HASIL DAN PEMBAHASAN
4.2 Studi Aktivitas Trypsin Inhibitor
Tabel 3 Rekapitulasi hasil sidik ragam aktivitas trypsin inhibitor menggunakan enzim trypsin sintetik
Faktor Sidik Ragam
Provenan tn
Kondisi Pohon **
Bagian Pohon **
Provena X Kondisi Pohon tn Provenan X Bagian Pohon * Kondisi Pohon X Bagian Pohon tn Provenan X Kondisi Pohon X Bagian Pohon tn Keterangan:
X : Interaksi antarfaktor * : Berpengaruh nyata ** : Berpengaruh sangat nyata tn : Tidak berpengaruh nyata
Berdasarkan uji sidik ragam yang disajikan pada Tabel 3 faktor provenan tidak berpangaruh nyata terhadap aktivitas trypsin inhibitor. Sedangkan bagian dan kondisi pohon berpengaruh sangat nyata pada aktivitas trypsin inhibitor. Uji lanjut Duncan menunjukkan bahwa bagian kulit memiliki rata-rata aktivitas
Gambar 2 Histogram rata
daun dan kayu pada provenan B Pada Gambar 2, hasil
bagian pohon baik yang
maupun provenan Subang menunjukkan bagian kulit memiliki aktivitas inhibitor tertinggi. P
trypsin inhibitor sebesar 10
sedangkan pada bagian kayu sebesar 663 rata-rata aktivitas trypsin
daun sebesar 842,322 inhibitor sebesar 550,
Kandungan trypsin
bahwa kulit adalah perlindungan utama pada sengon dari serangan boktor. Tingginya aktivitas
mengandung sel-sel hidup yang memi protein enzim trypsin
2005).
Trypsin inhibitor adalah senyawa yang mempunyai kemampuan untuk
menghambat aktivitas proteolitik enzim
ditemukan pada beberapa bahan pangan nabati, terutama jenis kacang
yang termasuk kedalam famili Leguminoseae. Senyawa aktifnya merupakan suatu
0 200 400 600 800 1000 1200 R a ta -r a ta a k ti v it a s tr y p si n i n h ib it o r T IU /m g
Histogram rata-rata aktivitas trypsin inhibitor bagian pohon kulit, daun dan kayu pada provenan Banjarnegara dan provenan Subang Gambar 2, hasil pengujian aktivitas trypsin inhibitor
baik yang sehat maupun yang sakit dari provenan Banjarnegara maupun provenan Subang menunjukkan bagian kulit memiliki aktivitas
Pada Provenan Banjarnegara bagian kulit rata inhibitor sebesar 1045,918 TIU/mg, daun sebesar 515 kan pada bagian kayu sebesar 663,532 TIU/mg. Pada p
trypsin inhibitor pada bagian kulit sebesar 1069
2 TIU/mg dan pada bagian kayu rata-rata aktivitas ,217 TIU/mg.
trypsin inhibitor yang lebih besar pada kulit mengindikasikan
bahwa kulit adalah perlindungan utama pada sengon dari serangan boktor. Tingginya aktivitas trypsin inhibitor pada kulit dikarenakan kulit banyak sel hidup yang memiliki mitokondria yang mengandung anti
trypsin yang bekerja pada sistem pencernaan boktor (Sunarya
inhibitor adalah senyawa yang mempunyai kemampuan untuk menghambat aktivitas proteolitik enzim trypsin. Senyawa tersebut telah ditemukan pada beberapa bahan pangan nabati, terutama jenis kacang
yang termasuk kedalam famili Leguminoseae. Senyawa aktifnya merupakan suatu
0 200 400 600 800 1000 1200
Kulit Daun Kayu
inhibitor bagian pohon kulit, anjarnegara dan provenan Subang
inhibitor pada setiap provenan Banjarnegara maupun provenan Subang menunjukkan bagian kulit memiliki aktivitas trypsin rovenan Banjarnegara bagian kulit rata-rata aktivitas TIU/mg, daun sebesar 515,942 TIU/mg rovenan Subang inhibitor pada bagian kulit sebesar 1069,859 TIU/mg, rata aktivitas trypsin
inhibitor yang lebih besar pada kulit mengindikasikan bahwa kulit adalah perlindungan utama pada sengon dari serangan boktor. inhibitor pada kulit dikarenakan kulit banyak liki mitokondria yang mengandung anti yang bekerja pada sistem pencernaan boktor (Sunarya
inhibitor adalah senyawa yang mempunyai kemampuan untuk . Senyawa tersebut telah ditemukan pada beberapa bahan pangan nabati, terutama jenis kacang-kacangan yang termasuk kedalam famili Leguminoseae. Senyawa aktifnya merupakan suatu
Banjarnegara Subang
protein. Mekanisme penghambatan aktivitas kompleks antara kedua senyaw
Walau tidak nyata, hasil pengujian menunjukkan adanya perbedaan aktivitas trypsin inhibitor antar kedua provenan. Menurut
perbedaan tersebut
dikarenakan faktor genetik, terutama adaptabilitas pada suatu areal
Gambar 3 Histogram aktivitas
(kayu ,kulit dan daun) pada Subang.
Gambar 3 menunjukkan, bahwa pohon sehat memiliki
Pada provenan Banjarnegara rata
sehat untuk semua bagian pohon sebesar 1349,305 TI sakit 876,087 TIU/mg
sehat untuk semua bagian sebesar sebesar 1075,161 TIU/mg
diuji menunjukkan bahwa provenan Subang memiliki nilai aktivitas
lebih tinggi daripada provenan Banjarnegara. Hal ini menunjukkan provenan Subang memiliki kandungan mitokondria (pada semua bagian) yang tinggi.
0 200 400 600 800 1000 1200 1400 R a ta -r a ta a k ti v it a s tr yp si n i n h ib it o r T IU /m g
protein. Mekanisme penghambatan aktivitas trypsin ialah terbentuknya ikatan kompleks antara kedua senyawa tersebut.
Walau tidak nyata, hasil pengujian menunjukkan adanya perbedaan inhibitor antar kedua provenan. Menurut
perbedaan tersebut disebabkan oleh variasi geografis (provenans
genetik, terutama untuk sifat–sifat yang berkaitan dengan adaptabilitas pada suatu areal.
Histogram aktivitas rata-rata trypsin inhibitor kondisi
(kayu ,kulit dan daun) pada provenan Banjarnegara dan provenan
menunjukkan, bahwa aktivitas trypsin inhibitor
pohon sehat memiliki nilai rata-rata di atas pohon sengon yang terserang boktor Pada provenan Banjarnegara rata–rata nilai aktivitas trypsin inhibitor pada kondisi sehat untuk semua bagian pohon sebesar 1349,305 TIU/mg sedangkan kondisi TIU/mg. Provenan Subang aktivitas trypsin inhibitor pada kondisi sehat untuk semua bagian sebesar 1387,236 TIU/mg, sedangkan kondisi sakit 161 TIU/mg. Kondisi pohon sehat dan sakit pada semua bagian yang uji menunjukkan bahwa provenan Subang memiliki nilai aktivitas
lebih tinggi daripada provenan Banjarnegara. Hal ini menunjukkan provenan Subang memiliki kandungan mitokondria (pada semua bagian) yang tinggi.
sehat sakit
terbentuknya ikatan
Walau tidak nyata, hasil pengujian menunjukkan adanya perbedaan Sunarya (2005) n oleh variasi geografis (provenans) yang sifat yang berkaitan dengan
kondisi sehat dan sakit provenan Banjarnegara dan provenan
inhibitor pada kondisi rata di atas pohon sengon yang terserang boktor. inhibitor pada kondisi U/mg sedangkan kondisi inhibitor pada kondisi 236 TIU/mg, sedangkan kondisi sakit . Kondisi pohon sehat dan sakit pada semua bagian yang uji menunjukkan bahwa provenan Subang memiliki nilai aktivitas trypsin yang lebih tinggi daripada provenan Banjarnegara. Hal ini menunjukkan provenan Subang memiliki kandungan mitokondria (pada semua bagian) yang tinggi.
Banjarnegara Subang
4.3 Perbandingan Aktivitas Trypsin Inhibitor Bagian Kulit Menggunakan