KONSEP PERANCANGAN
4.4 Studi Bentuk/Format dan Warna Sign a. Studi Bentuk Sign
Pada perancangan latar sign diambil dari beberapa benda yang berkaitan dengan tempat wisata tersebut yaitu bentuk daun. Bentuk tersebut diambil dan disederhanakan dari bentuk aslinya berikut contoh gambarnya:
Refrensi / Ide Pengembangan Ide
Finish
1. Wayang
Pada refrensi desain bentuk pertama ini yaitu bentuk wayang. Karena identik dengan kerajaan Argo Sumo yang dulu sebagai seni pada jaman hindu budha. Disamping itu untuk mengangkat kesenia wayang
kembali yang telah dilupakan. Bentuk wayang ini mencerminkan ciri tempat wisata Nglimut Gonoharjo Boja Kendal yang dulunya bekas peninggalan kerajaan Argo Sumo.
1. Daun Jati
Pada refrensi desain bentuk ini yaitu bentuk daun. Karena identik dengan tempat wisata Nglimut Gonoharjo Boja Kendal yang sejuk dan dikelilingi oleh pohon-pohon yang dilindungi oleh pikah perum
perhutani. Bentuk yang mewakili kesan alam yang terlihat sederhana dan elegan.
2.
Pada refrensi desain bentuk terakhir yaitu persegi. Bentuk ini terlihat rumit, akan tetapi bentuk ini sesungguhnya unik dan simple. Meskipun bentuk tersebut tidak mencerminkan pada tempat wisata nglimut gonoharjo boja Kendal.
Tabel 4.2 Tabel Studi Bentuk Sign.
b. Bentuk Sign Terpilih
Bentuk sign yang terpilih yaitu bentuk sign dengan menggunakan pedoman daun. bentuk daun ini merupakan bentuk yang simple dan elegan karena, pada betuk daun ini dapat mewakili suasana tempat wisata Nglimut Gonoharjo Boja Kendal yang didalamnya memiliki kesan alam. Tempat wisata yang terletak di kaki gunung ungaran sebelah barat-selatan memiliki keindahan alam yang masih asri dan sejuk, sehingga bentuk daun yang dipilih sangatlahh cocok bila digunakan di tempat terbuka di lokasi Nglimut Gonoharjo Boja Kendal.
Bentuk daun ini dikembangkan sehingga menadi bentuk daun yang lebih menarik dan sesuai dengan citra dari tempat wisata Nglimut Gonoharjo Boja Kendal. Pada pengembanga bentuk daun ini dengan menambahkan persegi panjang dan sedikit lengkungan. Penambahan persegi panjang digunakan untuk meletakkan tipografi/font yang akan digunakan, sedangkan sedikit lengkungan digunakan agar terlihat dan terkesan alami dan natural. Berikut ini merupakan gambaran pada bentuk latar yang sudah melalui proses pengembangan ide :
Sketch :
Gambar 4.36 Gambar sketch sign (Sumber: Shinta Anjani)
Digital :
Gambar 4.37 Gambar digital sign (Sumber: Shinta Anjani)
Desain Terpilih :
+ + =
Gambar 4.38 Bentuk sign terpilih (Sumber: Shinta Anjani)
Desain Show Grid :
Gambar 4.39 Bentuk sign dalam show grid (Sumber: Shinta Anjani)
c. Studi Format Sign
Pada konsep format sign ini memiliki tampilan yang simple dan memiliki tingkat keterbacaan yang tinggi, sehingga mudah dipahami oleh wisatawan. Format sign ini juga dibuat agar menarik wisatawan agar menggunakan sign system yang ada untuk membantu wisatawan agar bisa menikmati fasilitas yang telah disediakan oleh Nglimut Gonoharjo Boja Kendal. Dibawah ini merupakan format sign yang digunakan:
Par k ir
Par k ir Par k ir Par k ir Par k ir Par k ir
Gambar 4.40 Studi format sign (Sumber: Shinta Anjani)
d. Studi Format Sign Terpilih
Pada format sign terpilih ini merupakan proses yang melewati beberapa tahapan yang dilakukan sehingga pada akhirnya akan mendapatkan format sign yang terbaik. Berikut ini merupakan gambaran format sign yang terpilih :
Par k ir Par k ir
Gambar 4.41 Studi format sign terpilih (Sumber: Shinta Anjani)
Pada format sign tersebut dipilih karena sesuai dengan bentuk larat sign yang dipadukan dengan format font yang berada di rata tengah (center) dan gambar visual yang berada di rata kiri (align left), sehingga akan menimbulkan keselarasan yang baik, rapi dan simpel. Bukan hanya itu untuk tingkat keterbaan pada font ini juga tinggi sehingga, diharapkan bisa membantu wisatawan untuk menikmati fasilitas yang telah disediakan oleh tempat wisata nglimut gonoharjo boja kendal.
e. Studi Warna Sign
Untuk proses selanjutnya yaitu pemilihan warna yang akan digunakan pada sign tersebut. Warna yang akan digunakan yaitu warna yang sesuai dengan identitas tempat wisata nglimut gonoharjo boja kendal. Proses ini dilakukan untuk keserasian dan menciptakan kesan yang berhubungan antara identitas pengelola dengan sign system. Berikut ini merupakan
No. Studi Warna Keterangan 1.
AIR TERJUN
Orange: C: 0, M: 85, Y: 100, K: 0 Kuning: C: 0, M: 78, Y: 100, K: 0 Pada studi warna yang pertama yaitu menggunakan warna orange tua. Warna orang tua merupakan warna yang dominan. Pada tempat wisata nglimut gonoharjo boja kendal sangat mengutamakan kesan alam karena dikelilingi oleh pepohonan yang dilindungi, sehingga warna yang digunakan yaitu warna kontras agar menjadi pusat perhatian wisatawan ketika memasuki lokasi tempat wisata. Sedangkan warna kuning hampir keorange tersebut melambangkan suasana alam yang asri, karena tempat wisata tersebut dikelilingi oleh pohon-pohon yang rindang dan sejuk. Warna tersebut juga di sesuaikan dengan warna logo dari pihak perum perhutani selaku pengelola tempat wisata.
2.
AIR TERJUN
Orange: C: 0, M: 67, Y: 75, K: 0 Kuning: C: 0, M: 85, Y: 100, K: 0 Pada studi warna yang kedua yaitu menggunakan warna orange keputihan yang di dominasi dengan lekukan warna orang. Sehingga bisa membedakan perpaduan warna yang
cocok untuk digunakan pada sign sytem di tempat wisata tersebut. 3.
AIR TERJUN
Orange: C: 1, M: 38, Y: 100, K: 0 Kuning: C: 0, M: 85, Y: 100, K: 0 Pada studi warna yang ketiga yaitu menggunakan warna kuning dan warna orange pada lekungan. Warna tersebut masih sama dengan yang diatas karena, pemilihan warna harus cocok dengan kebutuhan.
4.
AIR TERJUN
Orange: C: 1, M: 61, Y: 100, K: 0 Kuning: C: 0, M: 71, Y: 100, K: 0 Pada studi warna yang ke empat ini menggunakan warna orange muda dengan perpaduan lekungan warna orange tua. Karakter warna yang menarik perhatian wisatawan agar menggunakan sign ketika berada di dalam lokasi tempat wisata. Warna tersebut merupakan warna identik dari logo perum perhutani selaku pengelola tempat wisata nglimut gonoharjo bija kendal.
5.
AIR TERJUN
Orange: C: 0, M: 78, Y: 100, K: 0 Kuning: C: 1, M: 38, Y: 100, K: 0 Pada studi warna yang kelima ini menggunakan wara orange serta lekungan warna kuning. Warna yang cocok dengan daya tarik tersendiri. Karena warna orange dominan dengan logo perum perhutani sehingga mampu mencerminkan wisata nglimut gonoharjo boja kendal.
Tabel 4.3 Tabel Studi Warna Sign.
f. Warna Sign Terpilih
Pada beberapa warna yang ada diatas, maka warna yang akan digunakan yaitu warna pada kolom nomer lima. Karena warna tersebut merupakan warna yang sesuai antara logo dengan tempat wisata. Dibawah in merupakan warna yang terpilih :
AIR TERJUN
Gambar 4.42 Studi warna sign terpilih (Sumber: Shinta Anjani)
Orange: C: 0, M: 78, Y: 100, K: 0 Kuning: C: 1, M: 38, Y: 100, K: 0
Berdasarkan warna yang sudah direncanakan, maka warna yang identik dengan logo perum perhutani mampu mencerminkan tempat wisata nglimut gonoharjo boja kendal. Selain itu warna ini juga sebagai warna untuk mewakili tempat wisata. Agar memudahkan wisatawan ketika berwisata di lokasi tersebut.