• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR LAMPIRAN

V. HASIL DAN PEMBAHASAN

5.2. Hasil Analisis Awareness Measures

5.2.4. Sumber Informasi

Jumlah responden yang mengenal UT sebesar 72,75 % dari 400 responden yang terdiri dari 40 orang mahasiswa UT, 222 orang non mahasiswa pekerja dan 29 orang pelajar. Pada gambar 31 menunjukkan dari 291 orang responden, sebagian besar sumber informasi tentang UT diperoleh dari teman atau kerabat yaitu sebesar 54 %. Sumber informasi yang paling sedikit digunakan untuk memperoleh informasi tentang UT adalah majalah sebesar 3 %.

Gambar 31 Sumber informasi Universitas Terbuka

Berdasarkan gambar 31 menunjukkan bahwa informasi dari teman/kerabat jauh lebih dipercaya dibandingkan dengan radio, TV, internet, majalah dan papan reklame. Hal ini menunjukkan bahwa pengaruh individu secara persuatif lebih kuat dibandingkan pengaruh media informasi lainnya. Hasil ini diperkuat oleh hasil penelitian katz dan Lazarfeld (1940) bahwa komunikasi dari mulut ke mulut (word of mouth (WOM) communication) adalah paling penting dalam mempengaruhi keputusan dalam pembelian suatu produk. Dalam penelitiannya, dinyatakan bahwa WOM dua kali lebih efektif dalam mempengaruhi pembelian dibandingkan dengan iklan radio, empat kali lebih efektif dibandingkan dengan penjualan pribadi dan delapan kali lebih efektif dibandingkan dengan majalah.

5.3. Hasil Analisis Assosiacion Measures

Brand associations (asosiasi merek) adalah segala kesan yang muncul di

benak seseorang yang terikat dengan ingatannya mengenai suatu merek. Kesan-kesan yang timbul di benak komsumen akibat berbagai macam hal seperti komunikasi pemasaran suatu merek, pengalaman orang lain maupun diri sendiri dalam mengkonsumsi merek tersebut. Pengujian asosiasi-asosiasi merek UT dilakukan dengan teknik uji cochran dengan menggunakan software SPSS versi

a. Mahasiswa UT

Pengujian asosiasi merek UT oleh mahasiswa UT dilakukan terhadap 15 atribut asosiasi merek yaitu sebagai berikut :

1. UT sebagai Perguruan Tinggi alternatif 2. Waktu belajar tidak terikat

3. Sedikit kebutuhan bantuan dosen 4. Tidak membutuhkan ruangan kuliah 5. Tahun ijazah tidak dibatasi

6. Mudah masuk 7. Sulit lulus

8. UT sebagai Perguruan Tinggi berkualitas

9. Cocok bagi orang yang jauh dari jangkauan Perguruan Tinggi lain 10. Cocok bagi karyawan

11. Cocok bagi ibu rumah tangga

12. Kualitas lulusan UT sama dengan Perguruan Tinggi lainnya 13. Salah satu Perguruan Tinggi negeri

14. Biaya pendidikan terjangkau 15. Bangga sebagai mahasiswa UT

Tabel 9 Hasil Uji Conchran Asosiasi Pada UT Berdasarkan Kelompok Mahasiswa UT

Uji Atribut Asosiasi df χ2

Tabel Q hitung Hasil 1 semua Asosiasi 14 23.685 53.211 Q hitung > χ2

Tabel 2 Kecuali asosiasi no. 7 13 22.362 39.451 Q hitung > χ2

Tabel 3 Kecuali asosiasi no. 7

dan 4

12 21.026 25.379 Q hitung > χ2

Tabel

4 Kecuali asosiasi no. 7, 4 dan 15

11 19.675 20.74 Q hitung > χ2

Tabel

5 Kecuali asosiasi no. 7, 4, 15 dan 1

10 18.307 14.796 Q hitung < χ2

Tabel

Berdasarkan Tabel 9, dapat dilihat bahwa pada tahap ke-5 proses pengujian dihentikan karena nilai Qhit < χ2

hubungan dalam membentuk brand image dan dapat disimpulkan bahwa atribut asosiasi yang menjadi brand image dari UT adalah atribut 2, 3, 5, 6, 8, 9, 10, 11, 12, 13 dan 14.

b. Non Mahasiswa

Perumusan atribut asosiasi merek UT khusus baik pekerja maupun pelajar berbeda dengan responden mahasiswa UT. Atribut-atribut asosiasi tersebut adalah sebagai berikut :

1. Memilih UT sebagai Perguruan Tinggi alternatif 2. Sistem belajar UT tidak terikat waktu

3. Proses belajar di UT membutuhkan sedikit bantuan dosen dan tidak membutuhkan ruang kuliah

4. Pendaftaran kuliah di UT tidak dibatasi oleh waktu kelulusan 5. Mudah untuk menjadi mahasiswa UT

6. Menyelesaikan kuliah di UT sangat sulit

7. UT merupakan salah satu Perguruan Tinggi yang berkualitas

8. UT sangat sesuai bagi orang yang mempunyai keterbatasan jarak (jauh untuk menjangkau Perguruan Tinggi)

9. UT sangat sesuai bagi orang yang mempunyai keterbatasan waktu (karyawan)

10. UT sangat sesuai bagi orang yang tidak/belum memiliki pekerjaan

11. Kualitas lulusan UT sama dengan kualitas lulusan Perguruan Tinggi lainnya 12. Biaya pendidikan UT yang terjangkau

b.1. Pekerja

Berdasarkan Tabel 10, dapat dilihat bahwa pada tahap ke-11 proses pengujian dihentikan karena nilai Q hitung < χ2

Tabel yang artinya H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat minimal satu atribut asosiasi yang tidak memiliki hubungan dalam membentuk brand image dan dapat disimpulkan bahwa atribut asosiasi yang menjadi brand image dari UT berdasarkan persepsi pekerja adalah sistem belajar UT yang tidak terikat dengan waktu dan harga kuliah di UT yang terjangkau.

Tabel 10 Hasil uji Conchran Asosiasi pada UT berdasarkan kelompok pekerja

Uji Atribut Asosiasi Df χ2

Tabel Q hitung Hasil 1 Semua Asosiasi 11 19.675 102.426 Q hitung > χ2

Tabel 2 Kecuali asosiasi No. 6 10 18.307 66.303 Q hitung > χ2

Tabel 3 Kecuali asosiasi No. 6 dan 3 9 16.919 39.179 Q hitung > χ2

Tabel 4 Kecuali asosiasi No. 6, 3 dan

7

8 15.507 28.583 Q hitung > χ2

Tabel

5 Kecuali asosiasi No. 6, 3, 7 dan 11

7 14.067 21.202 Q hitung > χ2

Tabel

6 Kecuali asosiasi No. 6, 3, 7, 11 dan 10

6 12.592 15.688 Q hitung > χ2

Tabel

7 Kecuali asosiasi No. 6, 3, 7, 11, 10 dan 5

5 11.07 12.616 Q hitung > χ2

Tabel

8 Kecuali asosiasi No. 6, 3, 7, 11, 10, 5 dan 1

4 9.488 10.434 Q hitung > χ2

Tabel

9 Kecuali asosiasi No. 6, 3, 7, 11, 10, 5, 1 dan 8

3 7.815 8.694 Q hitung > χ2

Tabel

10 Kecuali asosiasi No. 6, 3, 7, 11, 10, 5, 1, 8 dan 4

2 5.991 6.224 Q hitung > χ2

Tabel

11 Kecuali asosiasi No. 6, 3, 7, 11, 10, 5, 1, 8, 4 dan 9

1 3.841 2.723 Q hitung < χ2

Tabel

b.2. Pelajar

Hasil uji Cochran atribut asosiasi UT seperti yang ditunjukkan pada Tabel 11, menunjukkan bahwa pada tahap ke-5 proses pengujian dihentikan karena Q hitung < χ2

Tabel yang artinya terdapat minimal satu atribut asosiasi yang tidak membentuk brand image. Berdasarkan pengujian tersebut, terdapat 4 atribut asosiasi yang tidak membentuk brand image UT yaitu UT sangat cocok bagi orang yang belum/tidak memiliki pekerjaan, sedikit membutuhkan bantuan dosen dan ruangan kuliah, sulit lulus, dan mudah untuk menjadi mahasiswa UT.

Tabel 11 Hasil uji Conchran asosiasi pada UT berdasarkan kelompok pelajar

Uji Atribut Asosiasi Df χ2

Tabel Q hitung Hasil

1 Semua asosiasi 11 19.675 48.741 Q hitung > χ2

Tabel

2 Kecuali asosiasi no. 10 10 18.307 37.542 Q hitung > χ2

Tabel 3 Kecuali asosiasi no. 10 dan 3 9 16.919 24.898 Q hitung > χ2

Tabel 4 Kecuali asosiasi no. 10, 3 dan 6 8 15.507 15.918 Q hitung > χ2

Tabel 5 Kecuali asosiasi no. 10, 3, 6 dan

5 7 14.067 12.387 Q hitung < χ2

Tabel

Pada hasil uji conchran menunjukkan bahwa ada brand image di benak para pelajar bahwa UT kurang cocok bagi siswa SMA atau yang sederajat yang baru lulus. Hal ini berarti dalam benak pelajar bahwa UT lebih cenderung diperuntukkan bagi para pekerja, dikarenakan waktu perkuliahannya yang lebih fleksibel dan sistem pembelajaran secara modul.

c. Keseluruhan

Berdasarkan hasil pengujian Cochran terhadap 3 kelompok responden, terdapat kesamaan kesan terhadap atribut-atribut asosiasi UT. Terdapat dua atribut asosisasi yang sangat mendasar dan menjadikan pembentuk utama dari brand

image UT yaitu waktu dan biaya. Waktu perkuliahan yang fleksibel, menjadikan

faktor pembeda antara UT dengan Perguruan Tinggi lainnya dimana waktu tidak menjadi kendala bagi orang-orang yang memiliki kegiatan yang padat (pekerja). Dari segi biaya, yang relatif terjangkau bagi seluruh kalangan masyarakat.

5.4. Hasil Analisis Perceived Quality/Leadership Measures

Perceived quality (persepsi kualitas) merupakan persepsi konsumen

terhadap keseluruhan kualitas atau keunggulan suatu produk atau jasa layanan sesuai yang diharapkan. Analisis persepsi kualitas dilakukan untuk mengetahui persepsi mahasiswa UT terhadap kualitas pelayanan UT dengan menggunakan rataan jawaban dari pernyataan-pernyataan atribut persepsi kualitas. Rataan tersebut kemudian akan dibandingkan dengan skala evaluasi lima angka yang berjajar dari 1 sampai 5 yang telah ditentukan. Analisis popularitas UT dilakukan pada mahasiswa UT dan non mahasiswa, analisis ini dilakukan untuk mengatahui popularitas UT di lingkungan masyarakat dengan menggunakan skala semantic

Dokumen terkait