• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengelolaan dan analisis data merupakan suatu langkah penting dalam penelitian, karena dapat memberikan makna terhadap data yang dikumpulkan oleh peneliti. Analisis data dalam penelitian kuantitatif dilaksanakan selama proses penelitian dan ahir penelitian. Sebagaimana yang dipaparkan oleh Sugiyono (2008:

243), menjelaskan bahwa “ Analisis data merupakan suatu proses menyusun data agar

dapat ditafsirkan”. Dari hasil data yang telah didapat, peneliti kemudian melakukan

tahap atau analisis data agar dapat ditafsirkan mengenai fenomena dan keadaan yang terjadi. Adapun dalam pengelolaan data ini, peneliti menggunakan langkah-langkah sebagai berikut :

Suarifqi Diantama, 2013

Pengaruh Pendidikan Dasar Pecinta Alam Terhadap Peningkatan Sikap Cinta Tanah Air Siswa Di Kota Cirebon

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu a. Memeriksa Data

Angket yang diperoleh dari responden diperiksa kelengkapannya. Jika tidak ada yang tidak lengkap maka angket ini digugurkan artinya tidak dijadikan bahan pengelolaan data selanjutnya.

b. Tabulasi Data

Semua data yang telah diperiksa kemudian di tabulasi, hasilnya kemudian disajikan dalam bentuk table. Hal ini untuk memudahkan analisa data. Dalam table ini dinyatakan hasil perhitungan frekuensi dan presentasenya. Adapun rumus yang digunakan dalam pengelolaan data ini, yaitu statistik sederhana. Penulis berpedoman kepada rumus yang dikemukakan oleh Nana Sudjana (dalam Aprianti, Rina 2005: 68) sebagai berikut :

P = X 100 % Keterangan :

P = Presentase Jawaban

F = Frekuensi Jawaban Responden N = Jumlah Responden

c. Penafsiran data

Penafsiran data dilakukan agar data yang diperoleh dapat menggambarkan permasalahan yang dikemukakan. Hal ini berdasarkan presentase terbanyak dari alternative jawaban setiap pertanyaan.

Menurut Suharsimi Arikunto (2007: 226) untuk data yang bersifat kuantitatif kadang-kadang sesudah sampai ke prosentase lalu ditafsirkan dengan kalimat yang bersifat kualitatif, maka penafsiran yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebagai berikut :

Tabel 3.14

Interpretasi Penafsiran Hasil Data

100 % Seluruhnya

90-99 % Sebagian Besar

51-89% Lebih dari setengahnya

Suarifqi Diantama, 2013

Pengaruh Pendidikan Dasar Pecinta Alam Terhadap Peningkatan Sikap Cinta Tanah Air Siswa Di Kota Cirebon

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu

25-49 % Kurang dari setengahnya

0-24 % Sebagian kecil

d. Pengambilan kesimpulan

Kesimpulan merupakan uapaya untuk mencari arti, makna serta penjelasan yang dilakukan terhadap data yang telah dianalisis dengan mencari hal-hal penting. Kesimpulan ini disusun dalam bentuk pertanyaan singkat dan mudah dipahami dengan mengacu kepada tujuan penelitian, sehingga dapat memperoleh data-data yang memenuhi keabsahan suatu penelitian sesuai dengan kaidah-kaidah ilmiah yang berlaku.

2. Analisis Data a. Uji Hipotesis

Hipotesis tidak pernah diuji kebenarannya, tetapi diuji validitasnya. Untuk menguji hipotesis diperlukan data atau fakta-fakta. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui seberapa jauh hipotesis penenlitian yang telah disusun semula dapat diterima berdasrkan data yang telah terkumpul. Adapun proses yang penulis lakukan untuk uji hipotesis tersebut adalah dengan menggunakan cara :

1) Uji Korelasi

Analisis korelasi dilakukan untuk mengetahui kuat lemahnya hubungan antar variabel yang dianalisis. Analisis korelasi yang digunakan adalah rumus korelasi product moment :

 

  2 2 2 2 ) ( ) ( ) ( ) ( ) )( ( ) ( Y Y n X X n Y X XY n rxy Sumber : (Sugiyono, 2011: 183)

Pengujian selanjutnya yaitu uji signifkansi yang berfungsi untuk mengetahui makna hubungan variabel X terhadap Y sehingga digunakan uji statistik t, sebagai berikut :

Suarifqi Diantama, 2013

Pengaruh Pendidikan Dasar Pecinta Alam Terhadap Peningkatan Sikap Cinta Tanah Air Siswa Di Kota Cirebon

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu =

Nilai tersebut dikonsultasikan dengan dengan mengambil dk=n-2

dan taraf keasalahn . Dengan keputusan:

maka tolah Ha artinya signifikan dan

maka tolak Ha artinya tidak signifikan

Adapun untuk mengetahui kadar pengaruhnya nilai r di atas selanjutnya dikonsultasikan untuk mengetahui kuat atau tinggi maupun lemah ata rendahnya pengaruh variabel X terhadap Y. Kuat lemahnya korelasi ditentukan oleh besarnya r.taksiran mengenai besarnya korelasi menurut Guilford dapar dilihat pada tabel berikut ini :

Tabel 3.15

Pedoman Untuk Memberikan Interpretasi Koefisien Korelasi

Interval koefisien Klasifikasi

0,00-0,199 0,20-0399 0,40-0,599 0.60-0,799 0,80-1,000 Sangat Rendah Rendah Sedang Kuat Sangat Kuat Sumber : (Sugiyono, 2011: 184) 2) Koefisien Determinasi

Untuk menyatakan besar kecilnya sumbangan variabel X terhadap Y maka dapat ditentukan dengan menggunakan rumus koefisien determinan. Koefisien determinasi adalah kuadrat dari koefisien korelasi product moment yang dikalikan denhan 100%. Derajat koefisien determinasi dicari dengan menggunakan rumus :

Suarifqi Diantama, 2013

Pengaruh Pendidikan Dasar Pecinta Alam Terhadap Peningkatan Sikap Cinta Tanah Air Siswa Di Kota Cirebon

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu

(Riduwan, 2007: 228) Dimana: KP = Nilai koefisien determinan

R = Nilai koefisien korelasi 100 = Bilangan Tetap

3) Uji Regresi

Regresi atau peramalan adalah suatu proses memperkirakan secara sistematis tentan apa yang paling mungkin terjadi dimasa yang akan datangerdasarkan informasi masa lalu dan sekarang yang dimiliki agar kesalahannya dapat diperkecil (Riduwan, 2007: 147). Dengan kata lain regresi dapat diartikan sebagai usaha memperkirakan perubahan.

Kegunaa regresi dalam penelitian salah satnya adalah untuk meramalkan atau memprediksi variabel terikat (Y) apabila variabel bebas (X) diketahui. Regresi sederhana dapat dianalisis karena didasari oleh hubungan fungsional antara variabel bebas (X) dan variabel terikat (Y).

Untuk menghasilkan kesimpulan akhir dari hasil penelitian, data yang dihasilkan selanjutnya akan dianalisis dan diinterpretasikan. Data yang terkumpul akan dianalisis melalui pendekatan statistik baik secara deskriptif, induktif maupun hubungan antar variabel untuk keperluan analisis dan pengujian hipotesis, maka data yang bersifat ordinal diubah terlebih dahulu menjadi interval dengan

metode “metode successive interval)”.

Setelah data-data yang diperoleh dari tiap varabel ditingkatkan menjadi data interval. Berdasarkan kerangka pemikiran yang telah disusun oleh penulis maka dibuat kedalam persamaan regresi sederhana (Sugiyono, 2011: 188), dengan langkah-langkah sebgai berikut:

Langkah 1 Persamaan Regresi dirumuskan sebagai berikut : Y=

Keterangan:

Y = subjek variabel terikat yang diproyeksikan

X = variabel bebas yang mempunyai nilai tertentu untuk diproyeksikan a = nilai konstanta harga Y jika X=0

Suarifqi Diantama, 2013

Pengaruh Pendidikan Dasar Pecinta Alam Terhadap Peningkatan Sikap Cinta Tanah Air Siswa Di Kota Cirebon

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu

b = nilai arah sebagai penentuan ramalan (prediksi) yang menunjukan nilai peningkat (+) atau nilai penurunan (-) variabel Y.

Suarifqi Diantama, 2013

Pengaruh Pendidikan Dasar Pecinta Alam Terhadap Peningkatan Sikap Cinta Tanah Air Siswa Di Kota Cirebon

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu| perpustakaan.upi.edu BAB V

Dokumen terkait