• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II KAJIAN PUSTAKA

METODE PENELITIAN

C. Subyek Penelitian

Menurut Suharsimi Arikunto (2006:130) populasi adalah keseluruhan subjek penelitian. Nurul Zuriah (2007:116) mengemukakan bahwa populasi merupakan seluruh data yang menjadi perhatian peneliti. Jadi, populasi penelitian dapat disimpulkan sebagai subjek penelitian yang mengenainya dapat diperoleh dari data yang dipermasalahkan.

Subyek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI jurusan Teknik Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik SMK Negeri 3 Yogyakarta yang mengikuti mata pelajaran praktik PLC. Program Keahlian Teknik Ketenagalistrikan mempunyai 4 kelas, yaitu TL 1, TL 2, TL 3 dan TL 4. Kelas eksperimen dan kelas kontrol ditentukan menggunkan random.Kelas XI TL 2 sebagai kelas eksperimen berjumlah 29 siswa dan XI TL 3 sebagai kelas kontrol berjumlah 30 siswa semester genap SMK N 3 Yogyakarta. Subyek penelitian berjumlah 59 siswa. sebagai subyek penelitian dengan pertimbangan sebagai berikut.

1. Siswa kelas XI membutuhkan banyak pembiasaan pembelajaran dalam menyelesaikan permasalahan dalam setiap praktikum. Pembelajaran tingkat menengah kejuruan yang berbeda dengan sistim pembelajaran tingkat menengah atas menuntut siswa merubah pola pikir belajar ke tingkat yang lebih mandiri dan bersifat kejuruan.

2. Kompetensi Pengendali motor dengan mengunakan PLC ZELIO dan Omron ZEN yang diberikan pada kelas XI Program Keahlian Teknik , merupakan kompetensi dasar yang harus dikuasai. Mengetahui efektifitas metode pembelajaran dalam rangka meningkatkan kompetensi dasar diharapkan mampu menjadi modal peningkatan kompetensi siswa dibidang kompetensi pembelajaran Teknik yang akan ditempuh di kelas XI sebagai modal kemampuan yang berhubungan dengan dunia industri.

8

3. Kesesuaian Kompetensi Dasar pada mata pelajaran Praktik PLC yang mencakup penggunaan aplikasi Zelio dan Modul PLC Omron Zen dengan kebutuhan penelitian. Kompetensi Penggunaaan Modul dengan dua kegiatan pembelajaran yaitu, praktik dan teoritik. Dua kegiatan pembelajaran tersebut membuat peneliti dan observermudah dalam mengamati perubahan dari aspek kompetensi afektif, kognitif dan psikomotorik. D. Metode Pengumpulan Data

Pengumpulan data menggunakan teknik berupa tes dan observasi. Penggunaan teknik pengumpulan data dengan tes dilakukan pada pretestdanposttest. Pengambilan data pretest dilaksanakan untuk mengetahui kemampuan atau pengetahuan awal peserta didik sedangkan pada posttest digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa pada ranah kognitif setelah diberi perlakuan. Untuk mengetahui penguasaan kompetensi siswa pada aspek afektif digunakan teknik pengumpulan data dengan observasi. Pengambilan data dengan observasi menggunakan instrumen rubrik untuk melihat aktivitas dan sikap siswa selama pembelajaran berlangsung. Untuk mengetahui penguasaan kompetensi pada aspek psikomotorik digunakan observer dalam melakukan praktik yang dirancang sesuai dengan indikator kompetensi dasar pada praktikPLC.

E. Instrumen Penelitian 1. Soal Tes Aspek Kognitif

Tes aspek kognitif bertujuan untuk mengukur tingkat kemampuan pemahaman dan penguasaan materi pembelajaran siswa. Tes aspek kognitif dibagi menjadi dua instrumen yaitu instrumen pretest adalah instrumen yang dilaksanakan pada awal pertemuan untuk mengukur kemampuan awal siswa, dan instrumenpostest yang dilaksanakan pada akhir pertemuan untuk mengukur kemampuan siswa setelah pembelajaran berlangsung. Instrumen pretest dan postest ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kognitif siswa. Soal hasil belajar disusun oleh peneliti, kemudian divalidasi secara logis dan empiris. Untuk memenuhi

9

validasi logis, penyusunan soal didahului dengan pembuatan kisi-kisi soal hasil belajar Pretest dan postest praktikPLC.

Penilaian soal objektif ini menggunakan penilaian dikotomi yaitu, skor 1 apabila benar dan skor 0 apabila salah.Validasi dilakukan dengan mengkoreksi soal-soal tersebut kepada dosen. Soal yang valid digunakan untuk mengambil data hasil belajar Instalasi Pengendali Motor.Indikator yang digunakan dapat dilihat pada tabel 2.

Tabel 2. Kisi kisi instrument kognitif siswa Kompetensi

Dasar

Indikator Penelitian Nomor Butir

Mendeskripsikan karakteristik komponen dan sirkit programmable logic kontrol(PLC)

Mampu mengidentifikasi komponen komponen PLC

Mampu mengidentifikasi penggunaan simbol rangkaian pengendali pada PLC

1, 2, 3, 7, 8, 12. 5 ,6 ,9, 10 ,12 ,13 ,14, 15 ,16 ,17. Memeriksa komponen dan sirkit programmable logic kontrol (PLC)

Mampu mengetahui prinsip gerbang logika

Mampu menganalisis program PLC

10, 11. 18 ,19 ,20 ,21 ,22 ,23 , 24.

0

2. Angket Aspek Afektif Siswa

Angket digunakan untuk mengumpulkan data mengetahui kemampuan afektif siswa dalam kegiatan proses belajar mengajar. Angket ini terdiri dari lima kriteria afektif, meliputi Sikap, Penerimaan Materi, Partisipasi siswa, keaktifaan siswa, dan moral siswa. Setiap kriteria mempunyai skor terendah 1 dan tertinggi 4.Indikator yang digunakan untuk menentukan instrumen ini dapat dilihat pada tabel 3.

Tabel 3. Kisi-kisiinstrumen Afektif Siswa

Indikator

Jumlah Butir

Total Positif Negatif

1. Siswa mampu memperhatikan materi yang disampaikan guru

3 0 3

2. Memiliki minat yang tinggi terhadap mata pelajaran Praktik PLC

3 0 3

3. Mempunyai konsep diri yang positif yakni antusias siswa dalam mengikuti pembelajaran

1 0 1

4. Memiliki sikap kerja sama dalam kelompok dalam menyelesaikan ppermasalahaan

2 0 2

5. Memiliki moral dan kepedulian terhadap kesulitan sesama anggota kelompok

1 0 1

3. Cheklist Aspek Psikomotorik Siswa

Kemampuan siswa dapat diamati untuk mengetahui keberhasilan dalam suatu pembelajaran.Pengukuran kemampuan psikomotorik menggunakan instrumen daftar cocok (checklist).Checklist ini digunakan untuk mengetahui kemampuan psikomotorik yang

ditunjukkan siswa selama mengikuti kegiatan belajar mengajar berlangsung. Penilaian dilakukan olehobserverterhadap setiap proses yang dilakukan oleh siswa pada saat kegiatan belajar mengajar. Indikator yang digunakan untuk menentukan instrumen ini dapat dilihat pada tabel 4.

Tabel 4. Kisi-Kisi Instrumen Psikomotorik Siswa

Komponen Sub Komponen

Persiapan Praktikum • Menyiapkan diri • Menyiapkan alat belajar • Menyiapkan lembar kerja • Menyalakan computer

Proses Praktikum • Membaca dan memahami langkah kerja • Membuka software omron zen

• Membuatladder diagramsesuai soal • Memeriksa rangkaianladder diagram

Hasil • Rangkaian selesai dikerjakan

• Rangkaian dan komponen benar • Simulasi berjalan sesuai ketentuan • Mencatat hasil simulasi

Efisiensi Waktu • Waktu yang dibutuhkan

menyelesaikanrangkaianladder diagram sesuai soal

4. Lembar Kerja Siswa (LKS)

Lembar Kerja Siswa (LKS) disusun untuk mengetahui kemampuan siswa dalam aspek psikomotorik.Setelah pembelajaran siswa diwajibkan untuk mengisi LKS yang telah disediakan untuk mengetahui tingkat keberhasilan siswa dalam menerima materi pembelajaran. Selain itu instrumen LKS digunakan untuk mengetahui efektivitas pendekatan Problem Based Learningyang diterapkan dalam pembelajaran pengendali motor.

F. Uji Coba Instrumen

Dokumen terkait