Alhamdulillaahirobbil aalamiin
METODOLOGI PENELITIAN
3.2. Subyek Penelitian
22
Subyek penelitian adalah guru sebagai peneliti, teman sejawat sebagai pengamat, dan siswa-siswa kelas V SDN 1 Kutadalom yang berjumlah 17 orang yang terdiri atas laki-laki 10 orang dan perempuan 7 orang.
3.3. Teknik dan Alat Pengumpulan Data a. Tes
Tes dalam penelitian ini merupakan alat ukur untuk mengetahui hasil belajar dan tingkat keberhasilan siswa pada setiap kompetensi dasar berdasarkan indikator. Tes yang digunakan berupa soal pilihan ganda berjumlah 25 butir, dan soal uraian berjumlah 5 butir yang harus dijawab secara tertulis.
b. Observasi
Observasi digunakan untuk mengamati aktivitas guru dan siswa selama pembelajaran menggunakan strategi LSQdengan MediaEdutainment Game pada mata pelajaran IPS kelas V. Pengumpulan data aktivitas guru dan aktivitas guru digunakan lembar observasi yang dilakukan dengan cara memberi skor pada setiap aspek/indikator yang dilakukan siswa dan guru selama proses pembelajaran.
Aspek dan indikator penilaian aktivitas belajar siswa yang diamati dalam penelitian ini adalah:
1. Interaksi siswa dengan guru selama proses pembelajaran, indikatornya melaksanakan instruksi/perintah guru, mendengarkan penjelasan guru dengan seksama, dan menghormati dan menghargai guru.
2. Interaksi antarsiswa selama proses pembelajaran, indikatornya menghargai pendapat teman, berinteraksi dengan teman secara baik, dan tidak mengganggu teman.
3. Aktivitas siswa dalam kelompok, indikatornya berdiskusi menemukan hal-hal yang belum dimengerti, bekerja sama dalam memecahkan masalah dalam kelompok, dan saling mendukung antarsiswa dalam kelompok.
23
4. Partisipasi siswa dalam proses pembelajaran, indikatornya mengajukan pertanyaan/ide, mengemukakan pendapat atau menjawab pertanyaan, dan menggunakan media yang disediakan guru dengan baik.
5. Motivasi siswa dalam pembelajaran, indikatornya antusias/semangat dalam mengikuti pembelajaran, tertib dan segera melaksanakan instruksi dari guru, dan menampakkan keceriaan dalam pembelajaran
Sedangkan aspek penilaian aktivitas guru yang diamati dalam penelitian ini meliputi 8 aspek. Tiap aspek terdiri dari 3 indikator yang diadopsi dari IPKG IPKG Pelaksanaan program PKM S-1 Dalam Jabatan FKIP Universitas Lampung, yaitu:
1. Pra pembelajaran
2. Penguasaan materi pelajaran 3. Pendekatan/strategi pembelajaran
4. Pemanfaatan sumber belajar/media pembelajaran
5. Pembelajaran yang memicu dan memelihara keterlibatan siswa 6. Penilaian proses dan hasil belajar
7. Penggunaan bahasa 8. Kegiatan Penutup
3.4. Validasi data
Untuk kepentingan keabsahan data, penelitian ini menggunakan teknik validitas content (validitas isi). Tes yang diberikan kepada siswa harus sesuai dengan isi kurikulum dan materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru. Tes ini disusun berdasarkan tujuan pembelajaran yang akan dicapai, digunakan untuk mengukur kemampuan pemahaman konsep IPS tentang tokoh-tokoh pejuang masa penjajahan Belanda dan Jepang yang telah dipelajari selama ini. Tes formatif ini diberikan setiap akhir putaran.
3.5. Analisis data
Untuk mengetahui keefektifan suatu metode dalam kegiatan pembelajaran perlu diadakan analisa data. Pada penelitian ini menggunakan teknik
24
analisis deskriptif kuantitatif dengan menggunakan persentase. Untuk menganalisis tingkat keberhasilan atau persentase keberhasilan siswa setelah proses belajar mengajar setiap putarannya dilakukan dengan cara memberikan evaluasi berupa soal tes tertulis pada setiap akhir putaran. Analisis ini dihitung dengan menggunakan statistik sederhana, yaitu:
1. Data Hasil Belajar Siswa
Hasil belajar siswa diperoleh dari nilai tes formatif berupa soal pilihan ganda dan uraian. Soal pilihan ganda sebanyak 25 butir, tiap butir jika dijawab benar diberi skor 1 sehingga skor maksimal pilihan ganda adalah 25. Sedangkan soal uraian berjumlah 5 butir. Skor tiap item disesuaikan dengan tingkat kesukaran dan kompleksitasnya. Skor maksimal soal uraian adalah 20. Sehingga skor maksimal keseluruhan adalah 45. Jadi, nilai yang diperoleh peserta didik untuk satu tes formatif dihitung dengan rumus:
Nilai akhir yang diperoleh siswa merupakan deskripsi tentang tingkat atau persentase penguasaan kompetensi dasar dalam materi pelajaran IPS pada penelitian ini. Misalnya, nilai 65 dapat diinterpretasikan siswa tersebut telah menguasai 65% unjuk kerja berkaitan dengan kompetensi dasar mata pelajaran IPS pada penelitian ini.
Data hasil belajar siswa setiap siklus akan dianalisis dengan cara sebagai berikut.
Tabel 2. Format lembar analisis hasil belajar siswa No Nama
Siswa PG
Uraian Total Skor Nilai
%
Hasil Belajar Keterangan
1 2 3 4 5 1 2 Nilai tertinggi Nilai terendah x 100 Skor perolehan Skor maksimum
25
Rata-rata kelas
Jumlah siswa yang tuntas Jumlah siswa yang belum tuntas Persentase ketuntasan
Proses analisis yang dilakukan terhadap data hasil belajar siswa sebagai berikut:
a. Nilai yang diperoleh siswa berupa nilai tes formatif.
b. Kolom total skor adalah skor pilihan ganda ditambah uraian c. Kolom Nilai diisi dengan menggunakan rumus:
d. Persentase hasil belajar diisi dengan Nilai dikali 100%.
e. Nilai tertinggi diisi dengan nilai akhir dari semua siswa yang tertinggi.
f. Nilai terendah diisi dengan nilai akhir dari semua siswa yang terendah.
g. Rata-rata kelas diisi dengan menjumlahkan nilai akhir semua siswa dibagi jumlah siswa.
h. Jumlah siswa yang tuntas diisi dengan jumlah siswa yang nilai akhirnya sudah mencapai batas minimal ketuntasan yang
i. Jumlah siswa yang belum tuntas diisi dengan jumlah siswa yang nilai akhirnya belum mencapai batas minimal ketuntasan yang
.
j. Persentase ketuntasan diisi dengan menggunakan rumus:
k. Keterangan diisi dengan kriteria berdasarkan rentangan berikut:
81 100% menyatakan Amat baik
61 80% menyatakan Baik 41% 60% menyatakan Sedang 21% menyatakan Kurang
0% menyatakan Sangat kurang
x 100 Jumlah Siswa yang tuntas
Jumlah siswa
x 100 Skor perolehan
26
N = Persentase nilai akhir
l. Ketuntasan diisi apabila nilai akhir < 68 berarti belum tuntas,
2. Data Aktivitas Belajar Siswa
Aktivitas siswa selama proses pembelajaran dimati dan dicatat dalam lembar observasi. Data observasi diperoleh dari setiap siklus. Data observasi aktivitas belajar siswa pada setiap siklus akan dianalisis dengan cara sebagai berikut.
Tabel 3. Format Lembar analisis aktivitas belajar siswa No Nama
Siswa
Aspek yang diamati
Jml. Skor % Aktivitas per siswa Ket 1 2 3 4 5 1 2 3
% Keaktivan Siswa (Klasikal)
Proses analisis yang dilakukan terhadap data aktivitas belajar siswa sebagai berikut.
1. Setiap siswa memperoleh skor dari aktivitas yang dilakukan sesuai dengan aspek yang diamati. Skor minimum 0, skor maksimal 3. Kriteria penilaian aktivitas belajar siswa sebagai berikut.
Tabel 4. Aspek dan kriteria penilaian aktivitas belajar siswa
No Aspek Indikator
1 Interaksi siswa dengan guru selama proses pembelajaran
a. melaksanakan instruksi/perintah guru b. mendengarkan penjelasan guru dengan
seksama
c. menghormati dan menghargai guru. 2 Interaksi antarsiswa
selama proses pembelajaran
a. menghargai pendapat teman
b. berinteraksi dengan teman secara baik c. tidak mengganggu teman.
3 Aktivitas siswa dalam kelompok
a. berdiskusi menemukan hal-hal yang belum dimengerti
27
masalah dalam kelompok
c. saling mendukung antarsiswa dalam kelompok.
4 Partisipasi siswa dalam proses pembelajaran
a. mengajukan pertanyaan/ide b. mengemukakan pendapat atau
menjawab pertanyaan
c. menggunakan media yang disediakan guru dengan baik
5 Motivasi siswa dalam pembelajaran
a. antusias/semangat dalam mengikuti pembelajaran
b. tertib dan segera melaksanakan instruksi dari guru
c. menampakkan keceriaan dalam pembelajaran
Kriteria penilaian:
- Nilai 3, jika semua (3) indikator masing-masing aspek terpenuhi - Nilai 2, jika dua indikator masing-masing aspek terpenuhi - Nilai 1, jika satu indikator masing-masing aspek terpenuhi - Nilai 0, jika tidak indikator masing-masing aspek terpenuhi Skor maksimal adalah jumlah semua indikator yaitu 15.
2. Jumlah skor adalah penjumlahan skor setiap aspek yang diperoleh.
3. Persentase aktivitas per siswa dihitung dengan rumus:
4. Keaktivan diisi dengan jumlah seluruh persentase aktivitas per siswa dibagi dengan jumlah siswa.
5. Keterangan diisi dengan kriterian berdasarkan rentangan berikut:
0 < 20% menyatakan Sangat tidak aktif 21% < 40% menyatakan Tidak aktif 41% < 60% menyatakan Kurang Aktif 61% < 80% menyatakan Aktif
81% 100% menyatakan Sangat Aktif
N= Persentase perolehan skor per siswa
3. Data Aktivitas Guru
x 100% Skor perolehan
28
Lembar pengamatan aktivitas guru ada 8 aspek yang diamati. Tiap aspek terdiri dari 3 indikator yang diadopsi dari IPKG Pelaksanaan program PKM S-1 Dalam Jabatan FKIP Universitas Lampung. Data observasi aktivitas guru akan dianalisis dengan cara sebagai berikut:
Tabel 5. Format lembar pengamatan aktivitas guru
No Aspek yang diamati Skor Ket
1 Pra pembelajaran
2 Penguasaan materi pelajaran 3 Pendekatan/strategi pembelajaran 4 Pemanfaatan sumber belajar/media
pembelajaran
5 Pembelajaran yang memicu dan memelihara keterlibatan siswa
6 Penilaian proses dan hasil belajar 7 Penggunaan bahasa
8 Kegiatan Penutup Jumlah skor keseluruhan
% Keaktivan
Proses analisis yang dilakukan terhadap data aktivitas guru sebagai berikut.
1. Guru memperoleh skor dari tiap aspek yang diamati. Skor minimum 0, skor maksimal 3. Kriteria penilaian aktivitas guru sebagai berikut.
Tabel 6. Aspek dan kriteria penilaian aktivitas guru
No Aspek Indikator
1 Pra pembelajaran a. Mempersiapkan siswa untuk belajar b. Melakukan kegiatan apersepsisi c. Memberikan motivasi dan menjelaskan
tujan pembelajaran 2 Penguasaan materi
pelajaran
a. Menunjukkan penguasaan materi pembelajaran
b. Mengaitkan materi dengan pengetahuan yang relevan
c. Menyampaikan materi dengan jelas, sesuai dengan hierarki belajar dan karakteristik
3 Pendekatan/strategi pembelajaran
a. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) yang akan dicapai
29
c. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan
4 Pemanfaatan sumber belajar/media pembelajaran
a. Menggunakan media secara efektif dan efisien
b. Menghasilkan pesan yang menarik c. Melibatkan siswa dalam pemanfaatan
media 5 Pembelajaran yang
memicu dan memelihara keterlibatan siswa
a. Menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran
b. Menumbuhkan kecerian siswa dalam belajar
c. Menumbuhkan antusiasme siswa dalam belajar
6 Penilaian proses dan hasil belajar
a. Memantau kemajuan belajar selama proses
b. Melakukan penilaian akhir sesuai dengan kompetensi (tujuan) c. Memberikan reward/penghargaan
kepada siswa
7 Penggunaan bahasa a. Menggunakan bahasa lisan secara jelas, baik, dan benar
b. Menggunakan bahasa tulis secara jelas, baik, dan benar
c. Menyampaikan pesan dalam dengan gaya yang sesuai
8 Melakukan kegiatan penutup
a. Melakukan refleksi dengan melibatkan siswa
b. Membuat rangkuman dengan melibatkan siswa
c. Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan, atau kegiatan, atau tugas
Kriteria penilaian:
- Nilai 3, jika semua (3) indikator masing-masing aspek terpenuhi - Nilai 2, jika dua indikator masing-masing aspek terpenuhi - Nilai 1, jika satu indikator masing-masing aspek terpenuhi - Nilai 0, jika tidak indikator masing-masing aspek terpenuhi Skor maksimal adalah jumlah semua indikator yaitu 24.
2. Jumlah skor perolehan adalah penjumlahan dari skor semua aspek yang diperoleh.
3. Persentase aktivitas guru dihitung dengan rumus:
4. Keterangan untuk persentase keaktivan diisi dengan kriteria berdasarkan rentangan berikut:
Jumlah skor perolehan semua aspek
30 0 21 41 61 81 N= Persentase keaktivan 3.6. Indikator kinerja
Indikator kinerja dalam penelitian ini berhasil jika, terjadi peningkatan yang signifikan terhadap aktifitas dan hasil belajar serta ketuntasan belajar sesuai dengan acuan yang telah ditetapkan dalam penelitian ini, pada mata pelajaran IPS tentang tokoh-tokoh pejuang masa penjajahan Belanda dan Jepang, menggunakan strategi LSQ dengan media Edutainment Game dari siklus per siklus.
Peningkatan aktivitas dan hasil belajar serta ketuntasan belajar siswa menggunakan strategi LSQ dengan media Edutainment Game dikatakan meningkat secara signifikan, manakala dari hasil evaluasi diakhir tindakan penelitian (siklus), seluruh siswa atau secara klasikal 85% dari siswa telah berhasil mencapai batas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan untuk mata pelajaran IPS tentang tokoh-tokoh pejuang masa penjajahan Belanda dan Jepang kelas V SDN 1 Kutadalom Tahun Pelajaran 2011/2012 sebesar 68. Dan dengan begitu berarti menandai berakhirnya siklus pelaksanaan program tindakan.
3.7. Prosedur Penelitian
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang merupakan suatu bentuk penyelidikan yang dilakukan melalui refleksi diri yang dilakukan oleh peserta yang terlibat dalam situasi yang diteliti, seperti guru, siswa, atau kepala sekolah dalam situasi sosial, termasuk situasi pendidikan.
31
Sesuai dengan jenis penelitian yang dipilih, yaitu penelitian tindakan, maka penelitian ini menggunakan model yang dikembangkan oleh Hopkins (1993:48) dalam Aqib (2007:31), yang dinamakan Spiral Tindakan Kelas yaitu berbentuk spiral dari siklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Setiap siklus meliputi refleksi(reflection,)rencana (planning), tindakan (action) pengamatan (observation), dan refleksi (reflection). Siklus ini akan dihentikan jika hasil penelitian ini sudah memenuhi indikator kinerja yang telah ditetapkan. Siklus spiral dari tahap-tahap penelitian tindakan kelas dapat dilihat pada gambar berikut.
Refleksi Awal Rencana Tindakan & Observasi Refleksi I Rencana Tindakan & Observasi Refleksi II
32
Gambar 6. Siklus Spiral Penelitian Tindakan Kelas
Penjelasan alur di atas adalah:
1. Refleksi
Suatu rencana PTK diawali dengan adanya masalah yang dirasakan atau disadari oleh guru, yang jika dibiarkan akan berdampak buruk bagi proses dan hasil belajar siswa. Jadi, dalam tahap ini peneliti mengidentifikasi masalah yang terjadi di kelas V SDN 1 Kutadalom.
2. Rencana
Sebelum mengadakan penelitian peneliti menyusun rumusan masalah, tujuan perbaikan, dan membuat rencana perbaikan pembelajaran, termasuk di dalamnya instrumen penelitian dan perangkat pembelajaran. Peneliti juga menyiapkan media pembelajaran yaitu media Edutainment Game
.
3. Pelaksanaan dan pengamatan/observasi
Pelaksanaan dan pengamatan, meliputi tindakan yang dilakukan oleh peneliti sebagai upaya membangun pemahaman konsep siswa, serta mengamati hasil atau dampak dari diterapkannya pembelajaran menggunakan strategi LSQ dengan media Edutainment Game pada mata pelajaran IPS tentang tokoh-tokoh pejuang masa penjajahan Belanda dan Jepang. Pada tahap pelaksanaan kegiatan pembelajaran IPS tentang tokoh- tokoh pejuang masa penjajahan Belanda dan Jepang dibuat dalam tiga pertemuan. Adapun tahapan tersebut adalah :
Pertemuan ke-1
A. Kegiatan awal - Apersepsi
33
- Motivasi
- Menyampaikan tujuan pembelajaran
- Mengkondisikan siswa agar siap mengikuti proses pembelajaran B. Kegiatan Inti
Pada pertemuan ke-1 difokuskan pada pemahaman konsep IPS tentang tokoh-tokoh pejuang masa penjajahan Belanda dan Jepang. Peneliti menggunakan strategiLearning Start with a Question(LSQ). Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
1. Siswa dibagi dalam tiga kelompok.
2. Guru membagikan bahan ajar IPS tentang tokoh-tokoh pejuang masa penjajahan Belanda dan Jepang kepada setiap siswa dalam kelompok masing-masing.
3. Guru meminta siswa untuk mempelajari bahan ajar tersebut bersama kelompok masing-masing.
4. Setiap siswa dalam kelompok menentukan bagian mana yang belum dimengerti dengan menggarisbawahi atau menuliskan pertanyaan.
5. Secara berkelompok siswa mendiskusikan bagian yang sudah digarisbawahi atau pertanyaan yang telah dibuat.
6. Pertanyaan yang belum terpecahkan dalam kelompoknya, kemudian didiskusikan bersama-sama dalam satu kelas.
7. Peserta didik dalam kelompok lain diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapat terhadap pertanyaan kelompok lain. 8. Pertanyaan yang belum terpecahkan dalam diskusi kelompok
kemudian diinventarisir oleh guru untuk dijelaskan.
9. Guru menjelaskan pertanyaan yang sudah diinventarisir tersebut. 10. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum dimengerti.
34
11. Bersama siswa membahas dan menyimpulkan hasil diskusi dan membimbing siswa untuk memahami materi pelajaran yang sudah berlangsung.
12.
dalam diskusi. C. Kegiatan Akhir
1. Guru meminta peserta didik merefleksikan hal-hal yang telah dipelajari.
2. Guru memberi tugas pengayaan untuk membaca dan memahami materi pelajaran yang telah dipelajari, serta menginformasikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya.
Pada tahap ini observer/pengamat melakukan pengamatan untuk mengamati aktivitas/kegiatan guru dan siswa selama pembelajaran menggunakan Lembar Pengamatan Aktivitas Guru dan Siswa.
Pertemuan ke-2
A. Kegiatan awal - Apersepsi - Motivasi
- Menyampaikan tujuan pembelajaran
- Mengkondisikan siswa agar siap mengikuti proses pembelajaran B. Kegiatan Inti
Pada pertemuan ke-2, difokuskan pada penggunaan media Edutainment Game pada materi IPS tentang tokoh-tokoh pejuang masa penjajahan Belanda dan Jepang.
Langkah-langkahnya :
1. Siswa dibagi menjadi tiga kelompok.
2. Guru menyiapkan 3 (tiga) unit laptop yang berisi media Edutainment Game tentang tokoh-tokoh pejuang masa
35
penjajahan Belanda dan Jepang yang sudah dibuat sedemikian rupa seperti game.
3. Guru menjelaskan langkah-langkah dan tujuan bermain game. 4. Secara bergantian peserta didik dalam kelompok diberi
kesempatan untuk memainkan game tersebut.
5. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menanyakan hal-hal yang belum dimengerti.
6.
siswa yang mampu mencapai skor tertinggi tiap levelnya. 7. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum dimengerti
oleh peserta didik.
8. Bersama siswa membahas dan menyimpulkan hasil kegiatan bermain game dan membimbing peserta didik untuk memahami materi pelajaran.
C. Kegiatan Akhir
1. Guru meminta peserta didik merefleksikan hal-hal yang telah dipelajari.
2. Guru memberi tugas pengayaan untuk membaca dan memahami materi pelajaran yang telah dipelajari, serta menginformasikan ulangan pada pertemuan selanjutnya. Pada tahap ini observer/pengamat juga melakukan pengamatan untuk mengamati aktivitas/kegiatan guru dan siswa selama pembelajaran menggunakan Lembar Pengamatan Aktivitas Guru dan Siswa.
Pertemuan ke-3
A. Kegiatan awal - Apersepsi - Motivasi
- Menyampaikan tujuan pembelajaran
36
B. Kegiatan Inti
Pada pertemuan ke-3, diadakan ulangan materi IPS tentang tokoh- tokoh pejuang masa penjajahan Belanda dan Jepang. Soal-soal uji kompetensi terdiri dari 25 butir soal pilihan ganda, dan 5 butir soal uraian.
Langkah-langkahnya :
1. Guru menyiapkan dan membagikan lembar soal dan lembar jawaban.
2. Guru menjelaskan tata tertib ulangan kepada peserta didik. 3. Peserta didik mengerjakan soal-soal tersebut selama 45 menit. 4. Setelah peserta didik mengerjakan ulangan dilakukan koreksi
silang.
5. Guru memberikan p
(tiga) orang peserta didik yang mendapat nilai tertinggi. C. Kegiatan Akhir
1. Guru meminta peserta didik merefleksikan hal-hal yang telah dilaksanakan.
2. Guru menginformasikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya.
Pada tahap ini observer/pengamat juga melakukan pengamatan untuk mengamati aktivitas/kegiatan guru dan siswa selama pembelajaran menggunakan Lembar Aktivitas Kegiatan Guru dan Siswa.
4. Refleksi
Pada tahap ini peneliti melihat, mengkaji dan mempertimbangkan hasil atau dampak dari tindakan yang dilakukan berdasarkan lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa yang diisi oleh pengamat. Berdasarkan hasil refleksi peneliti bersama observer/pengamat membuat rancangan yang direvisi untuk dilaksanakan pada siklus berikutnya
37
apabila hasil penelitian belum memenuhi indikator kinerja yang ditetapkan. 3.8. JADWAL PENELITIAN 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 Prapenelitian/TesAwal 2 Persiapan - Identifikasi Masalah - Penyusunan Proposal - Seminar - Penyusunan Tindakan 3 Pelaksanaan Siklus I - Perencanaan - Pelaksanaan - Observasi - Analisis Data - Refleksi 4 Pelaksanaan Siklus II - Perencanaan - Pelaksanaan - Observasi - Analisis Data - Refleksi
4 Penyusunan Hasil Laporan 5 Pelaporan
April Mei Juni
No Kegiatan
Bulan Maret
38
BAB IV