BABA IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.2. Penyajian Data
4.2.2. Tanda dan Acuan Tanda
Dalam menganalisa hubungan antara tanda dengan acuan tanda berdasarkan model Pierce yang membagi tanda menjadi ikon, indeks, dan simbol, maka peneliti akan mengkaji tanda yang berupa gambar iklan tersebut.
4.3 Penggambaran Eksploitasi Wanita pada Iklan CHAIN WAX
Pada iklan Pelumas rantai CHAIN WAX menampilkan sosok wanita yang berpakaian jaket terbuka berwarna kuning dan kemben warna merah dan hot pant berwarna biru, yang menampilkan sikap pemberani dan percaya diri berdiri disamping sepeda motor, dengan posisi berdiri dan berpose sensual dan membuka jaketnya sambil memegang produk chain wax, dari gambar tersebut sangat tampak jelas terjadi eksploitasi wanita karena memperlihatkan keseksian dan kesensualan seorang wanita. Karena pada gambar wanita tersebut memperlihatkan bagian belahan dada, perut dan pahanya. Pada gambar tersebut sama sekali tidak menggabarkan rantai yang terjadi adalah ekploitasi wanita. Bukan menunjukan rantai. Selain faktor yang paling penting dalam seleksi keterlibatan perempuan dalam
dunia iklan juga menjadi faktor dominasi dalam sosialisasi nilai, khususnya nilai tentang keperempuan untuk membangkitkan daya erotik terhadap suatu produk (Lipton dalam Piliang, 1998:371).
Citra positif tubuh perempuan kini mengalami pergeseran, dimana tubuh perempuan semakin banyak dijadikan objek seks dan dieksploitasi tubuhnya untuk kenikmatan dan komoditi seksual, seperti eksploitasi tubuh perempuan dalam iklan, baik media cetak maupun elektronik. Tubuh perempuan di era industrilisasi dianggap komodity yang dapat membawa keuntungan berlipat ganda. Tubuh perempuan terus menerus dijadikan proyek untuk mendatangnkan keuntungan. Sehingga gambaran ideal sosok perempuan agar dapat mendatangkan keuntungan berlipat ganda, maka diciptakanlah sosok perempuan ideal, yaitu digambarkannya sosok perempuan yang terlihat cantik dan putih.
Ikon tersebut mengenakan pakaian kemben warna merah yang mempunyai makna warna merah merupakan warna energi, keseimbangan, kehangatan cinta, nafsu, agresi, bahaya, kekuatan, kemauan keras dan penuh semangat.
Sering juga diapresiasikan untuk menunjukan emosi atau debar jantung. Serta jaket dan sepeda motor berwarna kuning. Kuning adalah warna yang berkesan optimis, dan termasuk golongan warna yang mudah menarik perhatian. Warna ini dapat digunakan untuk menaikan metabolisme. Pada bagian bawah terdapat slogan “RANTAI AMAN BERKENDARA NYAMAN”, warna putih dan backgroud biru dimana warna biru dan putih, yang berarti mencerminkan sesuatu yang kepercayaan, konservatif, keamanan, teknologi, kebersihan,
keteraturan, komunikasi, peruntungan yang baik, kebijakan, perlindungan, inspirasi, spiritual, kelembutan dinamis, air, laut, kreatifitas, cinta, kedamaian, kepercayaan, loyalitas, kepandaian, panutan, kekuatan dari dalam, kesetabilan, kepercayaan diri, kesadaran, pesan, ide, berbagi, idealisme, empati, konservatif, persahabatan dan harmoni, serta kasih sayang, kalem, ketenangan, menenangkan, namun juga bisa dingin dan depresi sebagai efek menenagkan, warna biru dapat membuat orang lebih konsentrasi. Putih mewakili sesuatu yang menyenagkan dan mencerminkan segala sesuatu yang bersifat kebaikan, seperti : murni, bersih, suci dan inonsen.
Kemudian terdapat tulisan merek “RANTAI AMAN BERKENDARA NYAMAN” dimana maksud dari tulisan itu adalah rantai para pengendara sepeda motor menjadi aman dan nyaman. Karena rantai tidak menimbulkan suara, bersih dari tetesan oli dan melindungi dari karat sehingga terhindar dari kemungkinan putusnya rantai pda saat berkendara sehingga pengendara merasa aman dan nyaman.
Merek produk CHAIN WAX tersebut menggunakan huruf tipografi dengan jenis huruf arial black huruf tersebut merupakan jenis huruf yang memiliki ciri tegak lurus yang berbentuk persegi seperti papan dengan ketebalan yang sama. Kesan yang ditimbulakn adalah kokoh, kuat, kekar dan stabil. Pada umumnya jenis tipografi huruf tersebut di pergunakan untuk menulis di media cetak dan elektronik, untuk mempertegas kesan huruf yang kokoh, kuat, kekar dan stabil serta mempermudah para pembaca media cetak untuk mengetahui merek dan slogan atau jargon dari iklan Pelumas rantai CHAIN WAX.
4.4 Iklan Pelumas rantai CHAIN WAX Dalam Model Pierce
Menurut Pierce, sebuah tanda itu adalah segala sesuatu yang ada pada seseorang untuk menyatakan sesuatu yang lain dalam beberapa hal atau kapasitas. Dalam pendekatan semiotik model Pierce, Peneliti akan menganalisis iklan yang dijadikan korpus, yaitu iklan Pelumas rantai CHAIN WAX di media cetak secara keseluruhan dengan menggunakan hubungan antara tanda dengan acuan tanda dalam model kategori tanda yang dimiliki Pierce, yaitu : ikon, indeks, dan simbol. Sehingga akan diperoleh makna dalam iklan tersebut. Apabila digambarkan hubungan antara tanda dan obyek, dan interpretan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
Obyek
Keseluruhan makna yang tergambar dari ikon yang mengenakan kemben merah, hotpant blue jeans, pada iklan Pelumas rantai CHAIN WAX di media cetak Gambar 4.2 Tanda Setiap bentuk penggambaran yang dapat ditimbulkan oleh iklan Interpretan Hasil Interpretasi peneliti dalam melihat hubungan antara tanda dan petandanya
Gambar iklan Pelumas rantai CHAIN WAX Dalam Elemen Makana Pierce.
Dalam menganalisa hubungan antara tanda dan acuanya berdasarkan studi semiotik pierce, yaitu : Ikon, indeks dan simbol, maka peneliti akan
rantai CHAIN WAX berupa makna denotatif. Berdasarkan model Semiotik Pierce dapat digambarkan hubungan ikon, indeks dan simbol. Sebagai berikut :
Ikon Wanita, jaket, kemben, hot pant, sepeda motor. Indeks Tulisan Anti karat, tidak nyiprat, bersih dan tahan lama, bunyi rantai nyaris tak terdengar, rantai aman berkendara nyaman.
Simbol Logo LJI, tulisan germany
technologi, serta background
Gambar 4.3
Gambar Iklan Pelumas rantai CHAIN WAX Dalam Kategori Tanda Pierce.
Iklan Pelumas rantai CHAIN WAX Versi wanita berdiri di samping sepeda motor pada media cetak, merupakan obyek dalam penelitian ini dan keseluruhan dari tampilan iklan yang berupa gambar, teks dan warna menjadi latar
belakang maupun visual dari iklan tersebut merupakan tanda – tanda yang terkandung dalam suatu iklan. Iklan Pelumas rantai CHAIN WAX Versi wanita berdiri di samping sepeda motor pada media cetak akan diinterpretasikan menggunakan model semiotik Pierce. Dalam semiotik Pierce sebuah acuan dan representasi adalah fungsi utamanya, hal ini sesuai dengan definisi dari tanda itu sendiri, yaitu sebagai sesuatu yang memiliki bentuk fisik dan harus merujuk pada sesuatu yang lain dari tanda tersebut.
4.5 Analisis Iklan Pelumas rantai CHAIN WAX
Berdasarkan tiga kategori tanda pierce, yaitu ikon, indeks, dan simbol, maka peneliti akan berusaha untuk memaparkan (menganalisa) Iklan Pelumas rantai CHAIN WAX berdasarkan tiga kategori tersebut.