• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tabulasi Silang Karakteristik Responden dengan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.3 Permasalahan yang Dihadapi Industri Kecil Sepatu

4.4.1 Tabulasi Silang Karakteristik Responden dengan

Tabel 4.15

Case Processing Summary Jenis Kelamin dengan Jumlah Produksi

Case Processing Summary

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

JENISKELAMIN *

JLHPRODUKSI 30 100.0% 0 .0% 30 100.0%

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah)

Dari tabel 4.15 di atas menunjukkan ada 30 data yang semuanya diproses (tidak ada data yang missing atau hilang) sehingga kevalidannya 100%.

Tabel 4.16

Hasil Uji Crosstab Jenis Kelamin dengan Jumlah Produksi

Chi-Square Tests

Value Df Asymp. Sig. (2-sided)

Pearson Chi-Square 6.736a 5 .241

Likelihood Ratio 8.661 5 .123

Linear-by-Linear

Association 2.472 1 .116

Dari tabel 4.16 di atas, menunjukkan bahwa derajat kebebasan (df)= 5. Tingkat signifikansi (α) dari penelitian ini adalah 5%. Dari hasil pengujian diatas, ditemukan bahwa nilai Chi-Square hitung adalah 6,736 sedangkan nilai Chi-Square tabel adalah 11,070. Ini berarti Chi-Square hitung <Chi-Square tabel. Dengan demikian, hal ini menandakan bahwa H0 diterima, atau tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan jumlah produksi.

Selain itu, untuk menguatkan hasil pengujian, maka dapat dilakukan dengan melihat nilai dari Asymp. Sig. (2-sided). Jika nilai dari Asymp. Sig. (2-sided) >dari nilai signifikansi (0,05), maka H0 diterima. Dari hasil penelitian ini

menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-sided) adalah 0,682 sedangkan nilai signifikansinya adalah 0,05. Ini berarti menunjukkan bahwa Asymp. Sig. (2-sided)

>nilai signifikansi. Maka dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan hal ini memberi kesimpulan bahwa tidak ada hubungan antara jumlah tenaga kerja dengan jumlah produksi.

4.4.1.2 Tabulasi Silang (Crosstab) Usia dengan jumlah produksi

Tabel 4.17

Case Processing Summary Usia dengan Jumlah Produksi

Case Processing Summary

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

USIA * JLHPRODUKSI 30 100.0% 0 .0% 30 100.0%

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah)

a.11 cells (91,7%) have expected count less than 5. The minimum expected count is ,20.

Dari tabel 4.17 di atas menunjukkan ada 30 data yang semuanya diproses (tidak ada data yang missing atau hilang) sehingga kevalidannya 100%.

Tabel 4.18 Hasil Uji Crosstab Usia dengan Jumlah Produksi

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah)

Derajat kebebasan (df) adalah 15, tingkat signifikansi (α) adalah 5% .Chi-Square hitung adalah 15,743 sedangkan nilai Chi-.Chi-Square tabel adalah 24,996. Ini berarti Chi-Square hitung (15,743)< Chi-Square tabel (24,996). Dengan demikian, maka dapat diambil kesimpulan bahwa H0 diterima. Dengan demikan, ditemui bahwa tidak ada hubungan antara usia dengan jumlah sepatu yang diproduksi.

Selain itu, untuk menguatkan hasil pengujian, maka dapat dilakukan dengan melihat nilai dari Asymp. Sig. (2-sided). Jika nilai dari Asymp. Sig. (2-sided) >dari nilai signifikansi (0,05), maka H0 diterima. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-sided) adalah 0,399 sedangkan nilai signifikansinya adalah 0,05. Ini berarti menunjukkan bahwa Asymp. Sig. (2-sided)

>nilai signifikansi. Maka dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan hal ini memberi kesimpulan bahwa tidak ada hubungan antara jumlah tenaga kerja dengan jumlah produksi.

Chi-Square Tests

Value df Asymp. Sig. (2-sided)

Pearson Chi-Square 15.743a 15 .399

Likelihood Ratio 16.235 15 .367

Linear-by-Linear Association .518 1 .472

N of Valid Cases 30

a. 24 cells (100,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is ,13.

4.4.1.3 Tabulasi Silang (Crosstab) Pendidikan dengan jumlah produksi

Tabel 4.19

Case Processing Summary Pendidikan dengan Jumlah Produksi

Case Processing Summary

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Perc ent PENDIDIKAN * JLHPRODUKSI 30 100.0% 0 .0% 30 100. 0%

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah)

Dari tabel 4.19 di atas menunjukkan ada 30 data yang semuanya diproses (tidak ada data yang missing atau hilang) sehingga kevalidannya 100%.

Tabel 4.20 Hasil Uji Crosstab Pendidikan dengan Jumlah Produksi

Dari tabel 4.20 di atas, menunjukkan bahwa derajat kebebasan (df)= 15. Tingkat signifikansi (α) dari penelitian ini adalah 5%. Dari hasil pengujian diatas, ditemukan bahwa nilai Chi-Square hitung adalah 16,236, sedangkan nilai Chi-Square tabel adalah 24,996. Ini berarti Chi-Square hitung <Chi-Square tabel. Dengan demikian, hal ini menandakan bahwa H0 diterima, atau tidak ada hubungan antara pendidikan dengan jumlah produksi.

Chi-Square Tests

Value Df Asymp. Sig. (2-sided)

Pearson Chi-Square 16.236a 15 .367

Likelihood Ratio 16.525 15 .348

Linear-by-Linear Association 1.120 1 .290

N of Valid Cases 30

a.24 cells (100,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is ,07.

Selain itu, untuk menguatkan hasil pengujian, maka dapat dilakukan dengan melihat nilai dari Asymp. Sig. (2-sided). Jika nilai dari Asymp. Sig. (2-sided) >dari nilai signifikansi (0,05), maka H0 diterima. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-sided) adalah 0, 367 sedangkan nilai signifikansinya adalah 0,05. Ini berarti menunjukkan bahwa Asymp. Sig. (2-sided)

> nilai signifikansi. Maka dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa H0 diterima

dan hal ini memberi kesimpulan bahwa tidak ada hubungan antara pendidikan dengan jumlah produksi.

4.4.1.4 Tabulasi Silang (Crosstab) Jenis Kelamin dengan Tujuan Pemasaran

Tabel 4.21

Case Processing Summary Jenis Kelamin dengan Tujuan Pemasaran

Case Processing Summary

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

JENISKELAMIN *

TUJUANPEMASARAN 30 100.0% 0 .0% 30 100.0%

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah)

Dari tabel 4.21 di atas menunjukkan ada 30 data yang semuanya diproses (tidak ada data yang missing atau hilang) sehingga kevalidannya 100%.

Tabel 4.22 Hasil Uji Crosstab Jenis Kelamin dengan Tujuan Pemasaran

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah)

Dari tabel 4.22 di atas, menunjukkan bahwa derajat kebebasan (df)= 2. Tingkat signifikansi (α) dari penelitian ini adalah 5%. Dari hasil pengujian diatas, ditemukan bahwa nilai Chi-Square hitung adalah 1,461, sedangkan nilai Chi-Square tabel adalah 5,991. Ini berarti Chi-Square hitung (1,461) <Chi-Square

tabel (5,991). Dengan demikian, hal ini menandakan bahwa H0 diterima, yaitu, tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan tujuan pemasaran.

Selain itu, untuk menguatkan hasil pengujian, maka dapat dilakukan dengan melihat nilai dari Asymp. Sig. (2-sided). Jika nilai dari Asymp. Sig. (2-sided) >dari nilai signifikansi (0,05), maka H0 diterima. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-sided) adalah 0, 482 sedangkan nilai signifikansinya adalah 0,05. Ini berarti menunjukkan bahwa Asymp. Sig. (2-sided)

> nilai signifikansi. Maka dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan hal ini memberi kesimpulan bahwa tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan tujuan pemasaran.

Chi-Square Tests

Value Df Asymp. Sig. (2-sided)

Pearson Chi-Square 1.461a 2 .482

Likelihood Ratio 1.567 2 .457

Linear-by-Linear Association 1.409 1 .235

N of Valid Cases 30

4.4.1.5 Tabulasi Silang (Crosstab) Usia dengan Tujuan Pemasaran

Tabel 4.23

Case Processing Summary Usia dengan Tujuan Pemasaran

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah) D

Dari tabel 4.23 di atas menunjukkan ada 30 data yang semuanya diproses (tidak ada data yang missing atau hilang) sehingga kevalidannya 100%.

Tabel 4.24 Hasil Uji Crosstab Usia dengan Tujuan Pemasaran

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah)

Dari tabel 4.24 di atas, menunjukkan bahwa derajat kebebasan (df)= 6. Tingkat signifikansi (α) dari penelitian ini adalah 5%. Dari hasil pengujian diatas, ditemukan bahwa nilai Chi-Square hitung adalah 1,458, sedangkan nilai Chi-Square tabel adalah 12,592. Ini berarti Chi-Square hitung (1,458) <Chi-Square

tabel (12,592). Dengan demikian, hal ini menandakan bahwa H0 diterima, yaitu, tidak ada hubungan antara usia dengan tujuan pemasaran.

Selain itu, untuk menguatkan hasil pengujian, maka dapat dilakukan dengan melihat nilai dari Asymp. Sig. (2-sided). Jika nilai dari Asymp. Sig.

(2-Case Processing Summary

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

USIA *

TUJUANPEMASARAN 30 100.0% 0 .0% 30 100.0%

Chi-Square Tests

Value Df Asymp. Sig. (2-sided)

Pearson Chi-Square 1.458a 6 .962

Likelihood Ratio 2.236 6 .897

Linear-by-Linear Association .098 1 .754

N of Valid Cases 30

sided) >dari nilai signifikansi (0,05), maka H0 diterima. Dari hasil penelitian ini

menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-sided) adalah 0, 962 sedangkan nilai signifikansinya adalah 0,05. Ini berarti menunjukkan bahwa Asymp. Sig. (2-sided)

> nilai signifikansi. Maka dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa H0 diterima

dan hal ini memberi kesimpulan bahwa tidak ada hubungan antara usia dengan tujuan pemasaran.

4.4.1.6 Tabulasi Silang (Crosstab) Pendidikan dengan Tujuan Pemasaran

Tabel 4.25

Case Processing Summary Pendidikan dengan Tujuan Pemasaran

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah)

Dari tabel 4.25 di atas menunjukkan ada 30 data yang semuanya diproses (tidak ada data yang missing atau hilang) sehingga kevalidannya 100%.

Tabel 4.26 Hasil Uji Crosstab Pendidikan dengan Tujuan Pemasaran

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah)

Dari tabel 4.26 di atas, menunjukkan bahwa derajat kebebasan (df)= 6. Tingkat signifikansi (α) dari penelitian ini adalah 5%. Dari hasil pengujian diatas,

Case Processing Summary

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

PENDIDIKAN *

TUJUANPEMASARAN 30 100.0% 0 .0% 30 100.0%

Chi-Square Tests

Value Df Asymp. Sig. (2-sided)

Pearson Chi-Square 10.149a 6 .119

Likelihood Ratio 13.339 6 .038

Linear-by-Linear Association .437 1 .508

N of Valid Cases 30

ditemukan bahwa nilai Chi-Square hitung adalah 10,149, sedangkan nilai Chi-Square tabel adalah 12,592. Ini berarti Chi-Square hitung (10,149) <Chi-Square

tabel (12,592). Dengan demikian, hal ini menandakan bahwa H0 diterima, yaitu, tidak ada hubungan antara usia dengan tujuan pemasaran.

Selain itu, untuk menguatkan hasil pengujian, maka dapat dilakukan dengan melihat nilai dari Asymp. Sig. (2-sided). Jika nilai dari Asymp. Sig. (2-sided) >dari nilai signifikansi (0,05), maka H0 diterima. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-sided) adalah 0, 119 sedangkan nilai signifikansinya adalah 0,05. Ini berarti menunjukkan bahwa Asymp. Sig. (2-sided)

> nilai signifikansi. Maka dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan hal ini memberi kesimpulan bahwa tidak ada hubungan antara pendidikan dengan tujuan pemasaran.

4.4.1.7 Tabulasi Silang (Crosstab) Jenis Kelamin dengan Pendapatan.

Tabel 4.27

Case Processing Summary Jenis Kelamin dengan Pendapatan

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah)

Dari tabel 4.27 di atas menunjukkan ada 30 data yang semuanya diproses (tidak ada data yang missing atau hilang) sehingga kevalidannya 100%

Tabel 4.28 Hasil Uji Crosstab Jenis Kelamin dengan Pendapatan

Case Processing Summary Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

JENISKELAMIN *

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah)

Dari tabel 4.28 di atas, menunjukkan bahwa derajat kebebasan (df)= 3. Tingkat signifikansi (α) dari penelitian ini adalah 5%. Dari hasil pengujian diatas, ditemukan bahwa nilai Chi-Square hitung adalah 4,355, sedangkan nilai Chi-Square tabel adalah 7,815 Ini berarti Chi-Square hitung (4,355) <Chi-Square

tabel (7,815). Dengan demikian, hal ini menandakan bahwa H0 diterima, yaitu, tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan pendapatan.

Selain itu, untuk menguatkan hasil pengujian, maka dapat dilakukan dengan melihat nilai dari Asymp. Sig. (2-sided). Jika nilai dari Asymp. Sig. (2-sided) >dari nilai signifikansi (0,05), maka H0 diterima. Dari hasil penelitian ini

menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-sided) adalah 0,226 sedangkan nilai signifikansinya adalah 0,05. Ini berarti menunjukkan bahwa Asymp. Sig. (2-sided)

> nilai signifikansi. Maka dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa H0 diterima

dan hal ini memberi kesimpulan bahwa tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan pendapatan. Chi-Square Tests Value Df Asymp. Sig. (2-sided) Pearson Chi-Square 4.355a 3 .226 Likelihood Ratio 5.496 3 .139 Linear-by-Linear Association .348 1 .555 N of Valid Cases 30

4.4.1.8 Tabulasi Silang (Crosstab) Usia dengan Pendapatan.

Tabel 4.29

Case Processing Summary Usia dengan Pendapatan

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah)

Dari tabel 4.29 di atas menunjukkan ada 30 data yang semuanya diproses (tidak ada data yang missing atau hilang) sehingga kevalidannya 100%.

Tabel 4.30 Hasil Uji Crosstab Usia dengan Pendapatan

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah)

Dari tabel 4.30 di atas, menunjukkan bahwa derajat kebebasan (df)= 9. Tingkat signifikansi (α) dari penelitian ini adalah 5%. Dari hasil pengujian diatas, ditemukan bahwa nilai Chi-Square hitung adalah 10,419 sedangkan nilai Chi-Square tabel adalah 16,919. Ini berarti Chi-Square hitung (4,355) <Chi-Square

tabel (16,919). Dengan demikian, hal ini menandakan bahwa H0 diterima, yaitu,

tidak ada hubungan antara usia dengan pendapatan.

Selain itu, untuk menguatkan hasil pengujian, maka dapat dilakukan dengan melihat nilai dari Asymp. Sig. (2-sided). Jika nilai dari Asymp. Sig. (2-sided) >dari nilai signifikansi (0,05), maka H0 diterima. Dari hasil penelitian ini

Case Processing Summary Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

USIA * PENDAPATAN 30 100.0% 0 .0% 30 100.0% Chi-Square Tests Value Df Asymp. Sig. (2-sided) Pearson Chi-Square 10.419a 9 .318 Likelihood Ratio 12.126 9 .206 Linear-by-Linear Association 2.118 1 .146 N of Valid Cases 30

menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-sided) adalah 0,318 sedangkan nilai signifikansinya adalah 0,05. Ini berarti menunjukkan bahwa Asymp. Sig. (2-sided)

> nilai signifikansi. Maka dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan hal ini memberi kesimpulan bahwa tidak ada hubungan antara usia dengan pendapatan.

4.4.1.9 Tabulasi Silang (Crosstab) Pendidikan dengan Pendapatan.

Tabel 4.31

Case Processing Summary Pendidikan dengan Pendapatan

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah)

Dari tabel 4.31 di atas menunjukkan ada 30 data yang semuanya diproses (tidak ada data yang missing atau hilang) sehingga kevalidannya 100%.

Tabel 4.32 Hasil Uji Crosstab Pendidikan dengan Pendapatan

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah)

Dari tabel 4.32 di atas, menunjukkan bahwa derajat kebebasan (df)= 9. Tingkat signifikansi (α) dari penelitian ini adalah 5%. Dari hasil pengujian diatas, ditemukan bahwa nilai Chi-Square hitung adalah 8,199 sedangkan nilai

Chi-Case Processing Summary

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

PENDIDIKAN *

PENDAPATAN 30 100.0% 0 .0% 30 100.0%

Chi-Square Tests

Value Df Asymp. Sig. (2-sided)

Pearson Chi-Square 8.199a 9 .514

Likelihood Ratio 9.818 9 .365

Linear-by-Linear Association .457 1 .499

N of Valid Cases 30

a. 14 cells (87,5%) have expected count less than 5. The minimum expected count is ,10.

Square tabel adalah 16,919. Ini berarti Chi-Square hitung (8,199) <Chi-Square

tabel (16,919). Dengan demikian, hal ini menandakan bahwa H0 diterima, yaitu, tidak ada hubungan antara pendidikan dengan pendapatan.

Selain itu, untuk menguatkan hasil pengujian, maka dapat dilakukan dengan melihat nilai dari Asymp. Sig. (2-sided). Jika nilai dari Asymp. Sig. (2-sided) >dari nilai signifikansi (0,05), maka H0 diterima. Dari hasil penelitian ini

menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-sided) adalah 0,514 sedangkan nilai signifikansinya adalah 0,05. Ini berarti menunjukkan bahwa Asymp. Sig. (2-sided)

> nilai signifikansi. Maka dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa H0 diterima

dan hal ini memberi kesimpulan bahwa tidak ada hubungan antara pendidikan dengan pendapatan.

4.4.2. Tabulasi silang Variabel Independen dengan Variabel Dependen

4.4.2.1. Tabulasi Silang (Crosstab) Tenaga Kerja (X1) dengan Jumlah Produksi (Y1)

Tabel 4. 33

Case Processing Summary Tenaga Kerja (X1) dengan Jumlah Produksi (Y1)

Case Processing Summary

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

TENAGAKERJA *

JLHPRODUKSI 30 100.0% 0 .0% 30 100.0%

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah)

Dari tabel 4.33 di atas menunjukkan ada 30 data yang semuanya diproses (tidak ada data yang missing atau hilang) sehingga kevalidannya 100%.

Tabel 4.34

Hasil Uji Crosstab Tenaga Kerja (X1) dengan Jumlah Produksi (Y1)

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah)

Dari tabel 4.34 di atas, menunjukkan bahwa derajat kebebasan (df)= 10. Tingkat signifikansi (α) dari penelitian ini adalah 5%. Dari hasil pengujian diatas, ditemukan bahwa nilai Chi-Square hitung adalah 25,690 sedangkan nilai Chi-Square tabel adalah 18,307. Ini berarti Chi-Square hitung (25,690) >Chi-Square

tabel (18,307). Dengan demikian, hal ini menandakan bahwa H0 ditolak, itu artinya terdapat hubungan antara T enaga kerja (X1) Jumlah Produksi (Y1).

Selain itu, untuk menguatkan hasil pengujian, maka dapat dilakukan dengan melihat nilai dari Asymp. Sig. (2-sided). Jika nilai dari Asymp. Sig. (2-sided) >dari nilai signifikansi (0,05), maka H0 diterima. Dari hasil penelitian ini

menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-sided) adalah 0,004 sedangkan nilai signifikansinya adalah 0,05. Ini berarti menunjukkan bahwa Asymp. Sig. (2-sided)

< nilai signifikansi. Maka dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan hal ini memberi kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara Tenaga Kerja (X1) dengan Jumlah Produksi (Y1)

Chi-Square Tests

Value df Asymp. Sig. (2-sided)

Pearson Chi-Square 25.690a 10 .004

Likelihood Ratio 25.423 10 .005

Linear-by-Linear Association 7.497 1 .006

N of Valid Cases 30

4.4.2.2. Tabulasi Silang (Crosstab) Tenaga Kerja (X1) dengan Tujuan Pemasaran (Y2)

Tabel 4. 35

Case Processing Summary Tenaga Kerja (X1) dengan Tujuan Pemasaran (Y2)

Case Processing Summary

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

TENAGAKERJA *

TUJUANPEMASARAN 30 100.0% 0 .0% 30 100.0%

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah)

Dari tabel 4.35 di atas menunjukkan ada 30 data yang semuanya diproses (tidak ada data yang missing atau hilang) sehingga kevalidannya 100%.

Tabel 4.36

Hasil Uji Crosstab Tenaga Kerja (X1) dengan Tujuan Pemasaran (Y2)

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah)

Dari tabel 4.36 di atas, menunjukkan bahwa derajat kebebasan (df)= 4. Tingkat signifikansi (α) dari penelitian ini adalah 5%. Dari hasil pengujian diatas, ditemukan bahwa nilai Chi-Square hitung adalah 10,386 sedangkan nilai Chi-Square tabel adalah 9,488. Ini berarti Chi-Square hitung (10,386) >Chi-Square

tabel (9,488). Dengan demikian, hal ini menandakan bahwa H0 ditolak, itu artinya

terdapat hubungan antara T enaga kerja (X1) dengan Tujuan Pemasaran (Y2)

Chi-Square Tests

Value Df Asymp. Sig. (2-sided)

Pearson Chi-Square 10.386a 4 .034

Likelihood Ratio 13.399 4 .009

Linear-by-Linear Association 9.297 1 .002

N of Valid Cases 30

Selain itu, untuk menguatkan hasil pengujian, maka dapat dilakukan dengan melihat nilai dari Asymp. Sig. (2-sided). Jika nilai dari Asymp. Sig. (2-sided) >dari nilai signifikansi (0,05), maka H0 diterima. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-sided) adalah 0,034 sedangkan nilai signifikansinya adalah 0,05. Ini berarti menunjukkan bahwa Asymp. Sig. (2-sided)

< nilai signifikansi. Maka dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak

dan hal ini memberi kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara Tenaga Kerja (X1) dengan Tujuan Pemasaran (Y2).

4.4.2.3. Tabulasi Silang (Crosstab) Tenaga Kerja (X1) dengan Tujuan Pemasaran (Y2)

Tabel 4. 37

Case Processing Summary Tenaga Kerja (X1) dengan Pendapatan Industri Kecil (Y3)

Case Processing Summary

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

TENAGAKERJA *

PENDAPATAN 30 100.0% 0 .0% 30 100.0%

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah)

Dari tabel 4.37 di atas menunjukkan ada 30 data yang semuanya diproses (tidak ada data yang missing atau hilang) sehingga kevalidannya 100%.

Tabel 4.38

Hasil Uji Crosstab Tenaga Kerja (X1) dengan Pendapatan Industri Kecil

Chi-Square Tests

Value Df Asymp. Sig. (2-sided)

Pearson Chi-Square 5.621a 6 .467

Likelihood Ratio 6.148 6 .407

Linear-by-Linear Association 3.473 1 .062

N of Valid Cases 30

a. 10 cells (83,3%) have expected count less than 5. The minimum expected count is ,30.

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah)

Dari tabel 4.38 di atas, menunjukkan bahwa derajat kebebasan (df)= 6. Tingkat signifikansi (α) dari penelitian ini adalah 5%. Dari hasil pengujian diatas, ditemukan bahwa nilai Chi-Square hitung adalah 5,621 sedangkan nilai Chi-Square tabel adalah 12,592. Ini berarti Chi-Square hitung (5,621) <Chi-Square

tabel (12,592). Dengan demikian, hal ini menandakan bahwa H0 diterima, itu artinya tidak ada hubungan antara Tenaga kerja (X1) dengan Pendapatan Industri Kecil (Y3).

Selain itu, untuk menguatkan hasil pengujian, maka dapat dilakukan dengan melihat nilai dari Asymp. Sig. (2-sided). Jika nilai dari Asymp. Sig. (2-sided) >dari nilai signifikansi (0,05), maka H0 diterima. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-sided) adalah 0,467 sedangkan nilai signifikansinya adalah 0,05. Ini berarti menunjukkan bahwa Asymp. Sig. (2-sided)

> nilai signifikansi. Maka dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa H0 diterima

dan hal ini memberi kesimpulan bahwa tidak ada hubungan antara Tenaga Kerja (X1) dengan Pendapatan Industri Kecil (Y3).

4.4.2.4. Tabulasi Silang (Crosstab) Umur Perusahaan (X2) dengan Jumlah Produksi (Y1)

Tabel 4. 39

Case Processing Summary Umur Perusahaan (X2) dengan Jumlah Produksi (Y1)

Case Processing Summary

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

UMURPERUSAHAAN * JLHPRODUKSI

30 100.0% 0 .0% 30 100.0%

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah)

Dari tabel 4.39 di atas menunjukkan ada 30 data yang semuanya diproses (tidak ada data yang missing atau hilang) sehingga kevalidannya 100%.

Tabel 4.40

Hasil Uji Crosstab Umur Perusahaan (X2) dengan Jumlah Produksi (Y1)

Dari tabel 4.40 di atas, menunjukkan bahwa derajat kebebasan (df)= 15. Tingkat signifikansi (α) dari penelitian ini adalah 5%. Dari hasil pengujian diatas, ditemukan bahwa nilai Chi-Square hitung adalah 12,140 sedangkan nilai Chi-Square tabel adalah 24,996. Ini berarti Chi-Square hitung (12,140) <Chi-Square

tabel (24,996). Dengan demikian, hal ini menandakan bahwa H0 diterima, itu artinya tidak ada hubungan antara Umur Perusahaan (X2) dengan Jumlah Produksi (Y1).

Chi-Square Tests

Value Df Asymp. Sig. (2-sided)

Pearson Chi-Square 12.140a 15 .668

Likelihood Ratio 14.968 15 .454

Linear-by-Linear Association .597 1 .440

N of Valid Cases 30

a. 24 cells (100,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is ,27.

Selain itu, untuk menguatkan hasil pengujian, maka dapat dilakukan dengan melihat nilai dari Asymp. Sig. (2-sided). Jika nilai dari Asymp. Sig. (2-sided) >dari nilai signifikansi (0,05), maka H0 diterima. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-sided) adalah 0,668 sedangkan nilai signifikansinya adalah 0,05. Ini berarti menunjukkan bahwa Asymp. Sig. (2-sided)

> nilai signifikansi. Maka dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa H0 diterima

dan hal ini memberi kesimpulan bahwa tidak ada hubungan antara Umur Perusahaan (X2) dengan Jumlah Produksi (Y1).

4.4.2.5. Tabulasi Silang (Crosstab) Umur Perusahaan (X2) dengan Tujuan Pemasaran (Y2

Tabel 4. 41

Case Processing Summary Umur Perusahaan (X2) dengan Tujuan Pemasaran (Y2)

Case Processing Summary

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

UMURPERUSAHAAN *

TUJUANPEMASARAN 30 100.0% 0 .0% 30 100.0%

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah)

Dari tabel 4.41 di atas menunjukkan ada 30 data yang semuanya diproses (tidak ada data yang missing atau hilang) sehingga kevalidannya 100%.

Tabel 4.42

Hasil Uji Crosstab Umur Perusahaan (X2) dengan Tujuan Pemasaran (Y2)

Chi-Square Tests Value Df Asymp. Sig. (2-sided) Pearson Chi-Square 6.179a 6 .403 Likelihood Ratio 7.735 6 .258 Linear-by-Linear Association 1.836 1 .175 N of Valid Cases 30

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah)

Dari tabel 4.42 di atas, menunjukkan bahwa derajat kebebasan (df)= 6. Tingkat signifikansi (α) dari penelitian ini adalah 5%. Dari hasil pengujian diatas, ditemukan bahwa nilai Chi-Square hitung adalah 6,179 sedangkan nilai Chi-Square tabel adalah 12,592. Ini berarti Chi-Square hitung (6,179) <Chi-Square

tabel (12,592). Dengan demikian, hal ini menandakan bahwa H0 diterima, itu

artinya tidak ada hubungan antara Umur Perusahaan (X2) dengan Tujuan Pemasaran (Y2).

Selain itu, untuk menguatkan hasil pengujian, maka dapat dilakukan dengan melihat nilai dari Asymp. Sig. (2-sided). Jika nilai dari Asymp. Sig. (2-sided) >dari nilai signifikansi (0,05), maka H0 diterima. Dari hasil penelitian ini

menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-sided) adalah 0,403 sedangkan nilai signifikansinya adalah 0,05. Ini berarti menunjukkan bahwa Asymp. Sig. (2-sided)

> nilai signifikansi. Maka dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan hal ini memberi kesimpulan bahwa tidak ada hubungan antara Umur Perusahaan (X2) dengan Tujuan Pemasaran (Y2).

4.4.2.6. Tabulasi Silang (Crosstab) Umur Perusahaan (X2) dengan Pendapatan Industri Kecil (Y3)

Tabel 4. 43

Case Processing Summary Umur Perusahaan (X3) dengan Pendapatan (Y3)

Case Processing Summary

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

UMURPERUSAHAAN *

PENDAPATAN 30 100.0% 0 .0% 30 100.0%

Sumber : Hasil Penelitian, 2016 ( Data diolah)

Dari tabel 4.43 di atas menunjukkan ada 30 data yang semuanya diproses (tidak ada data yang missing atau hilang) sehingga kevalidannya 100%.

Tabel 4.44

Hasil Uji Crosstab Umur Perusahaan (X2) dengan Pendapatan Industri Kecil (Y3)

Dari tabel 4.44 di atas, menunjukkan bahwa derajat kebebasan (df)= 9. Tingkat signifikansi (α) dari penelitian ini adalah 5%. Dari hasil pengujian diatas, ditemukan bahwa nilai Chi-Square hitung adalah 6,448 sedangkan nilai Chi-Square tabel adalah 16,919. Ini berarti Chi-Square hitung (6,448) <Chi-Square

tabel (16,919). Dengan demikian, hal ini menandakan bahwa H0 diterima, itu

artinya tidak ada hubungan antara Umur Perusahaan (X2) dengan Pendapatan

Chi-Square Tests

Value Df Asymp. Sig. (2-sided)

Pearson Chi-Square 6.448a 9 .694

Dokumen terkait