BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
B. Tahapan Penelitian
Tahapan-tahapan penelitian pada penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Studi Pendahuluan
Pada tahap ini dilakukan studi lapangan dan study literature. Studi lapangan dilakukan untuk menemukan fenomena apa yang terjadi di lokasi penelitian. Sedangkan study literature dilakukan untuk mengkaji dan mengetahui secara teoritis terkait fenomena yang ditemukan oleh peneliti.
2. Perumusan Masalah
Tahap selanjutnya adalah perumusan masalah yang terjadi.
Perumusan masala didapat dari hasil penyebaran angket studi pendahuluan oleh peneliti.
3. Perizinan Penelitian
Sebelum penelitian dilakukan, peneliti mengajukan izin penelitian kepada kepala Desa Ngijo. Surat izin penelitian diperoleh dari Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta melalui Sub. Bagian Akademik Fakultas. Setelah izin melakukan penelitian disetujui kepala desa, peneliti memulai melakukan penelitian.
4. Penyusunan Alat Ukur Penelitian
Penelitian ini menggunakan skala sebagai alat untuk mengumpulkan data, yaitu:
a. Kematangan emosi
Skala kematangan emosi yang digunakan dalam penelitian ini merupakan skala modifikasi dari skala peneliti sebelumnya (Aulia,
2021). Skala ini disusun dengan mengacu pada aspek kematangan emosi yang dikemukakan oleh Walgito (2005) yaitu; kontrol emosi, tanggung jawab, penerimaan diri,dan pengambilan keputusan.
Skala kematangan emosi berjumlah 26 item, terdiri dari 13 item favourable dan 13 item unfavourable. Penilaian masing-masing item bergerak dari nilai 1 sampai 4. Nilai masing-masing jawaban untuk item favourable adalah Sangat Sesuai (SS) = 4, Sesuai (S) = 3, Tidak Sesuai (TS) = 2, dan Sangat Tidak Sesuai (STS) = 1.
Adapun nilai masing-masing untuk item unfavourable adalah Sangat Sesuai (SS) = 1, Sesuai (S) = 2, Tidak Sesuai (TS) = 3, dan Sangat Tidak Sesuai (STS) = 4.
Berikut susunan item skala kematangan emosi sebelum penelitian:
No Aspek Item
Total
F UF
1 Kontrol Emosi 2,23, 25 11,12,19 6
2 Tanggung Jawab 1,3,8 4,13,18 6
3 Penerimaan Diri 9,16,22,26 5,10,14,20 8 4 Pengambilan Keputusan 24,7,17 6,15,21 6
Jumlah Item 26
Tabel 5 Blueprint Skala Kematangan Emosi sebelum Uji Coba
b. Skala Penyesuaian Pernikahan
Skala penyesuaian pernikahan yang digunakan pada penelitian ini adalah skala modifikasi dari skala Dyadic Adjustment Scale (Spanier, 1976). Skala ini disusun menggunakan aspek penyesuaian pernikahan yang dikemukakan oleh Spainer
(Fitzpatrick, M. A & Best, 1979) terdapat beberapa aspek dalam penyesuaian pernikahan, yaitu; dyadic consensus (kesepakatan hubungan), dyadic cohesion (kedekatan hubungan), expression of affection (pengekspresian perasaan), dyadic satisfaction (kepuasan hubungan).
Skala penyesuaian pernikahan berjumlah 24 item, terdiri dari 12 item favourable dan 12 item unfavourable. Penilaian masing-masing item bergerak dari nilai 1 sampai 4. Nilai masing-masing-masing-masing jawaban untuk item favourable adalah Sangat Sesuai (SS) = 4, Sesuai (S) = 3, Tidak Sesuai (TS) = 2, dan Sangat Tidak Sesuai (STS) = 1. Adapun nilai masing-masing untuk item unfavourable adalah Sangat Sesuai (SS) = 1, Sesuai (S) = 2, Tidak Sesuai (TS) = 3, dan Sangat Tidak Sesuai (STS) = 4.
Berikut susunan item skala penyesuaian pernikahan sebelum penelitian;
Tabel 6 Blueprint Skala Penyesuaian Pernikahan sebelum Uji Coba
No Aspek Item
Total
F UF
1 Dyadic Consesus
(kesepakatan hubungan 1,3,8,12 13,24 6 2 Dyadic Cohesion
(kedekatan hubungan) 2,5,7,10,19 9,15,17,21,23 10 3
Expression of Affection (pengekspresian
perasaan) 6 22 2
4 Dyadic Satisfaction
(kepuasan hubungan) 4,16 11,14,18,20 6
Jumlah Item 24
5. Uji Coba Alat Ukur
Pada tahap ini setelah item divalidasi oleh ahli, peneliti melakukan uji coba alat ukur penelitian, uji coba alat ukur pada penelitian ini dilakukan pada 106 pasangan muda dengan kriteria yang sama pada penelitian ini. Item pada alat ukur tahap uji coba ini sebanyak 26 item untuk variabel kematangan emosi dan 24 item untuk variabel penyesuaian pernikahan.
6. Perhitungan Validitas dan Reliabilitas a. Uji Daya Beda Item
Pengukuran daya beda dalam penelitian ini menggunakan cara korelasi item dengan skor total (Corrected Item Total Correlation) dengan bantuan program Statistical of Package for Social Science (SPSS 25). Skor korelasi item dengan skor total ini antara 0 sampai dengan 1. Semakin tinggi nilai korelasi item dengan skor total, maka item tersebut memiliki daya beda yang baik. Sebaliknya, semakin rendah nilai korelasi item dengan skor total, maka item tersebut memiliki daya beda yang rendah (Saifuddin, 2020).
1) Skala Kematangan Emosi
Hasil perhitungan uji daya beda item pada skala kematangan emosi, terdapat 2 item yang gugur, sehingga dari 26 item pada skala kematangan emosi yang di uji cobakan terdapat 24 item yang valid.
Nilai Corrected Item Total Correlation bergerak dari 0,181 sampai 0,747.
2) Skala Penyesuaian Pernikahan
Hasil perhitungan uji daya beda item pada skala penyesuaian pernikahan, tidak ada item yang gugur, sehingga dari 24 item pada skala penyesuaian pernikahan yang di uji cobakan terdapat 24 item valid. Nilai Corrected Item Total Correlation bergerak dari 0,329 sampai 0,745.
b. Reliabilitas Skala
Uji reliabilitas skala dimasukkan untuk dapat mengukur kepercayaan instrument agar dapat menghasilkan data yang sesuai atau sama berulang kali. Reliabilitas dapat menunjukkan konsistensi dan stabilitas hasil dari pengukuran yang telah dilakukan, dan setiap pengukuran menggunakan rumus cronbach alpha yang hasilnya akan reliabel apabila perhitungannya menghasilkan nilai yang sama maupun lebih besar dari 0,6. Pengujian dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan bantuan program SPSS 25.
Hasil analisis reliabilitas menunjukkan koefisien reliabilitas skala kematangan emosi sebesar 0,830 dan koefisien reliabilitas skala penyesuaian pernikahan sebesar 0,902. Dari hasil uji reliabilitas tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa skala kematangan emosi dan skala penyesuaian pernikahan reliabel karena nilai alpha masing-masing variabel lebih besar dari 0,6.
7. Pelaksanaan Penelitian
a. Penentuan Subjek Penelitian
Subjek pada penelitian ini adalah pasangan muda yang berdomisili di Desa Ngijo, dengan jumlah sampel penelitian 138 orang. Besar sampel dalam penelitian ini dihitung menggunakan rumus Slovin dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel yang diperoleh sebanyak 138 orang dengan jumlah masing-masing 64 berjenis kelamin laki-laki dan 74 berjenis kelamin perempuan.
Sampel dipilih secara purposive sampling dengan menentukan kriteria pengambilan sampel yang dilihat dari usia saat menikah dan usia pernikahan. Dari 138 orang memiliki usia saat menikah di rentang usia 17-20 tahun sebanyak 6 orang, rentang usia 21-25 tahun sebanyak 69 orang dan pada rentang usia 26-30 sebanyak 63 orang dan usia pernikahan pada rentang ≤ 0,5 (6bulan) sampai dengan ≥ 1 tahun.
b. Pengumpulan Data
Proses pelaksanaan penelitian dimulai pada tanggal 19 september-23 September 2022. Penyebaran skala dilakukan dengan memberikan skala kematangan emosi dan skala penyesuaian pernikahan kepada subjek penelitian secara langsung dan melalui Whatsapp.
c. Skoring dan Analisis Data
Setelah data terkumpul, langkah selanjutnya adalah melakukan skoring atau penilaian untuk keperluan analisis data. Skor item skala kematangan emosi dan skala penyesuaian pernikahan bergerak dari
1-4 dengan memperhatikan sifat item favourable dan unfavourable.
Skala kematangan emosi dan skala penyesuaian pernikahan memiliki skor tertinggi masing-masing item adalah 4 dan skor terendah 1, kemudian skor yang diperoleh dari subjek penelitian dijumlahkan.
Total dari jumlah skor skala kematangan emosi dan skala penyesuaian pernikahan yang diperoleh akan dipakai dalam proses analisis data.
Peneliti melakukan analisis dengan beberapa prosedur penelitian kuantitatif dan dibantu dengan software SPSS 25.