III. PERKEMBANGAN PDRB MENURUT LAPANGAN USAHA
3.1 Struktur Ekonomi
Struktur lapangan usaha masyarakat Kota Madiuntetap bertumpu pada lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor. Hal ini dapat terlihat dari besarnya peranan lapangan usahakategori ini terhadap total PDRByang memberikan sumbangan terbesar selama tahun 2012-2016.Peranan lapangan usaha terbesar kedua yaitu untuk kategori industri pengolahan, kemudian disusul dengan kategori informasi dan komunikasi,kategori jasa keuangan dan asuransi, jasa pendidikansertakategori konstruksi. Sementara peranan lapangan usaha kategori yang lain, kontribusinya di bawah 5 persen.
Tabel 3.1 Peranan PDRB Menurut Lapangan Usaha (persen), 2012─2016 Table Share of GRDP by Industry (percent), 2012─2016
Lapangan Usaha/Industry 2012 2013 2014* 2015** 2016**
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan/Agriculture, Forestry and
Fishing 1,09 1,03 1,00 0,96 0,91
B Pertambangan dan Penggalian/Mining and Quarrying 0,03 0,03 0,03 0,02 0,02
C Industri Pengolahan/Manufacturing 16,62 16,32 16,18 16,06 16,16
D Pengadaan Listrik dan Gas/Electricity and Gas 0,07 0,07 0,07 0,08 0,08
E
Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang/Water supply, Sewerage, Waste Management and Remediation Activities
0,24 0,24 0,23 0,22 0,22
F Konstruksi/Construction 6,85 6,78 6,65 6,52 6,42
G
Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor/Wholesale and Retail Trade; Repair of Motor Vehicles and Motorcycles
24,41 24,97 24,92 24,82 24,96
H Transportasi dan Pergudangan/Transportation and Storage 2,81 2,89 3,05 3,15 3,22 I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum/Accommodation
and Food Service Activities 4,60 4,52 4,51 4,56 4,68
J Informasi dan Komunikasi/Information and Communication 14,08 13,89 13,73 13,68 13,63 K Jasa Keuangan dan Asuransi/Financial and Insurance Activities 9,40 9,87 10,23 10,37 10,53
L Real Estat/Real Estate Activities 2,57 2,59 2,57 2,69 2,67
M,N Jasa Perusahaan/Business Activities 0,68 0,67 0,67 0,68 0,68
O
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib/Public Administration and Defence; Compulsory Social Security
3,82 3,55 3,32 3,23 3,13
P Jasa Pendidikan/Education 7,65 7,67 7,87 7,88 7,72
Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial/Human Health and Social
Work Activities 1,21 1,20 1,24 1,29 1,27
R,S,T,U Jasa lainnya/Other Services Activities 3,87 3,71 3,73 3,79 3,70 Produk Domestik Regional Bruto/Gross Regional Domestic Product 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
* Angka sementara/Preliminary Figures
** Angka sangat sementara/Very Preliminary Figures
https://madiunkota.bps.go.id
Produk Domestik Regional Bruto Kota Madiun 2012 - 2016 36 3.2.PERTUMBUHAN EKONOMI
Laju pertumbuhan ekonomi Kota Madiun tahun 2016sebesar 5,90persen, melambat sebesar 0,25 poin persen dibanding tahun 2015yang sebesar6,15 persen. Perlambatan pertumbuhan ini disebabkan karena perkembangan lapangan usaha kategori konstruksi dan pergudangan dan kategori jasa kesehatan dan sosial yang tidak sepesat tahun 2015.Selain itu, melambatnya pertumbuhan ekonomi Kota Madiun tahun 2016disebabkan oleh kondisi ekonomi global yang belum membaik, juga disebabkan oleh adanya kenaikan beberapa harga kebutuhan pokok yang menekan daya beli masyarakat dan kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL).
Gambar 3.1 Laju Pertumbuhan Riil PDRB(persen), 2012─2016 Table Real Growth Rate of GRDP (percent), 2012─2016
Pertumbuhan ekonomi tertinggi dicapai oleh lapangan usaha kategori ketenagalistrikan sebesar 8,59 persen. Disusul lapangan usaha industri alat angkut sebesar 8,40 persen dan lapangan usaha angkutan darat sebesar 7,85 persen. Adapun lapangan usaha lainnya yang mengalami pertumbuhan di atas 7 persen ialah lapangan usaha kategori jasa keuangan dan asuransi sebesar 7,11 persen; kategori jasa penyedia akomodasi dan makan minum sebesar 7, 30 persen; kategori transportasi dan pergudangan sebesar 7,13 persen. Sedangkan lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan paling rendah adalah kategori pertanian, kehutanan dan perikanan yang tumbuh sebesar 1,31 persen.
Sejak empat tahun terakhir angka pertumbuhan cenderung melambat, hal ini merupakan pengaruh kondisi ekonomi global yang belum membaik serta adanya beberapa kebijakan pemerintah dalam hal mengurangi berbagai subsidi yang telah diterapkan seperti kenaikan tarif dasar listrik.
6,83
7,68
6,62
6,15
5,90
5,00 5,50 6,00 6,50 7,00 7,50 8,00
2012 2013 2014 2015* 2016**
https://madiunkota.bps.go.id
Produk Domestik Regional Bruto Kota Madiun 2012 - 2016 37 Tabel 3.2 Laju Pertumbuhan Riil PDRB Menurut Lapangan Usaha (persen), 2012─2016
Table Real Growth Rate of GRDP by Industrial Origin (percent), 2012─2016
Lapangan Usaha/Industry 2012 2013 2014 2015* 2016**
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan/Agriculture, Forestry and Fishing
2,93 0,72 0,98 1,58 1,31
B Pertambangan dan Penggalian/Mining and Quarrying
1,99 3,69 1,69 1,98 1,91
C Industri Pengolahan/Manufacturing 5,24 7,52 7,74 6,51 7,21
D Pengadaan Listrik dan Gas/Electricity and Gas 8,97 10,42 7,29 3,73 3,86 E
Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang/Water supply, Sewerage, Waste Management and Remediation Activities
4,08 4,68 2,15 2,58 3,82
F Konstruksi/Construction 6,59 7,69 4,98 5,48 4,44
G
Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor/Wholesale and Retail Trade;
Repair of Motor Vehicles and Motorcycles
7,84 7,89 5,46 4,48 5,11
H Transportasi dan Pergudangan/Transportation and Storage
J Informasi dan Komunikasi/Information and Communication
9,11 9,45 8,13 8,13 6,64
K Jasa Keuangan dan Asuransi/Financial and Insurance Activities
9,15 11,61 7,81 7,52 7,11
L Real Estat/Real Estate Activities 6,95 7,28 6,76 6,76 5,64
M,N Jasa Perusahaan/Business Activities 5,43 7,48 8,41 8,41 5,94 O
Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial/Human Health and Social Work Activities
9,48 6,50 7,87 9,35 5,85
R,S,T,U Jasa lainnya/Other Services Activities 3,21 4,25 5,19 4,28 4,17 Produk Domestik Regional Bruto/Gross Regional Domestic
Product
6,83 7,68 6,62 6,15 5,90
* Angka sementara/Preliminary Figures
** Angka sangat sementara/Very Preliminary Figures
https://madiunkota.bps.go.id
Produk Domestik Regional Bruto Kota Madiun 2012 - 2016 38 3.3. PDRB PERKAPITA
Total nilai PDRB atas dasar harga berlaku suatu daerah dibagi dengan jumlah penduduk yang tinggal di daerah tersebut, maka akan dihasilkan PDRB Per kapita. PDRB Per kapita menunjukkan nilai PDRB per kepala atau per satu orang penduduk. Dengan demikian besar kecilnya nilai PDRB per kapita ditentukan oleh besar kecilnya nilai tambah yang diciptakan suatu daerah dengan banyaknya jumlah penduduk yang ada di daerah tersebut.
Gambar 3.2 PDRB Per Kapita (Juta Rp), 2012─2016 Figure Per Capita GRDP (Million Rp), 2012─2016
PDRB per kapita dari waktu ke waktu terus meningkat, pada tahun 2016, PDRB per kapita Kota Madiun telah mencapai 63,69 juta rupiah atau meningkat 9,36 persen dibanding tahun sebelumnya yang sebesar 58,24 juta rupiah.Dari gambar 3.2 di atas tampak, bahwa PDRB per kapita Kota Madiun selama lima tahun terakhir selalu meningkat. Dari 43,58 juta tahun 2012 terus meningkat mencapai 63,69 juta di tahun 2016. Hal ini menunjukkan, bahwa secara umum kesejahteraan masyarakat Kota Madiun dari tahun ke tahun semakin membaik. Hal yang pelu diingat bahwa indikator PDRB per kapita masih banyak mengandung kelemahan dalam analisis tingkat kesejahteraan penduduk suatu daerah.
Indikator ini tidak memberikan gambaran riil pendapatan asli masyarakat karena be lum memperhitungkan pendapatan yang keluar (transfer out) dari luar daerah.
Bila dilihat per kategori, PDRB per kapita terbesar adalah kategori perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor yaitu sebesar 14,46 juta rupiah. Disusul dengan kategori industri pengolahan dengan nilai PDRB per kapita sebesar 9,35 juta rupiah. Kategori lain dengan nilai PDRB per kapita diatas 5 juta rupiah adalah kategori informasi dan komunikasi dan kategori jasa
2012 2013 2014 2015 2016
43,58
48,19
52,84
58,24
63,69
https://madiunkota.bps.go.id
Produk Domestik Regional Bruto Kota Madiun 2012 - 2016 39 keuangan dan asuransi dengan nilai PDRB per kapita masing-masing sebesar 7,97 juta rupiah dan 6,04 juta rupiah. Sedangkan kategori lain mempunyai nilai PDRB per kapita masih di bawah 5 juta rupiah.
Nilai terendah dicapai oleh kategori penggalian serta pengadaan listrik dan gas masing-masing sebesar 0,01 dan 0,05 juta rupiah.
Tabel 3.3 PDRB Per Kapita Menurut Lapangan Usaha (Juta Rp), 2012─2016 Table Per Capita GRDP by Industrial Origin (Million Rp), 2012─2016
Lapangan Usaha/Industry 2012 2013 2014 2015* 2016**
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan/Agriculture, Forestry
and Fishing 0,48 0,50 0,53 0,56 0,58
B Pertambangan dan Penggalian/Mining and Quarrying 0,01 0,01 0,01 0,01 0,01
C Industri Pengolahan/Manufacturing 7,17 7,76 8,44 9,35 10,29
D Pengadaan Listrik dan Gas/Electricity and Gas 0,03 0,03 0,03 0,04 0,05 E Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur
Ulang/Water supply, Sewerage, Waste Management and Remediation Activities
0,10 0,11 0,12 0,13 0,14
F Konstruksi/Construction 3,00 3,27 3,51 3,79 4,09
G
Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor/Wholesale and Retail Trade; Repair of Motor Vehicles and Motorcycles
10,67 12,03 13,17 14,46 18,90
H Transportasi dan Pergudangan/Transportation and Storage 0,00 0,00 0,00 1,84 2,05
I Penyediaan Akomodasi dan Makan
Minum/Accommodation and Food Service Activities 1,23 1,39 1,61 2,66 2,98 J Informasi dan Komunikasi/Information and Communication 2,01 2,18 2,38 7,97 8,68 K Jasa Keuangan dan Asuransi/Financial and Insurance
Activities 6,15 6,69 7,25 6,04 6,71
L Real Estat/Real Estate Activities 4,11 4,75 5,40 1,57 1,70
M,N Jasa Perusahaan/Business Activities 1,12 1,25 1,36 0,40 0,43
O
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib/Public Administration and Defence; Compulsory Social Security
0,30 0,32 0,35 1,88 1,99
P Jasa Pendidikan/Education 1,67 1,71 1,76 4,59 4,91
Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial/Human Health and
Social Work Activities 3,34 3,70 4,16 0,75 0,81
R,S,T,U Jasa lainnya/Other Services Activities 0,53 0,58 0,65 2,21 2,36 Produk Domestik Regional Bruto/Gross Regional Domestic Product 39,63 43,71 48,19 52,84 63,69
* Angka sementara/Preliminary Figures
** Angka sangat sementara/Very Preliminary Figures
https://madiunkota.bps.go.id
Produk Domestik Regional Bruto Kota Madiun 2012 - 2016 40
https://madiunkota.bps.go.id
Produk Domestik Regional Bruto Kota Madiun 2012 - 2016 41
IV. PERTUMBUHAN DAN PERANAN PDRB MENURUT LAPANGAN USAHA
PDRB Kota Madiun menurut lapangan usaha dirinci menjadi 17 kategori lapangan usaha dan sebagian besar kategori dirinci lagi menjadi subkategori. Pemecahan menjadi subkategori ini disesuaikan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2009. Perkembangan setiap lapangan usaha diuraikan di bawah ini.
4.1. PERTANIAN, KEHUTANAN, DAN PERIKANAN
Lapangan usaha ini mencakup subkategori pertanian, kehutanan dan perikanan yang terdiri dari: tanaman pangan, tanaman hortikultura, tanaman perkebunan, peternakan dan jasa pertanian dan perburuan, subkategori kehutanan dan penebangan kayu dan subkategori perikanan.
Dari gambar 4.1 di bawah tampak, bahwa laju pertumbuhan kategori pertanian, kehutanan dan perikanan mengalami fluktuatif.Pertumbuhan terbesar pada kategori ini adalah subkategori perikanan yaitu sebesar 3,42 persen diikuti oleh subkategori tanaman pangan sebesar 1,39 persen.
Sedangkan lapangan usaha yang lain tetap mencetak laju pertumbuhan yang positif yaitusubkategori hortikultura tumbuh sebesar 1,30 persen, subkategori jasa pertanian dan perburuan sebesar 1,24 persen, dan subkategori peternakan tumbuh sebesar 0,84 persen. Sedangkan subkategori perkebunan dan kehutanan mengalami penurunan atau pertumbuhan negatif sebesar – 6,01 persen dan -7,56 persen.
Gambar 4.1
Laju Pertumbuhan PDRB Kategori Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (persen), 2012─2016
Figure Growth Rate of Agriculture, Forestry, and Fishing (Percent), 2012─2016
4,00
Produk Domestik Regional Bruto Kota Madiun 2012 - 2016 42 Pada tahun 2016 lapangan usaha subkategoripertanian, kehutanan dan perikanan memberi kontribusi terhadap total PDRB atas dasar harga berlaku sebesar 0,91 persen. Lapangan usaha subkategori tanaman pangan merupakan penyumbang terbesar terhadap Lapangan usaha kategori ini yaitu tercatat sebesar 68,60 persen dari seluruh nilai tambah kategori pertanian, kehutanan dan perikanan. Penyumbang terbesar kedua adalah subkategori peternakan yaitu sebesar 17,91 persen disusul dengan subkategori perikanan yang sebesar 6,01 persen.
Tabel 4.1
Peranan Lapangan Usaha terhadap PDRB Kategori Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (Persen), 2012-2016
Table Share of Agriculture, Livestock, Hunting and Agriculture Services by Industry (Percent), 2012─2016
Lapangan Usaha/Industry 2012 2013* 2014 2015* 2016**
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1
Pertanian, Peternakan, Perburuan dan Jasa Pertanian/Agriculture, Livestock, Hunting and Agriculture Services
93,53 93,61 93,58 93,54 93,51
a. Tanaman Pangan /Food Crops 68,02 68,35 68,20 68,54 68,60 b. Tanaman Hortikultura/Horticultural Crops 3,35 3,18 3,17 3,12 3,11 c. Tanaman Perkebunan/Plantation Crops 4,21 4,07 3,95 3,83 3,77
d. Peternakan/Livestock 17,81 17,88 18,14 17,92 17,91
e. Jasa Pertanian dan Perburuan/Agriculture Services and Hunting
0,13 0,13 0,12 0,12 0,12
2 Kehutanan dan Penebangan Kayu/Forestry and Logging
0,53 0,53 0,53 0,53 0,49
3 Perikanan/Fishery 5,94 5,86 5,89 5,93 6,01
Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan/Agriculture, Forestry
and Fishing 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
* Angka sementara/Preliminary Figures
** Angka sangat sementara/Very Preliminary Figures
4.2. Pertambangan dan Penggalian
Pada kategori pertambangan dan penggalian, Kota Madiun hanya terdiri dari subkategori pertambangan dan penggalian lainnya, memiliki kontribusi sebesar 0,02 persen terhadap PDRB Kota Madiun. Selama tahun 2012-2016, kategori ini memberikan kontribusi sekitar 0,02 - 0,03 persen.
Kecilnya peranan kategori ini terhadap PDRB dikarenakan Kota Madiun bukan merupakan daerah potensi pertambangan.
https://madiunkota.bps.go.id
Produk Domestik Regional Bruto Kota Madiun 2012 - 2016 43 Tabel
4.2
Peranan Lapangan Usaha terhadap PDRB Kategori Pertambangan dan Penggalian (Persen), 2012-2016
Table Share of Mining and Quarrying by Industry (Percent), 2012─2016
Lapangan Usaha/Industry 2012 2013 2014 2015* 2016**
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Pertambangan Minyak, Gas dan Panas Bumi/Crude
Petroleum, Natural Gas, and Geothermal - - - - -
2 Pertambangan Batubara dan Lignit/Coal and Lignite
Mining - - - - -
3 Pertambangan Bijih Logam/Iron Ore Mining - - - - -
4 Pertambangan dan Penggalian Lainnya/Other Mining
and Quarrying 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
Produk Domestik Regional Bruto/Gross Regional Domestic Product 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
* Angka sementara/Preliminary Figures
** Angka sangat sementara/Very Preliminary Figures
4.3. Industri Pengolahan
Kota Madiun memiliki slogan sebagai Kota Gadis yaitu kota Perdagangan, Pendidikan, dan Industri. Hal ini tercermin dari kontribusi ketiga kategori perdagangan, pendidikan, dan industri sejak lima tahun terakhir memberikan sumbangan yang signifikan terhadap PDRB Kota Madiun. Kategori industri pengolahan, memberikan kontribusi terbesar kedua setelah kategori perdagangan dengan kontribusi sebesar 16,16 persen. Pada kategori pendidikan nampaknya pemerintah kota belum bisa berharap lebih mengingat output kategori ini belum signifikan meskipun beberapa perguruan tinggi swasta menunjukkan peningkatan jumlah siswanya.
Kategori industri pengolahan, lapangan usaha yang menyumbang peranan terbesar di tahun 2016 adalah subkategori industri alat angkutan sebesar 61,43 persen dan subkategori industri makanan dan minuman sebesar 22,51 persen, kemudian diikuti oleh subkategori industri karet, barang dari karet dan dan plastik sebesar 7,55 persen. Sedangkan subkategori yang lain memiliki kontribusi di bawah lima persen. Sebagai perusahaan nasional satu-satunya di Indonesia, perusahaan industri kereta api (PT.INKA) merupakan pendorong bagi kategori industri secara keseluruhan memiliki peranan yang signifikan terhadap perekonomian Kota Madiun. Pertumbuhan produksi gerbong kereta api semakin meningkat seiring dengan meningkatnya pembangunan infrastruktur oleh pemerintah khususnya di sektor transportasi. Selain itu permintaan luar negeri juga meningkat dengan membaiknya berbagai hubungan luar negeri oleh pemerintah.
https://madiunkota.bps.go.id
Produk Domestik Regional Bruto Kota Madiun 2012 - 2016 44 Tabel
4.3
Peranan Lapangan Usaha terhadap PDRB Kategori Industri Pengolahan (Persen), 2012-2016
Table Share of Manufacturing by Industry (Percent), 2012─2016
Lapangan Usaha/Industry 2012 2013 2014 2015* 2016**
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Industri Batubara dan Pengilangan Migas/Manufacture of
Coal and Refned Petroleum Products 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
2 Industri Makanan dan Minuman/Manufacture of Food
Products and Beverages 22,08 21,66 22,03 22,17 22,51
3 Industri Pengolahan Tembakau/Manufacture of Tobacco
Products 0,07 0,06 0,06 0,06 0,06
4 Industri Tekstil dan Pakaian Jadi/Manufacture of Textiles;
and Wearing Apparel 0,46 0,44 0,43 0,42 0,40
5 Industri Kulit, Barang dari Kulit dan Alas Kaki/Manufacture
of Leather and Related Products and Footwear 0,10 0,10 0,09 0,09 0,09
6 Industri Kayu, Barang dari Kayu dan Gabus dan Barang Anyaman dari Bambu, Rotan dan Sejenisnya/ Manufacture of Wood and of Products of Wood and Cork, and Articles
of Straw and Plaiting Materials 1,36 1,33 1,33 1,29 1,25
7 Industri Kertas dan Barang dari Kertas; Percetakan dan Reproduksi Media Rekaman/Manufacture of Paper and Paper Products, Printing and Reproduction of Recorded
Media 1,31 1,25 1,20 1,18 1,14
8 Industri Kimia, Farmasi dan Obat Tradisional/Manufacture
of Chemicals and Pharmaceuticals and Botanical Products 0,17 0,18 0,18 0,18 0,17 9 Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik/Manufacture
of Rubber, Rubber Products and Plastics Products 8,72 8,17 7,97 7,95 7,55 10 Industri Barang Galian bukan Logam/Manufacture of
Other Non-Metallic Mineral Products 0,24 0,23 0,22 0,21 0,20
11 Industri Logam Dasar/Manufactureof Basic Metals 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 12 Industri Barang Logam; Komputer, Barang Elektronik,
Optik; dan Peralatan Listrik/Manufacture of Fabricated Metal Products, Computer, and Optical Products, ande
Electrical Equipment 3,61 3,62 3,67 3,65 3,48
13 Industri Mesin dan Perlengkapan /Manufacture of
Machinery and Equipment 0,12 0,12 0,12 0,11 0,11
14 Industri Alat Angkutan/Manufacture of Transport
Equipment 59,99 61,14 60,99 61,01 61,43
15 Industri Furnitur/Manufacture of Furniture 1,28 1,25 1,26 1,23 1,20
16 Industri Pengolahan Lainnya; Jasa Reparasi dan
Pemasangan Mesin dan Peralatan/Other Manufacturing,
Repair and Installation of Machinery and Equipment 0,49 0,46 0,45 0,44 0,41 Produk Domestik Regional Bruto/Gross Regional Domestic
Product 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
* Angka sementara/Preliminary Figures
** Angka sangat sementara/Very Preliminary Figures
Secara keseluruhan, laju pertumbuhan kategori industri pengolahan pada tahun 2016 adalah sebesar 7,21 persen. Tiga lapangan usaha yang mencatatkan laju pertumbuhan terbesar adalah
https://madiunkota.bps.go.id
Produk Domestik Regional Bruto Kota Madiun 2012 - 2016 45 subkategori industri alat angkut sebesar 8,40 persen; subkategori makanan dan minuman sebesar 7,11 persen dan subkategori industri tekstil dan pakaian jadi sebesar 5,05 persen. Sedangkan yang mengalami pertumbuhan paling rendah adalah subkategori industri kertas dan barang dari kertas, percetakan dan reproduksi media rekaman yang tumbuh hanya 1,99 persen.
4.4. Pengadaan Listrik dan Gas
Kategori pengadaan listrik dan gas memberikan kontribusi yang stabil terhadap total PDRB yaitu sebesar 0,07–0,08 persen selama tahun 2012-2016. Pada kategori ini terdiri dari subkategori ketenagalistrikan dansubkategori produksi es. Untuk subkategori produksi es, baru muncul di tahun 2013 dikarenakan sebelumnya tercakup dalam kategori industri pengolahan dan baru tahun 2013 dilakukan pemisahan masuk dalam subkategori produksi es. Laju pertumbuhan ekonomi kategori pengadaan listrik dan gas pada tahun 2016 adalah sebesar 3,86 persen yang mengalami peningkatan sebesar 0,13 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Gambar 4.2
Laju Pertumbuhan PDRB Kategori Pengadaan Listrik dan Gas (persen), 2012─2016 Figure Share of Electricity and Gas by Industry (Percent), 2012─2016
4.5. Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang
Kategori ini mencakup kegiatanekonomi pengumpulan, pengolahan dan pendi stribusian air melalui berbagai saluran pipa untuk kebutuhan rumah tangga dan industri. Termasuk juga kegiatan pengumpulan, penjernihan dan pengolahan air dari sungai, danau, mata air, hujan dan lain-lain. Tidak termasuk pengoperasian peralatan irigasi untuk keperluan pertanian. Peranan kategori ini terhadap perekonomian di Kota Madiun tahun 2016 hanya 0,22 persen. Sedangkan laju pertumbuhannya sebesar 3,82 persen, mengalami kenaikan dibanding tahun 2015 yang mengalami pertumbuhan sebesar 1,24 persen.
8,97
10,42
7,29
3,73 3,86
2,00 4,00 6,00 8,00 10,00 12,00
2012 2013 2014 2015* 2016**
https://madiunkota.bps.go.id
Produk Domestik Regional Bruto Kota Madiun 2012 - 2016 46 Gambar
4.3
Laju Pertumbuhan PDRB Kategori Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang (persen), 2012─2016
Figure Share of Water Supply, Sewerage, Waste Management and Remediation Activities (Percent), 2012─2016
4.6. Konstruksi
Peranan kategori konstruksi terhadap PDRB Kota Madiun memberikan kontribusi yang relatif stabil.Tahun 2016, peranan kategori ini sebesar 6,42 persen atau turun sebesar 0,10 poin persen dibandingkan tahun 2015.Meskipun nilai PDRB kategori konstruksi tahun 2016 naik sebesar 8,14 persen dibandingkan tahun 2015 dari 664 milyar rupiah menjadi 718 milyar rupiah tetapi nilai PDRB kategori ini tahun 2016 bila dibandingkan dengan total nilai PDRB Kota Madiun lebih kecil dibandingkan dengan tahun 2015 dengan kata lain peranan kategori ini tahun 2016 lebih kecil dibandingkan tahun 2015.
Laju pertumbuhan kategori konstruksi tahun 2016 sebesar 4,44 persen, mengalami perlambatan sebesar 1,04 poin dibanding tahun 2015 yang tumbuh sebesar 5,48 persen.
Gambar
4.4 Laju Pertumbuhan PDRB Kategori Konstruksi (persen), 2012-2016 Figure Share of Construction (Percent), 2012─2016
4,08
Produk Domestik Regional Bruto Kota Madiun 2012 - 2016 47 4.7. Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor
Selama 5 tahun terakhir, kategori perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor menyumbang di atas 20 persen. Pada tahun 2016, kontribusi kategori ini sebesar 24,96 persen terhadap total nilai PDRB Kota Madiun. Apabila dilihat peranannya pada masing-masing subkategori, perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasi menyumbang 38,58 persen dan subkategori perdagangan besar dan eceran bukan mobil dan sepeda motor sebesar 61,42 persen terhadap lapangan usaha kategori ini.
Tabel 4.4
Peranan Lapangan Usaha terhadap PDRB Kategori Perdagangan Besar dan Eceran;
Reparasi Mobil dan Sepeda Motor (Persen), 2012-2016
Table Share of Wholesale and Retail Trade; Repair of Motor Vehicles and Motorcycles by Industry (Percent), 2012─2016.
Lapangan Usaha/Industry 2012 2013 2014 2015* 2016**
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1
Perdagangan Mobil, Sepeda Motor dan Reparasinya/Wholesale and Retail Trade and Repair of Motor Vehicles and Motorcycles
38,26 39,33 39,23 39,21 38,58
2
Perdagangan Besar dan Eceran, Bukan Mobil dan Sepeda Motor/Wholesale Trade and Retail Trade Except of Motor Vehicles and Motorcycles
61,74 60,67 60,77 60,79 61,42
Produk Domestik Regional Bruto/Gross Regional
Domestic Product 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
* Angka sementara/Preliminary Figures
** Angka sangat sementara/Very Preliminary Figures
Gambar 4.5
Laju Pertumbuhan PDRB Kategori Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor(prsen), 2012-2016
Figure Growth Rate of Wholesale and Retail Trade, Repair of Motor Vehicles and Motorcycles (percent) 2012-2016
Produk Domestik Regional Bruto Kota Madiun 2012 - 2016 48 Peranan kategori perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor merupakan yang terbesar diantara kategori yang lain, tetapi laju pertumbuhannya tidak secepat kategori yang lain. Laju pertumbuhan kategori perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor tahun 2016 sebesar 5,11 persen. Lapangan usaha yang mencatatkan laju pertumbuhan terbesar adalah subkategori perdagangan besar dan eceran bukan mobil dan sepeda motor sebesar 6,10 persen. Sedangkan subkategori perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasinya tumbuh sebesar 3,45 persen.
4.8. Transportasi dan Pergudangan
Kategori transportasi dan pergudangan terdiri dari 6 subkategori lapangan usaha, yaitu angkutan rel, angkutan darat, angkutan laut, angkutan sungai, danau dan penyeberangan, angkutan udara, serta pergudangan dan jasa penunjang angkutan, pos dan kurir. Kota Madiun memiliki tiga subkategori yaitu angkutan rel, angkutan darat, pergudangan dan jasa penunjang angkutan, pos dan kurir. Lapangan usaha subkategori angkutan darat memberikan kontribusi terbesar selama 5 tahun terakhir dengan nilai kontribusi terhadap kategori ini sebesar 56,57 persen pada tahun 2016.
Sedangkan penyumbang terbesar berikutnya adalah pergudangan dan jasa penunjang angkutan, pos dan kurir sebesar 34,01 persen dan angkutan rel sebesar 9,42 persen.
Tabel 4.5
Peranan Lapangan Usaha terhadap PDRB Kategori Transportasi dan Pergudangan (Persen), 2012-2016
Table Share of Transportation and Storage by Industry (Percent), 2012─2016
Lapangan Usaha/Industry 2012 2013 2014 2015* 2016**
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Penyeberangan/River, Lake, and Ferry Transport Services for Transportation, Postal and Courier
36,47 35,68 34,21 34,29 34,01
Produk Domestik Regional Bruto/Gross Regional
Domestic Product 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00
* Angka sementara/Preliminary Figures
** Angka sangat sementara/Very Preliminary Figures
https://madiunkota.bps.go.id
Produk Domestik Regional Bruto Kota Madiun 2012 - 2016 49 Secara keseluruhan, kategori ini mencatatkan laju pertumbuhan positif sebesar 7,13 persen pada tahun 2016. Apabila dilihat pertumbuhannya pada masing-masing subkategori, semua subkategori tumbuh positif. Pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha subkategori angkutan darat sebesar 7,85 persen, disusul oleh subkategori angkutan rel sebesar 7,33 persen kemudian .pergudangan dan jasa penunjang angkutan, pos dan kurir sebesar 5,91 persen.
4.9. Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum
Kategori penyedia akomodasi dan makan minum merupakan salah satu kategori yang berkembang pesat di Kota Madiun. Seiring dengan tumbuhnya sektor perdagangan dan industri, pembangunan hotel semakin meningkat. Berdirinya hotel baru, kedepan akan berdampak pada berkembangnya perekonomian di sekitarnya. Pada tahun 2016, kategori penyediaan akomodasi dan makan minum berkontribusi terhadap PDRB Kota Madiun sebesar 4,68 persen, dimana sebesar 0,42 persennya merupakan kontribusi dari lapangan usaha subkategori penyediaan akomodasi dan sebesar 4,26 persen disumbang oleh lapangan usaha subkategori penyediaan makan minum.
Tabel 4.6
Peranan Lapangan Usaha terhadap PDRB Kategori Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (Persen), 2012-2016
Table Share of Accomodation and Food Service Activities by Industry (Percent), 2012─2016
Lapangan Usaha/Industry 2012 2013 2014 2015* 2016**
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Penyediaan Akomodasi/Accommodation 8,11 8,47 8,88 9,13 8,99 2 Penyediaan Makan Minum/Food and
Beverage Service Activities
91,89 91,53 91,12 90,87 91,01
Produk Domestik Regional Bruto/Gross Regional
Produk Domestik Regional Bruto/Gross Regional