• Tidak ada hasil yang ditemukan

4.3 Pembahasan Hasil Penelitian

4.3.2 Teknik Analisis Data

4.3.2.2 Strategi Media Relations

Media memberikan pengaruh yang sangat besar bagi kehidupan manusia terutama dalam menyebarkan informasi. Media relations atau hubungan yang baik dengan media dapat dikatakan sebagai kunci dalam meningkatkan popularitas. Seperti yang diungkapkan oleh Ardianto (2011: 5), salah satu kegiatan PR dalam memberikan informasi kepada publik/masyarakat untuk memperoleh dukungan dan kepercayaan publik adalah melalui kegiatan media relations (hubungan media), yakni membina hubungan baik dengan kalangan pers yang mengelola media cetak (surat kabar dan majalah), media elektronik (radio dan televisi), dan media massa online (newspaper online, magazine online, radio digital, televisi digital).

Menurut Iriantara (2011:80-97) memaparkan bahwa strategi Media Relations terdiri dari :

1. Mengelola Relasi

Mengelola relasi yang baik dengan media menjadi sangat penting untuk menunjang kegiatan PR, hal ini tentunya dimaksudkan agar organisasi bisa berkomunikasi dengan baik oleh publiknya. Dalam mengelola relasi media, PR bukan hanya menjalin hubungan baik dengan institusi media massa, melainkan juga dengan pers wartawan. Dalam menjalin relasi yang baik antara PR dengan institusi media massa dan wartawan hal yang terpenting yang harus diingat adalah

hubungan antara dan profesi yang saling membutuhkan. Agar hubungan tersebut dapat terjalin dengan baik. Maka harus ada komunikasi yang cukup intens diantara kedua belah pihak yang berkenaan dengan tugas-tugas pokok masing-masing.

Melalui kegiatan media relations ini, media mampu meng-exsposed segala kegiatan yang sedang terjadi dalam suatu perusahaan untuk diketahui oleh khalayak luas. Sebaliknya, pihak media juga dapat menambah informasi mereka dan memperbanyak sumber berita bagi medianya masing-masing. Salah satu upaya untuk selalu untuk selalu berhubungan baik yaitu dengan cara melayani wartawan dengan sebaik-baiknya. Humas mengundang wartawan dalam kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh DPSKTK-PM, dari cara penyambutan wartawan pada kegiatan tersebut, menyediakan fasilitas-fasilitas yang dapat mempermudah wartawan untuk mengirimkan berita ke redaksi seperti penyediaan computer dan internet. Suma upaya tersebut bertujuan agar para wartawan merasa nyaman ketika mereka berada di DPSKTK-PM, Kementerian Sosial RI.

2. Mengembangkan Strategi

Strategi dengan media massa terjalin dan terpelihara dengan baik, maka PR harus terus mengembangkan strategi yang sudah ada. Mengembangkan strategi dilakukan untuk lebih memaksimalkan strategi-strategi yang sudah ada. Beberapa upaya pengembangan strategi dengan cara mengembangkan materi-materi PR untuk media massa. Menambah jumlah media untuk menyampaikan pesan kepada publik, membangun dan memelihara kontak dengan relasi baru,

mempromosikan organisasi sebagai sumber informasi handal untuk media massa, serta mempromosikan pimpinan organisasi sebagai juru bicara diberbagai kegiatan. Dalam hal ini humas menggunakan strategi media relations untuk mendukung melaksanakan program perlindungan korban tindak kekerasaan dan pekerja migran di DKI Jakarta. Upaya membangun dan memelihara kontak yang dilakukan oleh Humas DPSKTK-PM seperti : mengundang media dalam event yang dilaksanakan DPSKTK-PM, memberitahukan kepada media ketika ada informasi-informasi yang perlu diketahui oleh masyarakat, dan menjalin komunikasi lainnya. Penyampaian informasi-informasi yang dapat berupa kebijakan, program dan kegiatan-kegiatan dari DPSKTK-PM haruslah disampaikan oleh narasumber yang handal. Humas DPSKTK-PM selalu mengupayakan untuk menghadirkan narasumber yang merupakan direktur dari DPSKTK-PM.

3. Mengembangkan Jaringan

Pengembangan jaringan merupakan aspek pokok dalam Media Relations. Beberapa cara untuk mengembangkan jaringan adalah memasuki organisasi-organisasi profesi, memiliki kontak dengan organisasi profesi lain, dan mengembangkan jaringan media baik yang bersifat lokal, nasional, sampai internasional. Memasuki organisasi akan memperluas jaringan seseorang dalam bidang kehumasan. Sedangkan memiliki kontak dengan organisasi profesi lain seperti wartawan, menjadi penting guna memperluas jaringan humas dengan dunia media massa. Bukan hanya itu, mengembangkan jaringan

dengan media lokal , nasional, bahkan internasional akan dapat memperluas publikasi atau organisasi.

Dalam upaya mengembangkan jaringan Media Relations DPSKTK-PM Kementerian Sosial RI terus meningkatkan keharmonisan hubungan dengan media. Dalam hal ini, humas menyambut kedatangan wartawan-wartawan baru yang ditugaskan oleh organisasinya untuk meliput dan mencari informasi di DPSKTK-PM. Setelah itu, humas akan memasukan data wartawan tersebut ke dalam daftar relasi media. Hal ini memudahkan humas untuk menghubungi wartawan tersebut pada saat akan diadakannya kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan penyampaian informasi.

Strategi Media Relations menjadi bagian penting dalam menjalankan program dan kegiatan humas di mana pun. Apabila disesuaikan dengan upaya Humas dalam melakukan berbagai kegiatan yang bersentuhan dengan media menurut Ardianto (2011: 167-168), beberapa hal yang telah dilakukan oleh Humas DPSKTK-PM adalah sebagai berikut:

1. Press Conference (konferensi pers, temu media atau jumpa media) Biasanya pihak humas berinisiatif untuk melakukan pertemuan dengan media untuk menginformasikan berita yang dianggap penting secara berbarengan oleh seseorang pejabat pemerintah atau swasta kepada wartawan, bahkan bisa ratusan wartawan sekaligus.

Humas DPSKTK-PM telah melakukan konferensi pers terkait dalam event sosialisasi program KTK-PM di DKI Jakarta dengan mengundang ratusan media dan pihak-pihak penting lainnya dalam konferensi pers .

2. Press Briefing (Perbincangan dengan Media)

Press Briefing diadakan regular oleh seorang pejabat humas. Dalam kegiatan ini, humas menyampaikan informasi-informasi mengenai kegiatan yang baru terjadi kepada media. Bila media belum puas dan menginginkan keterangan lebih terperinci, diadakan tanggapan atau pertanyaan. Humas DPSKTK-PM belum pernah melakukan kegiatan tersebut .

3. Press Tour (wisata media)

Wisata Media diselenggarakan oleh suatu perusahaan atau lembaga untuk mengunjungi daerah tertentu untuk memperkenalkan mengenai produk / program perusahaan.

4. News (press release, Newsletter ,broadcast release)

Siaran pers sebagai kegiatan publisitas adalah kegiatan yang paling rutin dilakukan Humas DPSKTK-PM. Setiap mengadakan event seperti seminar, dan talkshow, Humas sudah mempersiapkan press release bagi rekan-rekan wartawan sebagai acuan dalam membuat berita di media masing-masing. Selain itu, Humas juga sering kali mengirimkan artikel-artikel mengenai kegiatan dan program yang telah dilaksanakan untuk dimuat dalam rubrik info di media cetak milik Kementerian Sosial RI yaitu Societa(Newsletter).

5. Special Events

Humas melakukan special events, yaitu mengundang media untuk hadir dalam setiap event seminar dan talkshow dalam setiap kegiatan yang diadakan, humas juga membuat banner, poster dalam setiap

program yang dilaksanakan DPSKTK-PM agar maksud dan tujuan program tersebut dapat tersampaikan ke masyarakat dengan baik. 6. Press Interview (wawancara media)

Dalam beberapa event penting yang telah dijadwalkan setiap tahunnya, biasanya setelah melaksanakan event, biasanya pihak media akan melakukan wawancara dengan pihak DPSKTK-PM Kementerian Sosial, baik dari humas, maupun pejabat lain yang dapat memberikan informasi yang diperlukan. Kegiatan press interview yang pernah dilaksanakan oleh DPSKTK-PM adalah mengundang media RRI sebagai salah satu media yang meliput mengenai kondisi para korban tindakan kekerasan dan pekerja migran yang mendapatkan perlindungan di DPSKTK-PM pada tahun 2012 lalu. Namun press interview jarang dilakukan di DPSKTK-PM.

7. Press Luncheon

Press Lucheon yaitu pejabat humas mengadakan jamuan makan siang bagi para wakil media massa (wartawan atau reporter) sehingga pada kesempatan ini pihak pers bisa bertemu dengan top management perusahaan/lembaga guna mendengarkan perkembangan perusahaan atau lembaga tersebut.

Penulis mengambil kesimpulan dari beberapa kegiatan media relations tersebut, kegiatan berhubungan dengan media yang telah dilakukan humas dalam mensosialisasikan program perlindungan korban tindak kekerasaan dan pekerja migran di DKI Jakarta diantaranya, yaitu press conference., press release, press interview dan special events (Seminar,talkshow) Sedangkan kegiatan lain, yaitu, press briefing, press tour,

dan press luncheon belum maksimal dan ada yang belum terlaksana dalam mensosialisasikan program perlindungan korban tindak kekerasan dan pekerja migran di DKI Jakarta.

Kegiatan media relations yang paling rutin dilakukan oleh humas DPSKTK-PM adalah press release, special events, yaitu seperti seminar, talkshow.

4.3.2.3 Sosialisasi Program Perlindungan Korban Tindak Kekerasan

Dokumen terkait