No Prasarana Rencana Pengembangan Wilayah Arahan Pengembangan
A Prasarana Transportasi I Transportasi Darat
1 Jalan dan Jembatan 1. Pengembangan jaringan jalan primer (jalan kabupaten) sebagai penghubung antara PKW dan PKL dengan PPK dan PPL, maupun dengan kawasan strategis
2. Pengembangan jalan berdasarkan fungsinya
3. Pembangunan dan peningkatan jalan desa
WP Utara • Rehabilitasi dan pemeliharan jalan kabupaten dengan prioritas pada jaringan jalan strategis (JJS)
• Peningkatan pembangunan JJS
• Pengembangan jaringan jalan baru pada ruas jalan Pamuruyan-Hegarmanah • Peningkatan jalan perkotaan di Cicurug, Cibadak, Cisaat, dan Sukaraja • Penataan jalan Tol Ciawi-Sukabumi
• Peningkatan jalan desa dengan prioritas pada jalan poros desa yang mengakses desa tertinggal dan desa berpotensi
WP Selatan • Rehabilitasi dan pemeliharaan jalan kabupaten dengan prioritas pada jaringan jalan strategis (JJS) yang sinergi dengan jalan lintas selatan
• Peningkatan pembangunan JJS terutama yang menghubungkan antar PKL dan PPK
• Pengembangan jaringan jalan baru pada ruas jalan Pamuruyan-Hegarmanah • Peningkatan jalan perkotaan di Cicurug, Cibadak, Cisaat dan Sukaraja
• Peningkatan jalan desa dengan prioritas pada jalan poros desa yang mengakses desa tertinggal dan desa berpotensi
• Penyelesaian penanganan jalan dan jembatan
2 Terminal Pengembangan terminal dan peningkatan
kualitas terminal eksisting (saat ini) WP Utara • Penyediaan terminal tipe B di Jubeg
• Pengembangan terminal tipe C yaitu di Cibadak, Caringin, Cicantayan • Peningkatan kualitas terminal eksisting
WP Selatan • Penyediaan terminal di Pelabuhanratu
• Pengembangan terminal tipe C di Purabaya, Curugkembar, Cidolog, Ciwaru dan Kiara II
• Peningkatan kualitas terminal eksisting
3 Lalulintas dan angkutan jalan
Peningkatan keterpaduan antar moda transportasi dalam rangka mendukung perpindahan antar-moda dan pengembangan pusat-pusat kegiatana utama
WP Utara • Peningkatan sarana dan • prasarana lalu lintas
• Peremajaan angkutan umum regular
· pemberian jaminan bagi angkutan swadaya untuk melayani daerah terpencil dan beroperasi secara berkesinambungan;
• pengembangan system angkutan umum wisata;
No Prasarana Rencana Pengembangan Wilayah Arahan Pengembangan
dan kecamatan; dan
• pengembangan sistem angkutan umum massal di wilayah yang belum terlayani WP Selatan • Peningkatan sarana dan prasarana lalu lintas
• Peremajaan angkutan umum regular
• pemberian jaminan bagi angkutan swadaya untuk melayani daerah terpencil dan beroperasi secara berkesinambungan;
• pengembangan system angkutan umum wisata;
• optimalisasi fungsi terminal angkutan umum untuk memenuhi kebutuhan dan kelancaran pergerakan antar kota, skala kabupaten dan kecamatan; dan • pengembangan sistem angkutan umum massal di wilayah yang belum terlayani
4 Perkeretaapian Peningkatan layanan dan penggunaan jalur kereta api Bogor-Sukabumi dan Sukabumi-Bandung
WP Utara • Peningkatan kualitas fisik jaringan rel kereta api Bogor-Sukabumi dan Sukabumi-Bandung
• Pengembangan stasiun KA di setiap kecamatan yang dilewati jaringan rel KA
-II Transportasi Laut Pengembangan pelabuhan WP Utara
-WP Selatan • Pengembangan pelabuhan perikanan Samudera (PPS) di Pelabuhanratu • Pengembangan TPI yaitu : TPI Cisolok, TPI Ciwaru, dan TPI Ujunggenteng • Pengembangan pelabuhan meliputi : pelabuhan Minajaya, Ujunggenteng,
Pelabuhan ratu, dan Cibangban
• Pengembangan dermaga di Tegalbulled, Cikaso, dan Ciwaru.
III Transportasi Udara Pengembangan bandara Citarabe di Kecamatan Ciracap
WP Selatan • deliniasi kawasan Bandar udara Citarate
• penentuan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) meliputi Kecamatan Ciracap, Jampangkulon, Cibitung, dan Tegalbuleud
B Sistem Jaringan Energi Infrastruktu Energi dan Kelistrikan
1. Pengembangan instalasi dan jaringan distribusi listrik untuk meningkatkan pasokan listrik ke seluruh wilayah Kab Sukabumi
2. Pengembangan energy terbarukan meliputi panas bumi, energy potensial air, energy surya, energy angin dan bioenergi 3. Pengembangan energi tak terbarukan
meliputi Bahan Bakar Minyak (BBM), gas, dan batubara untuk meningkatkan pasokan energi.
WP Utara • pengembangan pembangkit listrik eksisting;
• Pemanfaatan sumber-sumber energi air (mikrohidro) di Kec. Kabandungan, Kalapanunggal dan Gunungguruh
• Pengembangan pemanfaatan energi tenaga surya di kawasan perdesaan potensial dan belum terjangkau listrik;
• Pengembangan sumber energi bahan bakar nabati dan biogas sebagai sumber energi alternatif kawasan perdesaan
• pemanfaatan teknologi sel surya untuk penerangan jalan;
• pengembangan jaringan SUTET 500 KV dan SUTT 150 KV untuk penyaluran energy listrik yg dibangkitkan oleh pembangkit baru.
No Prasarana Rencana Pengembangan Wilayah Arahan Pengembangan
WP Selatan • Pemanfaatan sumber energi air (mikrohidro) di Kec. Curugkembar dan Ciemas • Pengembangan pemanfaatan energi tenaga surya di kawasan perdesaan
potensial dan belum terjangkau listrik;
• Pengembangan PLTPB di Cisolok, Simpenan, Cidadap • Pembangunan pembangkit listrik tenaga angin di 9 kec. • Pemanfaatan PLTU Loji di Kec. Palabuhanratu
• Pengembangan sumber energi nabati dan biogas sebagai sumber energy alternatif kawasan perdesaan
• pemanfaatan teknologi sel surya untuk penerangan jalan;
• pengembangan jaringan SUTET 500 KV dan SUTT 150 KV untuk penyaluran energy listrik yg dibangkitkan oleh pembangkit baru.
• Pengembangan pemanfaatan SPPBE di Kecamatan Parungkuda, Cibadak dan Sukalarang dan selanjutnya menyesuaikan dengan perkembangan kebutuhan
C Rencana Pengembangan 1. Pengembangan telekomunikasi perdesaan yang belum terjangkau sinyal telepon 2. Pengembangan Cyber Regency.
WP Utara • Pengembangan telekomunikasi pedesaan yaitu pada : o desa-desa yang belum terjangkau sinyal telepon;
o desa-desa yang jaraknya jauh dari jaringan kabel telepon dan kondisi topografinya sulit untuk dilalui jaringan terrestrial telekomunikasi; dan o desa-desa yang dapat diakses oleh jaringan kabel telepon atau sinyal
telepon seluler tetapi desa tersebut tergolong miskin.
• Pengembangan Cyber Regency sesuai tahapan yang direncanakan WP Selatan • Pengembangan telekomunikasi pedesaan yaitu pada :
o desa-desa yang belum terjangkau sinyal telepon;
o desa-desa yang jaraknya jauh dari jaringan kabel telepon dan kondisi topografinya sulit untuk dilalui jaringan terrestrial telekomunikasi; dan o desa-desa yang dapat diakses oleh jaringan kabel telepon atau sinyal
telepon seluler tetapi desa tersebut tergolong miskin.
• Pengembangan Cyber Regency sesuai tahapan yang direncanakan
D Sistem Jaringan Prasarana Sumber Daya Air
•
1 Sumber Daya Air Pengembangan jaringan prasarana sumber daya air dan irigasi dalam rangka konservasi dan pendaya-gunaan sumber daya air dan irigasi untuk penyediaan air baku, irigasi, pengendalian banjir dan menunjang pariwisata
WP Utara • Pengelolaan sungai lintas kabupaten
• Pengelolaan embung di Kecamatan Sukaraja sebanyak 3 embung Pengelolaan 43 situ di 9 kecamatan
No Prasarana Rencana Pengembangan Wilayah Arahan Pengembangan
• Pengelolaan 52 embung di 14 Kecamatan • Pengelolaan 40 situ di 12 kecamatan
2 Irigasi Pengelolaan sistem
jaringan irigasi
WP Utara • pengelolaan daerah irigasi kabupaten
• pengelolaan DI perdesaan interkoneksi antar jaringan irigasi
• pengaturan bentuk kerja sama secara proporsional dalam pemanfaatan air irigasi
• pengaturan komposisi antar-wilayah dan kebutuhan irigasi
• pemberdayaan manajemen P3A dan GP3A dalam pengelolaan sarana dan prasarana pengairan
WP Selatan • pengelolaan daerah irigasi kabupaten
• pengelolaan DI perdesaan interkoneksi antar jaringan irigasi
• pengaturan bentuk kerja sama secar proporsional dalam pemanfaatan air irigasi • pengaturan komposisi antar-wilayah dan kebutuhan irigasi
• pemberdayaan manajemen P3A dan GP3A dalam pengelolaan sarana dan prasarana pengairan
3 Air Baku untuk air bersih Pengembangan air baku untuk air bersih
WP Utara • Pemanfaatan sumber air baku dari Sungai Cicatih, Citarik dan Cimandiri • Pelestarian sumber mata air
• Pengembangan potensi air baku siap pakai yaitu mata air Batu Karut dan Situ Gunung
• Pemanfaatan air tanah dangkal dan artesis secara terkendali • Pemanfaatan air sungai, waduk, embung dan situ secara proporsional
WP Selatan • Pemanfaatan sumber air baku dari Sungai Cimandiri, Citarik, Cibareno, Ciletuh, Cikaso dan Cikarang
• Pelestarian sumber mata air
• Pengembangan potensi air baku siap pakai yaitu mata air Ciburial, Cibadak, Cijambe, Bagendit dan waduk Warungkiara
• Pemanfaatan air tanah dangkal dan artesis secara terkendali • Pemanfaatan air sungai, waduk, embung dan situ secara proporsional
4 Air Bersih ke Kelompok Pengguna
Pengembangan jaringan air bersih kepada kelompok pengguna dan masyarakat
WP Utra • Peningkatan pelayanan dan pengelolaan air bersih oleh PDAM dengan system jaringan pipa hingga perdesaan.
• Pengembangan kemitraan peningkatan jaringan air bersih ke wilayah belum terjangkau;
• pengembangan sistem
penyediaan air bersih oleh masyarakat melalui pembentukan lembaga pengelola air di perdesaan
No Prasarana Rencana Pengembangan Wilayah Arahan Pengembangan
jaringan pipa hingga perdesaan.
• Pengembangan kemitraan peningkatan jaringan air bersih terutama ke wilayah yang belum terjangkau;
• pengembangan system penyediaan air bersih oleh masyarakat melalui pembentukan lembaga pengelola air di perdesaan
5 Pengendalian banjir Pengembangan system pengendalian banjir
WP Utara • penyusunan rencana induk pengendalian banjir
• optimalisasi daya resap air ke dalam tanah melalui penghijauan dan penerapan kewajiban pembuatan sumur resapan pada kawasankawasan tertentu
WP Selatan • penyusunan rencana induk pengendalian banjir
• optimalisasi daya resap air ke dalam tanah melalui penghijauan dan penerapan kewajiban pembuatan sumur resapan pada kawasankawasan tertentu
E Rencana Sistem Jaringan Prasarana Lingkungan I Rencana sistem jaringan
drainase
sistem drainase makro dan sistem drainase perkotaan. Apabila memungkinkan dapat dikembangkan sistem eko-drainase.
Seluruh
Kabupaten • penyusunan rencana induk sistem drainase wilayah Kabupaten, dan rencana penanganan sistem drainase di kawasan permukiman terutama permukiman perkotaan;
• pembuatan saluran drainase sekunder tersendiri pada setiap kawasan
fungsional, seperti kawasan industri, perdagangan, perkantoran, dan pariwisata, yang terhubung ke saluran primer, tanpa membebani saluran di permukiman; • pembuatan saluran drainase tersier diwajibkan pada pengembangan kawasan
permukiman pada sepanjang sisi jalan raya;
• mengoptimalkan dan memadukan fungsi saluran primer, sekunder dan tertier, serta mengembangkan lokasi penampungan air sebagai kolam penampung atau pengendali banjir lokal yang dilengkapi dengan sistem pompanisasi di kawasan perkotaan yang rawan banjir;
• mengoptimalkan daya resap air ke dalam tanah untuk mengurangi beban saluran drainase dengan penghijauan dan kewajiban pembuatan sumur resapan pada kawasan-kawasan tertentu; dan
• koordinasi pengelolaan saluran drainase khususnya pada saluran drainase permanen di kawasan perkotaan, baik yang terbuka maupun tertutup.
II Rencana Sistem Jaringan
Persampahan • Membangun tempat pembuangan
sementara atau penyediaan container pada setiap wilayah kecamatan sebagai tempat pembuangan sampah pasar dan rumah tangga.
• Meningkatkan jumlah sarana pengangkutan sampah dan pendistribusian yang
Seluruh
Kabupaten • penyusunan rencana induk pengelolaan persampahan Kabupaten; • pengembangan teknologi komposing sampah organik pada kawasan
permukiman perdesaan dan perkotaan;
• penampungan, pengangkutan, dan pengolahan sampah dilakukan untuk kawasan permukiman perkotaan yang telah terlayani sistem pengangkutan sampah, melalui penyediaan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di setiap pusat kegiatan masyarakat dan dilanjutkan ke Tempat Pengolahan dan
No Prasarana Rencana Pengembangan Wilayah Arahan Pengembangan
• Mengembangkan sistem pengelolaan sampah terpadu pada daerah-daerah permukiman, khususnya kawasan permukiman perkotaan
• pusat kegiatan masyarakat yang memerlukan penyediaan TPS, meliputi pasar, permukiman, perkantoran, dan fasilitas sosial lainnya;
• optimalisasi sistem pengelolaan sampah di TPPAS eksisting untuk menampung dan mengelola sampah wilayah, yaitu :
o TPPAS Cimenteng di Kecamatan Cikembar, memiliki kapasitas lahan seluas kurang lebih 4,00 hektar, menggunakan metode sanitary landfill dengan daerah pelayanan meliputi 13 kecamatan yaitu Sukabumi, Sukaraja, Cisaat, Kadudampit, Gunungguruh, Caringin, Cicantayan, Cibadak, Cicantayan, Nagrak, Cikembar, Palabuhanratu, Cikakak, dan Simpenan.
o TPPAS Pasir Jeding di Desa Purwasari Kecamatan Cicurug, memiliki kapasitas lahan seluas 0,90 hektar, menggunakan metoda Open Dumping dengan daerah pelayanan meliputi 3 kecamatan yaitu Cicurug, Cidahu, dan Parungkuda; dan
o TPPAS Kadaleman di Desa Kedaleman Kecamatan Surade, memiliki kapasitas lahan seluas 3,00 hektar, dengan daerah pelayanan meliputi 3 kecamatan yaitu Jampangkulon, Surade, dan Ciracap.
• pengembangan TPPAS baru sekaligus sebagai TPPAS Regional untuk mengantisipasi timbulan sampah perkotaan akibat pesatnya pertumbuhan permukiman, yakni TPPAS di Kecamatan Cikidang yang berlokasi di Desa Nangkakoneng dengan luas kurang lebih 13,00 hektar dan di Desa Palasari dengan luas kurang lebih 10,00 hektar;
• sosialisasi 3R (reduce, reuse, dan recycle) yang intens untuk meminimalkan timbulan sampah di TPS dan TPPAS serta gerakan sanitasi lingkungan sehat secara sinergi, sehingga pencemaran terhadap lingkungan terutama badan air dan tanah dapat dihindarkan.
III Sumber air minum
perkotaan • Peningkatan penyediaan sumber air baku; • Konservasi daerah resapan dan bantaran
sungai;
• Meningkatkan pelayanan sistem distribusi perpipaan di kawasan perkotaan; dan • Mengembangkan sistem jaringan pelayanan
lintas wilayah
Seluruh
Kabupaten • pengembangan dan peningkatan pelayanan sumber air minum perkotaan meliputi:
o Sungai Citepus untuk area pelayanan Palabuhanratu;
o Sungai Cicatih (PLTA Ubrug) untuk area pelayanan Warungkiara dan Cikembar;
o Sungai Sukawayana untuk area Tenjo Laut;
o Sungai Cipamatutan untuk area pelayanan Parakansalak;
o Sungai Leuwi Sengked untuk area pelayanan Jampangkulon dan Surade; o Sungai Cimunjul untuk area pelayanan Ciambar;
o Sungai Citamiang untuk area pelayanan Kabandungan; o Mata air Cikauripan untuk area pelayanan Cisolok;
No Prasarana Rencana Pengembangan Wilayah Arahan Pengembangan
o Mata air Cipanas dan Cirosa untuk area pelayanan Cibadak;
o Mata air tapping Cipanas dan Cimacan untuk area pelayanan Parungkuda; o Mata air Kiararugrug untuk area pelayanan Kalapanunggal;
o Mata air Cikombo II (tapping Cipanas) untuk area pelayanan Cicurug; o Mata air Cipanas untuk area pelayanan Cidahu;
o Mata air Cisalopa untuk area pelayanan Sukalarang;
o Sumur dalam (deep well) Sukamaju untuk area pelayanan Sukalarang; o Sumur dalam (deep well) Citangkalak untuk area pelayanan Nagrak; dan o Sumur dalam (deep well) Bojonggenteng untuk area pelayanan
Bojonggenteng.
• peningkatan pelayanan sambungan langsung; dan • peningkatan pelayanan kran umum.
IV Sistem air limbah
domestik • Mengelola limbah buangan rumah tangga secara terpadu dengan sistem roil (tertutup) pada kawasan padat penduduk sebagai antisipasi lonjakan penduduk, sedangkan pada kawasan permukiman perdesaan yang jumlah penduduknya relatif sedikit cukup dengan penggalakan program pemanfaatan
septic tank.
• Penyediaan sarana pendukung, yaitu penyediaan truck tinja untuk membantu masyarakat mengatasi masalah limbah rumah tangga.
Seluruh
Kabupaten • pemenuhan prasarana jamban ber-septic tank untuk setiap rumah pada kawasan permukiman perkotaan dan perdesaan;
• pengembangan jamban komunal (WC umum) pada kawasan permukiman padat masyarakat berpenghasilan rendah dan area fasilitas umum seperti terminal dan ruang terbuka publik; dan
• pengembangan prasarana terpadu pengolahan limbah tinja (IPLT) di beberapa kecamatan yaitu Kecamatan Palabuhanratu, Kecamatan Cibadak, Kecamatan Cicurug, Kecamatan Cisaat, Kecamatan Sukaraja, dan Kecamatan Surade.
V Sistem limbah industri pengembangan prasarana pengolahan limbah industri,
limbah medis, limbah B3 secara mandiri pada fasilitas tertentu maupun secara terpadu untuk pelayanan skala kabupaten
Seluruh
Kabupaten • pengembangan prasarana limbah industri di Kawasan Industri Ciambar dan Kawasan Sentra Industri menengah–besar di koridor Cicurug–Cibadak– Cicantayan–Cisaat, koridor Sukaraja–Sukalarang, koridor Cikembar– Cikembang, dan Padabeunghar Jampangtengah; dan
• pengembangan prasarana limbah medis dan B3 di Kecamatan Palabuhanratu, Kecamatan Cibadak, Kecamatan Cisaat, Kecamatan Sukaraja, dan Kecamatan Jampangkulon.
F Sistem Jaringan Evakuasi Bencana
pengembangan ruang evakuasi meliputi: o lapangan terbuka di seluruh Kecamatan; o gedung pemerintah di seluruh kecamatan; o gedung sekolah di seluruh kecamatan; o gedung olahraga di seluruh kecamatan;
dan
Seluruh
Kabupaten • jalur evakuasi bencana tanah longsor tersebar di seluruh kecamatan umumnya wilayah utara Kabupaten;
• jalur evakuasi bencana gelombang pasang atau tsunami dan abrasi berada di wilayah sepanjang pantai selatan meliputi:
o Kecamatan Cisolok; o Kecamatan Cikakak;
No Prasarana Rencana Pengembangan Wilayah Arahan Pengembangan
o Kecamatan Simpenan; o Kecamatan Ciemas; o Kecamatan Ciracap; o Kecamatan Surade; o Kecamatan Cibitung; dan o Kecamatan Tegalbuleud. • jalur evakuasi bencana banjir meliputi:
o Kecamatan Bantargadung; o Kecamatan Palabuhanratu; o Kecamatan Cikakak; o Kecamatan Cisolok; o Kecamatan Jampangkulon; o Kecamatan Gunungguruh; o Kecamatan Cisaat; o Kecamatan Cireunghas; o Kecamatan Nyalindung; o Kecamatan Gegerbitung; o Kecamatan Sagaranten; o Kecamatan Cidolog; o Kecamatan Pabuaran; dan o Kecamatan Tegalbuleud.
• jalur evakuasi bencana angin ribut atau puting beliung tersebar di seluruh kecamatan;
• jalur evakuasi bencana letusan gunung berapi meliputi : o Kecamatan Cidahu; o Kecamatan Kalapanunggal; o Kecamatan Bojonggenteng; o Kecamatan Parakansalak; o Kecamatan Parungkuda; o Kecamatan Cicurug; o Kecamatan Cicurug; o Kecamatan Nagrak; o Kecamatan Ciambar; o Kecamatan Kadudampit; o Kecamatan Sukabumi; o Kecamatan Sukaraja;
No Prasarana Rencana Pengembangan Wilayah Arahan Pengembangan
o Kecamatan Kabandungan; o Kecamatan Cikidang; o Kecamatan Cisolok; dan o Kecamatan Cikakak.
• jalur evakuasi bencana gerakan tanah tersebar di seluruh kecamatan. Sumber: RTRW Kabupaten Sukabumi Tahun 2012-2032