• Tidak ada hasil yang ditemukan

SURAT AL-LAHAB

Dalam dokumen Materi Tarbiyah 1427 H - Al-Qur'an (1) (Halaman 30-36)

Surat Makkiyah, 5 ayat, berisi cacian untuk Abu Lahab dan istrinya, si pembawa kayu bakar.

ا  ا ا 

Terjemahan Qur'an Ayat

Binasalah kedua tangan Abu Lahab

dan sesungguhnya dia akan binasa.

7{? f{ F  R9 A7<?

1 Tidaklah berfaedah kepadanya harta

bendanya dan apa yang ia usahakan.

{"    0 U| 

2 Kelak dia akan masuk ke dalam api

yang bergejolak.

f{ uN W1I U Y)e

3

Dan (begitu pula) istrinya, pembawa

kayu bakar.

{j 7= ?  

4

Yang di lehernya ada tali dari sabut.

DR # [ < HR) P F

5

Makna Mufradat:

Arti Mufradat

At-Tabab artinya hancur dan merugi. Maksud ayat ini

adalah Abu Lahab merugi dan binasa.

{] } R9 A<?

.1 Ia akan mendapati panasnya dan akan merasakannya.

2 .

UY)e

Apakah kayu bakar yang dimaksudkan di sini? Memang Arwa binti Harb bin Umayyah, saudar perempuan Abu Sufyan dan istri Abu Lahab itu memang benar-benar membawa kayu bakar. Atau apakah yang dimaksudkan karena dia seorang wanita yang berbuat onar dan kerusakan. Ungkapan pada ayat ini merupakan kiasan untuk perbuatannya ini.

3 .

{j~ 

Tali untuk mengikat.

4 .

Syarah:

Diriwayatkan bahwa ketika Nabi saw. diperintahkan untuk berdakwah secara terang-terangan kepada manusia, terutama kerabat dekat dan keluarga beliau. Beliau berdiri di atas bukit seraya memanggil, "Wahai sahabat!" Orang-orang Quraisy pun berkumpul. Beliau melanjutkan, "Bagaimana menurut kalian jika aku bercerita kepada kalian bahwa musuh akan menyerang kalian pagi atau sore hari? Apakah kalian percaya kepadaku?" Mereka menjawab, "Kami percaya." Beliau berkata, "Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan tentang siksaan yang pedih." Abu Lahab berkata, "Celakahlah kamu, apakah hanya untuk ini kamu mengumpulkan kami!" Allah segera menurunkan surat ini.

7{? f{ F  R9 A7<?

Abu Lahab celaka dan mengelami kerugian yang besar. Ini doa buruk baginya. Terbukti ia telah celaka dan merugi. Buktinya firman Allah,

7{?

Tidak ada gunanya harta benda Abu Lahab. Usaha dan perkerjaannya juga tidak menolongnya. Semua itu tidak ada gunanya tidak dapat menggagalkan doa Nabi saw. Padahal Abu Lahab itu paman beliau sendiri. Namanya Abdul Uzza. Dia merupakan musuh yang paling keras. Ia sering berjalan di belakang Nabi. Setiap kali beliau mengatakan sesuatu dia mendustakannya. Oleh karena itu Allah menyebutkan balasan atas perbuatannya itu. Ia akan memasuki neraka yang panasnya dan dahsyatnya tidak ada yang tahu selain Penciptanya. Neraka yang menjilat-jilat. Ia dan istrinya, si Pembawa kayu bakar akan merasakan api itu.

Diriwayatkan pula bahwa wanita itu biasa meletakkan duri di jalan yang akan dilalui Rasulullah saw. setelah dikumpulkannya untuk menghalangi dakwah beliau. Ada pula yang mengatakan wanita itu berupaya mengobarkan permusuhan antara Nabi dan orang-orang. Ia membawa kayu bakar fitnah dan menyalakan permusuhan di antara mereka. Allah manambah gambaran buruk wanita ini dengan ungkapan,

DR # [ < HR) P F

"Yang di lehernya ada tali dari sabut."

Rasulullah. Oleh karena itu Allah menggantinya dengan tali di lehernya yang kuat melilit di lehernya. Kala itu ia berada di neraka Jahannam. Ada yang mengatakan, ini bentuk penghinaan kepadanya digambarkan sebagai tukang kayu bakar untuk meredahkannya karena kesombongannya dan suaminya.

---oo0oo---

SURAT AL-MA’UN

Surat ini Makkiyah, terdiri dari 7 ayat. Di sini Allah menjelaskan orang-orang yang mendustakan agama berikut sifat-sifatnya.

ا  ا ا 

Terjemahan Qur'an Ayat

Tahukah kamu (orang) yang

mendustakan agama?

#97R   7S,9 hS7 A 9 1

1 Itulah orang yang menghardik anak

yatim,

()!) 7oR9 hS7 VS

2

dan tidak menganjurkan memberi

makan orang miskin.

*n U0 7€9 p

d, =

3

Maka kecelakaanlah bagi

orang-orang yang salat,

d7Y= [ 9/

4

(yaitu) orang-orang yang lalai dari

salatnya,

8/He ( ?`l #0 (H #9S7

5

orang-orang yang berbuat ria.

#9S7

8s 9 (H

6 dan enggan (menolong dengan)

barang berguna.

8/0= 8/ =9

7

Makna Mufradat:

Arti Mufradat

Balasan, ada yang mengartikannya Islam.

1 .

#9R

Menghardik dan membentak dengan

Tidak menasihati orang lain untuk itu. 3 .

d,J *n U0 €‚ p

Kebinasaan. 4 .

[9/

Lalai terhadapnya. 5 .

8/He

Semua yang berguna dan bermanfaat.

6 .

8/0J

Syarah:

Tahukah kamu siapa yang mendustakan agama? Katakan kepadaku, siapakah dia? Wajib bagi orang yang beragama untuk tahu hakikat ini agar dia menjauhi hal ini berikut sifat-sifatnya. Kata tanya di sini dimaksudnya untuk membuat audiens penasaran terhadap berita lanjutannya. Juga sebagai pertanda bahwa masalah ini sangat misteri. Sebab setiap orang mengklaim dirinya membenarkan agama. Apakah kamu tahu siapa yang sesungguhnya mendustakan agama itu? Kalau tidak tahu, itulah sebenarnya yang mendustakan agama itu; yang menghardik dan memperlakukan anak yatim secara kasar serta merampas haknya jika ia mempunyai harta benda, atau haknya untuk mendapatkan sedekah jika anak itu fakir. Dia juga tidak menasihati orang lain untuk memberi makan kepada fakir miskin. Jika menasihati saja tidak, tentu dia sendiri tidak memberi makan kepada mereka.

Lihatlah tanda-tanda orang yang mendustakan agama sebagaimana yang disebutkan Al-Qur'an ini; merampas hak, menyakiti orang lemah, sangat pelit terhadap orang-orang yang memang punya hak. Jika kamu tahu hal itu, sungguh celaka orang-orang yang shalat, mereka yang lalai terhadap shalatnya, yang mengerjakan shalat tanpa khusyu', tidak menghadirkan hati untuk merenungi keagungan Allah, dan tanpa mentadaburi makna yang dibacanya. Shalat yang dilaksanakan seseorang namun ia tidak merasa berada di hadapan Penciptanya. Anda melihatnya bertasbih dengan otaknya dan menggerak-gerakkan ujung jemarinya namun ia tidak sadar sudah berapa rakaah yang dikerjakannya.

Itulah shalat sebagian orang yang mendustakan agama. Shalat semacam ini tentu saja tidak mencegah perbuatan keji dan mungkar. Karena orang yang mengerjakannya lalai dari zikir kepada Allah. Lebih dari itu ia juga mengharap agar dilihat manusia disebut-sebut. Mereka lakukan hal itu bukan untuk Allah. Karena terlalu pelitnya, mereka menolak memberi kepada orang yang membutuhkan.

Tahukah kamu siapa orang yang mendustakan agama? Dialah yang berperilaku kasara terhadap anak yatim dan tidak memberikan hak-hak fakir miskin. Di samping itu ia juga lalai terhadap shalatnya, memperlihatkan amalnya kepada manusia, dan menahan pemberiannya kepada orang lain. Celaka dan celakalah orang seperti itu. Kandatipun mereka puasa dan shalat.

---oo0oo---

Dalam dokumen Materi Tarbiyah 1427 H - Al-Qur'an (1) (Halaman 30-36)

Dokumen terkait