• Tidak ada hasil yang ditemukan

III. METODE PENELITIAN

5.2 Strategi Bauran Pemasaran

Memilih strategi pemasaran yang tepat sesungguhnya merupakan suatu faktor yang penting dalam keberhasilan suatu program pemasaran. Teknik pemasaran dilakukan tiap perusahaan berbeda-beda sesuai kebijakan perusahaan , perusahaan menjalankan strategi pemasaran tidak tunggal tapi merupakan perpaduan beberapa teknik atau dikenal dengan bauran Pemasaran (Marketing Mix).Bauran pemasaran adalah kombinasi dari empat variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran-pemasaran perusahaan, yakni produk, harga, distribusi, dan promosi. (Swastha,2000). Strategi pemasaran berfungsi sebagai penghubung antara perencanaan pemasaran dan analisa situasi. PT.Sari

Kresna Kimia dalam pemasaranya menggunakan metode atau alat pemasaran yang disebut dengan Marketing Mix (Bauran Pemasaran). Secara umum bauran pemasaran menekankan pada pengertian cara yang mengintegrasikan produk (product), harga (price), tempat (place), dan promosi (promotion), dimana semuanya diarahkan untuk dapat mencapai laba yang maksimal dan untuk keberlanjutan perusahaan.

5.2.1. Produk

Kotler (2002), mendefinisikan produk yaitu apa saja yang dapat ditawarkan ke pasar untuk diperhatikan, diperoleh, digunakan, atau dapat dikonsumsi yang dapat memenuhi keinginan atau kebutuhan konsumen”. Keputusan-keputusan tentang produk mencakup tentang bentuk penawaran secara fisik, mutu, penampilan serta kualitas produknya. Perkembangan produk dapat dilakukan setelah menganalisis kebutuhan dan keinginan konsumenya. Di dalam mempertahankan dan meningkatkan penjualan produknya, perusahaan harus mengadakan usaha penyempurnaan produk kearah yang lebih baik. Dimulai dari melaksanakan strategi produk dengan memperhatikan kualitas, bentuk penawaran secara fisik serta mutu produknya.

Dalam merencanakan penawaran atas suatu produk, pemasaran perlu memahami lima tingkatan produk, yaitu :

1. Produk Utama/Inti (core benefit), yaitu manfaat yang sebenarnya dibutuhkan dan akan dikonsumsi oleh pelanggan setiap produknya.

3. Produk Harapan (expected product), yaitu produk formal yang ditawakan dengan berbagai atribut dan kondisinya secara normal diharapkan dan disepakati pembeli.

4. Produk Pelengkap, yaitu atribut produk yang dilengkapi atau ditambah berbagai manfaat dan layanan.

5. Produk Potensial, yaitu segala macam tambahan dan perubahan yang mungkin dikembagkan untuk suatu produk dimasa mendatang.

Produk yang dipasarkan PT.Sari Kresna Kimia yaitu Pupuk cair dan obat-obatan berupa insektisida, herbisida, fungisida dan Rodentisida, merupakan pupuk obat-obatan unggulan perusahaan.

1. Pupuk Cair Organik

Pupuk cair organic, memiliki kandungan unsur hara lengkap berupa ; unsure nitrogen, Kalium, Fosfat, dan unsur mikro lengkap. Produk cair Mitra Flora bisa dibuat dalam berbagai komposisi, sesuai kebutuhan tanaman dan jenis tanah. Jenis pupuk ini mengandung unsur hara makro yang sangat dibutuhkan oleh tanaman. Semua bahan baku NPK berupa unsur N (nitrogen), P (fosfat) dan K (kalium) berkualitas tinggi. Pupuk NPK dipasarkan dan dijual dengan merek dagang Mitra Flora

Kelengkapan unsur hara yang dikandung produk ini sehingga dapat digunakan pada semua tingkatan dalam fase pertumbuhan tanaman, mulai tanaman pertumbuhan vegetative hingga masa generative (pembuahan) pupuk mitra flora memiliki kelebihan diantaranya ; mudah diserap tanaman, penggunaan jangka waktu lama tidak merusak atau aman bagi.

karena berbahan baku organic. Pupuk organic ini telah digunakan untuk segmen tanaman pangan dan industri.

2. Insektisida

PT Sari Kresna Kimia memproduksi insektisida sesuai kebutuhan pasar, yang banyak diproduksi insektisida dengan merk dagang Fiesta.produk ini banyak digunakan ditanaman pangan khususnya tanaman padi, insektisida ini, memiliki kandungan bahan aktif Dimehipo 400 sl.

Produk insektisida dibuat dalam berbagai komposisi, sesuai kebutuhan tanaman dan jenis tanah. Kelengkapan bahan aktif yang dikandung produk ini sehingga dapat digunakan pada semua tingkatan dalam fase pertumbuhan tanaman, mulai tanaman pertumbuhan vegetative hingga masa generative (pembuahan) pupuk mitra flora memiliki kelebihan diantaranya ; mudah diserap tanaman, penggunaan jangka waktu lama tidak merusak atau aman bagi lingkungan dan mematikan hama yang spesifik sehingga hanya hama penggerek batang saja yang terkontaminasi saat pemakaian dilahan, dengan kemampuan ini tidak menyebabkan peletupan hama lainnya.

3. Fungisida

PT Sari Kresna Kimia memproduksi fungisida sesuai kebutuhan pasar, yang banyak diproduksi fungisida dengan merk dagang scorfio, produk ini banyak digunakan ditanaman pangan khususnya tanaman padi, insektisida ini, memiliki kandungan bahan aktif Dipenoponasol 250 sl.

Produk fungisida dibuat dalam berbagai komposisi, sesuai kebutuhan tanaman dan jenis tanah. Kelengkapan bahan aktif yang dikandung produk ini sehingga dapat digunakan pada semua tingkatan dalam fase pertumbuhan tanaman, mulai tanaman pertumbuhan vegetative hingga masa generative (pembuahan) fungi sida memiliki kelebihan diantaranya ; mudah diserap tanaman, penggunaan jangka waktu lama tidak merusak atau aman bagi lingkungan dan mematikan jamur dan penyakit kresek daun, selain itu pemberian fungisida ini akan memperbaiki bulir padi karena mengandung zat pengatur tumbuh (ZPT)

4. Herbisida

PT Sari Kresna Kimia memproduksi herbisida sesuai kebutuhan pasar, yang banyak diproduksi dua jenis 1. Herbisida kontak dan herbisida sistemik. Herbisida dengan merk dagang Bravoxone 276 SL racun kontak dan Kiss up 490 sl racun sistemik, produk ini banyak digunakan ditanaman pangan khususnya tanaman padi.

Produk herbisida dibuat dalam berbagai komposisi, sesuai kebutuhan tanaman dan jenis tanah. Kelengkapan bahan aktif yang dikandung produk ini sehingga dapat digunakan pada semua tingkatan dalam fase pertumbuhan tanaman, mulai tanaman pertumbuhan vegetative hingga masa generative (pembuahan) fungi sida memiliki kelebihan diantaranya ; mudah diserap tanaman, penggunaan jangka waktu lama tidak merusak atau aman bagi lingkungan dan mematikan jamur dan penyakit kresek

daun, selain itu pemberian fungisida ini akan memperbaiki bulir padi karena mengandung zat pengatur tumbuh (ZPT)

5.2.2. Kemasan

Sedangkan dari sisi kemasan perusahaan memilih desain kemasan yang memberikan manfaat yang optimal bagi konsumen atau organisasi yang akan membeli produk dengan biaya yang terhitung layak. Untuk kemasan pupuk cair harus diberi label tambahan berwarna cerah, mudah dibaca dan tidak mudah hilang/terhapus yang bertuliskan merek dagang. Khusus pengadaan dan penyaluran obat-obata kemasan berwarna terang. Dalam merancang kemasan PT.Sari Kresna Kimia terlebih dahulu memperhatikan banyak hal, antara lain menyangkut biaya. Biaya untuk kemasan perlu dipertimbangkan, biaya tidak boleh terlalu tinggi atau rendah.Selain itu juga menyangkut ukuran, bentuk warna, maupun grafis kemasan harus diperhatikan pula, sehingga PT.Sari Kresna Kimia membuat kemasan produk sepraktis mungkin, agar memberikan kemudahan dalam penyimpanan, pengangkutan, dan penanganan. Kemasan bagi produk sangat penting karena merupakan salah satu daya tarik suatu produk. Produk yang memerlukan kemasan hanyalah produk nyata (tangible product). Pendapat Bilson (2003) Ada beberapa fungsi kemasan yaitu:

1). Fungsi Pelindung

Fungsi utama kemasan adalah melindungi produk. Jika tidak dikemas dengan baik maka suatu hari nanti akan merusak produk. Apalagi produk yang sering dibongkar muat, fungsi kemasan sebagai pelindung menjadi sangat penting.

2). Fungsi Kenyamanan

Fungsi kedua dari kemasan adalah untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi konsumen. Sebab dengan kemasan, ukuran dan desain produk dapat dirancang.

3). Fungsi Sebagai Promosi

Fungsi ketiga dari kemasan adalah untuk mempromosikan produk kepada konsumen. Kemasan juga dapat meningkatkan daya tarik produk bagi konsumen. Selain karena enak dipandang pada kemasan juga dapat di informasikan fitur penggunaan, manfaat dan citra (image) produk.

Menurut Kotler (2002) Harga adalah sejumlah uang yang dibebankan atas suatu produk atau jasa, atau jumlah dan nilai yang ditukarkan konsumen atas manfaat-manfaat karena memiliki dan menggunakan produk atau jasa tersebut. Didalam penetapan harga suatu produk, sutu perusahaan harus berhati-hati dan harus tepat karena harga yang terlalu tinggi akan dapat mengakibatkan barang-barang atau produk tersebut tidak akan dapat dipasarkan, sebaliknya penetapan harga yang terlalu rendah akan mengakibatkan keuntungan yang diperoleh perusahaan tersebut menjadi berkurang atau bahkan dapat mengakibatkan timbulnya kerugian bagi perusahaan tersebut. Menetapkan harga yang tepat bukan hal yang mudah, banyak faktor yang perlu dipertimbangkan dan banyak pihak yang berkepentingan dengan harga.

Bagi Perusahaan, harga sangat mempengaruhi keuntungan. Harga tidak boleh lebih rendah dari biaya rata-rata per produk kalau perusahaan ingin memperoleh keuntungan. Bagi konsumen, harga memberikan dampak ekonomis

dan psikologis. Dampak ekonomisnya berkaitan dengan daya beli , sebab harga merupakan biaya (cost) bagi pembeli. Semakin tinggi harga, semakin sedikit yang dapat mereka beli. Sebaliknya, semakin rendah harga, semakin banyak produk yang biasa mereka beli. Harga juga memiliki dampak psikologis, dimana harga tinggi mencerminkan kualitas tinggi dan harga rendah mencerminkan kulitas rendah.

Dalam sistem Penetapan Harga PT. Sari Kresna Kimia menyesuaikan daya beli konsumen, contoh untuk pemasaran produk di Kabupaten Jeneponto kemasan yang diproduksi dalam kemasan lebih kecil (ekonomis) biasanya pada produk insetisida dan fungisida. Sedangkan untuk herbisida kemasan produk lebih besar. Pertimbangan perbedaan kemasan banyak dipengaruhi oleh kebutuhan, pada produk insektisida dan fungisida banyak digunakan pada lahan persawahan dimana rata-rata luas lebih sempit (sumber data statistic tahun 3012, rata-rata pemilikan lahan 0,3 ha per kepala keluarga), sedangkan herbisida banyak digunakan pada lahan sawah dan kebun yang luas lahannya lebih luas.

Harga yang ditentukan perusahaan yang berkaitan harga sebagai berikut: 1. insektisida fiesta 200 ml Rp. 18.000/perbotol; 500 ml Rp. 38.000/btl 2. fungisida scorfio 80 ml Rp. 45.000/btl ; 250 ml Rp. 115.000.-/btl

5.2.3. Sistem Distribusi

Dalam rangka memperlancar arus barang dan jasa dari produsen ke konsumen maka salah satu faktor penting yang tidak boleh diabaikan adalah memilih strategi saluran distribusi yang akan digunakan dalam usaha penyaluran barang dari produsen ke konsumen. Menurut Assauri (2002) Distribusi produk

merupakan kegiatan menyampaikan produk atau penyaluran produk sampai ke tangan konsumen pada waktu yang tepat.

Saluran distribusi diperlukan oleh setiap perusahaan, untuk menjaga kelancaran usahanya. Dalam rangka memperlancar arus barang dari produsen ke konsumen, perusahaan harus memilih saluran distribusi yang tepat. Hal ini sangat penting karena kesalahan dalam memilih saluran distribusi akan menghambat penyaluran barang dari produsen ke konsumen, atau dengan kata lain meskipun produk yang telah dihasilkan telah ada tetapi bila saluran distribusi tidak tepat, maka akan menghambat penyampaian barang.

Distributor adalah perorangan atau Badan Usaha, baik yang berbentuk Badan Hukum atau bukan Badan Hukum yang ditunjuk oleh produsen untuk melakukan pembelian, penyimpanan, penyaluran, dan penjualan pupuk bersubsidi dalam partai besar di wilayah tanggung jawabnya untuk dijual kepada petani dan atau kelompok tani melalui pengecer yang ditunjuknya.

Pada perusahaan PT.Sari Kresna Kimia sistem distribusi pupuk bersubsidi diatur:

1. Produsen menyalurkan dari Perusahaan ke distributor 2. Distributor ke Kios R1., kemudian Konsumen

3. Distributor ke Kios R1., kemudian agen atau kios R2. 4. Dari R2 ke konsumen

5.2.4. Strategi Promosi

Dalam pemasaran tidak cukup hanya menciptakan produk yang baik, menetapkan harga yang menarik, dan membuat produk tersedia bagi konsumen.

Persuhaan perlu juga mengkomunikasikan produk dan perusahaan kepada para konsumen.

Promosi merupakan sarana atau saluran penghubung antara perusahaan dengan kelompok pelanggan yang menjadi target (sasaran) perusahaan. Suatu produk betapapun bermanfaat akan tetapi jika tidak dikenal oleh konsumen maka produk tersebut tidak akan diketahui kemanfaatanya. Oleh karena itu perusahaan harus berusaha mempengaruhi para konsumen, untuk dapat menciptakan permintaan atas produk itu. Usaha tersebut dapat dilakukan melalui kegiatan promosi (Assauri,2002).

Promosi yang digunakan oleh PT.Sari Kresna Kimia yaitu melalui advertensi. Assauri mengatakan (2002) Advertensi adalah cara untuk mempromosikan barang atau jasa yang dibiayai oleh suatu sponsor tertentu. Dalam hal ini PT.Sri Kresna Kimia mempromosikan produknya melalui selebaran, dengan tujuan untuk mempengaruhi pembeli atau pelanggan dan untuk membantu perluasan pasar.

Strategi bauran pemasaran yang dilakukan pada PT.Sari Kresna Kimia di lakukan dengan tujuan agar dapat memperoleh laba dan mempertahankan kelangsungan perushaan. Untuk itu perusahaan harus lebih mengamati perubahan yang terjadi pada lingkungan sekitar, hal ini menuntut perusahaan untuk menerapakan strategi pemasaran lebih baik lagi dimasa yang akan datang. Perubahan ekonomi, perubahan teknologi, sistem perdagangan bebas, dan pemerosotan lingkungan alam menjadi tantangan yang berat bagi perusahaan untuk tetap berkembang.

VI. KESIMPULAN DAN SARAN

Dokumen terkait