• Tidak ada hasil yang ditemukan

Merupakan jenis permainan kelompok yang terdiri dari 6 orang atau lebih, instruktur menyiapkan tali rafia sepanjang 1 meter, dengan jumlah sama dengan pemain saat itu. Kemudian ujung-ujung tali dipertemukan jadi satu dalam pegangan tangan instruktur. Dimulai dengan aba- aba, setiap pemain diwajibkan menarik 1 ujung tali di tangan kanan dan 1 ujung tali di tangan kiri. Penarikan ujung tali dilakukan serentak. Setelah kita perhatikan, kemungkinan besar pemain tidak dapat menarik ujung tali yang sama, namun menarik ujung tali yang ditarik oleh para pemain lainnya. Dan terbentuklah formasi hubungan tali yang kusut. Tantangannya, satu kelompok tersebut harus merapikan hubungan tali kusut tadi menjadi sebuah formasi lingkaran yang rapi, tentunya dengan dihitung waktu penyelesaiannya. Peralatan yang disiapkan : tali rafia PINDAH KALUNG TALI

Merupakan jenis permainan kompetisi antar kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 5 sampai 10 orang peserta. Cara bermain adalah, masing-masing kelompok membuat satu garis barisan dengan berdiri. Kemudian berusaha memindah kalung tali dari peserta paling kanan ke kiri barisan. Dalam memindahkan kalung tali tidak boleh menggunakan tangan. Pemenangnya adalah

kelompok yang tercepat memindah kalung tali tersebut. Perlengkapan yang disiapkan : Tali tampar untuk kalung sesuai jumlah kelompok. Tujuan dari permainan ini adalah : Membangun kerjasama tim.Menguji ketangkasan setiap peserta dalam permainan ini. INTELEGENSIA LEADER

Merupakan permainan kompetisi individu untuk mencari ketua kelompok. Intelegensia leader sangat mengandalkan daya ingat, dan semua peserta harus mengikuti kompetisi ini. Untuk peserta dengan nilai tertinggi dan menduduki rangking 1 dan 2, akan ditunjuk sebagai leader dalam kelompok. Permainannya adalah, setiap beserta diberikan lembar soal yang berisi 20 pertanyaan yang sangat mudah. Instruktur menyiapkan lembar kunci jawaban yang boleh dicontek oleh setiap peserta, namun urutan nomor pada lembar kunci jawaban tidak sesuai dengan urutan pertanyaan pada lembar soal. Dan peserta hanya boleh menulis nomor angka dalam menjawab. Pada saat mencontek, lembar kunci jawaban berada 5 meter didepan posisi peserta. Peserta harus beranjak melihat kunci dan harus meninggalkan lembar soal pada posisi awal. Dalam intelengensia leader permainan dibatasi oleh waktu, masing-masing 3 menit untuk dapat menjawab pertanyaan. Pada akhir permainan, semua lembar soal yang berisi jawaban di kumpulkan dan dinilai oleh instruktur. Setelah mendapat 2 leader, seluruh jumlah peserta dibagi menjadi 2 kelompok. Alat – alat yang dibutuhkan adalah : Stopwatch, Lembar soal dengan 20 pertanyaan mudah sebanyak jumlah peserta, Lembar kunci jawaban sebanyak 5 lembar. Tujuan dari permainan ini adalah : Mengasah daya ingat masing – masing peserta.Mencari ketua kelompok, karena peserta yang memiliki nilai terbaik akan ditunjuk untuk memimpin kelompok. BERLINDUNG DALAM LINGKARAN

Buatlah sebuah garis lingkaran pada tanah tempat bermain, perkirakan semua peserta dapat berdiri di dalam lingkaran itu. Aturlah agar peserta yang sedang berada dalam lingkaran dapat dijangkau oleh tangan salah satu peserta yang berada diluar garis lingkaran. Permainannya adalah satu peserta yang berada di luar lingkaran berusaha memegang peserta yang ada di dalam lingkaran, namun peserta yang berada dalam lingkaran berusaha menghindar dan tidak boleh keluar dari garis lingkaran. Begitu juga peserta yang berada di luar lingkaran tidak boleh masuk ke dalam lingkaran. Jika ada peserta yang berada di dalam lingkaran terpegang tangan oleh peserta di luar lingkaran, maka peserta tersebut harus mengganti posisi sebagai peserta yang berada diluar lingkaran. Perlengkapan yang disiapkan adalah : Tali rafia dan pasak untuk membuat marka lingkaran pada tanah. Tujuan Merupakan permainan yang dapat diikuti oleh semua peserta dan hanya permainan ketangkasan untuk menghindar pegangan peserta yang ada di luar lingkaran. Permainan ini sangat menghibur BERJALAN DIATAS API

Banyak orang yang kakinya terbakar karena mereka berjalan terlalu lama sehingga memungkinkan konduktivitas termal arang naik.Berlari (bukan berjalan) di atas bara api meningkatkan risiko terbakarnya bagian atas kaki, karena berlari akan menekan kaki lebih dalam kepada bara api.Adanya benda asing pada arang juga dapat menyebabkan kaki terbakar. Berhati- hatilah terhadap logam karena tingginya konduktivitas termal yang dimilikinya.Arang yang belum cukup lama terbakar akan meningkatkan risiko terbakarnya kaki, karena arang tersebut masih mengandung air yang memiliki kalor jenis dan konduktivitas termal yang tinggi. Pastikan air pada kayu yang dibakar telah menguap seluruhnya sebelum kegiatan firewalking dimulai.Agar berjalan di atas api tetap menantang namun aman, berikut adalah tips-tips yang dapat dipraktikan : Belajarlah kepada ahlinya, yaitu instruktur firewalking.Tontonlah video mengenai cara melakukan firewalking. Video semacam ini dapat dengan mudah didapat di YouTube. Dengan menonton video ini, Anda dapat melihat bagaimana pengalaman mereka dan bagaimana mereka mampu melewatinya.Jika ini adalah pengalaman pertama Anda melakukan firewalking, sebaiknya ada yang menemani Anda untuk berjaga-jaga jika Anda sampai terluka.Pilih area yang akan Anda lewati selama firewalking. Penuhi area tersebut dengan pasir.Jika terdapat titik api di dekat area tersebut, tunggu hingga warna baranya merah menyala.Setelah warna baranya merah menyala, gunakan sekop untuk menyebarkan bara tersebut di area yang akan Anda lewati. Sebarkan dengan hati-hati.Fokuskan pikiran Anda dan yakinkan diri Anda bahwa Anda pasti bisa. Mulailah berjalan di atas bara api. Berjalanlah di atas bara dengan cepat, namun jangan berlari. Berlari akan membuat kaki Anda masuk lebih dalam ke bara api dan akan membuat Anda merasakan sakit.

Dalam dokumen PROPOSAL Bersama Persuja Kita SMAN 64 JA (Halaman 71-73)

Dokumen terkait