DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN
B. Gambaran Umum BKD Surakarta
B.4 Struktur Organisasi Badan Kepegawaian Daerah
a. Bagan Susunan Organisasi BKD Surakarta
Berdasarkan Peraturan Walikota Surakarta Nomor 28 Tahun 2008 tentang Penjabaran Tugas Pokok, Fungsi, dan Tata Kerja Badan Kepegawaian Daerah Kota Surakarta, struktur organisasi BKD Kota Surakarta adalah sebagai berikut:
b. Susunan Organisasi BKD Surakarta
Berdasarkan Peraturan WaliKota Nomor 28 Tahun 2008 tentang Penjabaran Tupoksi, susunan organisasi BKD Kota Surakarta terdiri dari: (1) Kepala Badan;
(2) Sekretariat:
(a) Subbagian Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan (b) Subbagian Keuangan
(c) Subbagian Umum dan Kepegawaian (3) Bidang Pengembangan Pegawai:
(b)Subbidang Dokumentasi dan Pengolahan Data Pegawai (4) Bidang Pembinaan dan Kesejahteraan Pegawai:
(a) Subbidang Pembinaan Pegawai (b) Subbidang Kesejahteraan Pegawai (5) Bidang Pendidikan dan Pelatihan:
(a) Subbidang Diklat Manajemen Pemerintah (b)Subbidang Diklat Teknis dan Fungsional (6) Bidang Mutasi:
(a) Subbidang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian (b)Subbidang Jabatan dan Kepangkatan
(7) Kelompok Jabatan Fungsional.
c. Uraian Tugas (1) Kepala Badan
Kepala Badan bertugas memimpin pelaksanaan tugas pokok dan fungsi BKD Surakarta.
Kepala Badan membawahi: (a) Sekretariat
(b) Bidang Pengembangan Pegawai
(c) Bidang Pembinaan dan Kesejahteraan Pegawai (d) Bidang Pendidikan dan Pelatihan
(e) Bidang Mutasi Pegawai
(f) Kelompok Jabatan Fungsional. (2) Sekretariat
Sekretariat dipimpin oleh seorang Sekretaris yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan. Sekretariat mempunyai tugas melaksanakan perencanaan dan penyiapan perumusan kebijakan teknis, pembinaan, pengkoordinasian penyelenggaraan tugas secara terpadu, pelayanan administrasi, dan pelaksanaan di bidang perencanaan, evaluasi dan pelaporan, keuangan, dan umum dan kepegawaian.
Untuk menyelenggarakan tugas-tugas tersebut, kesekretariat mempunyai fungsi:
i. Penyiapan bahan rumusan kebijakan teknis, pembinaan, pengkoordinasian penyelenggaraan tugas secara terpadu, pelayanan administrasi, dan pelaksanaan di bidang perencanaan, evaluasi dan pelaporan;
ii. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan, pengkoordinasian penyelenggaraan tugas secara terpadu, pelayanan administrasi, dan pelaksanaan di bidang keuangan;
iii. Penyiapan bahan perumusan kebiakan teknis, pembinaan, pengkoordinasian penyelenggaraan tugas secara terpadu, pelayanan administrasi, dan pelaksanaan di bidang umum dan kepegawaian;
iv. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Sekretariat membawahi:
(a) Subbagian Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan, yang mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan, pengkoordinasian, penyelenggaraan tugas secara terpadu, pelayanan administrasi, dan pelaksanaan di bidang perencanaan, meliputi: koordinasi perencanaan, pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang lingkungan badan;
(b) Subbagian Keuangan yang mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan, pengkoordinasian, penyelenggaraan tugas secara terpadu, pelayanan administrasi, dan pelaksanaan di bidang keuangan, meliputi: pengelolaan keuangan, verifikasi, pembukuan dan akuntansi di lingkungan Badan;
(c) Subbagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan, pengkoordinasian, penyelenggaraan tugas secara terpadu, pelayanan administrasi, dan pelaksanaan di bidang umum dan kepegawaian, meliputi: pengelolaan administrasi kepegawaian, hukum, humas, organisasi dan
tatalaksana, ketatausahaan, rumah tangga dan perlengkapan di lingkungan Badan.
(3) Bidang Pengembangan Pegawai
Bidang pengembangan pegawai mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan dibidang perencanaan dan formasi pegawai, dan dokumentasi pengelolaan data pegawai.
Untuk menyelenggarakan tugasnya, Bidang Pengembangan Pegawai mempunyai fungsi:
i. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang perncanaan dan formasi pegawai;
ii. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang dokumentasi pengelolaan data pegawai; iii. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan sesuai
dengan tugas dan fungsinya.
Bidang pengembangan pegawai membawahi:
(a) Subbidang Perencanaan dan Formasi Pegawai yang mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang perencanaan dan formasi pegawai, meliputi: perencanaan kebutuhan pegawai, penyusunan usulan formasi PNSD Kota, penetapan formasi dan pengadaan CPNS;
(b) Subbidang Dokumentasi Pengelolaan Data Pegawai yang mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang dokumentasi pengelolaan data pegawai, meliputi: pengelolaan sistem informasi manajemen kepegawaian (SIMPEG), penyusunan Daftar Urut Kepangkatan (DUK) PNS, penyimpanan, penataan dan perawatan database dan data tekstual kepegawaian PNS, fasilitas pengelolaan dokumen kepegawaian kota, layanan data tekstual kepegawaian PNS Kota, pembinaan pengelolaan arsip dan dokumen kepegawaian kota.
(4) Bidang pembinaan dan Kesejahteraan Pegawai
Bidang ini mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang pembinaan dan kesejahteraan pegawai.
Untuk menyelenggarakan tugasnya, Bidang Pembinaan dan Kesejahteraan Pegawai mempunyai fungsi:
i. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang pembinaan pegawai;
ii. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang kesejahteraan pegawai;
iii. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Bidang Pembinaan dan Kesejahteraan Pegawai membawahi:
(a) Subbidang Pembinaan Pegawai mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang pembinaan pegawai meliputi pengawasan dan pengendalian atas pelaksanaan peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian skala kota, koordinasi pengawasan dan pengendalian atas pelaksanaan peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian kota, menyelenggarakan pembinaan dan pengawasan manajemen PNSD skala kota, serta pemberian layanan administrasi kepegawaian;
(b) Subbidang Kesejahteraan Pegawai yang mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang kesajahteraan pegawai meliputi: pengelolaan administrasi kesejahteraan pegawai, melaksanakan tes potensi, evaluasi kinerja PNS individual (JFU), kesehatan PNS, dan pemberian penghargaan dan tanda jasa.
(5) Bidang Pendidikan dan Pelatihan
Bidang ini mempunyai tugas melaksanakan perencanaan dan penyiapan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang pendidikan dan pelatihan manajemen pemerintahan, teknis dan fungsional.
Untuk menyelenggarakan tugasnya Bidang Pendidikan dan Pelatihan mempunyai fungsi:
i. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang pendidikan dan pelatihan manajemen pemerintahan;
ii. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang pendidikan dan pelatihan teknis dan fungsional;
iii. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Bidang Pendidikan dan Pelatihan membawahi:
(a) Subbidang Pendidikan dan Pelatihan Manajemen Pemerintahan yang mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang pendidikan dan pelatihan manajemen pemerintahan meliputi diklat kepemimpinan, ijin belajar, dan tugas belajar;
(b) Subbidang Pendidikan dan Pelatihan Teknis dan Fungsional yang mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang pendidikan dan pelatihan teknis dan fungsional meliputi peningkatan keterampilan, pengetahuan, dan perubahan perilaku sesuai kompetensinya serta pelaksanaan ujian dinas dan penyesuaian ijazah.
(6) Bidang Mutasi Pegawai
Bidang ini mempunyai tugas melaksanakan perencanaan dan penyiapan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang kepangkatan, pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian Pegawai Negeri Sipil.
Untuk menyelenggarakan tugasnya Bidang Mutasi Pegawai mempunyai fungsi:
i. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang pengangkatan untuk menjadi CPNS dan PNS, pemindahan PNS dan pemberhentian dari PNS;
ii. Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang jabatan fungsional dan struktural, dan pengelolaan kenaikan pangkat;
iii. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan sesuai dangan tugas dan fungsinya.
Bidang Mutasi Pegawai membawahi:
(a) Subbidang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian yang mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian dari CPNSD dan PNSD;
(b) Subbidang Jabatan dan Kepangkatan yang mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis,
pembinaan dan pelaksanaan di bidang jabatan struktural maupun fungsional meliputi: penetapan pengangkatan, pemberhentian PNSD dalam dan dari jabatan, penetapan kenaikan pangkat PNSD menjadi golongan/ruang I/b sampai dengan III/d, penetapan angka kredit jabatan fungsional, dan penetapan peninjauan masa kerja.
(7) Kelompok Jabatan Fungsional
Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas sesuai dengan Jabatan Fungsional masing-masing berdasarkan peraturan perundang- undangan yang berlaku. Terdiri dari sejumlah tenaga fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan bidang keahliannya.