• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL ASESMEN

D. BAGIAN TATA USAHA

1. SUB BAGIAN PERENCANAAN

a. Melaksanakan Rapat Koordinasi, Sinkronisasi dan Evaluasi Pelaksanaan P4GN di DIY dilaksanakan 2 kali/60 orang.

 Rapat Koordinasi, Sinkronisasi dan Evaluasi Pelaksanaan P4GN di DIY

dalam rangka penjangkauan, pendampingan, dan rehabilitasi pecandu. dan perawatan dalam rangka rehabilitasi.

6. 22

Desember 2014

AA, 19 th, Islam Laki

laki Mahasiswa, Alamat: Jl. CJ Rangkap Rt 01 Ds.Nanga Bulik Kec. Bulik Kab.Lamandau Kalimantan Tengah Penyidik Polda DIY a) Tersangka merupakan Korban Penyalah Guna Narkotika; b) Tersangka tidak ditemukan indikasi keterlibatan dalam jaringan narkotika; c) Tersangka tetap ditahan di rumah tahanan namun dapat diberikan pengobatan dan perawatan dalam rangka rehabilitasi.

Pengguna narkoba lebih baik direhabilitasi daripada dipenjara Laporan Tahunan BNNP DIY TA 2014 87

Rakor Koordinasi,

Sinkronisasi dan Evaluasi

Pelaksanaan P4GN di DIY dalam rangka penjangkauan,

pendampingan, dan

rehabilitasi pecandu

dilaksanakan pada tanggal 27 Januari 2014 bertempat di PSPP DIY, Kalasan, Sleman,

dan dihadiri oleh 30 orang yang terdiri dari Instansi Pemerintah terkait, IPWL, dan LSM Peduli Napza di DIY.

Rakor dilaksanakan untuk merumuskan langkah-langkah yang diperlukan dan sinkronisasi program, sehingga dapat menurunkan prevalensi pecandu/penyalahguna Napza, sehingga dapat mendorong tercapainya visi Indonesia Bebas Narkoba

Tahun 2015. Kegiatan dilaksanakan

dengan metode tanya jawab dengan tema Peningkatan kapasitas lembaga swadaya

masyarakat dalam penjangkauan,

pendampingan, dan rehabilitasi bagi

pecandu dan korban penyalahguna Narkoba. Narasumber rakor yaitu Kepala BNNP DIY Drs. Budiharso, M.Si dan Kepala PSPP Yogyakarta Drs. Fatchan, M.Si.

Hasil Rakor, Sinkronisasi dan Evaluasi Pelaksanaan P4GN di DIY dalam rangka penjangkauan, pendampingan, dan rehabilitasi pecandu, yaitu :

- Perlu disusun buku panduan dan petunjuk teknis pelaksanaan penjangkauan.

- Perlu dibentuk Tim Assesment medis

dan sosial dalam pelaksanaan

penjangkauan.

- Beberapa Lembaga/LSM belum memiliki SDM yang melaksanakan penjangkauan karena jumlah personil/pengurus masih sangat terbatas.

- Di beberapa daerah, banyak masyarakat yang masih merasa terganggu dengan

Pengguna narkoba lebih baik direhabilitasi daripada dipenjara Laporan Tahunan BNNP DIY TA 2014 88 adanya tempat rehabilitasi pecandu. Sehingga kurang maksimal dalam pembinaan kepada pecandu. Salah satu penyebab yaitu kurangnya pemahaman masyarakat tentang Napza dan pentingnya rehabilitasi dan pembinaan untuk korban penyalahgunanya.

- Perlu adanya forum komunikasi untuk mengkoordinir hasil pelaksanaan penjangkauan.

- Perlu adanya dukungan bantuan transportasi dalam pelaksanaan penjangkauan pecandu dan korban penyalahguna Napza, sehingga dapat dilaksanakan secara maksimal.

- Perlu adanya dukungan bantuan alat test urine dari BNNP/pemerintah. - Perlu adanya sosialisasi tentang dekriminalisasi dan depenalisasi, karena

masih banyak pecandu/korban penyalahguna Napza/masyarakat yang

menghindari masalah dengan tidak melaporkan diri kepada

BNN/BNNP/pihak berwajib.

- Perlu dilaksanakan pendataan pecandu di masing-masing Kabupaten, sehingga tepat sasaran dalam pelaksanaan penjangkauan..

- Perlu adanya tempat rehabilitasi sementara untuk menampung pecandu yang sedang dalam proses hukum agar tidak kabur/melarikan diri.

 Rapat Koordinasi, Sinkronisasi dan Evaluasi Pelaksanaan P4GN di DIY

dalam rangka Implementasi Maklumat Kepala BNN Tentang

Penyelamatan Pengguna Narkoba di DIY.

Rapat Koordinasi, Sinkronisasi dan Evaluasi Pelaksanaan P4GN di DIY dalam rangka Implementasi Maklumat Kepala BNN Tentang Penyelamatan Pengguna Narkoba di DIY dilaksanakan pada tanggal 30 April 2014 bertempat di Kelapa Gading Resto, jalan Magelang KM 6,3 A-4 Sinduadi, Yogyakarta, dan dihadiri oleh 30 orang peserta yang terdiri dari Instansi Pemerintah terkait, seperti POLDA DIY, Kejaksaan Tinggi DIY, Kesbanglimas DIY dan Kab/Kota se DIY, Dinas Kesehatan DIY dan Kab/Kota se DIY, BNNP DIY dan BNN Kab/Kota se DIY, BNK se DIY, Satpol PP DIY, Dinakertrans DIY.

Rakor dilaksanakan untuk merumuskan rencana implementasi penyelamatan pengguna narkoba di DIY, sehingga SKPD di DIY memiliki perencanaan anggaran dan kegiatan dalam rangka implementasi program penyelamatan pengguna narkoba yang dapat dialokasikan pada RKA-KL SKPD. Rakor dilaksanakan dengan metode diskusi Panel dengan tema “Sinkronisasi Pelaksanaan Program P4GN di DIY dalam rangka Implementasi Maklumat Kepala BNN tentang Penyelamatan Pengguna

Pengguna narkoba lebih baik direhabilitasi daripada dipenjara Laporan Tahunan BNNP DIY TA 2014 89 mengimplementasikan kegiatan P4GN oleh SKPD di daerah, khususnya dalam penyelamatan pengguna Narkoba. Narasumber rakor, yaitu : Kepala BNNP DIY Drs. Budiharso, M.Si., Asisten I Setda DIY Drs Sulistiyo, SH, CN, M.Si., Kasubbag Perencanaan BNNP DIY Drs. Aryanto Hendro Suprantoro.

Hasil Rapat Koordinasi, Sinkronisasi dan Evaluasi Pelaksanaan P4GN di DIY dalam rangka Implementasi Maklumat Kepala BNN Tentang Penyelamatan Pengguna Narkoba di DIY, sebagai berikut : - BNNP DIY dan Pemda DIY akan menyusun SOP Tentang P4GN yang

disepakati bersama.

- BNNP DIY akan membuat program pelatihan tentang konselor adiksi dengan instruktur dari BNN, sehingga pelaksanaan IPWL dan rehabilitasi dapat efektif dan maksimal.

- BNNP DIY akan mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam kegiatan P4GN, sehingga secara tidak langsung membantu tugas BNNP. - BNNP DIY akan melaksanakan rehabilitasi dengan pendekatan secara

humanis, sehingga lebih tepat sasaran karena dapat langsung melakukan pendekatan dengan para pengguna Narkoba.

- BNNP DIY akan melaksanakan program pemberdayaan, mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja negeri dan swasta, masyarakat, dan kampung agar bebas Narkoba.

- Biro Kesra Setda DIY sebagai penanggungjawab akan menyusun Peraturan Gubernur tentang Kebijakan Pelaksanaan Program P4GN di Daerah.

- Bappeda akan menyusun langkah strategis berdasarkan PerGub tentang Kebijakan Pelaksanaan P4GN di Daerah setelah PerGub selesai disusun. - Kesbanglinmas DIY akan mengkoordinir pelaksanaan P4GN di daerah. b. Rapat Koordinasi Penguatan Bidang Kerjasama Pelaksanaan P4GN dilaksanakan

2 kali/60 orang.

 Rapat Koordinasi Penguatan Bidang Kerjasama Pelaksanaan P4GN tentang

peran media cetak dan elektronik dalam pelaksanaan P4GN.

Rapat Koordinasi Penguatan Bidang Kerjasama Pelaksanaan P4GN tentang peran media cetak dan elektronik dalam pelaksanaan P4GN dilaksanakan pada tanggal 29 Januari 2014 bertempat di Kelapa Gading Resto, jalan Magelang KM 6,3 A-4 Sinduadi, Mlati, Yogyakarta, dan dihadiri oleh 30 orang dari kalangan media cetak dan elektronik (televisi dan radio) di DIY.

Rakor dilaksanakan untuk meningkatkan peran media massa, sehingga media dapat secara akurat, tepat, dan proaktif dalam

Pengguna narkoba lebih baik direhabilitasi daripada dipenjara Laporan Tahunan BNNP DIY TA 2014 90

menyampaikan berita atau informasi tentang P4GN dan

permasalahannya, baik berupa karya tulisan maupun berita televisi. Rakor dilaksanakan dengan

metode Focus Group

Discussion dengan 3 Narasumber, yaitu Kepala BNNP DIY, Drs. Budiharso, M.Si., YB. Margantoro dari Harian Pagi Bernas Jogja, dan Wahyu Sudarmawan SE, SH, M.Si. dari RB TV.

Hasil Rapat Koordinasi Penguatan Bidang Kerjasama Pelaksanaan P4GN tentang peran media cetak dan elektronik dalam pelaksanaan P4GN, sebagai berikut :

- BNNP akan melakukan media visit, sehingga ada kesepakatan antara pimpinan BNNP dan media.

- BNNP seharusnya memiliki Humas sebagai sumber informasi/berita. Jika media membutuhkan informasi/berita akan langsung menghubungi Humas, sehingga 1 suara.

- Program off air, BNNP mengadakan event besar yang melibatkan EO dan media akan men-support dalam publikasinya.

- Program on air desiminasi P4GN dapat dilakukan melalui : Talkshow dan dialog interaktif.

- Program yang dipublikasikan harus menguntungkan masyarakat.

- Adanya iklan/pesan singkat tentang P4GN pada beberapa program TV/radio.

- BNNP menjadi bintang tamu di salah satu program TV/radio.

- Adanya komitmen antara BNNP dengan media cetak dalam publikasi. - Adanya kerjasama antara BNNP dan CSR dalam pelaksanaan P4GN,

contoh dengan menyelenggarakan event besar dan berhadiah.

- Untuk pemberitaan/informasi tentang narkoba tidak harus berupa “hard news”, tetapi dari aspek humanis dan mengandung nilai edukasi pada masyarakat.

 Rapat Koordinasi Penguatan Bidang Kerjasama Pelaksanaan P4GN tentang

Peran Kalangan Dunia Usaha dalam Pelaksanaan P4GN.

Rapat Koordinasi Penguatan Bidang Kerjasama Pelaksanaan P4GN tentang Peran Kalangan Dunia Usaha dalam Pelaksanaan P4GN dilaksanakan pada tanggal 10 September 2014 bertempat di Gedung

Pengguna narkoba lebih baik direhabilitasi daripada dipenjara Laporan Tahunan BNNP DIY TA 2014 91 Pracimosono, Komplek Kepatihan Yogyakarta, dan dihadiri oleh 30 orang dari kalangan dunia usaha, media massa, universitas, dan dari LSM Peduli Napza di DIY.

Rakor dilaksanakan untuk meningkatkan peran aktif pengusaha dan media massa dalam mendukung program P4GN dan dapat menindaklanjuti dengan melaksanakan kegiatan P4GN secara mandiri. Rakor dilaksanakan dengan metode tanya jawab setelah paparan para Narasumber, yaitu Ketua Umum KADIN DIY, HR Gonang Djuliastono, Peneliti UGM Yogyakarta, Mulyadi Sumarto, Ph.D., Ketua Forum CSR Kesos DIY, Harwoto. Hasil Rakor, sebagai berikut :

- Peserta mendapatkan gambaran tentang masalah peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika, khususnya di DIY.

- Peserta mendapatkan pemahaman tentang pentingnya peran pengusaha dan media massa dalam pelaksanaan program P4GN, khususnya di DIY. - Diharapkan ada peningkatan inisiatif/ kepedullian dari pengusaha dan

media massa untuk berperan aktif dalam menyukseskan program P4GN di DIY.

c. Rapat Koordinasi Penyusunan RKA/KL Pagu Anggaran dan Pagu Alokasi Anggaran di BNNP DIY.

Rapat Koordinasi Penyusunan RKA/KL Pagu Anggaran dan Pagu Alokasi Anggaran di BNNP DIY dilaksanakan pada bulan Mei - Oktober 2014. Rapat dilaksanakan untuk menyusun program dan anggaran tahun anggaran 2015, dan evaluasi program tahun 2014. Rakor dihadiri oleh pejabat BNNP DIY dan BNNK se DIY bertempat di kantor BNNP DIY.

Sub Bagian Perencanaan juga melaksanakan penyusunan RKA/KL Pagu Anggaran dan Pagu Alokasi Anggaran di BNN pada tanggal 22-27 September 2014 bertempat di Hotel Fave, PGC, Jakarta Timur. Kegiatan diikuti oleh Kepala BNNP seluruh Indonesia yang didampingi oleh Kasubbag Perencanaan, dan staf sebagai operator.

d. Pengelolaan Website BNNP DIY Pengelolaan Website BNNP DIY dilaksanakan oleh Sub Bagian

Perencanaan. Kegiatan ini

dilaksanakan untuk memberikan informasi-informasi tentang BNNP DIY, mulai dari profil sampai

Pengguna narkoba lebih baik direhabilitasi daripada dipenjara Laporan Tahunan BNNP DIY TA 2014 92 dilaksanakan. Pengelolaan website akan bekerja setiap hari untuk memberikan informasi ter-update tentang BNNP DIY dan aktivitas P4GN di wilayah DIY dan sekitarnya.

Dokumen terkait