A. Variabel Bebas (X)
4.1. Deskripsi Obyek Penelitian
4.1.5. Struktur Organisasi PT Bursa Efek Indonesia
Struktur organisasi di PT. Bursa Efek Indonesia mengalami masa transisi dari penggabungan BES dan BEJ, serta penentuan masa kerja dewan komisaris dan direksi Bursa menjadi perdebatan yang hangat. Sesuai dengan anggaran dasar perusahaan, bahwa kekuasaan tertinggi terletak pada Rapat Umum Pemegang Saham (2008). Di dalam struktur organisasi PT. Bursa Efek Indonesia terdapat 7 orang dewan komisaris yang terdiri dari 1 orang komisaris utama dan 6 orang komisaris, terdapat 7 orang dewan direksi yang terdiri dari 1 orang direktur utama dan 6 orang direktur yang satu direktur dapat membawahi lebih dari 9 direktorat, terdapat 9 direktorat yang membawahi masing-masing divisi, terdapat 20 orang kepala divisi / kepala satuan, dan 1 orang Specialist Setingkat Kepala Divisi yaitu
Chief Economist.
Pembagian dewan direksi : 1. Direktur Utama
2. Direktur Pengawasan yang membawahi Direktorat Pengawasan. 3. Direktur Pencatatan yang membawahi Direktorat Pencatatan.
4. Direktur Perdagangan Saham, Penelitian dan Pengembangan Usaha yang membawahi Direktorat Perdagangan Saham.
5. Direktur Perdagangan Fixed Income dan Derivatif, Keanggotaan dan Partisipan yang membawahi Direktorat Fixed Income dan Derivatif, Keanggotaan dan Partisipan.
7. Direktur Teknologi Informasi yang membawahi Direktorat Teknologi Informasi.
Pembagian Direktorat yang membawahi masing-masing divisi: 1. Direktorat Utama
a. Sekretaris Perusahaan b. Satuan Pemeriksaan Internal c. Satuan Manajemen Resiko 2. Direktorat Pengawasan
a. Divisi Pengawasan Transaksi b. Divisi Hukum
c. Satuan Pemeriksa Anggota Bursa dan Partisipan 3. Direktorat Pencatatan
a. Divisi Pencatatan Sektor Riil (Saham + Derivatif) b. Divisi Pencatatan Sektor Jasa (Saham + Derivatif) c. Divisi Pencatatan Surat Utang.
4. Direktorat Perdagangan Saham a. Divisi Perdagangan Saham
b. Divisi Perdagangan Informasi Pasar
(2 Divisi diatas dikepalai oleh 1 orang Kepala Bagian) 5. Direktorat Keanggotaan dan Partisipan
a. Divisi Keanggotaan b. Divisi Partisipan
6. Direktorat Fixed Income & Derivatif a. Divisi Perdagangan Fixed Income b. Divisi Pelaporan Fixed Income
(2 Divisi diatas dikepalai oleh 1 orang Kepala Bagian 7. Direktorat Penelitian dan Pengembangan Usaha
a. Divisi Pengembangan Produk b. Divisi Perencanaan Pemsaran 8. Direktorat Administrasi
a. Divisi Keuangan b. Divisi Umum
c. Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) 9. Direktorat Teknologi Informasi
a. Divisi Operasi Teknologi Informasi
b. Divisi Pengembangan Solusi Bisnis Teknologi Informasi 10.Specialist Setingkat Kepala Divisi yaitu Chief Economist. 4.1.6. Gambaran Umum Perusahaan
Adapun gambaran umum mengenai ke-8 perusahaan sehingga sampel dapat dijelaskan secara singkat sebagai berikut :
1. PT. Lion Mesh Prima, Tbk
PT Lionmesh Prima Tbk (“Perusahaan”) didirikan di Indonesia berdasarkan Akta Notaris Drs.Gde Ngurah Rai, S.H. No. 28 tanggal 14 Desember 1982 dengan nama PT Lion Weldmesh Prima. Sejak didirikan, Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, perubahan terakhir
dengan Akta Notaris Indah Prastiti Extensia, S.H., pengganti Adam Kasdarmadji, S.H., No. 88 tanggal 7 Mei 1997 terutama mengenai peningkatan modal dasar Perusahaan menjadi Rp38.000.000.000, perubahan ruang lingkup kegiatan Perusahaan dan penyesuaian dengan Undang-undang No. 1 tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas dan Undang-undang No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal. Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-2560 HT.01.04.Th.98 tanggal 27 Maret 1998. Sesuai dengan Pasal 2 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan antara lain meliputi industri besi kawat seperti weldmesh dan sejenisnya dan steel fabrication. Saat ini, Perusahaan hanya bergerak dalam usaha manufaktur weldmesh. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1984. Perusahaan dan salah satu dari dua pabriknya berkedudukan di Jalan Raya Bekasi, Km. 24,5, Cakung, Jakarta Timur sedangkan pabrik yang lain berkedudukan di Jalan Flamboyan Desa Siring, Sidoarjo, Jawa Timur.
2. PT. Lion Metal Works, Tbk
PT Lion Metal Works (“Perusahaan”) didirikan di Indonesia dalam rangka Undang-undang Penanaman Modal Asing No. 1 tahun 1967 dan No. 11 tahun 1970 berdasarkan Akta Notaris Drs. Gde Ngurah Rai, S.H., No. 21 tanggal 16 Agustus 1972 dan diubah dengan Akta No. 1 tanggal 2 Juni 1973 dan akta No. 9 tanggal 11 November 1974 dari notaris yang sama. Akta Pendirian dan perubahannya diumumkan dalam Berita Negara No. 34 tanggal 29 April 1975 Tambahan No. 215. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa
kali perubahan, terakhir dengan Akta Notaris Fathiah Helmi, S.H., No. 41 tanggal 27 Agustus 1999, terutama dalam rangka memenuhi Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal No. Kep-44/PM/1998 tentang peningkatan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu. Perubahan Anggaran Dasar ini mendapat persetujuan Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan surat No. C-19408 HT.01.04.-TH.99 tertanggal 30 November 1999. Sesuai dengan Pasal 2 Anggaran Dasar Perusahaan, lingkup kegiatan Perusahaan meliputi industri peralatan kantor dan pabrikasi lainnya dari logam. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1974 Perusahaan dan salah satu dari dua pabriknya berkedudukan di Jalan Raya Bekasi, Km. 24,5, Cakung, Jakarta Timur sedangkan pabrik yang lain berkedudukan di Jalan Flamboyan Desa Siring, Sidoarjo, Jawa Timur
3. PT. Alumindo Light Metal Industry, Tbk.
PT Alumindo Light Metal Industry, Perusahaan) didirikan pada tanggal 26 Juni 1978 dengan akta notaris No. 157 dari Soetjipto, SH., notaris di Surabaya. Akta pendirian tersebut telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No. JA/5/123/8 tanggal 30 Mei 1981 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 21 tanggal 5 Januari 1982. Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta No. 12 tanggal 04 Juli 2008 dari Dyah Ambarwaty Setyoso, SH. notaris di Surabaya mengenai persetujuan para pemegang saham untuk mengubah anggaran dasar Perusahaan untuk disesuaikan dengan Undang-Undang No. 40 tahun 2007
tentang Perseroan Terbatas dan semua peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang Pasar Modal. Akta perubahan tersebut telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-80596.AH.01.02 Tahun 2008 tanggal 31 Oktober 2008. Perusahaan berdomisili di Desa Sawotratap, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur deangan kantor pusat beralamat di Jl. Kembang Jepun No.38-40, Surabaya
4. PT. Gudang Garam, Tbk
Perseroan yang semula bernama PT Perusahaan Rokok Tjap “Gudang Garam” Kediri (PT Gudang Garam), didirikan dengan akta Suroso SH, wakil notaris sementara di Kediri, tanggal 30 Juni 1971 No. 10, diubah dengan akte notaries yang sama tanggal 13 Oktober 1971 No.13; akte-kate ini disetujui oleh Menteri Kehakiman dengan No. J.A 5/197/7 tanggal 17 Nopember 1971, didaftarkan di Pengadilan Negeri Kediri dengan 31/1971 dan No. 32/1971 tanggal 26 Nopember 1971, dan diumumkan dalam tambahan No. 586 pada Berita Negara No. 104 tanggal 28 Desember 1971. Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan. Perseroan berdomisili di Indonesia dengan Kantor Pusat di Jl. Semampir II/I, Kediri, Jawa Timur, Kantor Perwakilan Jakarta di Jl. Jenderal A. Yani 79, dan Kantor Perwakilan Surabaya di Jl. Pengenal 7-15, Surabaya, Jawa Timur.
5. Sumi Indo Kabel, Tbk
PT Sumi Indo Kabel Tbk (Perusahaan) didirikan pada tanggal 23 Juli 1981 berdasarkan akta notaris Chusu Nuduri Atmadiredja No. 121, wakil notaris di
Tangerang, dengan nama PT Industri Kawat Indonesia. Perusahaan mengubah namanya menjadi PT IKI Indah Kabel Indonesia berdasarkan akta notaris Lieke Lianadevi Tukgali, S.H. No. 67 tanggal 19 Maret 1982. Akta pendirian dan perubahannya telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. Y.A.5/289/18 tanggal 30 April 1982 serta didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Tangerang dengan No. 23/PN/TNG/1982 tanggal 24 Mei 1982. 4
6. Metrodata Electronics, Tbk
P.T. Metrodata Electronics Tbk (Perusahaan) didirikan di Indonesia, pada mulanya dengan nama PT Sarana Hitech Systems, berdasarkan Akta Notaris Kartini Mulyadi, S.H., No. 142 tanggal 17 Pebruari 1983. Akta Pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No. C2-5165.HT.01.01.TH.83, tanggal 27 Juli 1983 serta diumumkan dalam Berita Acara Republik Indonesia No. 80, Tambahan No. 908 tanggal 7 Oktober 1983.
7. PT. Indo Kordsa,Tbk
PT Indo Kordsa Tbk (dahulu PT Branta Mulia Tbk “Perseroan”) didirikan dalam rangka penanaman modal dalam negeri berdasarkan Undang-Undang No.6 tahun 1968, dengan akte notaris Ridwan Suselo tanggal 8 Juli 1981 No. 83, diubah dengan akte-akte notaris yang sama tanggal 27 Nopember 1981 No.288 dan 28 Januari 1982 No.261; akte-akte ini disetujui oleh Menteri Kehakiman dengan No.Y.A.5/88/3 tanggal 2 Maret 1982, didaftarkan pada Pengadilan Negeri Jakarta dengan No. 795, 796 dan 797 tanggal 4 Maret
1982, dan diumumkan dalam Tambahan No.771 pada Berita Negara No.50 tanggal 22 Juni 1982.
8. PT. United Tractor, Tbk
PT United Tractors Tbk (“Perusahaan”) didirikan di Indonesia pada tanggal 13 Oktober 1972 dengan nama PT Inter Astra Motor Works, berdasarkan Akta Pendirian No. 69, oleh Notaris Djojo Muljadi, S.H. Akta Pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. Y.A.5/34/8 tanggal 6 Februari 1973 dan telah diumumkan dalam Lembaran Berita Negara No. 31, Tambahan No. 281 tanggal 17 April 1973.