• Tidak ada hasil yang ditemukan

SULTAN YANG BERKUASA DI MUGHAL DAN USAHANYA MASI NG-MASI NG

Dalam dokumen POTRET DUNIA. GfSLAM ABAD PERTENGAHAN (Halaman 107-112)

PEMERINTAHAN ISLAM KERAJAAN MUGHAL

D. SULTAN YANG BERKUASA DI MUGHAL DAN USAHANYA MASI NG-MASI NG

1. Zahiruddin Babur (1482-1530 M)

Babur adalah raja pertarna sekaligus pendiri Kerajaan Mughal. Masa kepemirnpinannya digunakan untuk rnernba•

ngun fondasi pemerintahan. Awai kepemimpinannya, Babur masih menghadapi ancaman pihak-plhak musuh, terutama dari kalangan Hindu yang tidak menyukai berdirinya Mughal.

Orang-orang Hindu segera menyusun kekuatan gabungan,

Oro Fotmowoti, MAg. 95

POTRET OUNIA ISLAM ABAD PERTENGAHAN

namun Babur masih bisa mengalahkan mereka dalam saru pertempuran. Sementara itu, Dinasti Lodi berusaha bangkit kembali menencang Pemerintahan Babur dengan Pimpinan M. Lodi. Pertempuran berlangsung di dekat Gagra, babur da•

pat menumpas kekuatan Lodi pada tahun 1529 M dan tahun 1530 Babur mcninggal, kcrnudian digantikan olch anaknya yang bernama Humayun.

2. Humayun (1530-1539 M)

Dia mernerinrah selama seperempat abad (1530-1539 M).

pemerintahan Humayun dapat dikatakan sebagai konsolida•

si kekuatan Periode I. sekalipun Babur berhasil rnengaman•

kan Mughal dari serangan rnusuh, namun dia masih banyak mendapat scrangan. la berhasil mengalahkan pemberontakan Bahadur Syah, penguasa Gujarat yang bermaksud melcpas•

kan diri dari Delhi. Pada rahun 1450 M, Humayun mengalami kekalahan dalam peperangan rnelawan Sher Khan dari Afga•

nistan. la rerpaksa melarikan diri ke Kandahar dan selanjutnya kembali menyusun kekuatan, kernudian dari sini dia berusaha menyerang musuhnya dengan bantuan Raja Persia, Tahmasp.

Dia berhasil mengalahkan Shar Khan. Setelah 15 tahun hidup berkelana meninggalkan Delhi. Hurnayun kembali ke istana dan menduduki takhta kerajaan pada tahun 1555 M. Namun seiahun setelah itu ( 1556 Ml, dia meninggal dunia karena ter•

jatuh dari tangga perpustakaannya.

3. Muhammad Akbar (1556-1605 M)

Akbar adalah Raja Mughal yangsangat kontroversial, maka pemerintahannya dikenal sebagai masa kebangkiran dan keja•

yaan Mughal sebagai sebuah Oinasti Islam. pcmerintahannya dipercayakan kcpada Bairam Khan, yaitu seorang yang rneng•

anut Syi'ah. Pemerintahan Akbar menghadapi pernberontak•

an sisa-sisa keturunan Sher Khan Syah yang masih berkuasa di Punjab. Pemberontakan yang paling mengancam kekuasaan

96

BAB 6 • PEMERINTAHAN ISLAM KERAJAAN MUG HAL

Akbar adalah pemberontakan yang dipimpin oleh Himu yang menguasai Qwalior dan Agra. Pasukan pemberontakan beru•

sahan memasuki kota Delhi, Bairam Khan menyambut keda•

tangan tersebut sehingga rerjadilah perrempuran yang disebut Panipat II pada tahun 1566 M. Himu dapat dikalahkan, ia di•

tangkap dan kcmudian dieksckusi. Ocngan dcmikian, Agra dan Gwalior dapat dikuasai pen uh. Setelah Akbar dcwasa ia bcru•

saha menyingkirkan Bairam Khan yang mempunyai pengaruh sangat kuat dan terlampau memaksakan kepentingan aliran tersebut. Bairam Khan memberontak, tetapi dapat dikalahkan oleh Akbar di Juliandar tahun 1516 M. serelah persoalan da•

larn negeri dapac diatasi, Akbar membuat program ekspansi. Ia berhasil menguasai: Chundar, Ghond, Chitor, Ranthabar, Kali•

njar, Gujarat, Surat, Bengal, Kashmir, Orissa, Deccan, Narhala, Ahmad Nagar. dan Asirgah. Wilayah yang sangat luas tersebut diperintah dalam suaru Pemerintahan Militeristik.

Keberhasilan ekspansi Militer Akbar menandai berdirinya Mughal sebagai sebuah Kerajaan Besar. Dua gerbang India yakni Kora Kabul sebagai gerbang kearah Turkistan. Dan, Kota Kandahar sebaga gerbang kearah Persia dikuasai oleh Peme•

rin tahan Mughal. Menurut Abu Su'ud dengan keberhasilan ini Akbar bermaksud mendirikan Negara Bangsa (Nasional).

Maka kebijakan yang diambil tidak begitu menonjolkan spirit Islam, tetapi bagaimana mempcrsatukan berbagai ctn is yang membangun dinastinya.

4. Jehangir (1605-1628 M)

Kepemimpinan Iehangir didukung oleh kekuatan militer yang besar, semua kekuatan musuh dan gerakan pemberon•

takan berhasil dipadamkan, sehingga seluruh rakyat hidup dcngan aman dan damai. Pada masa kcpcmimpinannya, le•

hangir bcrhasil menundukkan Bcngala (1612 M), Mcwar {1.614 M), dan Karanga. Usaha-usaha pcngamanan wilayah sorta pe•

naklukan yang ia lakukan mempertegas kenegarawanan yang diwarisinya dari ayahnya Akbar.

Oro Fotmowoti, M.Ag. 97

POTRET OUNIA ISLAM ABAD PERTENGAHAN

5. Syah Jihan (1628-1658 M)

Tampil sebagai pengganti Jehangir. Bibit-bibit disinte•

grasi mulai rumbuh pada pemerintahannya. Hal ini sekaligus menjadi ujian terhadap politik toleransi Mughal. Dalarn masa pemerintahannya terjadi dua kali pcmberontakan. Tahun pertarna masa pemcrintahannya, Raja Jughar Singh Bundcla berupaya mernbcrontak dan mengacau kearnanan, narnun berhasil dipadamkan. Raja Iughar Singh Bundela kernudian diusir. Pemberontakan yang paling hebat datang dari Afghan Pir Lodi atau Khan Jahan, seorang Gubernur dari Provinsi ba•

gian Selatan. Pernberontakan ini cukup menyulitkan. Namun pada rahun 1631 M pernberontakan ini pun dipatahkan dan Khan Jahan dihukum mati. Pada masa ini pemukiman Portu•

gls di Hughli Bengala mulai bcrulah, Di samping mcngganggu kcamanan dan tolcransi hidup beragama, mereka menculik anak-anak unruk dibaptls rnasuk agama Kristen. Tahun 1632 Shah Jahan berhasil mengusir para pemukim Pcrtugis dan mencabut hak-hak istimewa mereka. Shah Jehan meninggal tahun 1657, setelah kematiannya terjadi perang saudara. Pe•

rang tersebut pada akhirnya menghantar Aurangzeb sebagai pemegang Dinasti Mughal berikutnya.

6. Aurangzeb (1658-1707 M)

Dia menghadapi tugas yang berat, kedaulatan Mughal sebagai identitas Muslim India nyaris hancur akibat perang saudara. Maka masa pemerintahannya dikenal sebagai masa pengembalian kedaulatan urnat Islam. Periode ini merupakan masa konsolidasi O Kerajaan Mughal sebagai sebuah Kerajaan dan sebagai Negeri Islam. Aurangzeb berusaha rnengernbali•

kan supremasi agama Islam yang mulai kabur akibat kebijakan politik keagamaan Akbar.

Kemudian ia rnernperluas wilayah kekuasaan Mughal di Deccan, tempat dia pernah menjadi Raja Muda bagi ayah•

nya. Edward dan Garret dengan tepat menyatakan Aurangzeb

98

BAB 6 • PEMERINTAHAN ISLAM KERAJAAN MUG HAL

mengikuti kebijakan irnperialisme agresifyang diprakasai oleh Akbar pada abad ke-16 dan dldorong pula oleh penggantinya.

Pada awal pertama rnasa pemerintahannya, perhatian Au•

rangzeb tercurah kepada urusan-urusan di Utara, dan Deccan diserahkan kepada Raja-raja muda. Akan tetapi, kcmunduran kcsultanan-kesultanan Bijapur dan Golkonda yang cepat dan tumbuhnya kekuatan Maratha yang tidak terkendalikan itu menciptakan situasi politik yang baru di Deccan yang merugi•

kan mereka. Kebijakan Aurangzeb di Deccan ditentukan oleh tiga faktor: pencaplokan Kesultanan Bijapur dan Golkanda;

penghindaran bahaya yang disebabkan oleh kehadiran anak•

nya Pangeran Akbar yang mernberontak di lstana Syambhu•

ji, penindasan kekuatan Maratha, Peperangan Aurangzeb di Deccan tidak pernah dikendalikan oleh fanatisme agarna, de•

ngan jelas dilukiskan oleh kenyataan banyaknya Bangsawan Syi'ah yang tinggal di lstananya, dan Mir Jumla, seorang Mus•

lim syi'ah adalah Jenderalnya yang paling tepercaya dan pa•

ling efisien, pada tahun 1681 M dia mengarahkan senjatanya ke Bijapur dan Gokonda, Bijapur dikepung bulan April 1685 M, dan direbut dalarn bulan September 1686. Golkonda direbut dan dikepung tahun 1687 M. tahun 1672 Morang-orang Afridi

bangkit memberontak terhadap orang-orang Mughal di ba•

wah pimpinan Akmal Khan. Dia menyatakan diri sebagai Raja dan mengajak suku-suku lain untuk bergabung, Akmal Khan mengalahkan Panglima kekaisaran Amin Khan di Ali Kasjid pada bulan Mei 1672 M. Amin Khan dan beberapa perwira se•

nior melarikan diri ke Peshawar, tetapi 1.000 tentara Mughal dibunuh dan dirawan. Pada tahun 1674 M Aurangzeb menu•

gaskan Shujaat Khan untuk menumpas pemberontak, namun dia terbunuh di medan perang. Oleh karena itu, Aurangzeb sendiri berangkat dan menghancurkan pemberontak tersebut,

7. Akbar II (1806-1858 M)

Diberikan kesempatan pada Koloni Dagang Inggris (EiC) unruk menggunakan tanah-tanah yang merdeka dengan ja-

Oro Fotmowoti, M.Ag 99

POTRET OUNIA ISLAM ABAD PERTENGAHAN

minan para Sultan mendapat dana untuk menghidupi kegiat•

an lstana. Ketika organisasi mengalami kerugian, pihak Inggris mengambil pajak langsung kepada Rakyat India atas jaminan Sultan. Akhimya, terjadi pernberonrakan di berbagai wilayah.

8. Bahadur Syah (1837-1858 M)

Dia tidak menerima kebijakan ayahnya dan Ia mengorga•

nisasikan rakyat untuk melawan Koloni Inggris, akan terapl, karena banruan Raja-raja Hindu, Inggris dapat mernatahkan perlawanan mereka yang berakhir dengan ditawan dan di•

asingkannya Bahadur Syah JI pada tahun 1858 M (Ajid Thohir, 2004: 213).

Masjid Jami New Delhi Peradaban Islam Masa Kerajaan Mughal

Dalam dokumen POTRET DUNIA. GfSLAM ABAD PERTENGAHAN (Halaman 107-112)