BAGIAN TATA USAHA
C. Sub Bagian Logistik
Sub bagian logistik selalu menyusun dokumen/laporan pengelolaan
Barang Milik Negara (BMN), sesuai dengan pengelolaan kekayaan barang milik
negara dapat dilaporan pengelolaannya berdasarkan dengan kegiatan/kinerja
selama satu tahun. Laporan ini disusun sebagai acuan dalam rangka
penyusunan kekayaan milik negara dan pembinaan pengelolaan barang milik
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah BNNP DIY Tahun 2014 | 88
- Laporan Barang Milik Negara Semester I Tahun 2014
- Laporan Barang Milik Negara Semester II Tahun 2014
Jumlah bulan layanan dukungan manajemen dan operasional unit kerja
selama setahun dan disinergikan dengan capaian kinerjanya. Dukungan
operasional dan manajemen unit kerja dilakukan dalam bentuk pembayaran
honor operasional unit kerja (penyuluh non PNS, petugas SIMAK, BMN) dan
penyusunan program P4GN dalam bentuk laporan keuangan dan kegiatan
BNNP DIY serta sinkronisasi perencanaan program dan anggaran, yang telah
dilaksanakan selama 12 bulan layanan secara rutin. Pencapaiannya sesuai
target 100%.
Layanan perkantoran sesuai dengan capaian target kinerja BNNP DIY.
Capaian kinerjanya difokuskan untuk Layanan Perkantoran. Dalam layanan
perkantoran sesuai target mencapai 100 %. Selama 12 bulan kerja tahun 2014
BNNP DIY telah melaksanakan kegiatan pemeliharaan kantor, pemeliharaan
kendaraan, layanan rumah tangga, membayar honor pengelola keuangan serta
membayar honor tenaga kontrak, biaya pemeliharaan gedung dan bangunan.
Peralatan dan fasilitas perkantoran secara rinci dapat diketahui selama
kegiatan satu tahun. Target untuk kegiatan pengadaan Peralatan dan fasilitas
perkantoran mencapai 1 unit (paket). Realisasi pengadaan telah terealisasi
sebanyak 1 unit (paket) sehingga pencapaian 100 %.
Sub bagian logistik bertanggungjawab melaksanakan urusan rumah
tangga BNNP DIY, seperti melaksanakan bulan layanan dukungan manajemen
dan operasional unit kerja, melaksanakan layanan perkantoran, dan
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah BNNP DIY Tahun 2014 | 89
kegiatannya dilaksanakan selama periode satu tahun. Beberapa kegiatan yang
dilaksanakan, sebagai berikut:
a. Operasional kendaraan khusus pemberdayaan masyarakat;
b. Sewa gedung, mesin fotocopy, kendaraan operasional;
c. Pemeliharaan gedung bertingkat;
d. Pemeliharaan inventaris kantor bagi pegawai;
e. Honorarium pengelola keuangan, tenaga kontrak;
f. Pembayaran pajak kendaraan bermotor: lima unit kendaraan roda empat
(mobil), tiga unit kendaraan roda dua, satu unit kendaraan roda enam
(kendaraan untk test rambut);
g. Layanan urusan tata usaha dan rumah tangga;
h. Melaksanakan pengadaan peralatan dan fasilitasi perkantoran: satu unit
peralatan sound system, satu unit kompresor, dua unit printer, empat rak
buku, satu unit almari, dua unit vacuum cleaner.
Kendala dan Cara Mengatasinya
Kendala :
- BNNP DIY sebagai instansi vertikal yang selalu bekerja sama/koordinasi dengan
BNN Republik Indonesia dalam rangka penentuan indeks biaya langganan
telepon dan listrik yang ditetapkan selalu dimonitor dan dievaluasi secara
kontinyu.
Cara mengatasi :
- Belajar dari penyerapan sebelumnya, penentuan indeks disesuaikan dengan
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah BNNP DIY Tahun 2014 | 90
BAB IV
PENUTUP
1. KESIMPULANCapaian kinerja tersebut, atas kerja sama antara BNNP dengan Pemprov DIY, instansi vertikal yang berada di DIY, BNNK/BNK se DIY, LSM se DIY yang menaruh perhatian terhadap bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, serta masyarakat pada umumnya. Dengan adanya dukungan dari mereka, itu berarti program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) disambut positif. Hal tersebut ditandai juga dengan banyaknya masyarakat, LSM dan Instansi terkait yang melaksanakan kegiatan P4GN secara mandiri. Salah satu contohnya adalah kegiatan Jambore mahasiswa (out bound) yang melibatkan 20 Perguruan Tinggi yang ada di DIY, setiap Perguruan Tinggi minimal 5 orang. Malam Peduli Napza yang diselenggarakan di PGRI Wates, Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta.
Badan Narkotika Nasional Provinsi DIY mendapat alokasi anggaran sebesar Rp. 3.849.128.000,- (Tiga miliar delapan ratus empat puluh sembilan juta seratus dua puluh
delapan ribu rupiah). Anggaran yang digunakan sebesar Rp. 3.526.993.397,- (Tiga miliar lima ratus dua puluh enam juta sembilan ratus sembilan puluh tiga ribu tiga ratus sembilan puluh tujuh rupiah) atau 141,00% dengan rincian belanja barang 120,50% sedangkan
belanja modal 100%, dengan demikian dalam waktu satu tahun, BNNP DIY telah mampu mencapai target kegiatan / capaian output 141,00% dengan 14 indikator kinerja utama, sebagaimana terlihat dalam table berikut.
REALISASI PENCAPAIAN SASARAN BNNP DIY TAHUN 2014
No Sasaran Srategis
(Output) Indikator Target Realisasi %
1. Terlaksananya pelaksanaan program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) secara efektif di DIY
Wahana Desiminasi Informasi
P4GN 13 Wahana 13 Wahana 146%
2. Instansi Pemerintah di Daerah Yang Diadvokasi Bidang P4GN
22 Instansi Pemerintah
23 Instansi
Pemerintah 105% 3. Instansi Swasta yang Diadvokasi
Bidang P4GN 14 Organisasi Swasta 19 Organisasi Swasta 136%
4. Kader Anti Narkoba Yang
Terbentuk 680 Kader 680 Kader 100%
5. Lembaga Pendidikan Yang
Diberdayakan Bidang P4GN 32 Lembaga Pendidikan 32 Lembaga Pendidikan 100%
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah BNNP DIY Tahun 2014 | 91
No Sasaran Srategis
(Output) Indikator Target Realisasi %
6. Lingkungan Kerja Yang
Diberdayakan Bidang P4GN 7 Lingkungan Kerja 7 Lingkungan Kerja 100% 7.
Penyalah guna dan/atau Pecandu Narkoba Yang Dijangkau Layanan Terapi dan Rehabilitasi
265 Orang 265 Orang 100%
8. Laporan Kasus Narkoba Hasil
Pemetaan 4 Laporan Kasus 6 Laporan Kasus 150% 9.
Berkas Perkara Kasus Kejahatan Narkoba Yang Diselesaikan (P.21) 2 Berkas Perkara 5 Berkas Perkara 250%
10. Dokumen Akuntabilitas Kinerja Unit Kerja 13 Dokumen 13 Dokumen 100% 11.
Bulan Layanan Dukungan Manajemen dan Operasional Unit Kerja
12 Bulan 12 Bulan 100%
12. Lingkungan Masyarakat Yang
Diberdayakan Bidang P4GN 25 Lingkungan 25 Lingkungan 100%
13. Layanan Perkantoran 12 Bulan 12 Bulan 100%
14. Peralatan dan Fasilitasi
Perkantoran 18 unit 18 unit
100%
2. RENCANA KE DEPAN
Hasil capaian kinerja tersebut di atas, akan menginspirasikan dan sebagai dasar perencanaan kegiatan BNNP DIY pada tahun 2015. Capaian tahun 2014, yang sudah baik dipertahankan dan ditingkatkan disamping menyelesaikan dan meningkatkan kegiatan lainnya. BNNP DIY akan bekerjasama dengan Instansi terkait, LSM, lembaga rehabilitasi, media dan seluruh komponen masyarakat baik secara formal maupun non-formal untuk meningkatkan kepedulian terhadap permasalahan penyalahgunaan Narkoba dan melaksanakan kegiatan P4GN dengan semangat dan serius.
Mengawali tahun 2015 ini, upaya-upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba tetap diprioritaskan, terutama terhadap mahasiswa, pelajar dan pekerja. Prioritas ke dua adalah penyembuhan pecandu/korban penyalahgunaan narkoba, terutama melalui wajib lapor dan terapi ke tempat tempat rehabilitasi yang ada di DIY.