PENERAPAN SEAM FRAMEWORK DALAM PENGEMBANGAN MASTER TEMPLATE SILABUS DAN SATUAN ACARA
METODOLOGI PENELITIAN
3.1.2. Studi Pustaka
Pada tahapan pengumpulan data dengan cara studi pustaka, penulis mencari referensi-referensi yang relevan dengan objek yang akan diteliti. Pencarian referensi dilakukan di perpustakaan, toko buku, maupun secara online melalui internet. Setelah mendapatkan referensi-referensi yang relevan tersebut, penulis lalu mencari informasi-informasi yang dibutuhkan dalam penelitian ini dari referensi-referensi tersebut. Informasi yang didapatkan digunakan dalam penyusunan landasan teori,
metodologi penelitian serta pengembangan aplikasinya secara langsung. Pustaka-pustaka yang dijadikan acuan dapat dilihat di Daftar Pustaka.
3.1.3. Wawancara
Selain melakukan pengumpulan data dengan metode observasi dan studi pustaka, penulis juga melakukan pertemuan dan wawancara kepada pihak-pihak yang nantinya akan berhubungan dengan sistem yang akan dikembangkan ini. Pihak-pihak yang dimaksud adalah 1 (satu) orang dari akademik prodi yang akan berfungsi sebagai admin dari sistem ini, yaitu Bapak Yusuf Durrachman M.Sc, MIT, 2 (dua) orang dosen Program Studi Teknik Informatika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yaitu Ibu Arini, ST,MT (Dosen Design dan Pemrograman Jaringan), dan Bapak Muhammad Yusuf S.Kom (Dosen Praktikum Broadcast) serta 2 (dua) orang mahasiswa/i Program Studi Teknik Informatika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yaitu Reza Andy Pradana (Teknik Informatika Non Reguler angkatan 2005), dan Neni Ferawati (Teknik Informatika Reguler angkatan 2005). Hasil wawancara akan disajikan pada bagian Lampiran A-1 (wawancara dosen) dan Lampiran A-2 (wawancara mahasiswa).
3.2. Metode Pengembangan Sistem
Metode pengembangan sistem yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah metode Rapid Application Development (RAD).
Pemilihan metode penelitian Rapid Application Development (RAD) ini dilakukan dengan alasan aplikasi yang akan dikembangkan merupakan aplikasi yang berskala kecil / menengah, serta terfokus pada lingkup tertentu, yang dalam hal ini lingkupnya adalah Program Studi Teknik Informatika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Pemilihan metodologi ini juga dengan alasan bahwa
prinsipnya aplikasi ini adalah aplikasi yang menitikberatkan pada database. Selain itu, pada pengembangan aplikasi yang dilakukan dengan menggunakan Seam Framework, juga lebih disarankan untuk menggunakan metodologi Rapid
Application Development (RAD). Hal ini dikarenakan Seam Framework bersifat
fleksibel dalam pengembangan aplikasi, dalam arti pengembangan dilakukan tidak secara terstruktur namun lebih kepada pengembangan per komponen.
Tahapan-tahapan yang dilakukan oleh penulis dalam melakukan penelitian pengembangan aplikasi ini adalah :
3.2.1. Analisis
Tahap analisis dikenal juga sebagai tahap mendefinisikan rencana aplikasi. Pada fase ini, penulis melakukan :
a. Pengamatan terhadap sistem yang sedang berjalan di Program Studi Teknik Informatika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengenai pengisian dan pendistribusian silabus serta Satuan Acara Perkuliahan (SAP).
b. Melakukan identifikasi masalah yang terjadi pada sistem yang sedang berjalan.
c. Menentukan alur bisnis dan aplikasi serta wilayah persoalan data yang akan didukung oleh sistem yang akan dikembangkan serta ditentukan pula jangkauan atau batasan sistem.
Sistem ini sendiri diperuntukkan kepada pihak akademik prodi, sebagai pengontrol, dosen, serta mahasiswa sebagai pengguna. Tahapan-tahapan yang lebih rinci dalam melakukan analisis dapat dilihat di bab IV pada sub bab 4.2.
3.2.2. Perancangan
Setelah mengetahui definisi aplikasi yang akan dibuat, yang meliputi analisis terhadap sistem, maka tahapan berikutnya adalah melakukan perancangan (design). Perancangan di sini dimaksudkan untuk membuat pemodelan terhadap aplikasi baru yang dapat mewakili sistem yang berjalan saat ini di Program Studi teknik Informatika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Perancangan yang dimaksud meliputi perancangan aplikasi dan perancangan database. Untuk tampilan antarmuka (interface) aplikasi sendiri, penulis melakukan perancangan
Graphical User Interface (GUI) dari aplikasi ini.
a. Perancangan Aplikasi
Untuk perancangan aplikasi, penulis menggunakan alat bantu
(tools) yaitu Unified Modelling Language (UML).
Unified Modeling Language (UML) is a visual language for
capturing software designs and patterns. (Pilone,Dan, UML 2.0 in
Nutshell, 2005:1)
Jadi, UML merupakan sebuah bahasa yang menjadi standar untuk visualisasi, perancangan serta pendokumentasian sebuah
yang bersifat object oriented.
Perancangan aplikasi yang penulis lakukan dengan menggunakan tools UML ini meliputi :
1. Penentuan Actor
2. Perancangan Use Case Diagram
3. Perancangan Use Case Scenario 4. Perancangan Activity Diagram 5. Perancangan Sequence Diagram 6. Perancangan Class Diagram 7. Spesifikasi proses yang diusulkan
Dalam perancangan dengan UML ini, penulis menggunakan
software Star UML 5.0 dan Visual Paradigm for UML 7.0 Enterprise
Edition. Perancangan aplikasi ini dalam bentuk UML dapat dilihat pada Bab IV pada point 4.3.1.
b. Perancangan Basis Data
Seperti yang telah dijelaskan pada bagian landasan teori, yaitu mengenai konsep Object/Relational Mapping, data-data yang digunakan dalam suatu aplikasi akan disimpan ke dalam database. Namun, dalam implementasinya, pada aplikasi yang dibuat dengan menggunakan Seam Framework, akses ke database tidak dilakukan secara langsung, melainkan melalui kelas-kelas entity. Sehingga kelas-kelas inilah yang akan menjadi representasi database sendiri dengan memetakan antara tabel-tabel yang ada pada database dengan kelas-kelas sendiri. Pada tahapan ini penulis melakukan :
b. Penerjemahan entity ke dalam basis data c. Menampilkan struktur basis data
Implementasi perancangan database dapat dilihat di bab IV pada point 4.3.2.
c. Perancangan Tampilan
Pada tahap ini, penulis melakukan perancangan terhadap user
interface dari aplikasi ini. Perancangan yang dilakukan meliputi
halaman-halaman yang ada di dalam sistem. Perincian mengenai rancangan tampilan dapat dilihat di Bab IV pada point 4.3.3.
3.2.3. Pengembangan
Pada tahapan implementasi, penulis melakukan developing aplikasi berdasarkan tahapan-tahapan sebelumnya. Design database yang telah dibuat, diimplementasikan langsung, dalam hal ini penulis menggunakan database mysql dengan interface phpmyadmin. Setelah implementasi database selesai dilakukan, implementasi aplikasi juga dilakukan. Pada implementasi aplikasi, penulis melakukan pengembangan aplikasi dengan mengacu pada design aplikasi yang telah dilakukan. Karena aplikasi yang dikembangkan ini menggunakan Seam Framework, maka pada tahapan implementasi, yang penulis lakukan adalah meng-generate project dengan seam-gen tool lalu melakukan kostumisasi terhadap skeleton project yang di-generate dengan menggunakan seam gen tool tersebut. Setelah itu, penulis membuat report serta mengintegrasikan report tersebut dengan sistem. Implementasi dari tahap pengembangan ini dapat dilihat di bab IV pada sub bab 4.4.
Pada tahapan pengujian, penulis melakukan deployment terhadap aplikasi yang telah dikembangkan ke target server tertentu. Pengujian meliputi proses uploading file-file project ke server, yang dalam hal ini JBoss, serta pengujian fungsional aplikasi yang meliputi tampilan data, pemasukan, perubahan, serta penghapusan data dengan memasukkan
sample data yang didapatkan dari Program Studi Teknik Informatika UIN
Syarif Hidayatullah jakarta.
Untuk pengujian ini, penulis menerapkan 2 (dua) macam pengujian yaitu secara whitebox (pengujian mandiri) dan secara blackbox (pengujian lapangan). Perincian tahap pengujian dapat dilihat di bab IV pada sub bab 4.5.
Alur penelitian secara keseluruhan dapat dilihat pada gambar dibawah ini :