BAB II DASAR TEORI
LINGKUNGAN Bebas polusi
3.2.4 Struktur Fungsi
11 III -
3.2.3.3 Abstraksi IV Dongkrak Hidrolik Pesawat Udara
Pada langkah ini abstraksi III diformulasikan menjadi bentuk yang lebih umum. Hasil abstraksi IV adalah dongkrak hidrolik pesawat udara tipe Beechcraft Baron 58 yang mampu menahan dan mengangkat beban maksimum hingga 6000 lbs atau 3 ton, dengan efektifitas jangkauan dongkrak yang dapat disesuaikan pada tinggi badan pesawat saat dinaikkan serta memenuhi kriteria keindahan dengan biaya pembuatannya relatif murah.
3.2.3.4 AbstraksiV Dongkrak Hidrolik Pesawat Udara
Tahapan ini merupakan langkah menetralisasi seluruh masalah dengan memformulasikan tugas menjadi bebas solusi. Hasil abstraksi V adalah dongkrak hidrolik pesawat yang memenuhi standar ukuran yang dibutuhkan industri.
3.2.4 Struktur Fungsi
Struktur fungsi didefinisikan sebagai hubungan secara umum antara input dan output suatu system teknik yang akan menjalankan satu tugas tertentu, sedangkan fungsi keseluruhan adalah kegunaan dari suatu alat tersebut. Fungsi keseluruhan ini kemudian diuraikan menjadi beberapa sub fungsi yang mempunyai tingkat kesulitan lebih rendah. Sehingga sub fungsi merupakan tugas yang harus dijalankan oleh komponen – komponen yang menyusun alat tersebut. Rangkaian dari beberapa sub fungsi untuk mejalankan tugas keseluruhan disebut sebagai struktur fungsi.
Tujuan menetapkan struktur fungsi adalah untuk memperoleh suatu definisi yang jelas dari sub sistem yang ada sehingga dapat diuraikan secara terpisah.
BAB III Konsep Perancangan
12 III -
3.2.4.1 Fungsi Keseluruhan
Fungsi ini digambarkan dengan diagram balok yang menunjukkan hubungan antara masukan dan keluaran di mana masukan dan keluaran tersebut berupa aliran energi, material dan sinyal.
Gambar 3.1 Struktur Fungsi Keseluruhan
Keterangan : Ei : Energi Input Si : Sinyal Input Mi : Material Input Eo : Energi Output So : Sinyal Output Mo : Material Output
3.2.4.2 Sub Struktur Fungsi
Untuk memperjelas struktur fungsi keseluruhan yang ditunjukkan pada Gambar 3.1 maka sub struktur fungsi digunakan untuk mengetahui lebih rinci fungsi tiap bagian dari dongkrak hidrolik pesawat udara tipe Beechcraft Baron 58.
BAB III Konsep Perancangan
13 III -
Gambar 3.2 Sub Struktur Fungsi
3.2.4.3 Fungsi Bagian dan Struktur Fungsi Bagian Dongkrak Hidrolik Pesawat Udara Untuk menentukan fungsi – fungsi bagian dan struktur fungsi, perlu diperhatikan terlebih dahulu unsur – unsur utama yang terkait dengan sistem Dongkrak Hidrolik Pesawat Udara ( selanjutnya disingkat dengan DoHPU ).
BAB III Konsep Perancangan 14 III - 1. Transporter DoHPU 2. Sarung Pengungkit 3. Pengungkit DoHPU
4. Penyangga Bagian Dalam DoHPU
5. Penyangga Bagian Luar DoHP 6. Pin Penyangga DoHPU
7. Penyangga Bagian Atas DoHPU 8. Penyangga Bagian AtasDoHPU 9. Tabung Hidrolik
10. Batang Pengangkat Hidrolik 11. Ruang Ungkit Tabung Hidrolik 12. Penyalur Hidrolik
13. Katup Pengembali Hidrolik ke dalam Tabung
14. Penyangga Ruang Ungkit Tabung
15. Baut Input Hidrolik 16. Baut Pengokoh Tabung 17. Batang Pengangkat Beban
18. Tabung Batang Pengangkat Beban
19. Penyangga Tabung Batang Pengangkat Beban
20. Pengait Batang Pengangkat Beban
3.2.4.3.1 Fungsi bagian ditinjau dari Transporter DoHPU
Perlu dicari prinsip solusi untuk bentuk dan ukuran Transporter DoHPU agar dapat memindahkan dongkrak hidrolik dari posisi diam ke posisi lokasi yang dibutuhkan oleh teknisi.
BAB III Konsep Perancangan
15 III -
3.2.4.3.2 Fungsi bagian ditinjau dari unsur Sarung Pengungkit
Perlu dicari prinsip solusi untuk bentuk, ukuran serta posisi Sarung Pengungkit agar sesuai dengan pengungkit sehingga memenuhi kriteria keindahan.
3.2.4.3.3 Fungsi bagian ditinjau dari unsur Pengungkit DoHPU
Perlu dicari prinsip solusi untuk bentuk, ukuran dan posisi Pengungkit DoHPU agar dapat membantu proses penggunaan hidrolik sebagai salah satu faktor yang menyebabkan beban terangkat.
3.2.4.3.4 Fungsi bagian ditinjau dari unsur Penyangga Bagian Dalam DoHPU
Perlu dicari prinsip solusi untuk bentuk,ukuran serta posisi Penyangga Bagian Dalam DoHPU agar dapat menyangga beban hingga maksimum.
BAB III Konsep Perancangan
16 III -
Perlu dicari prinsip solusi untuk bentuk dan ukuran Penyangga Bagian Luar DoHPU agar dapat menyangga dongkrak sehingga mampu mengangkat beban . 3.2.4.3.6 Fungsi bagian ditinjau dari unsur Pin Penyangga Dongkrak
Perlu dicari prinsip solusi untuk bentuk, ukuran serta posisi Pin Penyangga Dongkrak agar dapat mengunci penyangga bagian dalam dan bagian luar dongkrak agar rangka menjadi lebih kokoh.
3.2.4.3.7 Fungsi bagian ditinjau dari unsur Penyangga Bagian Atas
Perlu dicari prinsip solusi untuk bentuk, ukuran dan posisi Penyangga Bagian Atas agar dapat mengokohkan rangka dongkrak serta memenuhi kriteria keindahan..
3.2.4.3.8 Fungsi bagian ditinjau dari unsur Penyangga Bagian Bawah
Perlu dicari prinsip solusi untuk bentuk, ukuran dan posisi Penyangga Bagian Bawah agar dapat membantu penyangga lainnya dalam mengokohkan rangka dongkrak sehingga tidak mudah rapuh serta memenuhi kriteria keindahan.
BAB III Konsep Perancangan
17 III -
3.2.4.3.9 Fungsi bagian ditinjau dari unsur Tabung Hidrolik
Perlu dicari prinsip solusi untuk bentuk, ukuran serta posisi Tabung Hidrolik agar dapat menyimpan cairan hidrolik dengan baik.
3.2.4.3.10 Fungsi bagian ditinjau dari unsur Batang Pengangkat Hidrolik
Perlu dicari prinsip solusi untuk bentuk dan ukuran Batang Pengangkat Hidrolik agar dapat mengangkat hidrolik dari posisi diam (pada saat tidak ada beban).
3.2.4.3.11 Fungsi bagian ditinjau dari unsur Ruang Ungkit Tabung Hidrolik
Perlu dicari prinsip solusi untuk bentuk dan ukuran Ruang Ungkit Tabung Hidrolik agar sesuai dengan alat pengungkit dongkrak sehingga dapat menggerakkan batang pengangkat hidrolik.
BAB III Konsep Perancangan
18 III -
3.2.4.3.12 Fungsi bagian ditinjau dari unsur Penyalur Hidrolik
Perlu dicari prinsip solusi untuk bentuk, ukuran serta posisi Penyalur Hidrolik agar dapat menyalurkan cairan hidrolik ke dalam tabung sehingga membantu batang pengangkat beban.
3.2.4.3.13 Fungsi bagian ditinjau dari unsur Katup Kembali Hidrolik
Perlu dicari prinsip solusi untuk bentuk dan ukuran Katup Kembali Hidrolik agar dapat membantu cairan hidrolik untuk keluar – masuk dari/ke tabung hidrolik kembali.
3.2.4.3.14 Fungsi bagian ditinjau dari unsur Penyangga Ruang Ungkit Tabung
Perlu dicari prinsip solusi untuk bentuk, ukuran serta posisi Penyangga Ruang Ungkit Tabung agar dapat menyangga ruang ungkit sehingga posisi ruang ungkit tetap kokoh dan dapat bergerak lurus.
BAB III Konsep Perancangan
19 III -
3.2.4.3.15 Fungsi bagian ditinjau dari unsur Baut Input Hidrolik
Perlu dicari prinsip solusi untuk bentuk dan ukuran Baut Input Hidrolik agar dapat membantu proses keluar/masuknya cairan hidrolik pada saat cairan diperbarui.
3.2.4.3.16 Fungsi bagian ditinjau dari unsur Baut Pengokoh Tabung
Perlu dicari prinsip solusi untuk bentuk, ukuran serta posisi Baut Pengikat Tabung agar dapat mengokohkan posisi tabung hidrolik dan komponen lain yang terdapat di sekitarnya sehingga beban tetap seimbang.
3.2.4.3.17 Fungsi bagian ditinjau dari unsur Batang Pengangkat Beban
Perlu dicari prinsip solusi untuk bentuk, ukuran serta posisi Batang Pengangkat Beban agar dapat mengangkat badan pesawat sesuai dengan ketinggian yang dibutuhkan.
BAB III Konsep Perancangan
20 III -
3.2.4.3.18 Fungsi bagian ditinjau dari unsur Tabung Batang Pengangkat Beban
Perlu dicari prinsip solusi untuk bentuk, ukuran serta posisi Tabung Batang Pengangkat Beban agar dapat mengokohkan posisi batang pengangkat beban dan membantu gerak pengangkat beban yang bersinergi dengan cairan hidrolik sehingga beban dapat diangkat.
3.2.4.3.19 Fungsi bagian ditinjau dari unsur Penyangga Tabung Batang Pengangkat Beban
Perlu dicari prinsip solusi untuk bentuk, ukuran serta posisi Penyangga Tabung Batang Pengangkat Beban agar dapat mengokohkan posisi tabung batang pengangkat beban sehingga pada saat beban diangkat dalam keadaan seimbang. 3.2.4.3.20 Fungsi bagian ditinjau dari unsur Pengait Batang Pengangkat Beban
Perlu dicari prinsip solusi untuk bentuk, ukuran serta posisi Pengait Batang Pengangkat Beban agar memberi rasa aman pada beban pada saat ketinggian telah disesuaikan.
BAB III Konsep Perancangan
21 III -