BAB. II ULASAN SINGKAT SUMMARY NOTES
1. Tanaman Buah-buahan Tahunan
Produksi hortikultura sangat tergantung musim dan ekologi. Selain itu unsur benih juga sangat berpengaruh pada keberhasilan produksi hortikultura. Sementara itu agroklimat di Daerah Istimewa Yogyakarta tidak begitu cocok untuk komoditas buah-buahan sehingga untuk meningkatkan produksi buah-buahan perlu ditempuh strategi yang sesuai mengingat rekayasa genetika di bidang buah-buahan belum begitu maju di Indonesia.
Dari 22 komoditas buah-buahan tahunan yang diamati perkembangannya, 8 komoditas mengalami kenaikan produksi dibandingkan tahun 2012, diantaranya yaitu salak (163,64%), jeruk besar (28,74%), nangka (22,55%), jeruk siam (22,33%), duku (16,98%), pepaya (10,97%), sukun (8,36%) dan nenas (5,83%),
Annual vegetable and Fruit Plants 1. Annual Fruit Plants
Production of horticulture depends very much on season and ecology. Instead of seed factor which gives a significant impact on the success of horticulture products. Meanwhile, the agroclimate in Yogyakarta is not quite suitable for fruit commodities. Thus, in order to enhance the production of fruit, an effective strategy should be carried out, considering genetic technology of fruit field has not been developed yet.
The description of trend in production in 2013 compared to 2012. There were 8 commodities of 22 commodities got increased in production. Those were salacca (163,64%), grape fruit (28,74%), jack fruit
(22,55%), orange (22,33%), lanzom (16,98%),
papaya (10,97%), artocarpus (8,36%) and pineapple (5,83%).
Sedangkan komoditas yang mengalami penurunan cukup besar adalah anggur (70%), rambutan (45,97%) dan manggis (34,73%).
Produksi buah di Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2013 yang terbanyak dari aspek produksi adalah pisang, mangga, salak dan nangka (lihat gambar 7 dan 8).
Produksi pisang tahun 2013 sebesar 56.850 ton yang sebagian besar
While commodity sizeable decline is grape (70%), ramboostan (45,97%) and mangosteen (34,73%).
The biggest potential fruit production of Daerah Istimewa Yogyakarta in 2013 are banana, mango, salacca, jack fruit (see figure 7 and 8).
Production of banana in2013 was 56.850 tons which of them were in Kulonprogo Regency with contribution of 19.786 tons or
Statistik Hortikultura Daerah Istimewa Yogyakarta 2013
Horticulture Statistics of Daerah Istimewa Yogyakarta 2013 xxv
dihasilkan di Kabupaten Kulonprogo mencapai 19.786 ton atau 34,80%, Kabupaten Sleman 18.486 ton atau 32,52%, Kabupaten Gunungkidul 13.052 ton atau 22,96%, Kabupaten Bantul 5.304 ton atau 9,33% dan kota sebesar 222 ton (0.39%).
34,80%, Sleman Regency about 18.486 tons or 32,52%, Gunungkidul regency about 13.052 tons or 22,96% Bantul Regency about 5.304 tons or 9,33% and Yogyakarta Municipality about 222 tons or 0.39%.
Gambar : 7 Produksi Buah Tahunan Terbanyak di DIY Tahun 2012-2013
Figure Productionof Potential Annual Fruits in DIY, 2012-2013
Gambar : 8 Produksi Buah Tahunan Terbanyak di DIY Tahun 2012-2013
Figure Productionof Potential Annual Fruits in DIY, 2012-2013 0 20000 40000 60000 80000 100000 120000
Pisang/banana Mangga/ mango Salak/ salacca Nangka/ jack fruit 61153 41687 40261 21799 56850 36889 106145 26714 2012 2013 0 20000 40000 60000 80000 100000 120000 Kota Sleman Gunungkidul Bantul Kulonprogo
http://yogyakarta.bps.go.id
Statistik Hortikultura Daerah Istimewa Yogyakarta 2013
Horticulture Statistics of Daerah Istimewa Yogyakarta 2013 xxvi
Tanaman pisang merupakan tanaman yang ber buah sepanjang tahun dan tidak mengenal musim. Hal ini dapat dilihat dari pola banyaknya tanaman yang menghasilkan tahun 2013 untuk masing masing triwulan relatif konstan atau perbedaan antar triwulan tidak signifikan.
Produksi mangga pada tahun 2013 sebesar 36.889 ton merupakan tanaman yang menghasilkan terbesar kedua setelah pisang. Penghasil mangga terbesar adalah Kabupaten Sleman sebesar 14.869 ton atau 40,31% diikuti Kabupaten Gunungkidul dengan produksi sebesar 9.520 ton atau 25,81%, kemudian diikuti Kabupaten Kulonprogo sebesar 9.247 ton atau 25,06%. Produksi mangga pada tahun 2013 mengalami penurunan sebesar 11.51% di banding tahun 2012
Tanaman Mangga merupakan tanaman tahunan yang dipanen sekaligus dalam satu tahun dan berbuah menurut musim. Musim mangga dapat dilihat pada banyaknya tanaman yang menghasilkan untuk masing- masing triwulan yang berbeda dan yang mulai meningkat pada triwulan III dan IV.
Produksi Salak pada tahun 2013 sebesar 106.145 ton merupakan tanaman menghasilkan ketiga setelah mangga. Penghasil salak terbesar di Kabupaten Sleman sebesar 104.500 ton atau 98,45%, diikuti Kabupaten Kulonprogo dengan produksi sebesar 1.634 ton (1.54%).
Tanaman salak merupakan tanaman
Banana is one of the annual plants which can be harvested during the whole year and it do not depend on the season. It shown from the number of harvested plant in 2013 which are relatively constant for every quarter, or the difference among its quarter is not significant.
Production of mango in 2013 is about 36.889 tons which is the second largest productions after banana.Sleman Regency is the biggest mango producer which has productions as 14.869 tons or 40,31%, than follow Gunungkidul Regency with production about 9.520 or 25,81%, than follow Kulonprogo Regency about 9.247 ton or 25,06%. The production of mango in 2013 decreased about 11,51% compared to production in 2012.
Manggo is an annual plants which can be harvested at once and during the season. The season of mango it shown from the number of harvested plant are different in every quarter and the number is start increasing from the third quarter and fourth quarter.
Production of salacca in 2013 is about 106.145 tons which is the third largest productions after mango.Sleman Regency is the biggest salacca producer which has productions as 104.500 tons or 98,45%, than follow Kulonprogo Regency with production about 1.634 or 1,54%.
Salacca is one of the annual plants
Statistik Hortikultura Daerah Istimewa Yogyakarta 2013
Horticulture Statistics of Daerah Istimewa Yogyakarta 2013 xxvii
yang ber buah sepanjang tahun. Musim salak dapat dilihat pada banyaknya tanaman yang menghasilkan untuk masing-masing triwulan yang berbeda dan mulai meningkat pada triwulan I
Produksi Nangka pada tahun 2013 sebesar 26.714 ton merupakan tanaman menghasilkan keempat setelah salak. Penghasil nangka terbesar di Kabupaten Sleman sebesar 12.442 ton atau 67,35%, Kabupaten Kulonprogo sebesar 5.422 ton (20.30%) dan Kabupaten Bantul sebesar 2.791 ton (10,45%)
which can be harvested during the whole year. The season of salacca it shown from the number of harvested plant are different in every quarter and the number is start increasing from the once quarter.
Production of jack fruit in 2013 is about 26.714 tons which is the fourth largest productions after mango. Sleman Regency is the biggest jack fruit producer which has productions as 12.442 tons or 67,35%, than follow Kulonprogo Regency with production about 5.422 or 20,30% and Bantul Regency about 2.791 tons or (10,45%)
Gambar : 9 Tanaman Pisang dan Salak yang menghasilkan di DIY per triwulan 2013
Figure Productionof potential Annual Fruits in DIY, 2012-2013
969984 987234 966981 934560 3634530 3740103 4770721 5473287 0 1000000 2000000 3000000 4000000 5000000 6000000
Triwulan 1 Triwulan 2 Triwulan 3 Triwulan 4
Pisang Salak
http://yogyakarta.bps.go.id
Statistik Hortikultura Daerah Istimewa Yogyakarta 2013
Horticulture Statistics of Daerah Istimewa Yogyakarta 2013 xxviii
Gambar : 10 Tanaman Mangga dan Nangka yang Menghasilkan di DIY per triwulan 2013
Figure Harvested Plant of Mango and Jack Fruit in DIY per quarter , 2013