LANDASAN TEORI
KELAS 3 MUSHOLA RUANG KEPSEK
1) Tahap Perencanaan
Pada tahap ini peneliti merencanakan pembelajaran dengan menggunakan media puzzle sebagaimana pada siklus I terdiri dari 2 kali pertemuan. Adapaun hal-hal yang dilakukan dalam perencanaan adalah:
a) Mempersiapkan perangkat pembelajaran b) Menentukan pokok bahasan
c) Mempersiapkan sumber belajar
d) Menyiapkan RPP dan kisi-kisi pembelajaran
e) Membuat lembar observasi aktifitas belajar siswa selama proses pembelajaran
f) Membuat perangkat tes untuk mengetahui tingkat pemahaman dan hasil belajar siswa.
2) Tahap Tindakan
Pelaksanaan pembelajaran pada siklus II dilaksanakan sebanyak 2 kali pertemuan yaitu:
a) Pertemuan 1 (pertama)
Pertemuan pertama dilaksanakan pada hari selasa, 25 April 2017 dilaksanakan selama 2 jam pelajaran (2 x 35 menit). Dengan sub materi menghargai Jasa para tokoh dalam mempertahankan Kemerdekaan. Adapun langkah-langkah pembelajaran adalah:
(1) Kegiatan Awal
Pada kegiatan awal pendidik memberi salam dan mengkondisikan siswa, kemuadian pendidik memberikan apersepsi berupa pertanyaan siapakah yang membaca teks proklamasi? DBP menjawab Sokarno-Hatta dan NR menjawab Ir.Soekarno, Selanjutnya pendidik memberikan motivasi dengan memberikan ice breaking yaitu gerakan c-o-c-o-n-u-t serta menginformasikan tentang materi yang akan disampaikan agar siswa menggunakan buku-buku yang relevan.
(2) Kegiatan inti
Pendidik menjelaskan materi tentang perjuangan para tokoh dalam mempertahankan kemerdekaan sub pembahasan menghargai Jasa para tokoh dalam mempertahankan Kemerdekaan secara singkat. Selanjutnya membagi siswa menjadi 3 kelompok dan mengistruksikan siswa untuk memberikan nama masing-masing kelompok.
Pendidik membagikan media puzzle untuk dikerjakan bersama kelompok, media puzzle terkait tentang pengakuan kedaulatan Indonesia oleh Belanda dan menginstruksikan siswa untuk menyusun rangkaian puzzle. Pendidik membimbing siswa dalam diskusi kelompok, Masing-masing pewakilan kelompok maju kedepan menjelaskan hasil diskusinya, pendidik meluruskan jawaban apabila ada kesalahan, pendidik menanyakan materi yang belum diketahui siswa. siswa bertanya jawab meluruskan materi dan memberikan penguatan.
Kemudian untuk mengetahui pemahaman siswa maka pendidik memberikan soal dan membagikan soal kepada siswa.
(3) Kegiatan penutup
Pendidik dan siswa menyimpulkan hasil pembelajaran hari ini, dan menutup pelajaran dan mengucap salam.
b) Pertemuan 2 (Dua)
Pertemuan kedua dilaksanakan pada hari rabu 26 April 2017, dilakukan selama 2 jam pelajaran (2 x 35 menit) dengan sub materi menghargai Jasa para tokoh dalam mempertahankan Kemerdekaan. Adapun langkah-langkah pembelajarannya adalah:
(1) Kegiatan awal
Pendidik memberi salam dan mengkondisikan siswa.
sebelum memulai pelajaran agar siswa bersemangat dalam mengikuti pelajaran pendidik memberikan motivasi dengan memberikan ice breaking yaitu tepuk 123, kemudian memberikan apersepsi seperti pertanyaan siapakah pahlawan dari Lampung? SNA menjawab Raden Intan. Kemudian pendidik menjelaskan tentang materi yang akan disampaikan, dan mengarahkan siswa untuk menggunakan buku-buku yang relevan
(2) Kegiatan Inti
Pendidik menjelaskan materi tentang perjuangan para tokoh dalam mempertahankan kemerdekaan sub bab menghargai Jasa para tokoh dalam mempertahankan Kemerdekaan. Selanjutnya membagi siswa menjadi 5 kelompok, dan mengistruksikan siswa untuk memberikan nama masing-masing kelompok, pendidik membagikan puzzle untuk dikerjakan bersama kelompok, media puzzle terkait
tentang peran beberapa tokoh dalam mempertahankan kemerdekaan dan menginstruksikan siswa untuk menyusun rangkaian puzzle. pendidik membimbing siswa dalam diskusi kelompok. masing-masing pewakilan kelompok maju kedepan menjelaskan hasil diskusinya. Pendidik meluruskan jawaban apabila ada kesalahan. Pendidik menanyakan materi yang belum diketahui siswa. Bertanya jawab meluruskan materi dan memberikan penguatan. Untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa, pendidik membagikan soal kepada siswa
c) Kegiatan penutup
Pendidik dan siswa menyimpulkan hasil pembelajaran hari ini, dan menutup pelajaran dan mengucap salam.
3) Tahap Observasi
a) Aktivitas pendidik dalam pembelajaran
Selama proses pembelajaran berlangsung aktivitas pendidik diamati oleh observer dengan menggunakan lembar observasi sebagai berikut:
Tabel 4.10
Prosentase Aktivitas Kegiatan Pembelajaran dengan Media Puzzle Siklus II
Indikator Pert. I Pert. II
Rata-rata
Ket.
A. Pembukaan Pembelajaran
1. Guru memberikan salam dan mengajak siswa berdo’a menurut agama dan kepercayaan masing-masing.
2. Memberikan apersepsi dengan memberikan ice breaking
3. Mengarahkan siswa tentang 4
materi yang akan disampaikan 4. Mengarahkan siswa untuk
menggunakan buku-buku yang relevan
B. Kegiatan Inti
1. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi (tujuan) yang ingin dicapai 2. Melaksanakan pembelajaran
secara runtut 3. Menguasai kelas
4. Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan
5. Penguasaan materi pelajaran 6. Mengguakan media yang efektif
dan efisien
7. Melaksanakan penggunaan media puzzle sesuai dengan yang direncanakan
8. Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media
9. Menghasilkan pesan yang menarik
10. Menunjukan sikap terbuka dan respon siswa
11. Menumbuhkan keceriaan dan antusiasme siswa dalam belajar 12. Memantau proses belajar siswa 13. Menggunakan bahasa lisan dan
tertulis secara jelas, baik, dan benar.
C. Penutup
1. Melakukan refleksi atau membuat rangkuman dengan melibatkan siswa
2. Melaksanakan tindak lanjut dengan memberikan arahan, atau kegiatan, atau tugas sebagai bagian remidi/pengayaan 3. Menutup dengan salam
3
Berdasarkan tabel diatas dapat terlihat adanya peningkatan rata-rata-rata aktivitas pendidik, yaitu pada pertemuan I dengan jumlah skor 69, meningkat pada pertemuan
II dengan jumlah skor 74, sehingga pada siklus II mencapai 4,46% dengan kategori Sangat Baik.
a) Hasil Observasi Aktivitas Siswa
Observasi siswa dilakukan oleh observer selama proses kegiatan belajar mengajar berlangsung dengan mengisi lembar observasi yang telah disediakan. Adapun hasil observasi kegiatan siswa pada siklus II dalam pertemuan 1 dan 2 adalah sebagai berikut:
Tabel 4.11
Prosentase Aktifitas Belajar Siswa dengan Media Puzzle Siklus II
No Aspek yang diamati Pertemuan
Rata-rata Predikat
1 2
1. Memperhatikan pendidik mengulas materi
83% 88% 86% SB
2. Keaktifan dalam mengikuti, mengerjakan tugas secara berkelompok lisan/tertulis dari apa yang telah dikerjakan
76% 81% 79% B
Rata-Rata 74% 82% 78% B
Pada tabel 4.11 dapat dijelaskan bahwa aktivitas siswa pada siklus II pertemuan pertama masih kuarangnya tingkat bertanya anak hal ini dapat dilihat dengan perolehan rata-rata aktivitas siswa 74% akan tetapi pada pertemuan kedua aktivitas siswa mulai meningkat dengan perolehan rata-rata 82%. Nilai rata-rata aktivitas siswa siklus II adalah 78% dan ini dikatakan Baik.
c. Hasil Belajar Siswa
Penilaian hasil belajar siswa didasarkan pada kemampuan akademik siswa diatas KKM dengan tes tertulis dengan bentuk soal uraian dapat dilihat pada tabel 4.12 dibawah ini.
Tabel 4.12
Rekapitulasi Hasil Belajar Siswa pada Siklus II
Siklis Perolehan nilai (KKM 70)
Keterangan Post test 1
persentase Post test II
Penilaian hasil belajar pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) melalui proses tes tertulis dengan bentuk soal uraian, dengan menggunakan media puzzle. maka akan dapat dilihat dalam diagram batang dibawah ini.
Gambar 4.3
Prosentase Hasil Belajar Siklus II
0
post test I post test II
≥70
<70
Berdasarkan tabel 4.3 hasil belajar siswa dari post test I dan post test II pada siklus II. Hasil post test pada pertemuan 1 dari 30 siswa, yang memperoleh nilai ≥70 sebanyak 24 siswa dengan persentase 80%.
Kemudia pada pertemuan kedua diadakan post test, dari jumlah siswa sebanyak 30, siswa yang memperoleh nilai ≥70 sebanyak 26 siswa dengan presentase ketuntasan sebesar 87% ada peningkatan sebesar 7%.
Sedangkan siswa yang memperoleh nilai <70 dan dikatakan belum tuntas pada post test I sebanyak 6 siswa dengan presentase 20%. Setelah melakukan pertemuan kedua siswa yang belum tuntas sebanyak 4 siswa dengan presentase 13%, terlihat adanya penurunan antara post test I dan post test II sebesar 7%.
b) Tahap Refleksi
Setelah dilaksanakan pembelajaran dengan menggunakan media puzzle pada siklus II, selanjutnya dilaksanakan refleksi terhadap pembelajaran yang telah berlangsung. Pendidik dan peneliti mendiskusikan tindakan dan melakukan evaluasi pembelajaran.
Berdasarkan hasil observasi siklus II pertemuan 1 dan pertemuan 2 dapat ditarik kesimpulan bahwa:
a) Hasil observasi proses pembelajaran pada siklus II yaitu pembelajaran dengan menggunakan media puzzle ditinjau dari hasil belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan.
b) Dalam penerapan media puzzle siswa lebih aktif dan antusias dalam proses pembelajaran.
c) Dalam proses pembelajaran siswa senang dalam proses pembelajaran karena bisa bermain sambil belajar menyusun rangkain puzzle.
d) Siswa merasa terkesan selama proses pembelajaran, dengan adanaya media puzzle dalam pelajaran IPS di kelas. Siswa dapat lebih aktif, lebih leluasa bertanya hal-hal yang belum diketahui, dan sekaligus lebih nyaman karena mereka belajar sambil menyusun potongan-potongan gambar dan itu sangat menyenangkan, sehingga daya ingatan tentang materi tentu lebih melekat dalam ingatan.
B. Pembahasan
Hasil analisi data pada siklus I dan siklus II dapat dibuat pembahasan sebagai berikut:
1. Hasil Analisis Kegiatan Pembelajaran Pendidik dengan