4.3 Pembahasan Hasil Penelitian
4.3.1 Strategi pemanfaatan citizen journalism pada program acara Wide Shot untuk menjadi media yang tepat bagi audience dan masyarakat dalam
menyalurkan bakat dan minatnya dalam bidang jurnalistik
A. Strategi 1
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada Februari – Mei 2013, Program Wide Shot Metro TV hadir selama 4 jam setiap Senin – Jumat Pkl. 13.00 – 17.00 sehingga tidak heran bahwa berita yang ditayangkan adalah aneka jenis berita yang dipadukan seharmoni mungkin oleh tim kreatif sehingga tidak menimbulkan kesan monoton yang membuat bosan penontonnya. Bagian terpenting dari hadirnya program Wide Shot adalah banyaknya nilai edukasi yang bisa ditangkap dari setiap berita yang ditayangkan. Hal ini terjadi karena konsep utama Wide Shot yang melibatkan warga untuk terlibat dalam pemberitaan. Berita yang di publikasikan diliput jurnalis amatir yang notabene adalah kaum muda yang didominasi oleh mahasiswa. Melalui background intelektual inilah para citizen journalist ini mengangkat berita dengan tema-tema atau informasi yang bermanfaat bagi orang banyak.
B. Strategi II
Berita yang ditayangkan dalam program Wide Shot sangat beragam diantaranya adalah berita mengenai kesehatan, olahraga, ekonomi dan bisnis, berita politik, hokum dan kriminal, informasi hobi dan hiburan, VOA, berita tentang kondisi ter-update yang terjadi di dalam negeri dan luar negeri. Serta beberapa program lain seperti tayangan musik dan jalan – jalan asyik yang membuat acara Wide Shot ini menjadi lebih segar. Hal unik lainya dari program Wide Shot adalah terdapat segmen Xin Wen atau bahasa mandarin. Disini kita bisa belajar bahasa mandarin dan percakapan sehari-harinya.
C. Strategi III
Program berita yang dikemas secara ringan, menghibur namun tetap ada unsur edukasi dan satu ciri khas yang membedakan Wide Shot dari program berita di stasiun tv lain adalah, Wide Shot melibatkan warga untuk pemberitaan yang dikenal dengan citizen journalism.
Kendala – kendala yang dihadapi selama proses produksi program Wide
Shot seperti durasi yang panjang sehingga membutuhkan kreatifitas yang tinggi, keterbatasan sumber daya manusia, dan ketika wartawan atau jurnalis professional tidak bisa menjangkau semua informasi menjadi alasan mengapa program acara Wide Shot melibatkan citizen journalism sebagai bagian dari isi berita, maka dengan adanya citizen journalism, informasi tersebut dapat sampai kepada masyarakat melalui media massa.
Konten atau isi dari citizen journalism bisa berupa peristiwa, pengalaman, dan reportase yang termasuk kedalam berita, bisa juga pendapat, ulasan atau analisa
yang termasuk kedalam opini, selain itu bisa merupakan liputan news feature yang mengambil issue diluar dari pemberitaan mainstream media.
D. Strategi IV
Jurnalis warga atau citizen journalism dapat memanfaatkan media-media yang ada baik mainstream media ataupun new media. Program Wide Shot adalah program yang memberikan apresiasi kepada karya citizen journalism, dan menjadi media yang tepat bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bakat dan minatnya dalam bidang jurnalistik dengan cara memberikan sosialisasi kepada masyarakat yang ingin menjadi citizen journalism agar lebih aware dengan lingkungan sekitar, serta memberikan edukasi dengan coaching dan pelatihan jurnalistik yang dilakukan di kampus – kampus di Jakarta maupun yang diluar daerah.
Media tidak akan pernah punya cukup jurnalis professional untuk meng-cover dan merekam semua peristiwa diluar sana. Kekuatan citizen journalism
terdapat pada liputan peristiwa, karena diharapkan para citizen journalism mendapatkan golden moment yaitu mendapatkan atau yang melihat dan merekam saat peristiwa sedang berlangsung, dan first hand news report yaitu liputan dari tangan pertama, dimana mereka datang ke lokasi pertama kali, selain itu citizen journalism juga bisa menjadi kekuatan untuk news feature.
Citizen journalism di berbagai Negara lain sudah mulai menjadi trend baru,
bahkan dari citizen journalism di beberapa Negara sudah terjadi pergerakan besar, ada revolusi yang bahkan berangkat dari citizen journalism, maka dari itu Wide Shot berusaha mengangkat citizen journalism karena banyak peristiwa yang terjadi diluar sana, dan yang pertama kali bisa mengabadikan momen tersebut bukanlah jurnalis professional.
E. Strategi V
Strategi program Wide Shot untuk menjadi media yang tepat bagi audience dan masyarakat dalam menyalurkan bakat dan minatnya dalam bidang jurnalistik yang lain adalah dengan menggerakkan citizen journalism dan berusaha menanamkan sifat kritis ke warga, ke masyarakat. Bagaimana mereka bisa memandang, melihat dan aware dengan permasalahan yang ada di sekitar mereka, dan mereka bisa membuat liputan mengenai hal tersebut.
Contoh liputan yang dapat dilakukan citizen journalism diantaranya adalah informasi jalan rusak, atau rakyat kecil yang terabaikan dalam kondisi kesehatan yang buruk, namun tidak mendapat perhatian apa – apa dari pemerintah setempat, ketika citizen journalist membuat liputan mengenai hal tersebut, rakyat kecil dan warga yang tidak mampu mendapat bantuan dari pemerintah, kemudian jalan yang rusak akan diperbaiki. Hal tersebut membuktikan bahwa setiap warga sudah dilibatkan untuk memberi kepada lingkungannya, sehingga diharapkan mereka sudah berbuat sesuatu untuk masyarakat mereka sendiri ketika hasil liputan mereka ditayangkan di Wide Shot.
Berita – berita yang bersumber dari warga ini bersifat bebas, maka kebenaran dari informasi tersebut tidak bisa di percaya karena tidak adanya verifikasi data atau tidak di landasi dengan kaidah-kaidah jurnalistik yang lainnya. Dalam citizen journalism sebuah isu yang belum pasti kebenarannya sudah bisa di jadikan berita
sehingga seringkali keabsahan berita dari citizen journalism dianggap lemah sebagai jurnalisme yang berkualitas, dan bisa menimbulkan disinformasi bagi publik secara luas jika berita yang disampaikan ternyata tidak terbukti kebenarannya. Hal ini bisa dimaklumi karena ketidaktahuan mengenai etika-etika dalam berjurnalistik, karena tidak semua orang yang berperan dalam citizen journalism mengerti bagaimana
proses sebuah informasi atau isu bisa berubah menjadi sebuah berita dan menjadi layak untuk disampaikan kepada publik.
F. Srategi VI
Diperlukan adanya langkah – langkah yang harus dilakukan untuk menghindari terjadinya disinformasi yang ditimbulkan karena adanya pemberitaan yang salah oleh si pelaku citizen journalism. Hal ini bisa dilakukan dengan mematuhi prinsip – prinsip yang telah di tetapkan dalam kaidah – kaidah jurnalistik seperti memiliki kemampuan menulis yang baik dalam artian menghindari kesalahan dalam penulisan kalimat, dan mengikuti ejaan yang di tetapkan, mempertahankan akurasi, harus mempertahankan kelengkapan data dari informasi atau berita yang ingin disajikan, kepastian akan kebenaran berita harus di tinjau kembali, menghindari subyektivitas dalam penyajian berita, harus mempunyai kepekaan dan kekritisan dalam menanggapi suatu isu, dasar – dasar jurnalisme seperti struktur atau anatomi berita, elemen berita, nilai berita sebaiknya harus di kuasai dengan baik.
G. Strategi VII
Sebuah berita haruslah memuat “fakta” yang di dalamnya terkandung unsur – unsur 5W + 1H, unsur kemenarikan juga perlu menjadi perhatian, dengan begitu walaupun Citizen journalism mengusung kebebasan dalam penyampaian berita, kebebasan tersebut haruslah bertanggung jawab.
Citizen journalism dalam pemberitaannya tidak ada aturan yang mengatur
dan menentukan harus seperti apa seseorang membuat sebuah berita atau menyajikan informasi, disini semua orang berhak untuk menyampaikan suara dan pendapat yang menjadi aspirasinya dalam menanggapi sebuah permasalahan, isu, atau peristiwa
yang sedang terjadi, namun penyalahgunaan hak berekspresi sebaiknya harus di hindari, sehungga penciptaan Citizen journalism sebagai media demokrasi yang baik, jujur dan benar dapat tercapai.
Wide Shot menerapkan dua pola citizen journalism terkait partisipasi publik maupun masyarakat sebagai citizen journalist. Yakni:
1. Citizen Reporter
Setiap orang (tanpa batasan usia dan profesi) mendaftarkan diri sebagai citizen journalist Wide Shot dengan mengirim Nama, No telp, Sekilas Identitas Diri,
serta usulan topik atau tema yang ingin di liput ke tim redaksi Wide Shot melalui email: Wide [email protected]. Program ini tidak hanya untuk masyarakat yang berada di seputar JABODETABEK, tapi juga mereka di seluruh penjuru tanah air. Kemudian, tim redaksi akan menghubungi untuk menentukan jadwal briefing dan supervisi dari tim redaksi Wide Shot berikut jadwal peliputannya.
2. Citizen Video atau Video Amatir
Wide Shot juga memberikan ruang kepada publik untuk melakukan peliputan sendiri, merekam kejadian peristiwa di sekitar, feature, seni budaya, human interest, penyimpangan terkait pelayanan publik, korupsi, cerita-cerita inspirasi
dan sebagainya. Karya video bisa dikirim atau upload melalui website Wide [email protected]. Tim Redaksi Wide Shot akan menerima video yang masuk untuk di review terlebih dahulu kemudian di edit sebelum tayang on air di program Wide Shot.
4.3.2 Peranan program acara Wide Shot dalam memberikan ruang yang lebih luas bagi perkembangan citizen journalism di Indonesia
A. Strategi I
Citizen journalism berkembang seiring dengan berkembangnya teknologi
komunikasi, media terutama internet. Setiap orang kini bisa menulis dan menyampaikan tulisannya kepada khalayak dengan mudah. Berkembangnya jurnalisme online di Indonesia saat ini, dapat semakin menguatkan perkembangan citizen journalism. Dalam citizen journalism, masyarakat dapat membahas hal-hal
yang tengah ‘hangat’ dalam masyarakat dalam segala aspek. Kini, minat masyarakat pada jurnalisme online terus meningkat. Jurnalisme online telah menjadi prioritas bagi masyarakat dalam mengakses informasi. Hal ini menyebabkan perkembangan dari citizen journalism akan terus meningkat. Fungsi dari jurnalisme online tidak hanya sebagai alat uintuk mendapat informasi, tetapi juga dapat sebagai pertukaran informasi para penggunanya, dimana para penggunanya bersifat heterogen. Hal ini dapat menjadi kekuatan dari citizen journalism.
Selain kekuatan yang dimiliki citizen journalism, dimana citizen journalism memungkinkan masyarakat dapat bertukar informasi mengenai suatu hal yang dapat membuat masyarakat semakin terbuka wawasannya, citizen journalism juga memiliki kendala yang sulit dihindari yang otomatis dapat menjadi tantangan bagi keberadaan citizen journalism ke depan.
Sifat citizen journalism yang memungkinkan semua pengakses internet dapat memasukkan informasi yang ia miliki melalui internet, dapat menyebabkan keadaan semacam ’penyalahgunaan wewenang’ oleh pengakses. Tidak adanya batasan yang jelas mengenai apa yang boleh dan tidak boleh dimasukkan dalam internet telah
membuat situs dan blog memuat informasi yang tidak seharusnya. Contoh: Blog yang menjelek – jelekkan pihak atau lembaga tertentu. Selain tidak adanya batas yang jelas, hal lain yang dapat menjadi tantangan dalam citizen journalism adalah masyarakat atau orang-orang yang memasukkan informasi melalui internet tidak harus melalui pendidikan jurnalisme terlebih dahulu. Dalam citizen journalism, semua orang dapat menjadi wartawan. Oleh sebab itu, berita yang dimuat terkadang tidak sesuai dengan aturan penulisan berita atau etika jurnalisme yang ada.
Karena itu, menjadi citizen journalist juga ada etikanya. Etika citizen journalism kurang lebih sama dengan etika menulis di media online. Di antaranya
sebagai berikut:
1. Tidak menyebarkan berita bohong 2. Tidak mencemarkan nama baik 3. Tidak memicu konflik SARA 4. Tidak memuat konten pornografi
Seperti yang dikutip dalam buku Mengamati Fenomena Citizen journalism, Gibson (Severin dan Tankard, 2005 : 445) mendefinisikan: Dunia maya (cyberspace) adalah realita yang terselubung secara global, di dukung komputer, berakses komputer, multidimensi, artifisal, atau virtual. Dalam realita ini, di mana setiap komputer adalah sebuah jendela, terlihat atau terdengar objek-objek yang bukan bersifat fisik dan bukan representasi objek-objek fisik, namun lebih merupakan gaya, karakter, dan aksi pembuatan data, pembuatan informasi murni (Yudhapramesti, 2007 : 5-6).
B. Strategi II
Peranan program Wide Shot dalam memberikan ruang yang lebih luas bagi perkembangan citizen journalism di Indonesia adalah dengan memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk berbagi informasi dan mengirimkan liputan mengenai peristiwa dan news feature, karena program Wide Shot Metro TV memberikan slot khusus untuk menayangkan hasil karya citizen journalism sebanyak dua sampai tiga segmen, di program Wide Shot Metro TV.
Peranan lain yang diberikan program Wide Shot Metro TV selain memberikan ruang untuk penayangan, dan secara berkala memberikan sosialisasi dan pelatihan jurnalistik bagi perkembangan citizen journalism di Indonesia adalah dengan memberikan award berupa hadiah dengan mengadakan perlombaan setiap bulannya untuk mereka para citizen journalism yang sudah turut berpartisipasi dalam pemberitaan di Wide Shot Metro TV.