• Tidak ada hasil yang ditemukan

Strategi dan Arah Kebijakan BPS Kabupaten

Dalam dokumen Boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya (Halaman 33-78)

BAB III. STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

B. Strategi dan Arah Kebijakan BPS Kabupaten

Sebagai upaya meningkatkan kualitas data dan kualitas penyajian maupun pelayanannya perlu dilakukan pembenahan-pembenahan, antara lain memenuhi kebutuhan perangkat TIK dan

meningkatkan kualitas SDM. Proses peningkatan kualitas data ini, pada gilirannya akan dicerminkan oleh berkurangnya timelines penyajian data, dan meningkatkan kualitas penyajian, serta memberikan kemudahan kepada pengguna data untuk mengakses data.

Perkembangan situasi global, dibarengi dengan kemajuan TIK yang merambah sampai ke daerah, dan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya statistik, menjadi tantangan dalam pembangunan statistik. Hal ini akan berdampak terhadap permintaan data dan informasi statistik yang semakin beragam, akurat, berkesinambungan, dan tepat waktu, baik dari pemerintah, dunia usaha dan masyarakat pada umumnya.

Dalam rangka mewujudkan SSN yang andal, efektif dan efisien, maka program pembangunan statistik diarahkan untuk meningkatkan ketersediaan data dan informasi statistik berkualitas yang terpercaya. Peningkatan kapasitas kegiatan statistik BPS Kabupaten dilakukan untuk menjawab peningkatan permintaan terhadap data dan informasi statistik dalam mendukung penyelenggaraan otonomi daerah.

Kapasitas TIK di BPS Kabupaten khususnya di Kabupaten Mamuju saat ini belum seluruhnya terpenuhi dari segi kuantitasnya untuk mempercepat pengumpulan, pengolahan, dan diseminasi data yang cakupan maupun kuantitasnya semakin bertambah.

upaya memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana tersebut terus dilakukan dengan mengusulkan ke BPS RI lewat BPS Provinsi Sulawesi Barat.

Sumber daya manusia yang kurang memadai baik kuantitas maupun kualitas merupakan kondisi yang sulit dihindari bagi BPS Kabupaten Mamuju, termasuk tenaga Kordinator Statistik Kecamatan sebagai ujung tombak pelaksanaan kegiatan statistik di daerah. Sekolah Tinggi Ilmu Statistik dan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Statistik secara bertahap diharapkan mampu memenuhi kebutuhan SDM.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan data yang berkualitas, pemanfaatan TIK, dan peningkatan kapasitas SDM berdampak kepada kondisi kelembagaan. Oleh karena BPS RI akan melakukan penataan kelembagaan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan lingkungan strategis.

Berdasarkan visi, misi, tujuan, sasaran yang telah ditetapkan, dan mengacu pada strategi pembangunan statistik nasional, serta memperhatikan RPJM daerah, maka BPS Kabupaten Mamuju menentukan strategi sebagai rangkaian proses aktivitas untuk mencapai sasaran.

I. Strategi Pencapaian Tujuan Peningkatan Ketersediaan Data dan Informasi Statistik yang Berkualitas

Strategi ini merupakan sarana untuk mencapai apa yang diharapkan dari tujuan pertama. Strategi ini terdiri atas beberapa

rangkaian aktivitas utama untuk mencapai sasaran prioritas. Setiap strategi diawali dengan penyusunan Analisis Proses Ketatalaksanaan/Business Process Analysis (BPA) dan Rekayasa Ulang Proses Ketatalaksanaan/Business Process Reengineering (BPR). Adapun sasaran dan strategi-strategi tersebut diuraikan di bawah ini:

a) Tersedianya data dan informasi statistik ekonomi makro yang lengkap, akurat, dan tepat waktu

Sasaran ini dicapai dengan menempuh langkah-langkah sebagai berikut :

1. Melaksanakan Sensus Pertanian 2013 yang berkualitas;

2. Mengaplikasikan Sistem Neraca Nasional Indonesia berdasarkan System of National Account (SNA) 2008 untuk neraca-neraca pokok seperti Neraca Produksi, Neraca Penerimaan dan Pengeluaran (Generating of Income Accounts), sehingga terwujud data neraca regional yang dapat dibandingkan antar daerah.

3. Meningkatkan ketersediaan data dasar yang diperlukan bagi penerapan SNA 2008, berdasarkan gap analysis (analisis kebutuhan dan ketersediaan);

4. Melakukan koordinasi dengan penyelenggara statistik sektoral untuk meningkatkan kualitas data dari instansi sektoral, berdasarkan gap analysis (analisis kebutuhan dan ketersediaan);

6. Melakukan perubahan tahun dasar PDRB dari tahun 2000 menjadi tahun 2010 agar data statistik PDRB, sosial dan kesejahteraan rakyat yang dihasilkan menjadi reliable;

7. Melaksanakan sistem pengumpulan data Survei Industri Besar/Sedang Tahunan yang semula hanya dengan pendekatan sensus menjadi pendekatan untuk Industri Besar dan pendekatan survei sampel untuk Industri Sedang;

8. Menerapkan pengukuran peningkatan kualitas statistik pertanian;

9. Meningkatkan kualitas statistik harga dengan menyelenggarakan Survei Biaya Hidup dan menghitung Diagram Timbangan Nilai Tukar Petani pada tahun 2012, serta menyempurnakan sistem pengumpulan, pengolahan, dan penyajian statistik harga;

10. Meningkatkan ketersediaan data statistik harga produsen yang berkualitas;

11. Menerapkan pengukuran peningkatan kualitas data dan informasi Statistik Konstruksi;

12. Menerapkan pengukuran peningkatan kualitas data dan informasi Statistik Pertambangan dan Energi;

13. Menerapkan pengukuran peningkatan kualitas data dan informasi Statistik Keuangan;

14. Menerapkan pengukuran peningkatan kualitas data dan informasi Statistik Pariwisata;

15. Menerapkan pengukuran peningkatan kualitas data dan informasi Statistik Teknologi Informasi dan Komunikasi;

16. Menerapkan pengukuran peningkatan kualitas data dan informasi Statistik Perhubungan;

17. Meningkatkan response rate survei-survei bidang ekonomi;

dan

18. Memperbaiki sistem pengolahan data survei berbasis perusahaan maupun rumahtangga.

b) Tersedianya data dan informasi statistik sosial dan kesejahteraan rakyat yang lengkap, akurat, dan tepat waktu Sasaran ini dicapai dengan menempuh langkah-langkah sebagai berikut :

1. Melaksanakan Sensus Penduduk 2010 yang berkualitas;

2. Menerapkan pengukuran peningkatan kualitas data dan informasi Statistik Demografi;

3. Menerapkan pengukuran peningkatan kualitas data Survei Sosial-Ekonomi Nasional (SUSENAS);

4. Menerapkan pengukuran peningkatan kualitas data Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS);

5. Menerapkan pengukuran peningkatan kualitas data Survei Upah dan Struktur Upah;

6. Menerapkan pengukuran peningkatan kualitas data dan informasi Statistik Kemiskinan; dan

7. Menerapkan pengukuran peningkatan kualitas data dan informasi Statistik Ketahanan Sosial; dan

8. Meningkatkan response rate survei-survei bidang sosial.

c) Meningkatnya metodologi sensus dan survei

Sasaran ini dicapai dengan menempuh langkah-langkah

1. Memperbaiki peta wilayah kerja statistik dan wilayah administrasi (desa/kelurahan) untuk keperluan pengumpulan dan penyajian data dan informasi statistik; dan

2. Memperbaiki metode pengumpulan data dan monitoring/pemantauan.

II. Strategi Pencapaian Tujuan Peningkatan Pelayanan Prima dalam Rangka Mewujudkan SSN yang Andal, Efektif, dan Efisien

Strategi ini merupakan sarana untuk mencapai apa yang diharapkan dari tujuan kedua. Rangkaian aktivitas dari sasaran strategis ini adalah: Peningkatan efektivitas dan efisiensi diseminasi data dan informasi statistik

Sasaran ini dicapai dengan menempuh langkah-langkah sebagai berikut :

1. Memperbaiki kemudahan akses terhadap data BPS;

2. Memperbaiki kualitas layanan dan hasil-hasil (data dan informasi statistik); dan

3. Meningkatkan penggunaan SiRusa, kompilasi metadata dalam kerangka Sistem Rujukan Statistik.

III. Strategi Pencapaian Tujuan Meningkatkan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi serta Sarana Kerja

Untuk mencapai apa yang diharapkan dari misi kedua BPS yaitu menciptakan insan statistik yang kompeten dan profesional, didukung pemanfaatan teknologi informasi mutakhir untuk kemajuan perstatistikan, maka dirumuskan strategi bidang teknologi informasi dan komunikasi. Strategi ini diarahkan untuk mencapai sasaran strategis dalam rangka perkuatan sistem basis data.

Strategi ini dimaksudkan untuk mengoptimalkan sarana dan prasarana yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi mutakhir.

Berdasarkan visi, misi, tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, BPS Kabupaten Mamuju melaksanakan strategi dan kerangka kerja teknologi informasi komunikasi yang telah dirumuskan oleh BPS RI melalui serangkaian aktivitas utama untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

a) Peningkatan kualitas pengolahan data dan informasi statistik

Sasaran ini dicapai dengan menempuh langkah-langkah sebagai berikut :

1. Meningkatkan kualitas dan kuantitas jaringan komunikasi data; dan

2. Meningkatkan kualitas sumber daya tenaga fungsional pranata komputer tingkat ahli.

b) Peningkatan kualitas sarana dan prasarana TIK serta sarana dan prasarana kerja lainnya

Sasaran ini dicapai dengan menempuh langkah-langkah sebagai berikut :

1. Melakukan pemeliharaan sarana dan prasarana TIK secara umum; dan

2. Melakukan pemeliharaan sarana dan prasarana kerja.

c) Peningkatan kuantitas sarana dan prasarana kerja lainnya Sasaran ini dicapai dengan menempuh langkah-langkah sebagai berikut :

1. Membangun gedung kantor yang memadai sesuai dengan kebutuhan organisasi dan jumlah SDM;

2. Memelihara / merenovasi rumah dinas agar tetap layak huni sesuai kebutuhan organisasi; dan

3. Memelihara kendaraan operasional lapangan dalam rangka menunjang dan mempercepat proses kegiatan statistik.

IV. Strategi Pencapaian Tujuan Peningkatan Kapasitas SDM Strategi ini merupakan sarana untuk mencapai apa yang diharapkan dari misi BPS Kabupaten Mamuju yang kesatu

”menciptakan insan statistik yang profesional dan kompeten, didukung pemanfaatan teknologi informasi mutakhir untuk kemajuan perstatistikan Indonesia” dan misi keempat

”meningkatkan koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi kegiatan statistik yang diselenggarakan pemerintah dan swasta, dalam

kerangka Sistem Statistik Nasional (SSN) yang efektif dan efisien”.

Hal ini diarahkan untuk mencapai sasaran strategis dalam rangka peningkatan kapasitas SDM yang untuk meningkatkan kinerja aparatur BPS.

Keberhasilan peningkatan kualitas data dan informasi statistik juga sangat memerlukan dukungan dan peranan dari SDM yang profesional dan berintegritas tinggi. Oleh karena itu, pembangunan SDM merupakan bagian strategis pembangunan statistik daerah dalam rangka mendukung pembagunan statistik nasional lima tahun ke depan.

Berdasarkan visi, misi, tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, BPS merumuskan beberapa strategi untuk melakukan pembangunan sumber daya manusia yang terdiri atas serangkaian aktivitas utama untuk mencapai sasaran-sasaran yang ditetapkan.

a) Meningkatkan kualitas sumber daya manusia

Sasaran ini dicapai dengan menempuh langkah-langkah sebagai berikut :

1. Membina perilaku individu dalam bekerja (code of conduct) untuk setiap pegawai BPS Kabupaten Mamuju

2. Melakukan pembinaan terhadap penyelenggara administrasi kepegawaian;

3. Membangun kebijakan dan prosedur pengembangan sumber daya manusia;

4. Menempatkan sumber daya manusia berdasarkan kompetensi dan integritasnya pada semua level, dalam lingkup wilayah Kabupaten;

5. Memanfaatkan sistem informasi sumber daya manusia melalui SIMKOR (Sistem Informasi Kepegawaian dan Organisasi) untuk mendukung implementasi kebijakan SDM;

6. Melakukan pembinaan terhadap penyelenggara kehumasan;

b) Penataan kelembagaan dalam rangka reformasi birokrasi dan mewujudkan good governance

Sasaran ini dicapai dengan menempuh langkah-langkah sebagai berikut:

1. Meningkatkan integrasi, sinkronisasi dan sinergi antara Seksi/Subbagian di BPS Kabupaten dan antara BPS Kabupaten dengan BPS Provinsi, serta dengan instansi terkait dalam rangka terwujudnya pelaksanaan kegiatan statistik yang berkualitas;

2. Mengimplementasikan budaya kerja BPS dengan memperhatikan budaya lokal masyarakat;

3. Membangun sistem manajemen dokumen; dan

4. Memperbaiki proses pengambilan keputusan strategis dan peningkatan proses arus informasi untuk mendukung pengambilan keputusan.

B.2. Arah Kebijakan

Sebagai tindak lanjut Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran yang telah dibahas pada bagian sebelumnya, BPS Kabupaten Mamuju menentukan arah kebijakan pembangunan statistik daerah berdasarkan arah kebijakan pembangunan statistik nasional yang ditentukan BPS sebagai berikut:

a. Meningkatkan koordinasi dengan instansi sektoral sesuai dengan amanat PP No. 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah (Pusat), Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Implementasi pelaksanaan PP No. 41 tahun 2007 tentang rumpun kegiatan perangkat daerah juga perlu ditindaklanjuti dengan asas vertikalitas BPS daerah agar terhindar kesimpangsiuran interpretasi dan implementasi PP No. 38 Tahun 2007.

b. Memelopori terselenggaranya kegiatan statistik nasional di daerah secara efisien dan efektif untuk memperoleh hasil yang andal dan prima dengan berlandaskan kepada asas keterpaduan, keakurasian, dan pemutakhiran. Keterpaduan mempunyai makna bahwa penyelenggaraan kegiatan statistik yang dilakukan bersama-sama oleh pemerintah dan masyarakat harus saling membantu, saling memperkuat dalam memenuhi kebutuhan data dan informasi statistik, serta menghindari terjadinya duplikasi kegiatan statistik. Prinsip

statistik harus diupayakan untuk menghasilkan data dan informasi statistik yang seksama, cermat, tepat, dan benar.

Sedangkan kemutakhiran berarti bahwa data dan informasi statistik yang disajikan atau yang tersedia harus dapat menggambarkan fenomena atau perubahannya menurut keadaan yang terkini. Oleh karena itu, pengumpulan, pengolahan, penyajian dan analisis serta diseminasi data dan informasi statistik harus senantiasa dilakukan secara terus menerus, berkesinambungan, dan runtun waktu.

c. Mewujudkan kondisi yang mendukung penerapan atas Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK). NSPK akan mempermudah pengguna dalam menganalisis data dan informasi statistik, dan dapat melakukan perbandingan antara data yang satu dengan lainnya, baik perbandingan dalam skala regional, nasional, maupun internasional.

d. Memfasilitasi peningkatan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi, khususnya ilmu statistik, melalui penelitian-penelitian maupun studi. terutama ditujukan untuk mencapai penyelenggaraan kegiatan statistik yang lebih efektif dengan kualitas hasil yang mendorong peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap data dan informasi statistik yang disajikan.

e. Mengupayakan terwujudnya sistem informasi statisitik yang andal dan efisien dengan memanfaatkan teknologi mutakhir yang tepat guna dan berhasil guna.

f. Mengupayakan pembinaan dalam pengembangan sistem informasi statistik terhadap seluruh penyelenggara kegiatan statistik di daerah. Penguasaan teknologi informasi masih belum merata pada penyelenggara kegiatan statistik.

Kesetaraan pengetahuan tentang teknologi informasi akan menunjang pengembangan Sistem Statistik Nasional.

g. Memelopori peningkatan kemampuan para palaksana kegiatan statistik dalam menyelenggarakan dan menyajikan data dan informasi statistik. Kualitas SDM pelaksana kegiatan statistik sangat berpengaruh terhadap kualitas data dan informasi statistik yang dihasilkan dan disajikan. Tingginya kualitas SDM palaksana akan menghasilkan data dan informasi statistik yang bermutu tinggi.

h. Melakukan sosialisasi kegiatan dan hasil dari kegiatan statistik yang dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan arti penting serta kegunaan statistik. Selain tergantung kepada kualitas pelaksana, mutu data dan informasi statistik juga dipengaruhi oleh sumber data.

Masyarakat sebagai sumber data akan ikut menentukan

sangat tergantung kepada mutu jawaban yang diberikan masyarakat sebagai sumber data.

i. Mengupayakan pembinaan untuk pendayagunaan satuan kerja bidang statistik di lembaga pemerintah maupun swasta. Satuan kerja bidang statistik di berbagai lembaga tersebut belum mempunyai pengetahuan yang merata di bidang statistik, penyetaraan pengetahuan tentang statistik diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembangunan statistik. Salah satu upaya BPS mencakup fasilitasi terhadap terhadap tenaga-tenaga fungsional statistisi maupun pranata komputer pada instansi-instansi sektoral, baik di tingkat instansi pusat maupun perangkat daerah.

j. Mengupayakan penyediaan kelengkapan peralatan teknologi informasi seperti notebook/laptop untuk petugas Koordinator Statistik Kecamatan (KSK) dalam rangka pengembangan teknik pengumpulan data dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi melalui sistem elektronik survei.

C. Program dan Kegiatan

Sebagai Lembaga Pemerintah Non-Kementerian, BPS RI mempunyai satu Program Teknis dan tiga Program Generik.

Program Teknis adalah Program Penyediaan dan Pelayanan Informasi Statistik (P2IS). Sementara itu, Program Generik BPS meliputi: (i) Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan

Tugas Teknis Lainnya (DMPTT) BPS, (ii) Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur (PSPA) BPS, (iii) Program Pengawasan dan Peningkatan Akuntabilitas Aparatur (P2A2N) BPS. Khusus untuk program generik, yang dijabarkan ke BPS Kabupaten termasuk Kabupaten Mamuju hanya dua program yaitu program DMPTT dan PSPA.

Program Penyediaan dan Pelayanan Informasi Statistik (P2IS) bertujuan untuk menyediakan dan memberi pelayanan informasi statistik yang berkualitas dalam rangka memenuhi kebutuhan pengguna data. Untuk menyediakan data dan informasi statistik, BPS Kabupaten Mamuju secara berkesinambungan menyempurnakan pelaksanaan pengumpulan, pengolahan, pengkajian dan analisis, serta diseminasi data dan informasi statistik.

Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya BPS bertujuan untuk memberi dukungan manajemen dan kelancaran pelaksanaan kegiatan teknis di bidang penyediaan data dan informasi statistik yang berkualitas. Dasar kebijaksanaan dalam rencana anggaran program ini diarahkan untuk kegiatan-kegiatan operasional penyelenggaraan lembaga seperti perencanaan program dan kegiatan, penyediaan gaji dan tunjangan pegawai, dan fungsi kehumasan.

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur (PSPA) BPS bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan sarana dan prasarana fisik yang telah ada di BPS, antara lain kenyamanan dan kelengkapan fasilitas ruang kerja, serta penyediaan Gedung Kantor, rumah dinas dan sarana trasportasi untuk pusat dan daerah.

Beberapa kegiatan yang dijadikan perioritas berdasarkan yang ditentukan oleh BPS RI adalah sebanyak enam prioritas kegiatan. BPS Kabupaten, mendukung dan melaksanakan kegiatan perioritas tersebut sesuai dengan waktu dan mentodologi yang ditentukan oleh BPS RI. Penentuan prioritas didasarkan kepada:

(i) Amanat UU No. 16 Tahun 1997 tentang Statistik, yakni penyelenggaraan Sensus, meliputi Sensus Penduduk 2010, Sensus Pertanian 2013 dan persiapan Sensus Ekonomi 2016.

(ii) Penyediaan data strategis yang mendukung Visi dan Misi RPJM Nasional, meliputi kegiatan statistik berskala besar dan lintas sektor: Penyediaan dan Pengembangan Statistik Neraca Nasional dan Regional, Penyediaan dan Pengembangan Statistik Harga, Penyediaan dan Pengembangan Statistik Rumahtangga melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) dan Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS), Penyediaan dan Pengembangan Data Kemiskinan, Penyediaan dan Pengembangan Data dan

Informasi Statistik Industri Besar/Sedang, Survei Biaya Hidup dan Survei Diagram Timbangan Nilai Tukar Petani 2012.

Secara lengkap setiap kegiatan beserta indikator kinerja, target pencapaian dan alokasi anggaran yang dibutuhkan di sajikan dalam Lampiran 1 dan Lampiran 2. Tabel 1 berikut menyajikan indikator kinerja yang disandingkan dengan target pencapaiannya pada 2010 dan 2014 untuk kegiatan-kegiatan fokus prioritas.

Tabel 2 menunjukkan alokasi anggaran yang dibutuhkan dalam rangka mencapai sasaran dan capaian program selama 2010-2014.

Tabel 1. Indikator Kinerja Kegiatan Prioritas BPS Kabupaten Mamuju 2010-2014

No Kegiatan/Fokus Kegiatan Output Indikator Kinerja Target

2010 2011 2012 2013 2014

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)

1 Kegiatan :

Penyediaan data Kependudukan Dan Ketenagakerjaan

Fokus Kegiatan :

Sensus Penduduk (SP) 2010

Survei Angkatan Kerja Nasional

Publikasi hasil SP 2010

Publikasi hasil Sakernas

1. Persentase pemasukan dokumen/ Response rate Hasil SP 2010

1. Persentase pemasukan dokumen/ Response rate Sakernas

-100%

100%

100%

-100%

-100%

-100%

No Kegiatan/Fokus Kegiatan Output Indikator Kinerja Target

2010 2011 2012 2013 2014

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)

2 Kegiatan :

Penyediaan data Statistik Kesejahtaraan Rakyat Fokus Kegiatan : Survei Sosial Ekonomi Nasional

Publikasi hasil

Susenas 1. Persentase pemasukan

dokumen/ Response rate Susenas

100% 100% 100% 100% 100%

No Kegiatan/Fokus Kegiatan Output Indikator Kinerja Target

2010 2011 2012 2013 2014

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)

3 Kegiatan :

Penyediaan Statistik Ketahanan Sosial

Fokus Kegiatan :

Pendataan Potensi Desa (Podes)

Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS)

Publikasi Hasil Podes

File Daftar Rumah Tangga Sasaran Program Pengentasan Kemiskinan

1. Persentase pemasukan dokumen/response rate Pendataan PODES 1. File Daftar Rumah

Tangga Sasaran

4 Kegiatan :

Penyediaan Statistik Neraca Produksi

Fokus Kegiatan :

Penyusunan Statistik Neraca Regional

Publikasi Hasil Penyusunan Statistik Neraca Regional (PDRB)

1. Jumlah judul Publikasi Hasil Penyusunan Statistik Neraca Regional (PDRB)

1 1 1 1 1

No Kegiatan/Fokus Kegiatan Output Indikator Kinerja Target

2010 2011 2012 2013 2014

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)

5 Kegiatan :

Penyediaan data Statistik Harga Fokus Kegiatan :

Survei Biaya Hidup (SBH 2012)

Penyempurnaan Diagram Timbangan NTP (Nilai Tukar Petani) 2012

Publikasi hasil SBH 2012

Publikasi Diagram Timbangan NTP 2012

1. Persentase pemasukan dokumen/response rate SBH 2012

1. Persentase pemasukan dokumen/response rate Hasil Penyempurnaan Diagram Timbangan NTP 2012

-No Kegiatan/Fokus Kegiatan Output Indikator Kinerja Target

2010 2011 2012 2013 2014

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)

7 Kegiatan :

Penyediaan data Statistik Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan

Fokus Kegiatan : Sensus Pertanian 2013

(ST2013) Publikasi Hasil ST2013 1. Persentase pemasukan dokumen/ response rate hasil ST2013

- - - 100%

-Tabel 2. Alokasi Anggaran 2010-2014 Menurut Program (Juta Rupiah)

PROGRAM/KEGIATAN

ALOKASI

2010 2011 2012 2013 2014

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

A. ALOKASI PROGRAM TEKNIS 4.829 808 1.511 2.357 886

I. Program Penyediaan dan

Pelayanan Informasi Statistik (P2IS) 4.829 808 1.511 2.357 886

B. ALOKASI PROGRAM GENERIK 1.319 2.094 2.835 1.757 3.362

I. Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya

BPS 1.263 1.446 1.435 1.757 2.869

II. Program Peningkatan Sarana dan

Prasarana Aparatur (PSPA) BPS 56 648 1.400 0 493

BAB IV PENUTUP

Pentingnya peranan data dan informasi statistik dalam proses perencanaan, pemantauan, dan evaluasi pembangunan nasional dan daerah serta bagi masyarakat, maka BPS menentukan strategi-strategi perkuatan data dan informasi statistik sehingga menjadi sumber informasi pembangunan yang dapat dipercaya oleh semua pihak.

Perkuatan data dan informasi statistik dilakukan oleh BPS RI dengan menata ulang kelembagaan dari pusat sampai daerah dalam kerangka pencapaian good governance dan clean government. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas data, dengan membangun pilar-pilar pendukung meliputi pembangunan arsitektur dan peningkatan sarana dan prasarana pendukung TIK, serta meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM. Komitmen ini dirumuskan sebagai antisipasi menghadapi tantangan global maupun regional pada periode lima tahun ke depan.

LAMPIRAN – LAMPIRAN`

Lampiran 1.

Target Pembangunan untuk Tahun 2010-2014 Badan Pusat Statistik Kabupaten Mamuju

SASARAN

2010 2011 2012 2013 2014

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) dan Tepat Waktu

PROGRAM : dan Tepat Waktu

1. Persentase pengumpulan dan penyajian data dan informasi Statistik Ekonomi Makro

100% 100% 100% 100% 100% BPS

Kabupaten Mamuju

2. Persentase pengumpulan dan penyajian data Produk Domestik Bruto

100% 100% 100% 100% 100%

SASARAN

2010 2011 2012 2013 2014

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

3. Persentase pemasukan dokumen/ response rate dari kegiatan Statistik Perusahaan

100% 100% 100% 100% 100%

4. Jumlah judul Publikasi Statistik Ekonomi Akurat dan Tepat Waktu

1. Persentase pemasukan dokumen/ response rate atas rumah tangga dari kegiatan Statistik Sosial dan

Kesejahteraan Rakyat

100% 100% 100% 100% 100% BPS

Kabupaten Mamuju

SASARAN

2010 2011 2012 2013 2014

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

2. Jumlah judul Publikasi Statistik Sosial dan Kesejahteraan Rakyat

1. Persentase peta wilayah administrasi dan blok sensus yang mutakhir

100% 100% 100% 100% 100% BPS

Kabupaten

1. Jumlah pengunjung eksternal yang mengakses data dan informasi statistik melalui Website BPS

2000 5000 7000 9000 10000 BPS

Kabupaten Mamuju

2. Jumlah pengunjung yang datang ke Perpustakaan

50 100 150 150 200

3. Jumlah transaksi pembelian/permintaan data mentah oleh pihak luar

50 50 50 50 50

SASARAN

2010 2011 2012 2013 2014

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

1. Persentase hasil pengolahan data yang dikirim ke BPS Provinsi dan Pusat tepat waktu

100% 100% 100% 100% 100%

KEGIATAN :

1. Persentase peta wilayah administrasi dan blok sensus yang mutakhir

100% 100% 100% 100% 100%

2. Persentase terpenuhinya data penunjang statistik sektoral daerah

100% 100% 100% 100% 100%

3. Persentase pemasukan dokumen/ response rate kegiatan Survei

100% 100% 100% 100% 100%

SASARAN

2010 2011 2012 2013 2014

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

2. Pelayanan data dan Informasi

1. Jumlah pengunjung eksternal yang mengakses data dan informasi statistik melalui Website BPS

2000 5000 7000 9000 10000 BPS

Kabupaten Mamuju

2. Jumlah pengunjung yang datang ke Perpustakaan

50 100 150 150 200

3. Jumlah transaksi pembelian/permintaan data mentah oleh pihak luar

1. Persentase penyajian data dan informasi Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan

100% 100% 100% 100% 100%

SASARAN

2010 2011 2012 2013 2014

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

2. Persentase pemasukan dokumen/ response rate dari kegiatan Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan

100% 100% 100% 100% 100%

3. Jumlah judul Publikasi Statistik Kependudukan

response rate dari kegiatan Statistik Kesejahteraan Rakyat

100% 100% 100% 100% 100% BPS

Kabupaten Mamuju

SASARAN

2010 2011 2012 2013 2014

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

sosial, lingkungan hidup, kerawanan sosial dan politik keamanan

1. Persentase penyajian data dan informasi Statistik Tanaman Pangan

100% 100% 100% 100% 100%

2. Persentase pemasukan dokumen/ response rate dari kegiatan statistik tanaman pangan

100% 100% 100% 100% 100%

3. Jumlah judul Publikasi

Statistik Tanaman 1 1 1 1 1

SASARAN

2010 2011 2012 2013 2014

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)

1. Persentase pemasukan dokumen/response rate dari kegiatan statistik hortikultura

100% 100% 100% 100% 100%

2. Jumlah judul Publikasi

Statistik Hortikultura 1 1 1 1 1

6. Penyediaan

1. Persentase pemasukan dokumen/response rate dari kegiatan statistik perkebunan

100% 100% 100% 100% 100%

7. Penyediaan

1. Persentase pemasukan dokumen/ response rate dari kegiatan Statistik Peternakan, Perikanan, dan

100% 100% 100% 100% 100%

SASARAN

SASARAN

Dalam dokumen Boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya (Halaman 33-78)

Dokumen terkait