HASIL DAN PEMBAHASAN
C. Struktur Organisasi
Adapun struktur organisasi PT. Adhi Karya Cabang Makassar. Gambar 4.1 Struktur organisasi PT. Adhi Karya Cab.
4.1.2 Gambaran Umum Responden
Sebelum membahas lebih jauh mengenai pengaruh lingkungan kerja dan stres kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Adhi Karya tbk (cabang makassar), hasil penelitian pendahuluan adalah dengan memberikan tinjauan karakteristik responden yang dinyatakan dalam bentuk tabulasi identitas responden.
Dari kuesioner yang telah diisi oleh responden didapat data identitas berupa penyajian data yang dimaksudkan untuk memberikan gambaran tentang keadaan diri dari para responden. Adapun responden dalam penelitian ini adalah karyawan dan karyawati baik di dalam kantor maupun yang ada pada bagian lapangan PT Adhi Karya yang keseluruhan populasinya adalah 55 karyawan. Dari jumlah keseluruhan pegawai dapat disebarkan kuesioner sebanyak 55 sebagai sampel, dari 55 kuesioner yang disebarkan hanya 52 yang kembali sehingga dapat dinyatakan layak untuk dianalisa lebih lanjut.
Data deskripsi responden dalam penelitian ini menggambarkan keadaan atau kondisi responden sebagai informasi tambahan untuk memahami hasil-hasil penelitian yang dikategorikan berdasarkan jenis kelamin, usia, jenis pendidikan, dan masa lama bekerja.
4.1.3 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
4.1.3.1 Hasil pengamatan peneliti tentang karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin dapat disajikan padaTabel 4.1.3.1 berikut:
Tabel 4.1.
No Jenis Kelamin Frekuensi (orang) Persentase (%) 1 2 Pria Wanita 36 16 69,25 30,75 Total 52 100
Berdasarkan apa yang ditampilkan pada tabel 4.1.3.1, dapat diketahui bahwa sebanyak 36 orang responden atau sebesar 69,25% berjenis kelamin pria sedangkan 16 orang atau sebesar 30,75% berjenis kelamin wanita. Hal ini menunjukkan bahwa perbedaan antara pegawai pria dan wanita yang menjadi responden di PT Adhi Karya Tbk Cabang Makassar menunjukkan perbedaan yang signifikan.
4.1.4 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia
Berkaitan dengan karakteristik responden berdasarkan usia dapat dilihat pada Tabel 4.2. sebagai berikut :
Tabel 4.2
No Umur Frekuensi Persentase (%) 1 2 3 4 < 25 tahun 26– 35 tahun 36– 45 tahun >46 tahun 18 25 7 2 34,61 48,08 13,46 3,85 Total 52 100
Sumber : data diolah, 2016
Berdasarkan tabel 4.2 di atas, Nampak bahwa sebagian besar umur responden yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah umur antara 26 – 35 tahun dengan jumlah responden sebanyak 25 orang atau sebesar 48,08%. Selanjutnya pegawai dengan kisaran umur antara < 25 tahun sebanyak 18 orang responden atau sebesar 34,61%, lalu responden dengan umur dari 36-45 tahun dengan jumlah responden 7 orang atau sebesar 13,46% dan yang terakhir responden dengan umur lebih dari 46 tahun dengan jumlah responden 2 orang atau sebesar 3,85% sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata umur pegawai pada PT. Adhi Karya Tbk (Persero) Cab. Makassar dan menjadi sampel penelitian ini adalah rata-rata berumur 26-35 tahun.
4.1.5 Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan
Pemaparan kajian komposisi karakteristik responden yang diteliti berdasarkan tingkat pendidikan, dapat dilihat pada Tabel 4.3 sebagai berikut : Tabel 4.3
No Tingkat Pendidikan Frekuensi Persentase (%) 1
2 3 4
Sekolah Menengah Atas (SMA) Akademi (Diploma) Sarjana (S1) Pasca Sarjana (S2) 17 11 21 3 32,70 21,15 40,38 5,77 Total 52 100
Sumber : data diolah, 2016
Pada Tabel 4.3 di atas menunjukkan bahwa sebagian besar tingkat pendidikan responden adalah SMA dengan jumlah responden sebanyak 17 orang atau sebesar 32,70%. 11 orang responden atau sebesar 21,12% berpendidikan Akademi (Diploma), 21 orang responden atau sebesar 40,38% merupakan sarjana (Strata 1), dan yang terakhir ada 3 orang responden atau sebesar 5,77% berpendidikan pasca sarjana (S2) sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa sebagian besar pegawai yang menjadi objek penelitian pada PT. Adhi Karya Tbk (Persero) Cab. Makassar, adalah lulusan Sarjana Strata Satu (S1).
4.1.6 Karekteristik Responden Berdasarkan Masa Kerja
Presentase karakteristik responden yang menjadi objek penelitian ini yang dikaji berdasarkan lama masa kerjanya, dapat dilihat pada Tabel 4.4 sebagai berikut :
No Masa Kerja Frekuensi Persentase (%) 1 2 3 <5 tahun 5 – 10 tahun > 11 – 20 tahun 30 8 14 57,69 15,39 26,92 Total 52 100
Dari Tabel 4.4 di atas, dapat diketahui sebagian besar masa kerja responden dalam penelitian ini adalah pegawai yang memiliki masa kerja <5 tahun dengan jumlah responden sebanyak 30 orang atau sebesar 57,69%. Lalu pegawai yang bekerja >11-20 tahun sebanyak 14 orang responden atau sebesar 26,92%. Dan pegawai yang bekerja dari 5-10 tahun sebanyak 8 orang atau sebesar 15,39%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa rata-rata pegawai yang bekerja dan yang menjadi responden pada PT. Adhi Karya Tbk (Persero) Cab. Makassar mempunyai masa kerja < 5 tahun.
4.2.1 Penentuan Range
Skala yang digunakan dalam mengukur masing-masing indikator variabel adalah skala likert dengan skor yang tertinggi di tiap pertanyaannya adalah 5 (lima) dan skor terendah 1 (satu). Dengan jumlah responden sebanyak 52 orang maka :
Range =
Skor tertinggi : 52 x 5 = 260 Skor terendah : 52 x 1 = 52
Range = = 42
Sehingga range untuk hasil survey yaitu 42 Skor rata-rata : 52 - 94 = sangat rendah 95 - 137 = rendah 138 - 180 = cukup 181 - 223 = tinggi 224 - 266 = sangat tinggi
4.2.2 Gambaran deskripsi Variabel
Untuk melihat tanggapan responden terhadap indikator-indikator variabel Lingkungan Kerja (X1) dan Stres Kerja(X2) dapat diuraikan sebagai berikut : A. Deskripsi Variabel lingkungan kerja (X1)
Tabel 4.5 Tanggapan Responden mengenai lingkungan kerja
Indikator STS TS KS S SS Rata-rata F % F % F % F % F % X1.1 0 0,0 1 1,9 2 3,8 27 51,9 22 42,3 226 X1.2 0 0,0 2 3,8 1 1,9 22 42,3 27 51,9 230 X1.3 0 0,0 0 0,0 7 13,5 20 38,5 25 48,1 226 X1.4 0 0,0 0 0,0 6 11,5 20 38,5 26 50,0 228 X1.5 0 0,0 1 1,9 3 5,8 20 38,5 28 53,8 231
Rata-rata nilai variable 228,2
Sumber : data diolah, 2016
Berdasarkan tabel di atas, tanggapan responden mengenai lingkungan kerja, maka rata-rata responden memberikan jawaban setuju. Hal ini dilihat dari indikator pertama bahwa penerangan cahaya yang cukup dalam perusahaan, sehingga jawaban responden sebanyak 27 orang atau 51,9% setuju, indikator kedua mengenai pertukaran udara keluar masuk rata-rata responden memberikan jawaban sangat setuju sebanyak 27 orang atau 51,9%, indikator ketiga lingkungan kerja yang jauh dari suara bising, sebagian besar responden memilih jawaban sangat setuju yakni sebanyak 25 orang atau sebesar 48,1%, indikator keempat jaminan keamanaan kerja bagi setiap karyawan dalam lingkungan perusahaan, jawaban terbanyak responden adalah sangat setuju yakni 26 orang atau 50%, sedangkan hubungan kerja berlangsung serasi yang lebih bersifat informal dan penuh kekeluargaan, didominasi jawaban terbanyak responden sangat setuju sebanyak 28 orang atau 53,8%.
Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan pada variabel lingkungan kerja (X1) yang memberikan pengaruh paling besar adalah hubungan kerja yang
berlangsung secara serasi, yang lebih bersifat informal dan penuh kekeluargaan (X1,5) karena memperoleh skor tertinggi yakni sebesar 231 poin, sedangkan yang memberikan pengaruh paling kecil adalah lingkungan kerja yang jauh dari suara bising dan penerangan cahaya yang cukup dalam ruangan perusahaan (X1,3) karena memperoleh skor yang terendah yakni 226 poin sama dengan (X1,1), Sehingga skor rata-rata nilai variabel sangat tinggi diantara 224-266 dengan memperoleh nilai 228,2 dari total jumlah jawaban responden.