BAB I PENDAHULUAN
1.1 Gambaran Umum Organisasi Bappeda Provinsi Jambi
1.1.5 Sumber Daya Manusia
Mendukung pelaksanaan tugas guna melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah di bidang perencanaan sebagaimana yang diamanatkan dalam Peraturan Gubernur Provinsi Jambi Nomor 46 Tahun 2020 tentang kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi, serta tata kerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jambi, diperlukan SDM yang kompeten dan berkualitas. Kondisi SDM Bappeda Provinsi Jambi sampai dengan tanggal 31 Desember 2021 tercatat sebanyak 120 orang dengan rincian Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 97 orang dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) sebanyak 23 orang. Secara kelembagaan terdapat 28 pejabat struktural, 11 pejabat fungsional tertentu, dan se l e b i h n y a pejabat fungsional umum. Berikut perbandingan keadaan pegawai Bappeda Provinsi Jambi dengan tahun sebelumnya:
TAHUN 2021 LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH
Gambar 1.4
Grafik Perbandingan Keadaan Pegawai Bappeda Provinsi Jambi Tahun 2021 dengan Tahun Sebelumnya
Sumber Data: Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Bappeda Provinsi Jambi
Dari grafik diatas, terlihat bahwa adanya penurunan jumlah PNS dari tahun sebelumnya yaitu pada Tahun 2020 jumlah PNS sebanyak 101 orang dan pada Tahun 2021 sebanyak 97 orang serta adanya penambahan jumlah PTT dari tahun sebelumnya. Profil Kepegawaian Bappedaa Provinsi Jambi Tahun 2021 disajikan dalam tabel berikut :
Tabel 1.1
Jumlah SDM Aparatur Bappeda Provinsi Jambi Menurut Eselonnering Tahun 2021
NO ESELON JUMLAH KETERANGAN
1 II/A 1
2 III/A 5
3 III/B -
4 IV/A 15
5 PELAKSANA 76
Jumlah 97
Sumber Data: Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Bappeda Provinsi Jambi
Dari data diatas, terlihat bahwa jabatan eselon pelaksana paling banyak terisi dibandingkan dengan jabatan eselon lainnya yaitu sebanyak 76 orang dan terjadi kekosongan pada jabatan eselon III/B. Untuk tingkat pendidikan SDM Aparatur Bappeda Provinsi Jambi Tahun 2021 dapat dilihat dalam table berikut:
Tabel 1.2
Jumlah SDM Aparatur Bappeda Provinsi Jambi Menurut Tingkat Pendidikan Tahun 2021
NO TINGKAT PENDIDIKAN KET
SD SLTP SLTA D3 S1 S2 S3
1 - - 13 4 32 44 4
JUMLAH 97
Sumber Data: Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Bappeda Provinsi Jambi 120
100 80
60 Tahun 2020
Tahun 2021 40
20
0 P N S PTT
101 97 22 23
TAHUN 2021 LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH
Dari table diatas, terlihat bahwa SDM Bappeda Provinsi Jambi dengan tingkat Pendidikan SLTA sebanyak 13 orang, D3 sebanyak 4 orang, S1 sebanyak 32 orang, S2 sebanyak 44 orang dan S3 sebanyak 4 orang. Dari data tersebut, dapat dilihat bahwa untuk tingkat Pendidikan terbanyak di Bappeda Provinsi Jambi yaitu tingkat pendidikan S2 sebanyak 44 orang dan untuk tingkat pendidikan paling sedikit yaitu tingkat Pendidikan S3 hanya sebanyak 4 orang. Sedangkan untuk jumlah SDM Aparatur Bappeda Provinsi Jambi menurut pangkat/golongan dapat dilihat dalam table berikut:
Tabel 1.3
Jumlah SDM Aparatur Bappeda Provinsi Jambi Menurut Pangkat/Golongan Tahun 2021 NO STATUS PANGKAT/GOL JUMLAH/ORANG KETERANGAN
1 ASN II/a 0
Sumber Data: Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Bappeda Provinsi Jambi
Dari data diatas, pangkat/golongan SDM Bappeda Provinsi Jambi terbanyak pertama yaitu pangkat/golongan IV/a yaitu sebanyak 25 orang dan terbanyak kedua yaitu pangkat/golongan III/d yaitu sebanyak 24 orang, sementara untuk SDM yang berpangkat/golongan II/a, II/b, dan II/c di Bappeda Provinsi Jambi tidak ada. Jumlah SDM aparatur Bappeda Provinsi Jambi Tahun 2021 yaitu sebanyak 97 orang dengan rentang usia dan rincian laki-laki/ perempuan sebagai berikut:
Tabel 1.4
Jumlah SDM Aparatur Bappeda Provinsi Jambi Menurut Usia dan Jenis Kelamin Tahun 2021
NO RENTANG USIA JENIS KELAMIN JUMLAH KETERANGAN
LK PR
Sumber Data: Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Bappeda Provinsi Jambi
8
TAHUN 2021 LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH
Rentang usia SDM Aparatur Bappeda Provinsi Jambi Tahun 2021 mayoritas diatas usia 40 Tahun yaitu sebanyak 69 orang dari total 97 orang SDM Aparatur Bappeda Provinsi Jambi Tahun 2021 dengan rincian rentang usia 40-44 tahun sebanyak 23 orang, 45-49 tahun sebanyak 17 orang, 50-54 tahun sebanyak 12 orang dan usia 55 tahun keatas sebanyak 17 orang. Sedangkan untuk SDM yang berusia dibawah 40 tahun yaitu sebanyak 28 orang dengan rincian rentang usia 25-29 tahun sebanyak 5 orang, 30-34 tahun sebanyak 4 orang dan 35-39 tahun sebanyak 19 orang.
9
TAHUN 2021 LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH
BAB II
PERENCANAAN KINERJA
2.1.1 Tujuan dan Sasaran
a. Tujuan
Mengacu pada Visi dan Misi Pemerintah Daerah yang telah ditetapkan,maka
TujuanJangka Menengah Badan
Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jambi selama 5 tahun anggaran adalah : Mewujudkan Rencana Pembangunan Daerah yang Holistik, Tematik, Spasial dan Integratif.
b. Sasaran
Berdasarkan pada tujuan yang telah ditetapkan, maka sasaran yang hendak dicapai atau dihasilkan dalam kurun waktu lima tahun adalah sebagai berikut :
Pada tahun 2021 dilakukan sinkronisasi tupoksi dan target kinerja Bappeda dimana indikator Kinerja Utama Bappeda direvisi menjadi seperti terlihat pada tabel berikut:
Tabel 2.1
Sasaran Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jambi Tahun 2016-2021
Tujuan Sasaran Indikator Sasaran
Terwujudnya Rencana Pembangunan daerah yang Holistik, Tematik, Spasial dan Integratif.
Meningkatnya kualitas Perencanaan yang parstipatif, selaras dan berdampak.
TAHUN 2021 LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH
Tabel. 2.2
Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Bappeda Provinsi Jambi Tahun 2016-2021
No.
Target Kinerja Sasaran Kondisi Kinerja
Sumber : Renstra Bappeda Provinsi Jambi Tahun 2016-2021
2.1.2 Strategi dan Arah Kebijakan
Setelah menentukan tujuan dan sasaran, maka langkah selanjutnya perlu ditentukan bagaimana hal tersebut dapat dicapai. Cara mencapai tujuan dan sasaran merupakan strategi organisasi. Adapun strategi dan arah kebijakan jangka menengah Bappeda Provinsi Jambi Tahun 2016-2021 dapat dilihat pada table berikut:
Tabel 2.3
Strategi dan Arah Kebijakan Bappeda Provinsi Jambi Tahun 2016-2021
Tujuan Sasaran Strategi Arah Kebijakan
Terwujud parstipatif, selaras dan berdampak
Peningkatan kualitas rencana pembangunan daerah dengan
menyelenggarakan forum Musrenbangda, forum SKPD, FGD dan Konsultasi publik yang menjadi sarana
TAHUN 2021 LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH
gunan Tata Ruang Wilayah (Tematik dan
Spasial)
Peningkatan kualitas evaluasi dan
pengendalian pelaksanaan rencana pembangunan dengan melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembangunan serta review terhadap dokumen
perencaaan yang telah ditetapkan
Meningkatkan kualitas hasil evaluasi kebijakan perencanaan Sumber : Renstra Bappeda Provinsi jambi Tahun 2016-2021
Berdasarkan data diatas, Bappeda Provinsi Jambi menyusun strategi dan arah kebijakan guna mecapai sasaran yang telah ditetapkan. Strategi Bappeda Provinsi Jambi berfokus pada peningkatan kualitas rencana pembangunan daerah dan peningkatan kualitas evaluasi dan pengendalian pelaksanaan rencana pembangunan.
Sedangkan arah kebijakan Bappeda Provinsi Jambi berfokus pada peningkatan fungsi koordinasi, sinkronisasi, pembinaan dan sinergitas dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan serta peningkatan kualitas hasil evaluasi kebijakan perencanaan pembangunan dan perumusan kebijakan penyelesaian permasalahan pembangunan daerah.
2.1.3 Rencana Kinerja Tahun 2021
Untuk mewujudkan tujuan dan sasaran yang telah dirumuskan maka perlu ditetapka strategi pencapaian yang akan dilaksanakan. Tahun 2021, berdasarkan tujuan dan sasaran yang telah dirumuskan, Bappeda Provinsi Jambi menyusun Rencana Kerja yang berpedoman pada Rencana Strategis Bappeda Provinsi Jambi Tahun 2016-2021 yaitu sebagai berikut :
1) Meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah melalui sineritas perencanaan antar sektor dan antar tingkatan pemerintahan;
2) Meningkatkan kualitas koordinasi perencanaan pembangunan daerah antar sektor dan antar tingkatan pemerintahan serta dengan stakeholder lainnya;
3) Meningkatkan kualitas data dan informasi perencanaan pembangunan daerah;
4) Mengintegrasikan aspek Ruang dan Wilayah dalam perencanaan pembangunan berpedoman pada dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jambi tahun 2013-2033;
5) Meningkatkan kualitas pengendalian, evaluasi dan pelaporan dalam perencanaan pembangunan;
12
TAHUN 2021 LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH
6) Mengoptimalkan dokumen evaluasi pembangunan daerah sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan daerah;
7) Meningkatkan profesionalisme aparatur Bappeda melalui pendidikan dan pelatihan serta peningkatan sarana dan prasarana.
8) Mengoperasionalkan peran Bappeda sebagai wali data tingkat provinsi dalam mendukung kebijakan one maps policy
2.1.4 Perjanjian Kinerja Tahun 2021
Dokumen Perjanjian Kinerja (PK) merupakan dokumen yang berisikan penugasan dari pimpinan instansi yang lebih tinggi kepada pimpinan instansi yang lebih rendah untuk melaksanakan program/kegiatan yang disertai dengan indikator kinerja. Melalui perjanjian kinerja, terwujudlah komitmen penerima amanah dan kesepakatan antara penerima dan pemberi amanah atas kinerja terukur tertentu berdasarkan tugas, fungsi dan wewenang serta sumber daya yang tersedia. Dokumen tersebut memuat sasaran strategis, indikator kinerja, beserta target kinerja dan anggaran.
Penyusunan perjanjian kinerja instansi mengacu pada Renstra, RKT, IKU, dan anggaran atau DPA. Perjanjian Kinerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jambi adalah sebagai berikut:
a. Perjanjian Kinerja Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Jambi Tahun 2018-2021
Tabel 2.4
Perjanjian Kinerja Kepala Bappeda Provinsi Jambi Tahun 2018-2021 No Sasaran Indikator Kerja
Utama Sumber
Data Keterangan
1 Meningkatnya Kualitas
Partisipatif, Bappeda
Selaras dan
Sumber : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah., 2020
% = Capaian Perencanaan Tahun n X 100%
Target Rencana Pembangunan Tahun n
% = Capaian Perencanaan Tahun n X 100%
Target Rencana Pembangunan Tahun n
13
TAHUN 2021 LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH
b. Perjanjian Kinerja Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Jambi Tahun 2021
Berdasarkan hasil evaluasi terhadap capaian kinerja tahun 2017, 2018, 2019, dan 2020 serta kesesuaian tupoksi dan anggaran diperlukan penyesuaian Target Kinerja Badan sehingga menjadi saling berkesesuaian.
Oleh karena itu, pada Tahun 2021 Badan Perencanaan Pembangunan Daerah melakukan revisi Perjanjian Kinerja guna efektivitas penyelenggaran program dan kegiatan. Berikut Perjanjian Kinerja Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jambi tahun 2021:
Tabel 2.5
Perjanjian Kinerja Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jambi Tahun 2021
No Sasaran Indikato
r Kerja Utama
Sumber
Data Keterangan
1 Meningkatnya kualitas Perencanaan yang
Partisipatif, Selaras dan Berdampak
Persentase kesesuaian capaian perencanaan pembanguna n daerah
Bappeda
Sumber : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, 2021
% = Capaian Perencanaan Tahun n X 100%
Target Rencana Pembangunan Tahun n
14
TAHUN 2021 LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH
BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
3.1.1 METODOLOGI PENGUKURAN CAPAIAN KINERJA
Metode metode pengukuran capaian kinerja yang digunakan dalam laporan kinerja ini adalah membandingkan antara target kinerja dengan realisasi kinerja dengan kriteria, dengan kriteria sebagai berikut :
1. Jika realisasi tinggi menunjukkan kinerja yang baik persen capaian kinerja dihitung dengan menggunakan rumus:
Realiasi x 100 Target
2. Jika realisasi tinggi menunjukkan kinerja yang tidak baik capaian kinerja dihitung dengan rumus:
2 x (Target) - realisasi x 100 Target
Sasaran mengacu pada peraturan menteri dalam negeri republik Indonesia nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah tata cara evaluasi rancangan peraturan daerah tentang rencana pembangunan jangka panjang daerah dan rencana pembangunan jangka menengah daerah serta tata cara perubahan rencana pembangunan jangka panjang daerah rencana pembangunan jangka menengah daerah dan rencana kerja pemerintah daerah.
3.1.2 HASIL PENGUKURAN CAPAIAN KINERJA
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jambi telah melaksanakan penilaian kinerja dengan mengacu pada Perjanjian Kinerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jambi tahun 2021 yang telah disepakati. Penilaian ini dilakukan oleh tim pengelola kinerja untuk mengevaluasi dan mengukur dalam rangka pengumpulan data kinerja yang hasilnya akan memberikan gambaran keberhasilan dan kegagalan dalam pencapaian tujuan
3.1 METODOLOGI
TAHUN 2021 LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH
dan sasaran. Dari hasil pengumpulan data selanjutnya dilakukan kategorisasi kinerja (penentuan posisi) sesuai dengan tingkat capaian kinerja yaitu :
Tabel 3.1
Skala Nilai Peringkat Kinerja No. Interval Nilai
Realisasi
Sumber: Permendagri Nomor 86 Tahun 2017
Pengukuran target kinerja dari sasaran strategis yang telah ditetapkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jambi dilakukan dengan membandingkan antara target kinerja dengan realisasi kinerja. Pada tahun 2021, mempedomani efektivitas penyelenggaraan program dan kegiatan, evaluasi kinerja tahun 2020, kesesuaian renstra dan tupoksi Perengkat daerah, Badanperencanaan pembangunan Daerah melakukan revisi Indikator Kinerja Utama. Proses revisi IKU ini diikuti dengan revisi terhadap Perjanjian kerja eselon III dan IV sehingga pelaksanaan anggaran bisa saling berpaduserasi dengan tupoksi, rencana strategis badan. Indikator kinerja sebagai ukuran keberhasilan dari tujuan dan sasaran strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jambi beserta target dan capaian realisasinya dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 3.2
Perbandingan Capaian Kinerja Bappeda Provinsi Jambi Tahun 2018, 2019,2020
NO Indikator Capaian Capaian 2021
2019 2020 Target Realisasi % Capaian
1 Persentase capaian tahunan RPJMD sampai dengan tahun berjalan
83,02 100 85 80 80
(Sumber : LKjIP 2019,2020 Bappeda Prov Jambi)
Dari tabel diatas dapat digambarkan bahwa Realiasi dan target Kinerja Bappeda Provinsi Jambi pada tahun 2021 jika dibandingkan dengan realiasi dan target pencapaian pada tahun 2020 dan tahun 2019 maka
16
TAHUN 2021 LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH
terlihat bahwa kinerja Bappeda cendrung stabil. Kondisi berbeda jika dilakukan pembandingan target dan kinerja pada tahun 2020 yang mengalami kenaikan yang signifikan. gambaran capaian Kinerja Bappeda tahun 2021 dengan hasil revisi pada indikator pencapaian sebagaimana gambaran tabel berikut :
Tabel 3.3
Capaian Kinerja Bappeda Provinsi Jambi tahun 2021 No Sasaran
Strategi Indikator Target
2021
Realisasi 2021
Capaian %
1. Meningkatnya kualitas
(Sumber : LKjIP 2021 Bappeda Prov Jambi)
Tabel diatas menggambarkan bahwa pencapaian Kinerja Bappeda Provinsi jambi pada tahun Anggaran 2021 ini berada pada kondisi BAIK dengan persentase capaian sebesar 76 – 90.
Tabel 3.4
Perbandingan Realisasi Kinerja Sampai dengan Tahun 2021 dengan Target Jangka Menengah yang Terdapat dalam Dokumen Perencanaan Strategis Organisasi
No. Indikator Awal
Capaian Perencanaan
Pembangunan Daerah 79,11 88,35 100 80 85 n.a Sumber : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, 2021
3.1.3 ANALISIS CAPAIAN KINERJA TAHUN 2021
Guna melihat realisasi dan capaian kinerja terkait dengan perwujudan pertanggungjawaban atas kinerja pencapaian visi dan misi pelaksanaan Renstra Bappeda Provinsi Jambi periode Renstra 2016-2021 dapat dilihat pada uraian berikut : Tujuan : Terwujudnya pembangunan daerah yang holistik, tematik, spasial dan integratif.
17
TAHUN 2021 LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH
Guna mewujudkan misi 1 RPJMD Provinsi Jambi yaitu Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan Daerah yang Bersih, Transparan, Akuntabel dan Partisipatif yang berorientasi pada pelayanan publik, bappeda Provinsi Jambi sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya melaksanakan urusan pemerintahan an an-naml menjadi kewenangan daerah di bidang perencanaan pembangunan menetapkan tujuan yaitu
“Mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang bersih, transparan, akuntabel dan partisipatif dengan pelayanan publik berkualitas” melalui tujuan tersebut diharapkan tersedianya dokumen perencanaan daerah yang paling sehingga dapat memberikan arah dan pedoman dalam pengelolaan daerah yang memberikan dampak terhadap stabilitas makroekonomi.
Capaian indikator kinerja sasaran Bappeda Provinsi Jambi 2001 target 85%
realisasi 80% capaian kinerja 80% organisasi perangkat daerah pada ada Provinsi Jambi sebanyak 48 jadi sampel sebanyak 30 OPD dari capaian indikator terjadi keselarasan dokumen perencanaan terhadap RPJMD sebesar 89 %.
3.1.4 REALISASI ANGGARAN TAHUN 2021
Berikut Anggaran dan realisasi tahun 2021 yang dialokasikan untuk membiayai program/kegiatan dalam pencapaian sasaranBappeda Provinsi
Jambi disajikan pada tabel berikut :
Tabel 3.5
Realiasi Penggunaan Anggaran 2021 yang dialokasikan untuk membiayai Program/kegiatan dalam Pencapaian Sasaran Bappeda Provinsi Jambi
NO PROGRAM DAN
KEGIATAN
Jumlah (Rp) Bertambah/Berkurang
Anggaran Setelah Perubahan
Realisasi (Rp) (%)
1 Belanja Tidak Langsung
12.373.246.198,00 12.127.530.746,00 (245.715.452,00) 98,01 1 Belanja Pegawai 12.373.246.198,00 12.127.530.746,00 (245.715.452,00) 98,01
2 Belanja Langsung 11.180.364.229,13 9.457.021.546,60 (1.723.342.682,53) 84,59 1 Perencanaan,
penganggaran, dan Evaluasi KinerjaPerangkat Daerah
443.374.900,00 441.472.250,00 (1.902.650,00) 99,57
2 Administrasi Keuangan
Perangkat Daerah
243.721.408,00 243.683.398,00 (38.010,00) 99,98
3 Administrasi Kepegawaian Perangkat Daerah
123.000.864,73 101.940.973,00 (21.059.891,73) 82,88
4 Administrasi Umum Perangkat Daerah
866.990.031,86 731.736.332,00 (135.253.699,86) 84,40
5 Pengadaan 1.199.923.730,00 1.138.865.588,00 (61.058.142,00) 94,91 18
TAHUN 2021 LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH
Barang Milik Daerah
Penunjang Urusan Pemerintah Daerah
6 Penyediaan Jasa Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah
861.580.000,00 722.732.096,60 (138.847.903,40) 83,88
7 Pemeliharaan Barang Milik Daerah
Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah
830.162.320,00 792.449.800,00 (37.712.520,00) 95,46
8 Penyusunan Perencanaan dan Pendanaan
2.961.988.229,48 1.970.123.508,00 (991.864.721,48) 66,51
9 Analisis Data dan
524.786.419,03 455.098.991,00 (69.687.428,03) 86,72
10 Pengendalian, Evaluasi dan Pelaporan Bidang Perencanaan Pembangunan Daerah
706.986.999,36 653.509.463,00 (53.477.536,36) 92,44
11 Koordinasi Perencanaan Bidang
Pemerintahan dan Pembangunan Manusia
776.201.857,70 670.426.058,00 (105.775.799,70) 86,37
12 Koordinasi Perencanaan Bidang Perekonomian dan SDA (Sumber Daya Alam)
960.868.337,61 936.343.083,00 (24.525.254,61) 97,45
13 Koordinasi Perencanaan Bidang
Infrastruktur dan Kewilayahan
680.779.131,36 598.640.006,00 (82.139.125,36) 87,93
SURPLUS / (DEFISIT)
(23.553.610.427,13) (21.584.552.292,60) 1.969.058.134,53 91,64
19
TAHUN 2021 LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH
Berdarkan tabel 3.6 dapat digambarkan bahwa realiasi penggunaan anggaran yang dialokasikan untuk membiayai kegiatan dalam Pencapaian sasaran Bappeda Provinsi Jambi tahun 2021 cukup efektif dalam penggunaanya, hal tersebut terlihat penyerapan anggaran sebesar 91,64%. Diharapkan pada tahun 2022 capaian realisasi kinerja dan anggaran akan terus mengalami peningkatan dan dibutuhkan akselerasi perbaikan pada setiap kegiatan sehingga dapat diperoleh capaian yang optimal.
20
TAHUN 2021 LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH
BAB IV
PENUTUP
4.1.1 KESIMPULAN
Penyelenggaraan kegiatan di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) pada Tahun Anggaran 2021 merupakan tahun kedua dari Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tahun 2016-2021. Keberhasilan yang dicapai berkat kerja sama dan partisipasi semua pihak dan diharapkan dapat
dipertahankan serta ditingkatkan. Sementara itu, untuk target-target yang belum tercapai perlu diantisipasi dan didukung oleh berbagai pihak.
Hasil laporan kinerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) tahun 2021 dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Dari analisis sasaran perangkat daerah meningkatnya
Kualitas Perencanaan yang parstipatif, selaras dan berdampak. Dengan indikator Persentase kesesuaian capaian perencanaan pembangunan daerah, realisasi kinerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) tahun 2021 adalah sebesar 91,64 %.
2. Realisasi kinerja Badan Perencaaan Pembangunan Daerah (Bappeda) telah melampaui target yang ditetapkan pada tahun 2021 yaitu sebesar 85%.
3. Secara umum, pencapaian target tidak mengalami kendala yang signifikan, meskipun demikian masih terdapat permasalahan yang dapat menghambat peningkatan kinerja, seperti Terbatasnya SDM Perencana pembangunan yang memiliki kompetensi, Belum terpenuhinya kebutuhan ragam data dan informasi statistik dari beberapa bidang terkait terutama untuk data mikro, belum maksimalnya pemahaman para stakeholder terhadap sistem perencanaan pembangunan sesuai dengan Peraturan danPerundang-undangan yang berlaku, Belum maksimalnya komunikasi dan kordinasi antar bidang terkait dalam ruang lingkup Bappeda Provinsi Jambi.
Langkah-langkah yang akan diambil untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi dapat dirumuskan Rencana Tindak Lanjut sebagai berikut :
1. Mempersiapkan tenaga SDM yang memiliki kompetensi dalam perencanaan 4.1 KESIMPULAN 4.2 REKOMENDASI
21
TAHUN 2021 LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH
pembangunan, memaksimalkan data informasi statistik dari beberapa bidang terkait, memamsimalkan sosialisasi kepada stake holder tentang system perenbcanaan pembangunan yang sesuai dengan aturan normative, meningkatkan komunikasi dan kordinasi antar bidang terkait dalam ruang lingkup Bappeda Provinsi Jambi;
2. Melakukan pengendalian pelaksanaan program dan kegiatan yang lebih berkualitas, melalui pendekatan 4 (empat) pilar Balance Score Card (BSC) yang meliputi pendekatan customer perspective, internal process, financial perspective, dan learning and growth perspectiv;
3. Optimalisasi hasil monitoring dan evaluasi sebagai dasar pelaksanaan anggaran berbasis kinerja pada tahun berikut;
4. Selalu mengedepankan aspek responsif dan adaptatif terhadap perubahan situasi dan kondisi daerah dalam masa pendemi Covid-19 yang masih berlangsung.
4.1.2 REKOMENDASI
22