• Tidak ada hasil yang ditemukan

Surat Utang Jangka Menengah Medium Term Notes

Dalam dokumen Tunas Baru Lampung TBLA 1Q 2017 (Halaman 71-74)

31 Maret / 31 Desember /

March 31 December 31

2017 2016

Nilai nominal 200,000 200,000 Nominal amount Biaya emisi yang

belum diamortisasi (2,413) (2,602) Unamortized issuance cost

Jumlah 197,587 197,398 Net

Perusahaan menerbitkan Surat Utang Jangka Menengah atau Medium Term Notes (MTN) PT Tunas Baru Lampung Tbk Tahun 2014 dengan jumlah nilai pokok sebesar Rp 200.000. Tujuan penerbitan MTN ini adalah untuk membiayai pabrik CPO, infrastruktur, dan perkebunan kelapa sawit.

The Company issued Medium Term Notes (MTN) of PT Tunas Baru Lampung Tbk Year 2014 with the total principal amount of Rp 200,000. The purpose of issuing the MTN is to finance the CPO mill, infrastructure and palm oil plantation.

Jangka waktu MTN tersebut adalah 5 (lima) tahun dengan tanggal jatuh tempo 30 Oktober 2019. MTN ini mempunyai suku bunga tetap sebesar 12,5% per tahun yang dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan. Pembelian kembali MTN dapat dilakukan Perusahaan setiap saat setelah 1 (satu) tahun dari tanggal penerbitan MTN.

The term of MTN is for 5 (five) years and will mature on October 30, 2019.This MTN has fixed interest rate at 12.5% per annum and paid on a

quarterly basis. The Company‟s MTN will be due

on October 30, 2019.The Company can buy back the MTN at any time after 1 (one) year from the date of issuance of MTN.

Dalam penerbitan MTN PT Tunas Baru Lampung Tbk Tahun 2014, PT UOB Kay Hian Securities sebagai Penjamin Emisi (Underwriter) serta PT Bank UOB Indonesia (UOB) bertindak sebagai Investor.

The MTN of PT Tunas Baru Lampung Tbk Year 2014, PT UOB Kay Hian Securities acts as the Underwriter, and PT Bank UOB Indonesia (UOB) acts as the Investor.

MTN ini dijamin dengan tanaman perkebunan serta kendaraan dan mesin milik Perusahaan (Catatan 12 dan 13). MTN ini juga dijamin dengan aset tanaman perkebunan milik PT Budidharma Godamperkasa yang berlokasi di Lampung Utara, serta jaminan pribadi dari Widarto dan Santoso Winata, pihak berelasi (Catatan 38). Jaminan MTN berupa aset milik Perusahaan adalah paripasu dengan fasilitas Standby L/C dan Cross Currency Swap (CCS) yang diterima Perusahaan dari UOB (Catatan 39 dan 40).

MTN is secured by the Company‟s oil palm plantation and vehicles and machineries (Notes 12 and 13).The MTN also secured by palm oil plantation assets owned by PT Budidharma Godamperkasa, located in North Lampung, and personal guarantee from Widarto and Santoso Winata,relatedparties (Note 38).The MTN collaterals in the form of the Company‟s assets are cross collateral with the Standby L/C and Cross Currency Swap (CCS) obtained by the Company from UOB (Notes 39 and 40).

MTN ini tidak dicatatkan di bursa manapun. MTN is not listed in any stock exchange. Sehubungan dengan penerbitan MTN tersebut,

Perusahaan memperoleh peringkat “id A- (A-)” dari

PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO).

In relation to the issuance of the MTN, the

Company ranked “id A- (A-)” based on rating made

Perjanjian MTN juga mencakup beberapa pembatasan,antara lain memberikan jaminan kepada pihak lain dan melakukan merger, akuisisi, reorganisasi tanpa persetujuan terlebih dahulu dari Investor, menjaminkan aset maksimum 60% dari jumlah aset Perusahaan, serta pemenuhan beberapa rasio keuangan yaitu:

The MTN agreement also includes several covenants, among others such as granting the guarantee to other parties and conduct merger, aquisition, reorganization without prior approval from Investor, pledge maximum 60% of total assets of the Company, and mantain certain financial ratio as follows:

 Rasio lancar diatas 110%

 Rasio utang bersih terhadap jumlah ekuitas dibawah 200%

 Rasio utang bersih terhadap laba sebelum pajak, bunga, depresiasi dan amortisasi dibawah 450%

 Current ratio above 110%

 Net bearing liability to total equity ratio below 200%

 Net debt to earnings before tax, interest, depreciation and amortization (EBITDA) ratio below 450%

 Rasio kemampuan pembayaran utang diatas 120%

 Rasio loan to value maksimum 70%

 Debt service coverage above 120%  Loan to value ratio maximum of 70% Pada tanggal 31 Maret 2017 dan 31 Desember

2016, Perusahaan telah mematuhi seluruh persyaratan dalam perjanjian MTN yang disebutkan diatas. Sampai saat ini, Perusahaan telah memenuhi pembayaran bunga MTN dengan tepat waktu.

As of March 31, 2017 and December 31, 2016, the Company has complied with the aforementioned MTN covenants.Up to date, the Company has complied in interest payment of MTN on timely basis.

22. Utang Obligasi 22. Bonds Payable

31 Maret / 31 Desember /

March 31 December 31

2017 2016

Nilai nominal 1,000,000 1,000,000 Nominal amount

Dikurangi: Obligasi yang dimiliki entitas anak (14,987) (14,987) Less: Bond held by a subsidiary

Jumlah 985,013 985,013 Total

Biaya emisi obligasi yang Unamortized bond

belum diamortisasi (468) (901) issuance cost

Jumlah - bersih 984,545 984,112 Net

Pada tanggal 25 Juni 2012, Perusahaan memperoleh Pernyataan Efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (sekarang OJK) melalui surat No. S-7957/BL/2012 untuk melakukan penawaran umum Obligasi II Tunas Baru Lampung Tahun 2013 dengan Tingkat

Bunga Tetap (“Obligasi”). Jumlah pokok Obligasi

adalah sebesar Rp 1.000.000 dengan jangka waktu lima (5) tahun sampai dengan 5 Juli 2017 dan suku bunga sebesar 10,50% per tahun. Bunga dibayar setiap triwulan dengan pembayaran pertama dilakukan pada tanggal 5 Oktober 2012 dan terakhir dilakukan bersamaan dengan pelunasan pokok Obligasi. Wali amanat untuk Obligasi II Tunas Baru Lampung adalah PT Bank Sinarmas Tbk.

On June 25, 2012, the Company obtained the Notice of Effectivity from the Chairman of Capital Market and Financial Institution Supervisory Board (currently OJK) in his letter No. S-7957/BL/2012 for public offering of Tunas Baru Lampung Bond II Year 2012 with Fixed

Interest Rates (“the Bonds”). The nominal value of

the Bonds amounted to Rp 1,000,000 with term of five (5) years which will mature on July 5, 2017 and bears interest rate of 10.50% per annum. Interest is payable on a quarterly basis with the first payment on October 5, 2012 and the last payment on maturity date. PT Bank Sinarmas Tbk is the trustee for Tunas Baru Lampung Bond II.

Sehubungan dengan penerbitan obligasi tersebut,

Perusahaan memperoleh peringkat “id A- (A-)”, dari

PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO).

In connection with the said bond offering, the Company obtained a rating of “id A- (A-)”, from

Perusahaan tidak menyelenggarakan pencadangan dana untuk Obligasi ini. Obligasi ini juga tidak dijamin dengan agunan khusus, akan tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perusahaan, baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian hari sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang Hukum Perdata (KUHPer) Indonesia.

The Companyis not required to put up asinking fundfor theBonds. These Bonds are also not secured by specific guarantee, but secured by

all of the Company‟s assets, moveable and

non-moveable assets, including assets that already owned and will be owned in the future in accordance with Article 1131 and 1132 of

Indonesia‟s Civil Code.

Perusahaan dapat membeli kembali (buy back) atau menjual Obligasi baik seluruhnya maupun sebagian, di pasar terbuka. Pembelian kembali dapat dilakukan setiap saat setelah 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan sebagaimana disebutkan dalam Prospektus.

The Company can buy back or sell part or all of the Bonds issued in the market. The buy back can be made at any time after 1 (one) year after the Date of Allotment as mentioned in the Prospectus.

Perjanjian Obligasi juga mencakup beberapa pembatasan, antara lain membagikan dividen lebih dari 50% laba tahun buku sebelumnya, menjual atau mengalihkan aset dengan nilai tertentu, menjaminkan aset, mengubah bidang usaha utama Perusahaan dan memelihara rasio utang bersih terhadap modal (net debt to equity ratio) tidak lebih dari 2 : 1.

The Bonds agreement also includes several covenants, among others the restricts, distribution of dividend above 50% from the previous profit, selling or transferring assets with certain value,

pledgingtheassets,changing the Company‟s main

business, and requires maintaining the net debt to equity ratio of not more than 2 : 1.

Selama tahun 2016 dan 2015, AKG, entitas anak, telah membeli Obligasi yang diterbitkan oleh Perusahaan dengan nilai nominal masing-masing sebanyak Rp 10.000 dan Rp 5.000, sehingga saldo Obligasi yang dibeli AKG pada tanggal 31 Maret 2017 dan 31 Desember 2016 adalah sebesar Rp 15.000. Obligasi yang dibeli AKG tersebut disajikan sebagai pengurang dari Obligasi yang diterbitkan Perusahaan.

During 2016 and 2015, AKG, a subsidiary, has acquired Bonds that had been issued by the Company with nominal value of Rp 10,000 and Rp 5,000, respectively, thus the outstanding Bonds that had been acquired by AKG as of March 31, 2017 and December 31, 2016 amounted to Rp 15,000. The said bonds acquired by AKG is presented as deduction of the amount of bonds issued by the Company.

Pada tanggal 31 Maret 2017 dan 31 Desember 2016, Perusahaan telah mematuhi seluruh persyaratan dalam perjanjian utang Obligasi yang disebutkan diatas.

As of March 31, 2017 and December 31, 2016, the Company has complied with the aforementioned bonds covenants.

Dalam dokumen Tunas Baru Lampung TBLA 1Q 2017 (Halaman 71-74)