Program Kerja PPKK ISI Yogyakarta
B. Sumber Daya Manusia Lima Tahun Terakhir
Pada Rakernas Kemenristekdikti (17 Januari 2017), Menristekdikti menyampaikan 5 rekomendasi penting yang menjadi perhatian di era revolusi industri 4.0, salah satu rekomendasi yang berkaitan dengan sumber daya manusia adalah mempersiapkan sumber daya manusia khususnya dosen dan peneliti serta perekayasa yang responsif, adaptif, dan handal. Pada Rakornas Kemenristekdikti (3 januari 2019), menghasilkan 7 rekomendasi satu
diantaranya adalah tentang pengelolaan sumber daya manusia meliputi; a. Relevansi pengembangan dan analisis kebutuhan b. kebijakan homebase dosen c. Sarana prasarana pembelajaran mutakhir d. rekruitmen dosen (https/ ristekdikti.go.id, 21 April 2019, jam 19.00),
ISI Yogyakarta sebagai Satuan Kerja Murni (Satker) PTN, di bawah Kementerian yang sistem pengelolaannya berasaskan nirlaba, transparan, akuntabel, efektif dan efisien. Untuk merealisasikan Visi Misi ISI Yogyakarta sebagai perguruan tinggi seni nasional pelopor, unggul, kreatif, dan inovatif, maka pengelolaan sumber daya manusia dilakukan sebagai berikut:
1. Perencanaan, Pengadaan dan Rekruitmen SDM
Perencanaan kebutuhan tenaga dosen dilakukan oleh program studi berdasarkan kebutuhan kompetensi dan rasio dosen-mahasiswa pada program studi. Sedangkan untuk tenaga kependidikan dilakukan dengan analisis beban kerja dan analis jabatan. Pengadaaan pegawai di wilayah Kementerian/ Lembaga selalu dibawah komando Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Dalam menyongsong era 4.0, Menpan Reformasi Birokrasi akan merubah pola kebutuhan pegawai dengan mengurangi pengadaan pegawai digantikan dengan pembangunan sistem digitalisasi dan otomatisasi.(sumber)
Rekruitmen CPNS merupakan salah satu fokus pemerintah untuk memperbaiki kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Saat ini Indonesia dan dunia sedang menghadapi perubahan yang cepat di era industri 4.0 yang dicirikan dengan dominannya peran mesin dan otomatisasi.
Berkaitan dengan pelaksanaan seleksi CPNS yang sepenuhnya menggunakan sistem Computer Asistant Technique (CAT), hal tersebut merupakan jawaban kongkrit atas tantangan era revolusi industri 4.0. Sistem ini menjamin pelaksanaan seleksi CPNS berlangsung bersih, transparan, objektif dan bebas dari KKN. Hasilnya pun dapat dilihat secara realtime. Kelulusan peserta sangat ditentukan oleh kesiapan dan kemampuan para peserta, bukan karena titipan atau praktek tidak terpuji lainnya. Selama lima tahun terakhir sejak kebijakan moratorium diterapkan Menpan-RB menyatakan bahwa pada era Presiden Jokowi kali ini, moratorium PNS bakal sangat lama, bahkan diperkirakan penerimaan PNS ditiadakan sampai 2019 (Joko Ade Nursiono, Kompasiana 2015). Berkaitan dengan kebijakan tersebut berakibat penambahan tenaga PNS untuk dosen maupun tenaga kependidikan di perguruan tinggi relative kecil, hal tersebut dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel Penerimaan CPNS ISI Yogyakarta
Berdasarkan table tersebut dapat diketahui rekruitmen terbesar terjadi pada tahun 2019 sebesar 51 sedangkan tahun 2016 dan 2017 tidak mendapat formasi sehingga tidak ada rekruitmen.
2. Kekuatan Sumber Daya Manusia
Sumberdaya manusia dalam sebuah institusi keberadaannya demikian vital, karena sangat menentukan gerak langkah maju, stagnan atau mundurnya institusi. Kualitas dan kuantitas SDM ini menjadi kunci keberhasilan sebuah institusi. Mungkin akan ada pertanyaan penting terkait dengan kesiapan kualitas SDM ISI Yogyakarta dalam menyongsong era revolusi industry 4.0. sebuah era yang menuntut SDM untuk memahami dan menguasai kolaborasi antara dunia virtual dengan dunia nyata.
Sebuah fakta konkrit tentang pentingnya kualitas SDM ini ditunjukkan dalam kompetisi antar perguruan tinggi di Indonesia (klasterisasi PTN, versi Kemenristekdikti) dimana kualitas SDM ini menjadi salah satu kriteria yang dipandang penting dan memiliki prosentase yang cukup tinggi dalam pembobotan. Kualitas dosen versi Kemenristekdikti antara lain mencakup prosentase jumlah dosen berpendidikan S3, prosentase jumlah lektor kepala dan guru besar, dan rasio dosen terhadap mahasiswa. Berdasarkan kriteria tersebut dapat dilihat bahwa rasio dosen terhadap mahasiswa berdasarkan data 2019 dari BAAKPSI 1:18, sedangkan profil dosen ISI Yogyakarta dapat dilihat dalam tabel berikut.
Klasifikasi dosen berdasarkan pangkat dan golongan ruang
No TAHUN JUMLAH 1 2015 7 2 2016 0 3 2017 0 4 2018 2 5 2019 51 No Pangkat/ Tahun 2015 2016 2017 2018 2019 1 III/a 32 27 21 14 14 2 III/b 64 50 43 44 41 3 III/c 61 61 62 58 62
Klasifikasi dosen berdasarkan jabatan fungsional
Berdasarkan data tersebut diketahui bahwa Lektor golongan ruang III/ d memiliki jumlah paling besar sedangkan Guru Besar memiliki jumlah paling sedikit. Sedangkan uuk kualifikasi pendidikan dosen selama 5 tahun terakhir paling banyak adalah Magister rerata 1 Doktor berbanding 5 Magister (1:5).
Klasifikasi dosen berdasarkan kualifikasi pendidikan
3. Upaya Peningkatan Kualifikasi dan Kompetensi Pegawai
Memasuki era revolusi industri 4.0, sebagai upaya untuk peningkatan kualifikasi dan kompetensi, setiap pegawai wajib mengembangkan profesionalitasnya untuk pemenuhan kebutuhan pegawai dengan standar kompetensi jabatan dan rencana pengembangan karier. Setiap pegawai memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk ikut serta dalam
4 III/d 80 89 89 98 98 5 IV/a 48 45 44 39 40 6 IV/b 18 19 17 18 18 7 IV/c 10 8 7 8 8 8 IV/d 9 9 9 8 7 9 IV/e 1 1 1 1 1 JUMLAH 323 309 293 288 289 No Pangkat/ Tahun 2015 2016 2017 2018 2019 1 Dosen 18 10 7 6 7 2 Asisten Ahli 64 62 51 47 47 3 Lektor 152 155 156 160 162 4 Lektor Kepala 78 71 68 65 65 5 Guru Besar 11 11 11 10 9 No Pangkat/ Tahun 2015 2016 2017 2018 2019 1 Sarjana/S1 17 9 0 0 0 2 Magister/S2 261 255 246 238 236 3 Doktor/S3 45 45 47 50 53
pengembangan kompetensi, dengan memperhatikan hasil penilaian kinerja dan penilaian kompetensi yang bersangkutan. Berbagai Peningkatan kualifikasi dan kompetensi pegawai yang telah dilakukan oleh ISI Yogyakarta antara lain:
a. Kesempatan studi lanjut
Pemberian kesempatan belajar studi lanjut S3 bagi dosen baik dalam maupun luar negeri. Saat ini ISI Yogyakarta mengembangkan kerjasama peningkatan kualifikasi dosen antara lain dengan pemerintah China, Hongaria, Thailand dan Australia.
Studi lanjut dosen lima tahun terakhir
b. Pemberian fasilitas
Pemberian dana bantuan penyelesaian studi untuk tenaga kependidikan yang menempuh S1 setiap tahun dianggarkan untuk 11 orang. Bantuan dari lembaga Penelitian diberikan khusus untuk Dosen yang sedang menyelesaikan S3 dan bagi para dosen yang publikasinya lolos dalam jurnal internasinal yang ter-index sejak tahun anggaran 2018 juga disediakan anggaran sebagai stimulus. c. Jenjang karir tenaga kependidikan
Tenaga kependidikan didorong untuk mengikuti seleksi promosi jabatan untuk meningkatkan jenjang karir. Selain jenjang karir diberikan kesempatan bagi tenaga kependidikan untuk mengikuti studi lanjut dan berbagai macam diklat: diklat teknis, diklat PIM IV, PIM III, dan PIM II. Diklat teknis diberikan kepada staf sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Setiap pegawai wajib mendapatkan kesempatan mengikuti diklat paling sedikit 20 jam pelajaran dalam 1 (satu) tahun.
No Pangkat/
Tahun 2015 2016 2017 2018 2019
1 Tanpa Gelar 0 14 15 15 0
2 Magister/S2 15 0 0 0 0
Tabel Pengembangan Tenaga Kependidikan Tahun 2018
d. Studi banding
Memberikan kesempatan studi banding untuk bidang kearsipan, keuangan, pendidikan, kemahasiswaan, teknologi informasi, dan perpustakaan ke perguruan tinggi lain.
Sebagai upaya mengatasi kekurangan tenaga kependidikan dalam beberapa tahun terakhir juga diupayakan rekruitmen tenaga administrasi, satpam dan cleaning service dengan jumlah yang cukup memadai. Berita akhir-akhir ini yang juga cukup menggembirakan bahwa Presiden Joko Widodo untuk tahun anggaran 2020-2024 memiliki prioritas untuk pengembangan SDM. Keseriusan Presiden Joko Widodo tersebut muncul dalam berbagai media di awal tahun 2019 yang menyebutkan antara lain, Pemerintah menetapkan pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) sebagai fokus utama pembangunan nasional periode 2020-2024.
Tahapan realisasi pengembangan SDM tersebut selain banyaknya upaya peningkatan kemampuan SDM melalui studi lanjut maupun diklat, juga mulai ditutupnya pintu moratorium sejak akhir tahun 2018 dengan dibukanya kran lowongan CPNS di Kemenristekdikti. Lowongan CPNS di Kemenristekdikti yang dibuka akhir tahun 2018 tercatat jumlah yang sangat signifikan yakni 9.692 formasi untuk dosen dan tendik dari formasi tersebut ISI Yogyakarta berhasil menjaring 51 CPNS dari 357 orang peminat yang mendaftar, penambahan tenaga dosen sebesar 47 CPNS apabila diprosentasekan sebesar 16%.
NO PENGEMBANGAN