A. Deskripsi Objek Penelitian
3. Struktural Organisasi UPT SMA Negeri 5 Bone
Gambar 2
KKEPALA SEKOLAH Drs. H. MASTAN, M.Pd.
NIP. 19680808 199412 1 004
WAKIL KEPALA SEKOLAH
KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL
GURU PERPUSTAKAAN
45 B. Analisis Data
1. Gambaran Umum Responden
Pada bagian ini akan dibahas mengenai gambaran umum responden yang berdasarkan jenis kelamin, usia dan seberapa lama penggunaan TikTok yang dilakukan. Penelitian ini dilakukan pada Siswa(i) SMAN 5 Bone terkhusus pada kelas VII dengan jumlah responden 179 orang. Karakteristik responden perlu disajikan dalam penelitian ini guna untuk menggambarkan keadaan atau kondisi responden yang dapat memberikan informasi tambahan untuk memahami hasil-hasil penelitian
a. Identitas Responden Menurut Jenis Kelamin
Jenis kelamin pria dan wanita responden yang merupakan siswa(i) SMAN 5 Bone yang jumlahnya lebih banyak wamita dibanding dengan pria.
Hal ini dapat dilihat dari tabel berikut ini : Tabel 5
Jenis Kelamin Responden
Jenis kelamin Frekuensi Presentase
Pria 62 34,6%
Wanita 117 65,4%
Jumlah 179 100%
Sumber : Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2022)
Berdasarkan pada tabel di atas menunjukkan bahwa jumlah responden paling banyak adalah wanita sebanyak 117 responden (65,4%) dan responden pria sebanyak 62 responden (34,6%). Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas responden yang menggunakan aplikasi TikTok adalah wanita.
46 b. Identitas Responden Menurut Usia
Tabel 6 Usia Responden
Usia Frekuensi Presentase
16 8 4,5%
17 128 71,5%
18 43 24%
Jumlah 179 100%
Sumber : Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2022)
Berdasarkan pada tabel di atas menunjukkan bahwa jumlah responden yang terkumpul berdasarkan usianya adalah berusia 16 tahun sebanyak 8 responden (4,5%), usia 17 tahun sebanyak 128 responden (71,5%), usia 18 tahun sebanyak 43 responden (24%). Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas responden yang menggunakan aplikasi TikTok adalah berusia 17 tahun.
c. Identitas Responden Menurut lama Menggunakan TikTok Tabel 7
Lama Menggunnakan TikTok
Tahun Frekuensi Presentase
1-2 95 53,1%
3-4 66 36,9%
5-6 18 10%
Jumlah 179 100%
Sumber : Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2022)
Berdasarkan pada tabel di atas menunjukkan bahwa jumlah responden yang terkumpul berdasarkan lamanya menggunakan TikTok adalah 1-2 tahun sebanyak 95 responden (53,1%), 3-4 tahun sebanyak 66
47
responden (36,9%), 5-6 tahun sebanyak 18 responden (10%). Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas responden menggunakan aplikasi TikTok selama 1-2 tahun.
C. Hasil Penelitian
1. Gambaran Distribusi Jawaban Responden
Deskripsi jawaban responden sebelum mengalami pengolahan data, penulis akan menyampaikan hasil distribusi jawaban responden berdasarkan pembagiannya yaitu, berdasarkan Komunikasi efektif dalam media sosial TikTok (Variabel X), dan Prestasi belajar (Variabel Y).
a. Varibel Komunikasi Efektif dalam Media Sosial TikTok (X)
Distribusi jawaban responden berdasarkan indikator pemahaman dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 8
Distribusi Jawaban Responden Indikator Pemahaman
Sumber: Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2022)
Berdasarkan data diatas, dapat diketahui bahwa responden menjawab setuju merupakan hasil terbanyak, dimana terdapat pada item 1, yaitu tentang adanya aplikasi TikTok membuat pemahaman lebih meningkat dibandingkan dengan aplikasi lainnya sebesar 91 responden atau 50,8%. Jadi dapat dikatakan
48
bahwa siswa(i) SMAN 5 Bone setuju jika aplikasi TikTok membuat pemahaman lebih meningkat dibandingkan dengan aplikasi lainnya.
Berdasarkan dari hasil penelitian pengaruh TikTok terhadap prestasi siswa(i) SMAN 5 Bone dibuatlah pengkategorian untuk indikator pemahaman.
Pengkategorian tersebut dibagi menjadi 5 kategori yaitu sangat setuju, setuju, kurang setuju, tidak setuju, sangat tidak setuju. Skor terendah untuk indikator pemahaman adalah 3 (jumlah pernyataan) x 1 (nilai skor terendah) x 179 (jumlah responden) = 537 dan skor tertinggi adalah 3 (jumlah pernyataan) x 5 (nilai skor tertinggi) x 179 (jumlah responden) = 2685. Jadi intervalnya adalah total range yaitu 2148 (skor tertinggi – skor terendah) lalu dibagi interval berdasarkan nilai skor yaitu 5 (jumlah nilai skor) hasilnya adalah 430. Pengkategorian dapat dilihat pada gambar tersebut:
Pengkategorian Indikator Pemahaman
537 967 1397 1827 1950 2257 2685
STS TS KS S SS
Sumber: Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2022)
Skor total dari indikator pemahaman yaitu sebesar 1950. Jika kita lihat pada pengkategorian diatas skor total sebesar 1950 berada dikategori setuju.
Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa tanggapan siswa(i) SMAN 5 Bone pada pemahaman masuk dalam kategori setuju.
Distribusi jawaban responden berdasarkan indikator Kesenangan dapat dilihat pada tabel berikut:
Gambar 3
49 Tabel 9
Distribusi Jawaban Responden Indikator Kesenangan
Sumber: Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2022)
Berdasarkan data diatas, dapat diketahui bahwa responden yang menjawab berpengaruh merupakan hasil terbanyak yaitu terdapat pada item 6, dimana menyatakan jika menonton konten yang ada pada aplikasi TikTok dapat menimbulkan suasana yang menyenangkan sebesar 90 responden atau 50,3%. Jadi dapat dikatakan bahwa siswa(i) SMAN 5 Bone merasa terpengaruh jika menonton konten yang ada pada aplikasi TikTok dapat menimbulkan suasana yang menyenangkan.
Berdasarkan dari hasil penelitian pengaruh TikTok terhadap prestasi siswa(i) SMAN 5 Bone dibuatlah pengkategorian untuk indikator kesenangan.
Pengkategorian tersebut dibagi menjadi 5 kategori yaitu sangat berpengaruh, berpengaruh, kurang berpengaruh, tidak berpengaruh, sangat tidak berpengaruh.
Skor terendah untuk indikator kesenangan adalah 3 (jumlah pernyataan) x 1 (nilai skor terendah) x 179 (jumlah responden) = 537 dan skor tertinggi adalah 3 (jumlah pernyataan) x 5 (nilai skor tertinggi) x 179 (jumlah responden) = 2685.
Jadi intervalnya adalah total range yaitu 2148 (skor tertinggi – skor terendah) lalu
∑ % ∑ % ∑ % ∑ % ∑ %
50
dibagi interval berdasarkan nilai skor yaitu 5 (jumlah nilai skor) hasilnya adalah 430. Pengkategorian dapat dilihat pada gambar tersebut:
Pengkategorian Indikator Kesenangan
537 967 1397 1827 2097 2257 2685
STB TB KB B SB
Sumber: Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2022)
Skor total dari indikator kesenangan yaitu sebesar 2097. Jika kita lihat pada pengkategorian diatas skor total sebesar 2097 berada dikategori berpengaruh.
Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa tanggapan siswa(i) SMAN 5 Bone pada indikator kesenangan masuk dalam kategori berpengaruh.
Distribusi jawaban responden berdasarkan indikator Pengaruh pada sikap dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 10
Distribusi Jawaban Responden Indikator Pengaruh Pada Sikap
Sumber: Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2022)
Berdasarkan data diatas, dapat diketahui bahwa responden menjawab kurang berpengaruh merupakan hasil terbanyak yakni terdapat pada item 8, yaitu jika bermain TikTok dengan orang lain kemudian terjadi perubahan perilaku maka
∑ % ∑ % ∑ % ∑ % ∑ %
51
komunikasi akan efektif, sebesar 95 responden atau 53,1%. Jadi dapat dikatakan bahwa siswa(i) SMAN 5 Bone merasa kurang berpengaruh jika bermain TikTok dengan orang lain kemudian terjadi perubahan perilaku maka komunikasi akan efektif.
Berdasarkan dari hasil penelitian pengaruh TikTok terhadap prestasi siswa(i) SMAN 5 Bone dibuatlah pengkategorian untuk indikator pengaruh pada sikap. Pengkategorian tersebut dibagi menjadi 5 kategori yaitu sangat berpengaruh, berpengaruh, kurang berpengaruh, tidak berpengaruh, sangat tidak berpengaruh. Skor terendah untuk indikator pengaruh pada sikap adalah 3 (jumlah pernyataan) x 1 (nilai skor terendah) x 179 (jumlah responden) = 537 dan skor tertinggi adalah 3 (jumlah pernyataan) x 5 (nilai skor tertinggi) x 179 (jumlah responden) = 2685. Jadi intervalnya adalah total range yaitu 2148 (skor tertinggi – skor terendah) lalu dibagi interval berdasarkan nilai skor yaitu 5 (jumlah nilai skor) hasilnya adalah 430. Pengkategorian dapat dilihat pada gambar tersebut:
Pengkategorian Indikator Pengaruh Pada Sikap
537 967 1397 1740 1827 2257 2685
STB TB KB B SB
Sumber: Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2022)
Skor total dari indikator pengaruh pada sikap yaitu sebesar 1740. Jika kita lihat pada pengkategorian diatas skor total sebesar 1740 berada dikategori kurang berpengaruh. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa tanggapan siswa(i)
Gambar 5
52
SMAN 5 Bone pada indikator pengaruh pada sikap masuk dalam kategori kurang berpengaruh.
Distribusi jawaban responden berdasarkan indikator hubungan yang baik dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 11
Distribusi Jawaban Responden Indikator Hubungan yang makin Baik
Sumber: Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2022)
Berdasarkan data diatas, dapat diketahui bahwa responden menjawab setuju. Dimana hasil terbanyak setuju terdapat pada item 10, yaitu tanpa disadari dengan menggunakan TikTok akan meningkatkan hubungan interpersonal, sebesar 84 responden atau 46,9%. Jadi dapat dikatakan bahwa siswa(i) SMAN 5 Bone setuju jika dengan menggunakan TikTok akan meningkatkan hubungan interpersonal.
Berdasarkan dari hasil penelitian pengaruh TikTok terhadap prestasi siswa(i) SMAN 5 Bone dibuatlah pengkategorian untuk indikatorhubungan yang baik. Pengkategorian tersebut dibagi menjadi 5 kategori yaitu sangat setuju, setuju, kurang setuju, tidak setuju, sangat tidak setuju. Skor terendah untuk
53
pernyataan) x 5 (nilai skor tertinggi) x 179 (jumlah responden) = 2685. Jadi intervalnya adalah total range yaitu 2148 (skor tertinggi – skor terendah) lalu dibagi interval berdasarkan nilai skor yaitu 5 (jumlah nilai skor) hasilnya adalah 430. Pengkategorian dapat dilihat pada gambar tersebut:
Pengkategorian Indikator Hubungan yang Makin Baik
537 967 1397 1827 2019 2257 2685
STS TS KS S SS
Sumber: Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2022)
Skor total dari indikator hubungan yang baik yaitu sebesar 2019. Jika kita lihat pada pengkategorian diatas skor total sebesar 2019 berada dikategori setuju.
Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa tanggapan siswa(i) SMAN 5 Bone pada indikator hubungan yang baik masuk dalam kategori setuju.
Distribusi jawaban responden berdasarkan indikator tindakan dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 12
Distribusi Jawaban Responden Indikator Tindakan
X
SKOR IDEAL 5×6×179 5370
Sumber: Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2022)
Berdasarkan data diatas, dapat diketahui bahwa responden menjawab setuju. Dimana hasil terbanyak setuju terdapat pada item 14, yaitu Salah satu media sosial yang di gemari dan membuat pengaruh terhadap seseorang pada saat
Gambar 6
54
ini yaitu TikTok, sebesar 83 responden atau 46,4%. Jadi dapat dikatakan bahwa siswa(i) SMAN 5 Bone setuju jika Salah satu media sosial yang di gemari dan membuat pengaruh terhadap seseorang pada saat ini yaitu TikTok .
Berdasarkan dari hasil penelitian pengaruh TikTok terhadap prestasi siswa(i) SMAN 5 Bone dibuatlah pengkategorian untuk indikator tindakan.
Pengkategorian tersebut dibagi menjadi 5 kategori yaitu sangat setuju, setuju, kurang setuju, tidak setuju, sangat tidak setuju. Skor terendah untuk indikator tindakan adalah 6 (jumlah pernyataan) x 1 (nilai skor terendah) x 179 (jumlah responden) = 1074 dan skor tertinggi adalah 6 (jumlah pernyataan) x 5 (nilai skor tertinggi) x 179 (jumlah responden) = 5370. Jadi intervalnya adalah total range yaitu 4296 (skor tertinggi – skor terendah) lalu dibagi interval berdasarkan nilai skor yaitu 5 (jumlah nilai skor) hasilnya adalah 860. Pengkategorian dapat dilihat pada gambar tersebut:
Pengkategorian Indikator Tindakan
860 1720 2580 3440 4296 4300 5370
STS TS KS S SS
Sumber: Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2022)
Skor total dari indikator tindakan yaitu sebesar 4296. Jika kita lihat pada pengkategorian diatas skor total sebesar 4296 berada dikategori setuju. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa tanggapan siswa(i) SMAN 5 Bone pada indikator tindakan masuk dalam kategori setuju.
Pengkategorian distribusi jawaban responden variabel Komunikasi efektif dalam media sosial TikTok sebagai berikut:
Gambar 7
55 Tabel 13
Distribusi Jawaban Responden mengenai Variabel Komunikasi Efektif Dalam Media Sosial TikTok
X
Sumber: Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2022)
Berdasarkan dari hasil peneltian pengaruh TikTok terhadap prestasi siswa SMAN 5 Bone Kecamatan lappariaja Kabupaten bone dibuatlah pengkategorian untuk variabel komunikasi efektif dalam media sosial TikTok, skor terendah untuk variabel komunikasi digital adalah 18 (jumlah pernyataan) x 1 (nilai skor terendah) x 179 (jumlah responden) = 3222 dan skor tertinggi adalah 18 (jumlah pernyataan) x 5 (nilai skor tertinggi) x 179 (jumlah responden) = 16110. Jadi intervalnya adalah total range yaitu 12888 (skor tertinggi – skor terendah) lalu dibagi interval berdasarkan nilai skor yaitu 5 (jumlah nilai skor) hasilnya adalah 2578. Pengkategorian dapat dilihat pada gambar tersebut:
56
Pengkategorian Variabel Komunikasi efektif Dalam Media Sosial TikTok
3222 5800 8378 10956 12203 13534 16110
STS TS KS S SS
Sumber : Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2022)
Skor total dari variabel komunikasi efektif dalam media sosial TikTok yaitu sebesar 12203. Jika kita lihat pada pengkategorian diatas skor total sebesar 12203 berada dikategori setuju. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa tanggapan Siswa(i) SMAN 5 Bone pada variabel komunikasi efektif dalam media sosial TikTok masuk dalam kategori setuju.
b. Variabel Prestasi Belajar(Y)
Distribusi jawaban responden berdasarkan indikator Rana kognetif dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 14
Distribusi Jawaban Responden Indikator Rana Kognetif
Y
SKOR IDEAL 5×5×179 4475
Sumber: Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2022)
Berdasarkan data diatas, dapat diketahui bahwa dominan responden menjawab kurang setuju. Dimana hasil terbanyak kurang setuju terdapat pada item 5, yaitu tentang TikTok dapat memberikan semangat belajar yang tinggi sebesar 91 responden atau 50,8%. Jadi dapat dikatakan bahwa siswa(i) SMAN 5
Gambar 8
57
Bone kurang setuju jika TikTok dapat memberikan seseorang semangat belajar yang tinggi.
Berdasarkan dari hasil peneltian pengaruh TikTok terhadap prestasi siswa SMAN 5 Bone Kecamatan Lappariaja Kabupaten Bone dibuatlah pengkategorian untuk indikator rana kognetif menggunakan Pengkategorian tersebut dibagi menjadi 5 kategori yaitu sangat setuju, setuju, kurang setuju, tidak setuju, sangat tidak setuju. Skor terendah untuk indikator keinginan menggunakan adalah 5(jumlah pernyataan) x 1 (nilai skor terendah) x 179 (jumlah responden) = 895 dan skor tertinggi adalah 5 (jumlah pernyataan) x 5 (nilai skor tertinggi) x 179 (jumlah responden) = 4475. Jadi intervalnya adalah total range yaitu 3580 (skor tertinggi – skor terendah) lalu dibagi interval berdasarkan nilai skor yaitu 5 (jumlah nilai skor) hasilnya adalah 716. Pengkategorian dapat dilihat pada gambar tersebut:
Pengkategorian Indikator Rana Kognetif
895 1607 2319 3189 3031 3743 4475
STS TS KS S SS
Sumber: Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2022)
Skor total dari indikator rana kognetif yaitu sebesar 3189. Jika kita lihat pada pengkategorian diatas skor total sebesar 3189 berada dikategori kurang setuju. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa tanggapan siswa(i) SMAN 5 Bone pada Rana kognetif masuk dalam kategori kurang setuju.
Distribusi jawaban responden berdasarkan indikator Rana afektif dapat dilihat pada tabel berikut:
Gambar 9
58 Tabel 15
Distribusi Jawaban Responden Indikator Rana Afektif
Y
SKOR IDEAL 5×5×179 4475
Sumber: Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2022)
Berdasarkan data diatas, dapat diketahui bahwa dominan responden menjawab setuju. Dimana hasil terbanyak kurang setuju terdapat pada item 6, yaitu tentang anda sangat tertarik dengan aplikasi TikTok sebesar 86 responden atau 48%. Jadi dapat dikatakan bahwa siswa(i) SMAN 5 Bone setuju apabila anda sangat tertarik dengan aplikasi TikTok.
Berdasarkan dari hasil peneltian pengaruh TikTok terhadap prestasi siswa SMAN 5 Bone Kecamatan Lappariaja Kabupaten Bone dibuatlah pengkategorian untuk indikator rana afektif menggunakan Pengkategorian tersebut dibagi menjadi 5 kategori yaitu sangat setuju, setuju, kurang setuju, tidak setuju, sangat tidak setuju. Skor terendah untuk indikator keinginan menggunakan adalah 5(jumlah pernyataan) x 1 (nilai skor terendah) x 179 (jumlah responden) = 895 dan skor tertinggi adalah 5 (jumlah pernyataan) x 5 (nilai skor tertinggi) x 179 (jumlah responden) = 4475. Jadi intervalnya adalah total range yaitu 3580 (skor tertinggi – skor terendah) lalu dibagi interval berdasarkan nilai skor yaitu 5 (jumlah nilai skor) hasilnya adalah 716. Pengkategorian dapat dilihat pada gambar tersebut.
59
Pengkategorian Indikator Rana Afektif
895 1607 2319 3031 3375 3743 4475
STS TS KS S SS
Sumber: Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2022)
Skor total dari indikator rana afektif yaitu sebesar 3375. Jika kita lihat pada pengkategorian diatas skor total sebesar 3375 berada dikategori setuju.
Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa tanggapan siswa(i) SMAN 5 Bone pada Rana afektif masuk dalam kategori setuju.
Distribusi jawaban responden berdasarkan indikator Rana psikomotor dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 16
Distribusi Jawaban Responden Indikator Rana Psikomotor
Y
SKOR IDEAL 5×5×179 4475
Sumber: Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2022)
Berdasarkan data diatas, dapat diketahui bahwa dominan responden menjawab setuju. Dimana hasil terbanyak kurang setuju terdapat pada item 13, yaitu dengan membuat konten vidio TikTok dapat membuat anda lebih kreatif.
sebesar 73 responden atau 40,8%. Jadi dapat dikatakan bahwa siswa(i) SMAN 5 Bone setuju apabila dengan membuat konten vidio TikTok dapat membuat anda lebih kreatif.
Gambar 10
60
Berdasarkan dari hasil peneltian pengaruh TikTok terhadap prestasi siswa SMAN 5 Bone Kecamatan Lappariaja Kabupaten Bone dibuatlah pengkategorian untuk indikator rana psikomotor menggunakan Pengkategorian tersebut dibagi menjadi 5 kategori yaitu sangat setuju, setuju, kurang setuju, tidak setuju, sangat tidak setuju. Skor terendah untuk indikator keinginan menggunakan adalah 5(jumlah pernyataan) x 1 (nilai skor terendah) x 179 (jumlah responden) = 895 dan skor tertinggi adalah 5 (jumlah pernyataan) x 5 (nilai skor tertinggi) x 179 (jumlah responden) = 4475. Jadi intervalnya adalah total range yaitu 3580 (skor tertinggi – skor terendah) lalu dibagi interval berdasarkan nilai skor yaitu 5 (jumlah nilai skor) hasilnya adalah 716. Pengkategorian dapat dilihat pada gambar tersebut:
Gambar 11
Pengkategorian Indikator Rana Psikomotor
895 1607 2319 2825 3743 4475
STS TS KS S SS
Sumber: Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2022)
Skor total dari indikator rana psikomotor yaitu sebesar 2825. Jika kita lihat pada pengkategorian diatas skor total sebesar 2825 berada dikategori setuju.
Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa tanggapan siswa(i) SMAN 5 Bone pada Rana psikomotor masuk dalam kategori setuju.
Pengkategorian distribusi jawaban responden variabel prestasi belajar sebagai berikut:
61 Tabel 17
Distribusi Jawaban Responden mengenai Variabel Prestasi Belajar
X
Sumber: Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2022)
Berdasarkan dari hasil peneltian pengaruh TikTok terhadap prestasi siswa SMAN 5 Bone Kecamatan lappariaja Kabupaten bone dibuatlah pengkategorian untuk variabel prestasi belajar, skor terendah untuk variabel prestasi belajar adalah 15 (jumlah pernyataan) x 1 (nilai skor terendah) x 179 (jumlah responden) = 2685 dan skor tertinggi adalah 15 (jumlah pernyataan) x 5 (nilai skor tertinggi) x 179 (jumlah responden) = 13425. Jadi intervalnya adalah total range yaitu 10767 (skor tertinggi – skor terendah) lalu dibagi interval berdasarkan nilai skor yaitu 5 (jumlah nilai skor) hasilnya adalah 2154. Pengkategorian dapat dilihat pada gambar tersebut.
Pengkategorian Variabel Prestasi Belajar
2154 4308 6462 8616 9389 10770 13425
STS TS KS S SS
Sumber : Diolah dan dikembangkan oleh Peneliti (2022) Gambar 12
62
Skor total dari variabel prestasi belajar yaitu sebesar 9389. Jika kita lihat pada pengkategorian diatas skor total sebesar 9389 berada dikategori setuju. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa tanggapan Siswa(i) SMAN 5 Bone pada variabel prestasi belajar masuk dalam kategori setuju.
D. Uji Validitas dan Reabilitas 1. Uji Validitas
Pengujian validitas menunjukkan sejauh mana alat pengukur yang dipergunakan untuk mengukur apa yang diukur. Adapun caranya adalah dengan mengkolerasikan antara skor yang diperoleh pada masing-masing item pernyataan dengan skor total individu. Pengujian validitas dilakukan dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 22. Dalam pengujian ini pengujian validitas dilakukan terhadap 179 responden di sekolah SMA Negeri 5 Bone.
Pengambilan keputusan berdasarkan nilai rhitung (Corrected Item – Total Correlation) rtabel sebesar untuk df(N-2) = 179 – 2 = 177 ; α = 0.202 (rincian terlampir). Kriteria untuk pengambilan keputusan uji validitas jika perolehan nilai rhitung > rtabel, maka angket dinyatakan valid namun apabila rhitung <
rtabel, maka angket dinyatakan tidak valid. Berikut tabel hasil penyajian uji validitas data penelitian:
63 Tabel 18
Uji Validitas Angket Variabel X (Komunikasi Efektif dalam Media Sosial TikTok )
Sumber: Outputt SPSS v 20 (Diolah peneliti,2022 Tabel 19
Uji Validitas Angket Variabel Y (Minat Transaksi Online) Korelasi Nilai r hitung Nilai r tabel Keterangan
Sumber: Output SPSS v 20 (Diolah peneliti,2022)
64
Berdasarkan tabel 18 dan 19 Uji validitas dari kedua angket variabel penelitian dapat diketahui, dalam penelitian ini pengujian validitas dilakukan terhadap 179 responden. Pengambilan keputusan berdasarkan nilai rhitung (Corrected item-Total Correlation) rtabel sebesar 0.148 untuk df (N-2) = 179-2 = 177 ; α = 0,05 dan dijadikan sebagai ajuan dalam pengambilan keputusan untuk uji validitas adalah nilai rhitung lebih besar dari 0.148 yang merupakan nilai rtabel (rincian terlampir). Kemudian berdasarkan dengan hasil uji validitas dari masing-masing pernyataan pada kedua variabel penelitian yaitu komunikasi efektif dalam media sosial TikTok (X) dan Prestasi belajar (Y) disimpulkan bahwa seluruh butir pernyataan bersifat valid karena rhitung > 0.148 (rtabel).
2. Uji Reabilitas
Penelitian ini lebih lanjut harus dilakukan uji reabilitas untuk mengukur konsisten atau tidak angket dalam kuesioner dalam penelitian ini. Sebelum dilakukan pengujian reabilitas harus ada dasar pengmbilan keputusan yaitu alpha sebesar 0,60. Variabel yang dianggap reliabel jika nilai variabel tersebut lebih besar dari > 0,60. Jika lebih kecil maka variabel yang diteliti tidak bisa dikatakan reliabel karena < 0,60. Hasil dari pengujian reliabilitas pada pernyataan penelitian ini sebagai berikut:
Tabel 20
Uji Reliabilitas Angket Variabel Penelitian Variabel Nilai Alpha
Cronbroach
Nilai Ketentuan Keterangan Komunikasi Efektif
dalam Media Sosial TikTok
0.898 0.60 (0.898>0.60)
Reliabel
Prestasi Belajar 0.861 0.60 (0.861>0.60)
Reliabel Sumber: Output SPSS v 20 (Diolah peneliti, 2022)
65
Berdasarkan tabel 20 Uji reliabilitas diketahui bahwa pada dasar pengambilan keputusan memenuhi syarat uji reliabilitas jika nilai Alpha Cronbroach lebih besar dari 0.60, maka butir angket kuesioner penelitian bersifat reliabel. Angket butir pernyataan dari kedua variabel pada penelitian ini yaitu variabel komunikasi efektif dalam media sosial TikTok (X) dan prestasi belajar (Y) diketahui bahwa seluruh jawaban angket butir pernyataan bersifat reliabel, karena nilai Alpha Cronbach lebih besar dari > 0.60.
E. Uji Asumsi Klasik 1. Uji Normalitas
Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel residual memiliki distribusi normal. Penelitian ini menggunakan dua cara untuk mendeteksi apakah residual berdistribusi normal atau tidak, yakni dengan menggunakan grafik dan analisis statistik. Uji normalitas data dalam penelitian ini dilakukan dengan dua cara, yaitu analisis grafik dan uji statistik (tabel). Analisis grafik dilakukan dengan melihat kedua grafik, yaitu grafik histogram dan grafik normal probability plot sedangkan uji statistik dilakukan dengan pengujian Kolmogorov-Smirnov dengan memperhatkan nilai signifikansi. Kemudian pada grafik histogram, apabila grafik tersebut menenjukkan bentuk kurva dengan memiliki kemiringan yang cenderung seimbang, baik pada sisi kiri maupun kanan dan kurva menyerupai lonceng (bell-shaped) yang hampir sempurna maka data dinyatakan terdistribusi normal.
66
Berikut adalah hasil pengujian normalitas dalam model regresi linear sederhana pada penelitian ini :
Tabel 21
Uji Normalitas (Kolmogorov-Smirnov) One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardized Residual
N 179
Normal Parametersa,b Mean ,0000000
Std. Deviation 7,66775589
Most Extreme Differences Absolute ,089
Positive ,066
Negative -,089
Test Statistic 1,192
Exact Sig. (2-tailed) ,117
a. Test distribution is Normal.
b. Calculated from data.
c. Lilliefors Significance Correction.
Sumber: Output SPSS v 20 (Diolah peneliti, 2022)
Berdasarkan tabel 21 Diketahui dari hasil pengelolaan data tersebut bahwa besarnya nilai pengujian Kolmogorov-Smirnov (uji normalitas) dari data pada variabel yang terdapat pada penelitian ini menunjukan nilai signifikansi sig. (2-talled) sebesar 0,117, yang dimana apabila nilai tersebut dianalisa maka lebih besar dari 0,05 (0,117 > 0,05) sehingga dapat diasumsikan dan disimpulkan bahwa data yang terdapat pada kedua variabel penelitian atau dari kedua variabel penelitian baik X maupun variabel Y dinyatakan memenuhi persyaratan dan dinyatakan terdistribusi secara normal.
67 Gambar 13
Grafik Histogram Uji Normalitas
Sumber : Output SPSS v 20 (Diolah peneliti,2022)
Berdasarkan gambar 13 grafik histogram uji normalitas, diketahui bahwa data pada penelitian dinyatakan terdistribusi normal apabila distribusi data kurva menyerupai lonceng (bell-shaped) yang hampir sempurna maka dari grafik, maka data pada penelitian ini dinyatakan terdistribusi secara normal.
Gambar 14
Grafik Normal Probability Plot
Sumber : Output SPSS V 20 (Diolah peneliti,2022)
Kemudian berdasarkan pada Gambar 14 grafik normal propability plot terlihat titik-titik menyebar di sekitar garis diagonal, sehingga dapat
68
disimpulkan bahwa data dalam model regresi telah terdistribusi secara normal.
Selanjutnya disimpulkan bahwa uji normalitas dalam analisa grafik memberikan hasil bahwa data terdistribusi secara normal.
2. Uji Multikolinearitas
Uji multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah ditemukan adanya korelasi diantara variabel independen. Jika ada korelasi terkait variabel independen dalam satu model maka akan mengakibatkan terjadinya korelasi yang sangat kuat antar satu variabel independen dengan variabel independen yang lainnya. Untuk menemukan ada atau tidaknya multikolinearitas di dalam regresi dapat dilihat dari tolerance value dan variance inflation factor (VIF). Apabila mempunyai tolerance value > 0,10 dan nilai VIF < 10 maka suatu model regresi yang bebas dari masalah multikolinearitas. Apabila mempunyai tolerance value < 0,10 dannilai VIF >10 maka suatu model regresi mengalami masalah multikolinearitas.
Berikut adalah hasil pengujian multikolineatitas dalam model regresi
Berikut adalah hasil pengujian multikolineatitas dalam model regresi