring Tim Pelaksana UKS

N

Ruang belajar / kelas Ruang UKS / sudut UKS Kantin / warung sekolah Kamar mandi/WC guru Kamar mandi/WC siswa Sarana air bersih Tempat pembuangan air

N

Prestasi belajar siswa secara umum

12 .

13 .

TB.BB siswa secara umum - diatas normal : %

Alur Monitoring

Tim Pembina UKS Pusat

Tim Pembina UKS Provinsi

Tim Pembina UKS Kabupaten/ Kota

Tim Pembina UKS Kecamatan

Tim Pelaksana UKS S M P

F. Evaluasi

Evaluasi adalah salah satu kegiatan pembinaan melalui proses pengukuran hasil yang dicapai dibandingkan dengan sasaran yang telah ditentukan sebagai bahan penyempurnaan perencanaan dan pelaksanaan UKS.

1. Tujuan

Evaluasi ini bertujuan untuk :

1. Memberikan umpan balik sebagai dasar penyempurnaan program pembinaan dan pengembangan.

2. Mengukur keberhasilan seluruh program yang dilaksanakan pada akhir kegiatan.

2. Sasaran

Sasaran Evaluasi adalah 1. Peserta didik

2. Lingkungan sekolah

3. Dampak pembinaan terhadap perilaku peserta didik 4. Pengelolaan program pada setiap jenjang

5. Manajemen/pengelolaan program pada setiap jenjang

3. Ruang Lingkup

Ruang lingkup evaluasi meliputi seluruh komponen program UKS, proses maupun hasil pelaksanaannya.

4. Unsur-unsur yamg dievaluasi

1. Perubahan tingkat pengetahuan pada umumnya yang berhubungan dengan kesehatan khususnya.

2. Perubahan sikap dan penghayatan terhadap prinsip dan pola hidup bersih dan sehat.

3. Perubahan tingkah laku kebiasaan hidup sehari-hari dan keterampilan dalam melaksanakan prinsip pola hidup bersih dan sehat termasuk peningkatan daya tangkal terhadap pengaruh buruk dari kebiasaan merokok, penyalahgunaan narkoba, serta kepekaan terhadap kebersihan lingkungan.

4. Kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan yang telah terjadi pada peserta didik karena adanya pelayanan kesehatan sekolah.

5. Perubahan keadaan lingkungan khususnya lingkungan sekolah dan lingkungan tempat tinggal yang meliputi, tingkat kebersihan, sanitasi, keindahan, keamanan, ketertiban dan sebagainya.

5. Prinsip-prinsip Evaluasi

1. Menyeluruh (meliputi seluruh komponen program UKS, proses serta hasil pelaksanaan), yang merupakan satu kesatuan.

2. Berkesinambungan yaitu secara bertahap sesuai dengan kebutuhan, fungsi dan tanggung jawab.

3. Obyektif yaitu berdasarkan kriteria yang jelas dan baku

4. Pedagogis yaitu hasil penilaian dapat digunakan sebagai penghargaan bagi yang berhasil, dan merupakan pendorong bagi yang belum berhasil.

6. Cara dan Teknik Evaluasi 1. Cara evaluasi

Penilaian dapat dilakukan dengan bentuk kualitatif dan atau kuantitatif sesuai dengan keperluan.

2. Teknik evaluasi

Penilaian dapat dilakukan dengan mempergunakan:

Tes;

Pengamatan;

Skala sikap;

Wawancara/tatap muka;

Pemeriksaan;

Analisa data; dan

Penelitian dampak UKS.

Alur Evaluasi Tim Pembina UKS Pusat

Tim Pembina UKS Propinsi

Tim Pembina UKS Kabupaten/ Kota

Tim Pembina UKS Kecamatan

Tim Pelaksana UKS

Penkes Yankes Lingkungan Sarana/prasaran a

Guru - Guru

I. Pendidikan Kesehatan Lengkap/tidak lengkap *)(lihat pembukuan)

Pelayanan Kesehatan 6.Pemeriksaan kesehatan/deteksi dini : ………… orang II. Lingkungan

1. Lingkungan UKS/sudut UKS : ada/tidak ada *) 2. Sumber air bersih yang berfungsi : ada/tidak ada *) 3. Tempat pembuangan sampah : ada/tidak ada *)

III. Dampak pelaksanaan UKS Terhadap Siswa

1. Kebersihan siswa secara umum: baik/sedang/kurang * 2. Kesehatan siswa secara umum: sehat/kurang sehat * 3. Perbandingan tinggi berat sesuai

Umum secara umum : dibawah normal ...%

4. Persentasi rata-rata absensi sakit Murid : ...%

IV. Pengelolaan UKS 1. Tim Pelaksana

UKS : terbentuk/belum terbentuk 2. Unsur-unsur yang menjadi anggota

Tim Pelaksana : ...

3. Rapat rutin koordinasi kegiatan : ... kali 4. Rapat kerja penyusunan program: ... kali 5. Bimbingan dan pengarahan program : ………

kali

6. Menerima kunjungan/supervisi Tim Pembina : ... kali

7. Mengikuti rapat koordinasi : ... kali 8. Pemeriksaan kebersihan SMP : ... kali 9. Pembuatan laporan Triwulan : ... kali

...

Pelapor Kepala Sekolah SMP Selaku Ketua Tim Pelaksana

UKS

(………)

Catatan:

*)Coret yang tidak perlu

G. Alur Pelaporan

JALUR PELAPORAN

PUSAT

PROVINSI

KAB/KOTA

TP UKS PUSAT

DIK DAGR

I

KES

TP UKS Prov

DIK KES

TP UKS Kab/Kota

TP UKS Kec

DIK KES

DIK KES

SEKOLAH

Jalur Pelaporan Jalur pelaporan tidak

langsung (tembusan)

DIK : Dinas Pendidikan/ Depdiknas Kes : Dinas Kesehatan/puskesmas/Depkes Ag : Kantor Agama/Kanwil Depag/Departemen Agama

Dagri : Departemen Dalam Negeri

Dokumen terkait