• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sumbangan Relatif dan Sumbangan Efektif Masing-masing Variabel

D. Pembahasan Hasil Penelitian

4. Sumbangan Relatif dan Sumbangan Efektif Masing-masing Variabel

Melalui analisis persamaan regresi ganda dapat diketahui pula sumbangan relatif dan sumbangan efektif dari kemandirian dan motivasi berwirausaha dengan minat berwirausaha pada siswa SMKN 1 seyegan.

Besarnya sumbangan relatif SMKN 1 Seyegan adalah 100% yang diperoleh dari kemandirian sebesar 85% dan motivasi berwirausaha sebesar 15%. Sedangkan besarnya sumbangan efektifnya adalah 5,19% yang diperoleh dari kemandirian sebesar 4,45% dan motivasi berwirausaha sebesar 0,74%. Sehingga hubungan kedua variabel bebas terhadap minat berwirausaha sebesar 5,19% sedangkan 94,81% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak dibahas dan tidak diteliti pada penelitian ini.

95

A. Simpulan

Berdasarkan hasil dan pembahasan yang dikemukakan pada BAB IV sebelumnya maka dapat diambil simpulan sebagai berikut:

1. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara kemandirian dengan minat berwirausaha pada siswa SMKN 1 Seyegan. Hal ini dibuktikan dengan SMKN 1 Seyegan mempunyai koefisien korelasi rhitung sebesar 0,183, garis regresi yang linear dengan fhitung> ftabel(5,818 > 3,90), koefisien regresithitung : 2,41 > ttabel : 1,96, sedang koefisien determinan atau besarnya sumbangan hubungan X1 dengan Y tersebut adalah 0,033 atau sebesar 3,3% dan diperoleh persamaan Y = 62,83 + 0,250 X1.

2. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi berwirausaha dengan minat berwirausaha pada siswa SMKN 1 Seyegan. Hal ini dibuktikan dengan SMKN 1 Seyegan mempunyai koefisien korelasi rhitung

sebesar 0,149, garis regresi yang linear denganfhitung> ftabel (4,397 > 3,90), koefisien regresithitung: 2,40 > ttabel : 1,96, sedang koefisien determinan atau besarnya sumbangan hubungan X2 dengan Y tersebut adalah 0,027 atau sebesar 2,7% dan diperoleh persamaan Y = 82,27 + 0,149 X2.

3. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara kemandirian dan motivasi berwirausaha secara bersama-sama dengan minat berwirausaha pada siswa SMKN 1 Seyegan. Hal ini dibuktikan dengan SMKN 1 Seyegan mempunyai koefisien korelasi rhitung sebesar 0,229, garis regresi yang linear

fhitung> ftabel(4,620 > 3,90), koefisien regresi thitung X1dan X2 sebesar = 2,971 dan 2,120 > ttabel : 1,96, sedangkan harga koefisien determinasi ( ) atau besarnya sumbangan hubungan kemandirian dan motivasi berwirausaha dengan minat berwirausaha yaitu sebesar 0,052 atau sebesar 5,2% dan diperoleh persamaan Y = 81,57 + 0,337 X1+ 0,294 X2.

B. Implikasi

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di lingkungan pendidikan maka simpulan yang ditarik tentu mempunyai implikasi dalam bidang pendidikan dan juga penelitian-penelitian selanjutnya, sehubungan dengan hal tersebut maka implikasinya adalah sebagai berikut :

Hasil penelitian mengenai variabel kemandirian dan motivasi berwirausaha yang diduga mempunyai hubungan dengan minat berwirausaha, ternyata menunjukkan hubungan yang signifikan. Variabel kemandirian dan motivasi berwirausaha masing-masing memberikan kontribusi sebesar 0,033 atau 3,3% dan 0,027 atau 2,7%. Berdasarkan pada penelitian diatas bahwa variabel kemandirian dan motivasi berwirausaha memberikan kontribusi yang berarti pada minat berwirausaha.

Selama ini masalah untuk menumbuhkan minat berwirausaha kurang mendapat perhatian yang serius baik dari pihak lembaga maupun dari pihak guru. Maka dalam mengatasi masalah tersebut, diperlukan adanya usaha dan upaya dari lembaga maupun dari guru untuk meningkatkan minat berwirausaha pada siswa.

Untuk itu perlu adanya upaya-upaya yang harus dilakukan oleh lembaga dan guru di antaranya sebagai berikut :

1. Kemandirian dan motivasi berwirausaha tidak semata-mata dipengaruhi oleh faktor keluarga tetapi masih banyak faktor lingkungan eksternal lain yang menentukannya. Sehubungan dengan hal itu perlu diteliti lebih lanjut terhadap faktor-faktor lain yang diduga berhubungan terhadap minat berwirausaha.

2. Aspek-aspek yang diteliti dalam penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, maka untuk lebih mendalam faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan minat berwirausaha tersebut. Perlu kiranya dilakukan penelitian lebih lanjut dengan pendekatan kuantitatif.

C. Keterbatasan

Meskipun penelitian ini telah dilaksanakan dengan sebaik mungkin, tentu masih banyak keterbatasan dan kelemahan yang terdapat di dalamnya, antara lain:

1. Pengumpulan data penelitian didasarkan hasil isian angket oleh siswa yang menjadi responden. Kemungkinan ada unsur kurang objektif dalam mengisi angket karena waktu yang pendek dalam pengisian angket tersebut.

2. Penelitian ini melibatkan dua variabel bebas yaitu kemandirian dan motivasi berwirausaha yang diduga berhubungan dengan minat berwirausaha. Disadari bahwa masih banyak faktor lain yang mempengaruhi minat berwirausaha.

D. Saran

1. Bagi sekolah

a. Mata pelajaran/diklat kewirausahaan di SMK perlu dilanjutkan dengan inovasi yang terus dikembangkan, misal mendatangkan pelaku bisnis/praktisi wirausaha, sehingga siswa mampu mendengar langsung dari pelaku tersebut baik pengalamannya menjadi seorang wirausaha sehingga mampu menumbuhkan minat dalam berwirausaha.

b. Dilihat dari hasil analisis data ternyata kemandirian dan motivasi berwirausaha berhubungan dengan minat berwirausaha, oleh karena itu disarankan kepada guru mata diklat kewirusahaan bersama guru bimbingan konseling untuk lebih memberikan arahan agar kemandirian dan motivasi berwirausaha siswa lebih dimantapkan, sehingga dapat membaca situasi lingkungan, serta peluang-peluang yang dapat dikembangkan untuk berwirausaha.

c. Sedapat mungkin guru memberikan gambaran tentang berwirausaha sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun mendirikan usaha sendiri.

2. Bagi Peneliti

a. Untuk penelitian yang meneliti tentang minat berwirausaha sebaiknya dilakukan setelah siswa sudah menempuh mata diklat kewirausahaan agar hasil datanya lebih baik.

b. Penelitian ini hanya meneliti pada faktor-faktor tertentu saja, untuk itu diharapakan kelak bagi para peneliti bisa meneliti faktor-faktor lainnya yang berhubungan dengan minat berwirausaha yang tidak dibahas pada penelitan ini.

99

Ating Tedjasutisna. (2005). Kewirausahaan SMK Untuk Tingkat 2. Bandung: Armico.

________________. (2007). Memahami Kewirausahaan SMK Untuk Kelas X Semester 1 dan 2. Bandung: Armico.

Nasim Bahara. 2008. Kemandirian. From

http://www.nasheem.Blogsport.com/2008/04/kemandirian.html. Diunduh 3 februari 2013.

Buchari Alma. (2011). Kewirausahaan Untuk Mahasiswa dan Umum. Bandung: Alfabeta.

Crow and Crow.(1994). Pengantar Ilmu Pendidikan. Yogyakarta: Rake Sarasin.

Dewa Ketut Sukardi. (1989). Pendekatan Konseling di Dalam Bimbingan Karir. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Dian Arini. (2011). Pengaruh Prestasi Praktik Kerja Industri dan Pengetahuan Kewirausahaan terhadap minat berwirausaha Siswa Kelas 3 Teknik Bangunan SMK Negeri 2 Pengasih Tahun Ajaran 2010/2011.Laporan Penelitian. UNY. Diambil pada tanggal 25 Februari 2012, dari http://eprints.uny.ac.id/3140/SKRIPSI_DIANARINI.pdf, jam 12:53 WIB. Djaali, Prof. (2007). Psikologi Pendidikan. Jakarta: BumiAksara

Haryadi Sarjono dan Winda Julianita. (2011). SPSS vs LISREL Sebuah Pengantar, Aplikasi untuk Riset. Jakarta: Salemba Empat.

Hartanti. (2008). Manjemen Pengembangan Kewirausahaan (Entrepreneurship) Siswa SMK 4 Yogyakara. Tesis. Tidak diterbitkan. Yogyakarta: Program Pasca Sarjana UNY.

Hasbullah. (2009). Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Maman Suryaman. (2006). Minat Beriwausaha Pada Mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang. Skripsi. Tidak diterbitkan. UNNES.

Margono. (2009). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta. Meredith G., Geoffrey. (2002). Kewirausahaan Teori dan Praktik, Jakarta: PPM. Muhibbin Syah, M.Ed. (2004). Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru.

Bandung: PT. Remaja Rosda karya.

Nana Syaodih Sukmadinata, Prof. (2009). Landasan Psikologis Proses Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosda karya.

________________, Prof. (2011). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosda karya.

Nasution, dkk. (2007). Entrepreneurship Membangun Spirit Teknopreneurship. Yogyakarta: Andi Offset.

Ngalim Purwanto, Drs. (2009). Ilmu Pendidikan Teoritis dan Praktis. Bandung: PT. Remaja Rosda karya.

________________, MP. (2006). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosda karya.

Parker, D.K. (2005). Menumbuhkan kemandirian dan harga diri. Jakarta: prestasi Surabaya.

Saryanto. (2008). Hubungan Antara Motivasi Kerja dan Minat Berwirausaha Terhadap Kesiapan Kerja SMKN 1 Cangkringan Skripsi Tidak diterbitkan. UNY.

Shane S., Locke E.A & Collins C.J. (2003). Entrepreneurial Motivation. Human Resource Management Review.Hlm.263-269. Diambil dari http://faculty.utep.edu/LinkClick.aspx?fileticket=MhnG9hB2iQg%3D&tab id=12093&mid=26055, pada 20-04-12.

Slameto. (2001). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiarto. (1992). Tahap Awal dan Aplikasi Analisis Regresi. Yogyakarta: Andi Offset.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan; pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

__________.(2008). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.

Suharsimi Arikunto, Prof. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Sukardi. (2009). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT. Bumi Aksara __________. (2003). Metodologi Penelitian Pendidikan; kompetensi dan

praktiknya. Jakarta: Bumi Aksara.

Sumadi Suryabrata. (2006). Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Sumarni. (2006). Pengaruh Konsep Diri, Prestasi Belajar, dan Lingkungan Terhadap Minat Berwirausaha Pada Siswa SMK Negeri 2 Semarang. Laporan Penelitian. Semarang: Fakultas Ekonomi UNS. Diambil pada tanggal 29 Februari 2012, dari http://digilib.unnes.ac.id/gsdl/ skripsi/archives d1cf2.dir/doc.pdf., jam 10:50 WIB.

Suryana, Dr. (2001). Kewirausahaan.Jakarta: Salemba Empat.

__________. (2003). Kewirausahaan Pedoman Praktis, Kiat dan Proses Menuju Sukses. Jakarta: Salemba Empat.

__________. (2009). Kewirausahaan Pedoman Praktis, Kiat dan Proses Menuju Sukses. Jakarta: Salemba Empat.

Sutrisno Hadi. (2004). Analisis Regresi.Yogyakarta: Andi Offset.

Tedjasutisna, A. Dr. (2004). Kewirausahaan SMK Untuk Tingkat 2. Bandung: Armico.

__________, A. Dr. (2007). Memahami Kewirausahaan SMK Untuk Kelas X Semester 1 dan 2. Bandung: Armico.

Winkel, W.S, M.Sc. (1983). Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar. Jakarta: PT. Garmedia.

Yekti Prasetyani. (2008). Pengaruh Kreativitas, Kemandirian Siswa, dan Lingkungan Tempat Tinggal Terhadap Minat Berwirausaha Siswa Kelas XI Program Keahlian Akutansi SMK Muhamadiyah 2 Wonogiri. Laporan Penelitian. UNY.

Yuyus Suryana & Kartib Bayu. (2010). Kewirausahaan Pendekatan Karakteristik Wirausahawan Sukses. Jakarta: Kencana.

... (1997). “Journal of Entrepreneurship Education”. Volume 1. Number 1. Diambil dari http://www.alliedacademies.org/Publications/Journals/jee1-1.pdf pada 02-05-12.

Dokumen terkait